Sidia is a education Platform website.
Our Top Course
Profil Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Unesa
| Program Studi | : | S1 Pendidikan Tata Boga |
| Tanggal Berdiri | : | 1 Agustus 2011 |
| Koordinator Program Studi | : | SRI HANDAJANI |
Visi Misi & Tujuan Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga
Universitas Negeri Surabaya
Visi
Program studi yang tangguh, adaptif, dan inovatif dalam bidang pendidikan tata boga berorientasi kewirausahaan berbasis pengembangan bahan pangan lokal yang memiliki keunggulan di tingkat nasional dan globalMisi
- Menyelenggarakan pendidikan berkualitas dalam bidang tata boga yang menghasilkan lulusan berjiwa wirausaha, adaptif terhadap teknologi, dan kompeten dalam mengembangkan potensi pangan lokal.
- Mengembangkan penelitian inovatif dan kolaboratif di bidang kuliner yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah bahan pangan lokal serta pemecahan masalah pendidikan tata boga.
- Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis pangan lokal dan peningkatan kualitas pendidikan tata boga.
- Membangun kerjasama strategis dengan mitra nasional dan internasional untuk mendukung pengembangan kurikulum, riset, dan rekognisi global prodi.
- Menyelenggarakan tata kelola prodi yang tangguh (resilien) dan akuntabel dalam memfasilitasi pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang kuliner.
Tujuan
- Menghasilkan Sarjana Pendidikan Tata Boga yang cerdas, berkarakter tangguh, dan kompeten sebagai pendidik maupun wirausahawan yang mampu mengkreasikan potensi bahan pangan lokal sesuai standar industri.
- Menghasilkan Sarjana Pendidikan Tata Boga yang cerdas, berkarakter tangguh, dan kompeten sebagai pendidik maupun wirausahawan yang mampu mengkreasikan potensi bahan pangan lokal sesuai standar industri.
- Mewujudkan peran program studi sebagai lembaga rujukan dalam penerapan IPTEKS dan Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk meningkatkan kualitas pendidikan tata boga di sekolah (SMK) serta kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi berbasis pangan lokal.
- Terwujudnya jejaring kerjasama strategis di tingkat nasional dan internasional yang berdampak pada peningkatan kualitas kurikulum, pertukaran keilmuan, dan rekognisi global program studi.
- Terwujudnya tata kelola program studi yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pelayanan prima untuk mendukung pengembangan prestasi mahasiswa dan atmosfer akademik yang kondusif.
Capaian Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga
Universitas Negeri Surabaya
Profil Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga
Universitas Negeri Surabaya
- Tenaga Pendidik
Lulusan mampu berperan sebagai pendidik profesional di bidang Tata Boga pada jenjang pendidikan menengah kejuruan (SMK) maupun lembaga kursus dan pelatihan, yang menguasai ilmu pedagogik, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, serta mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran Tata Boga secara inovatif, kreatif, dan adaptif sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Tenaga Profesional di Industri Jasa Boga
Lulusan mampu berperan sebagai tenaga profesional yang kompeten di industri jasa boga, meliputi hotel, restoran, katering, dan industri pangan, dengan menguasai teknik pengolahan dan penyajian makanan, manajemen produksi kuliner, standar keamanan pangan, serta mampu bekerja secara kolaboratif dan berintegritas dalam memenuhi kebutuhan industri jasa boga di tingkat nasional maupun global.
- Wirausaha Bidang Kuliner
Lulusan mampu berperan sebagai wirausahawan di bidang kuliner yang inovatif dan berdaya saing, dengan kemampuan mengidentifikasi peluang usaha, mengembangkan produk kuliner berbasis kearifan lokal maupun tren global, mengelola usaha jasa boga secara profesional, serta menerapkan prinsip-prinsip kewirausahaan yang beretika, kreatif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan dunia usaha.
Struktur Kurikulum S1 Pendidikan Tata Boga
Universitas Negeri Surabaya
Kurikulum 2026 S1 Pendidikan Tata Boga
Semester ke 1
Kode
Mata Kuliah
SKS
Wajib?
100000202x
Pendidikan Agama (Wajib memilih salah satu)
- Agama Budha
- Agama Hindu
- Agama Islam
- Agama Katholik
- Agama Khonghucu
- Agama Protestan
2.00
✔
1000002177
BAHASA INGGRIS
2.00
Semester ke 2
Kode
Mata Kuliah
SKS
Wajib?
1000002046
LITERASI DIGITAL
2.00
1000002018
PANCASILA
2.00
Semester ke 3
Kode
Mata Kuliah
SKS
Wajib?
1000002003
BAHASA INDONESIA
2.00
1000002047
PENDIDIKAN JASMANI DAN KEBUGARAN
2.00
Semester ke 4
Kode
Mata Kuliah
SKS
Wajib?
1000002033
KEWARGANEGARAAN
2.00
1000002176
KEWIRAUSAHAAN
2.00
| Kode | Mata Kuliah | SKS | Wajib? |
|---|---|---|---|
| 100000202x | Pendidikan Agama (Wajib memilih salah satu) - Agama Budha - Agama Hindu - Agama Islam - Agama Katholik - Agama Khonghucu - Agama Protestan |
2.00 | ✔ |
| 1000002177 | BAHASA INGGRIS | 2.00 |
| Kode | Mata Kuliah | SKS | Wajib? |
|---|---|---|---|
| 1000002046 | LITERASI DIGITAL | 2.00 | |
| 1000002018 | PANCASILA | 2.00 |
| Kode | Mata Kuliah | SKS | Wajib? |
|---|---|---|---|
| 1000002003 | BAHASA INDONESIA | 2.00 | |
| 1000002047 | PENDIDIKAN JASMANI DAN KEBUGARAN | 2.00 |
| Kode | Mata Kuliah | SKS | Wajib? |
|---|---|---|---|
| 1000002033 | KEWARGANEGARAAN | 2.00 | |
| 1000002176 | KEWIRAUSAHAAN | 2.00 |
Evaluasi Kurikulum Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga
Universitas Negeri Surabaya
Sejak tahun 2014 Prodi di Unesa secara bertahap telah mengembangkan dan mengimplementasikan Kurikulum Prodi berbasis KKNI dan SNPT. Pada tahun 2016, prodi S1 Pendidikan Tata Boga melaksanakan Kurikulum KKNI yang disusun sesuai dengan standar pendidikan nasional (Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015). Pelaksanaan Kurikulum KKNI di UNESA sesuai dengan berdasarkan SK Rektor Unesa Nomor 896/UN38/HK/KR/2019, Prodi melakukan revisi kurikulum berdasarkan Pedoman Asesmen ketercapaian Capaian Pembelajaran pada Kurikulum Program Studi di Universitas negeri Surabaya. Pada tahun 2020 hingga sekarang di berlakukan kurikulum MBKM, yang di implementasikan ke Prodi selingkung UNESA berdasarkan Pedoman Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.
Evaluasi Kurikulum tahun 2020, yaitu kurikulum MBKM dilakukan dengan membandingkan capaian kinerja mutu unsur yang dievaluasi terhadap standar yang telah ditetapkan. Kesenjangan antara kinerja mutu terhadap standar menjadi bahan pertimbangan untuk melakukan modifikasi. Modifikasi dilakukan terhadap kinerja yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, atau dapat juga standar yang dimodifikasi jika kinerja telah melampauinya. Selanjutnya diputuskan apakah dilakukan perbaikan terhadap kinerja mutu atau standar, atau kinerja mutu tersebut dianggap selesai dalam proses evaluasi. Evaluasi terhadap kurikulum telah dilakukan setiap 2 tahun sekali, terakhir dilakukan pada tahun 2022, dilanjutkan dengan kegiatan restrukturisasi kurikulum dengan menghadirkan narasumber dari praktisi boga dan pendidikan. Hasil yang diperoleh adalah masukan terhadap konten atau isi materi perkuliahan agar lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan DU/DI.
Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) telah melaksanakan tracer study secara konsisten dari tahun 2021 hingga 2025 sebagai upaya memantau kiprah alumni di dunia kerja sekaligus mengevaluasi kualitas proses pendidikan yang telah dijalankan. Selama lima tahun pelaksanaan, tingkat respons alumni terus meningkat dari 85,1% pada tahun 2021 menjadi 100% sejak tahun 2022 hingga 2025, mencerminkan semakin kuatnya ikatan antara alumni dan almamater. Secara umum, sebagian besar alumni berhasil terserap di dunia kerja dengan profil yang relevan, baik sebagai tenaga profesional di industri kuliner, pendidik di lembaga formal maupun non-formal, maupun sebagai wirausahawan di bidang boga.
Dari sisi kondisi pekerjaan, proporsi alumni yang bekerja berfluktuasi antara 55% hingga 79% sepanjang periode pengamatan, dengan tren yang menunjukkan daya serap pasar kerja yang cukup baik. Masa tunggu kerja juga relatif singkat, bahkan pada tahun 2024 sebanyak 59,38% alumni sudah memiliki pekerjaan sebelum tanggal wisuda, meskipun angka ini sedikit menurun menjadi 35,29% pada tahun 2025. Penghasilan alumni juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu, dari rata-rata Rp2.660.000 per bulan pada tahun 2021 menjadi mayoritas alumni berpenghasilan Rp5–10 juta per bulan pada tahun 2024. Keeratan antara bidang studi dan pekerjaan pun terus menguat, mencapai lebih dari 80% pada tahun 2025, yang menandakan bahwa kurikulum yang ada sudah cukup relevan dengan kebutuhan industri. Capaian gold standard sebagai indikator kinerja utama perguruan tinggi berada pada angka 84,48% di tahun 2024 dan 79,73% di tahun 2025, mencerminkan kondisi yang secara umum baik namun masih perlu terus ditingkatkan.
Meski demikian, tracer study selama lima tahun ini juga mengungkap sejumlah kelemahan yang bersifat konsisten dan berulang. Yang paling menonjol adalah lemahnya kompetensi bahasa Inggris alumni, yang dari tahun 2021 hingga 2025 selalu menempati posisi terendah dalam peta kompetensi lulusan. Selain itu, kompetensi kepemimpinan, manajemen waktu, dan kemampuan komunikasi juga tercatat masih memiliki kesenjangan antara yang dikuasai alumni saat lulus dengan yang dibutuhkan di dunia kerja. Survei kepuasan pengguna lulusan pada tahun 2022 pun mengonfirmasi hal ini, di mana atasan dan pengguna alumni memberikan catatan khusus pada dua aspek tersebut meskipun secara keseluruhan kepuasan berada pada kategori baik dengan skor antara 83 hingga 86.
Temuan-temuan ini memiliki implikasi yang langsung dan nyata terhadap pembelajaran serta mutu lulusan. Pertama, kurikulum perlu terus diperbarui secara berkala agar selaras dengan perkembangan industri kuliner yang dinamis, termasuk mengakomodasi profesi-profesi baru yang mulai digeluti alumni seperti kepala SPPG dan posisi-posisi di organisasi multilateral. Kedua, model pembelajaran berbasis praktik yang sudah mendapatkan apresiasi tinggi dari alumni, terutama magang, kerja lapangan, dan praktikum, perlu terus diperkuat dengan memperluas jaringan mitra industri dan memastikan seluruh mahasiswa mendapatkan kualitas pengalaman praktik yang merata. Ketiga, lemahnya kompetensi bahasa Inggris yang telah menjadi temuan berulang selama lima tahun mengisyaratkan bahwa pendekatan pembelajaran bahasa Inggris yang ada belum efektif dan perlu diintegrasikan langsung ke dalam mata kuliah keahlian, bukan hanya diajarkan sebagai mata kuliah tersendiri yang terpisah dari konteks profesi. Keempat, pengembangan soft skill seperti kepemimpinan, manajemen waktu, dan komunikasi perlu dijadikan bagian yang menyatu dalam sistem pembelajaran melalui penugasan peran kepemimpinan dalam praktikum, simulasi kerja profesional, dan pembiasaan diskusi ilmiah yang terstruktur. Kelima, program studi perlu membangun sistem persiapan karier yang lebih sistematis sejak semester awal agar kesiapan kerja alumni tidak lagi bergantung semata pada inisiatif individu atau jaringan relasi, tetapi menjadi hasil dari intervensi pendidikan yang terencana dan terukur.
Secara keseluruhan, hasil tracer study 2021–2025 memperlihatkan bahwa Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga UNESA sudah berada di jalur yang benar dalam menghasilkan lulusan yang relevan dan kompeten. Namun untuk melompat ke level berikutnya, program studi perlu memanfaatkan data tracer study ini bukan hanya sebagai pemenuhan kewajiban pelaporan, melainkan sebagai landasan strategis dalam pengambilan keputusan akademik yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu lulusan secara berkelanjutan.
Rekap CPL Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga
Universitas Negeri Surabaya
| Nama Matakuliah | Sks | Capaian Lulusan (CPL) | Total | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| CPL1 | CPL2 | CPL3 | CPL4 | CPL5 | CPL6 | CPL7 | CPL8 | CPL9 | |||
| Cake dan Pastry | 2 | 40% | 20% | 40% | 100 % | ||||||
| Dasar Kependidikan | 2 | 50% | 25% | 25% | 100 % | ||||||
| Ilmu Bahan Makanan | 2 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| Cipta Karya Boga | 4 | 20% | 26.67% | 40% | 13.33% | 100 % | |||||
| Tata Hidang | 2 | 25% | 25% | 50% | 100 % | ||||||
| Bakery | 2 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| HALAL FOOD | 2 | 25% | 37.5% | 25% | 12.5% | 100 % | |||||
| FUSHION FOOD | 2 | 20% | 40% | 20% | 20% | 100 % | |||||
| PENGELOLAAN MAKANAN KHAS JAWA TIMUR | 3 | 40% | 20% | 20% | 20% | 100 % | |||||
| EVALUASI SENSORI | 2 | 18.18% | 36.36% | 27.27% | 18.18% | 99.99 % | |||||
| PENGELOLAAN KUE DAN MINUMAN KHAS JAWA TIMUR | 3 | 33.33% | 20% | 20% | 26.67% | 100 % | |||||
| Statistika | 2 | 36.84% | 63.16% | 100 % | |||||||
| Seminar | 1 | 21.43% | 35.71% | 21.43% | 21.43% | 100 % | |||||
| Metodologi Penelitian | 3 | 25% | 25% | 25% | 25% | 100 % | |||||
| Pengetahuan Bahan Makanan | 3 | 17.86% | 35.71% | 21.43% | 25% | 100 % | |||||
| Pengelolaan Lab Bidang Studi | 2 | 26.09% | 43.48% | 4.35% | 26.09% | 100 % | |||||
| Ilmu Kesejahteraan Keluarga | 2 | 20% | 10% | 20% | 50% | 100 % | |||||
| ilmu Gizi | 2 | 28.57% | 28.57% | 14.29% | 14.29% | 14.29% | 100 % | ||||
| Olahan Coklat dan Gula*) | 2 | 10% | 43.33% | 26.67% | 20% | 100 % | |||||
| Diversifikasi PanganLokal | 2 | 36.36% | 27.27% | 18.18% | 18.18% | 99.99 % | |||||
| Manajemen Usaha Boga | 3 | 20% | 20% | 40% | 20% | 100 % | |||||
| Teori Belajar | 2 | 20% | 40% | 20% | 20% | 100 % | |||||
| Pengembangan Bahan Ajar | 2 | 25% | 25% | 50% | 100 % | ||||||
| Kurikulum Sekolah | 2 | 20% | 20% | 40% | 20% | 100 % | |||||
| Perencanaan Pembelajaran | 2 | 33.33% | 33.33% | 16.67% | 16.67% | 100 % | |||||
| Makanan Asia | 2 | 33.33% | 28.57% | 14.29% | 23.81% | 100 % | |||||
| Aplikasi Komputer | 2 | 40% | 40% | 20% | 100 % | ||||||
| Manajemen Dapur | 2 | 7.14% | 50% | 35.71% | 7.14% | 99.99 % | |||||
| Makanan Western | 2 | 66.67% | 33.33% | 100 % | |||||||
| Kue dan Minuman Indonesia | 2 | 20% | 20% | 40% | 20% | 100 % | |||||
| Evaluasi Belajar dan Pembelajaran | 2 | 33.33% | 22.22% | 44.44% | 99.99 % | ||||||
| Seni Kuliner | 2 | 50% | 25% | 25% | 100 % | ||||||
| Keterampilan Mengajar dan Pembelajaran Mikro | 2 | 14.29% | 42.86% | 28.57% | 14.29% | 100 % | |||||
| Makanan Indonesia | 2 | 31.43% | 31.43% | 20% | 17.14% | 100 % | |||||
| Teknologi Pangan | 2 | 25% | 25% | 25% | 25% | 100 % | |||||
| Sosio Budaya Makanan*) | 2 | 22.22% | 11.11% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | |||||
| Etika Profesi dan estetika | 2 | 37.5% | 31.25% | 31.25% | 100 % | ||||||
| Fusion Food*) | 2 | 25% | 31.25% | 31.25% | 12.5% | 100 % | |||||
| Bahasa Inggris II | 2 | 45.45% | 18.18% | 27.27% | 9.09% | 99.99 % | |||||
| Seni Kuliner | 3 | 26.67% | 40% | 33.33% | 100 % | ||||||
| Kimia Pangan | 2 | 11.11% | 33.33% | 33.33% | 22.22% | 99.99 % | |||||
| Sanitasi Higiene dan K3 | 2 | 28.57% | 28.57% | 42.86% | 100 % | ||||||
| Dasar Boga | 3 | 6.25% | 12.5% | 81.25% | 100 % | ||||||
| Matematika Kuliner | 2 | 91.67% | 8.33% | 100 % | |||||||
| Makanan Western | 3 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| Makanan Indonesia | 3 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| Etika Profesi dan Komunikasi | 3 | 42.86% | 28.57% | 28.57% | 100 % | ||||||
| Seminar Proposal | 1 | 20% | 30% | 20% | 30% | 100 % | |||||
Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga
Universitas Negeri Surabaya
Landasan filosofis :
Bagaimana pengetahuan dikaji dan dipelajari agar mahasiswa memahami hakikat hidup dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas hidupnya secara individu maupun di masyarakat.
Landasan sosiologis :
Mahasiswa diharapkan mampu memiliki karakter sebagai seorang pendidik dan memiliki kecakapan hidup yang bisa diaplikasikan di dalam masyarakat.
Landasan psikologis :
Pengembangan kurikulum mampu mendorong secara terus-menerus keingintahuan dan dapat memotivasi belajar sepanjang hayat
Landasan historis :
Kurikulum yang mampu memfasilitasi peserta didik belajar sesuai zamannya.
Landasan Yuridis:
- UU RI nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen
- UU RI nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi
- Peraturan Presiden RI nomor 8 tahun 2012 tentang kerangka kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
- Permendikbud RI Nomor 73 tahun 2013 tentang penerapan kkni bidang perguruan tinggi
- Permenristekdikti nomor 62 tahun 2016 tentang sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi
- Permendikbud RI nomor 3 tahun 2020 tentang standar nasional pendidikan tinggi
- Permendikbud RI Nomor 5 tahun 2020 tentang akreditasi program studi dan perguruan tinggi
- Permendikbud RI nomor 22 tahun 2020 tentang rencana strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Copyright © 2026 Sinau Digital UNESA All Rights Reserved
