Sidia is a education Platform website.
Our Top Course
Profil Program Studi S1 Kedokteran Gigi Unesa
| Program Studi | : | S1 Kedokteran Gigi |
| Tanggal Berdiri | : | 21 Juli 2025 |
| Koordinator Program Studi | : | DIAN SAMUEL HASUDUNGAN |
Visi Misi & Tujuan Program Studi S1 Kedokteran Gigi
Universitas Negeri Surabaya
Visi
Menghasilkan dokter gigi yang profesional serta unggul dalam promotif dan preventif untuk kesehatan gigi dan mulut berkaitan aktivitas olahraga dengan mengikuti perkembangan IPTEKS ditingkat nasional.Misi
- Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang unggul dalam promotif dan preventif untuk kesehatan gigi dan mulut berkaitan aktivitas olahraga dengan karakter tangguh, adaptif, dan inovatif berbasis kewirausahaan, dengan mengikuti perkembangan IPTEKS
- Menyelenggarakan penelitian dalam rangka mengembangkan ilmu kedokteran gigi khususnya dalam bidang promotif dan preventif untuk kesehatan gigi dan mulut berkaitan aktivitas olahraga dengan mengikuti perkembangan IPTEKS
- Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil riset dan menyebarluaskan inovasi ilmu kedokteran gigi khususnya dalam bidang promotif dan preventif untuk kesehatan gigi dan mulut berkaitan aktivitas olahraga dengan mengikuti perkembangan IPTEKS
- Membangun kerjasama dengan berbagai stakeholders baik nasional maupun internasional untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berorientasi dalam ilmu kedokteran gigi khususnya dalam bidang promotif dan preventif untuk kesehatan gigi dan mulut berkaitan aktivitas olahraga dengan mengikuti perkembangan IPTEKS
Tujuan
- Memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang kedokteran gigi sehingga memberikan pelayanan secara profesional dan memberikan manfaat untuk memecahkan permasalahan di bidang kedokteran gigi.
- Mengembangkan diri secara berkelanjutan sepanjang hayat dan berinovasi mengikuti perkembangan IPTEKS terkini
- Memiliki kemampuan berkolaborasi dan manajerial dalam tim berdasarkan prinsip profesionalisme
- Memiliki keterampilan, pengetahuan dan implementasinya dalam promotif dan preventif kesehatan gigi dan mulut yang berkaitan dengan aktivitas olahraga dengan menerapkan IPTEKS terkini.
Nilai_dasar
- Integritas : Menjunjung tinggi kejujuran, etika profesi, dan tanggung jawab dalam praktik kedokteran gigi.
- Profesionalisme Mengutamakan kompetensi, disiplin, dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang berkualitas.
- Humanisme Mengedepankan empati, kepedulian, serta penghargaan terhadap martabat pasien dan masyarakat.
- Inovasi Mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan riset di bidang kedokteran gigi.
- Kolaborasi Mengembangkan kerja sama multidisiplin dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian.
- Sport Dentistry Excellence Mengembangkan keunggulan dalam bidang kedokteran gigi olahraga sebagai ciri khas program.
- Pengabdian kepada Masyarakat Berkomitmen meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat melalui pelayanan dan edukasi.
Capaian Lulusan Program Studi S1 Kedokteran Gigi
Universitas Negeri Surabaya
| CPL-1 | Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya
Dibebankan pada matakuliah: |
| CPL-2 | Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan
Dibebankan pada matakuliah: |
| CPL-3 | Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
Dibebankan pada matakuliah:
|
| CPL-4 | Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.
Dibebankan pada matakuliah: |
| CPL-5 | Mampu menganalisis penerapan etika dan hukum yang relevan dalam pelaksanaan praktik kedokteran gigi, untuk pengembangan profesionalisme sesuai dengan norma.
Dibebankan pada matakuliah:
|
| CPL-6 | Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan
Dibebankan pada matakuliah: |
| CPL-7 | Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif sesuai perkembangan IPTEKS dalam melakukan pekerjaan yang spesifik berbasis bukti ilmiah berdasarkan standar kompetensi kedokteran gigi.
Dibebankan pada matakuliah:
|
| CPL-8 | Mampu menguasai konsep teoritis ilmu kedokteran dasar dan ilmu kedokteran gigi dasar dalam menegakkan diagnosis sebagai usaha menetapkan rencana keterampilan praktik kedokteran gigi.
Dibebankan pada matakuliah:
|
| CPL-9 | Mampu mendemonstrasikan pemeriksaan, mendiagnosis dan menyusun rencana perawatan untuk mencapai kesehatan gigi mulut yang prima melalui tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.
Dibebankan pada matakuliah: |
| CPL-10 | Mampu memecahkan permasalahan kesehatan gigi dan mulut pada individu secara komprehensif melalui konsep berpikir kritis, logis, dan holistik berdasarkan evidence based dentistry.
Dibebankan pada matakuliah:
|
| CPL-11 | Mampu menguasai konsep teori dan pengembangan kolaborasi ilmu kedokteran klinis dan ilmu kedokteran gigi klinis untuk menganalisis kasus kompleks pada masyarakat maupun pada studi literatur.
Dibebankan pada matakuliah: |
| CPL-12 | Mampu memahami konsep teoritis dan penerapan pelayanan kesehatan gigi dan mulut masyarakat serta fungsi manajemen dalam menjalankan praktik kedokteran gigi dengan kolaborasi sejawat profesi kesehatan lainnya
Dibebankan pada matakuliah:
|
| CPL-13 | Mampu mendemonstrasikan pelayanan kesehatan gigi mulut masyarakat dan fungsi manajemen dalam menjalankan praktik kedokteran gigi dengan kolaborasi sejawat profesi kesehatan lainnya
Dibebankan pada matakuliah: |
| CPL-14 | Mampu mengembangkan bidang ilmu kedokteran gigi terkait promotif dan preventif dalam aktivitas olahraga dengan mengikuti perkembangan IPTEKS
Dibebankan pada matakuliah: |
Profil Lulusan Program Studi S1 Kedokteran Gigi
Universitas Negeri Surabaya
Struktur Kurikulum S1 Kedokteran Gigi
Universitas Negeri Surabaya
Kurikulum Transformasi S1 Kedokteran Gigi 2025-2028
Semester ke 1
Kode
Mata Kuliah
SKS
Wajib?
100000202x
Pendidikan Agama (Wajib memilih salah satu)
- Agama Budha
- Agama Hindu
- Agama Islam
- Agama Katholik
- Agama Khonghucu
- Agama Protestan
2.00
✔
1220104001
ANATOMI TUBUH MANUSIA
4.00
1220103003
BIOLOGI DASAR RONGGA MULUT
3.00
1220103002
FISIOLOGI TUBUH MANUSIA
3.00
1000002018
PANCASILA
2.00
1220104004
SOSIO KOMUNIKASI HUMANIORA
4.00
Semester ke 2
Kode
Mata Kuliah
SKS
Wajib?
1000002003
BAHASA INDONESIA
2.00
1000002177
BAHASA INGGRIS
2.00
1220104008
BIOLOGI ORAL LANJUT
4.00
1220103009
DENTAL MATERIAL, INOVASI DAN TEKNOLOGI KEDOKTERAN GIGI 1
3.00
1000002033
KEWARGANEGARAAN
2.00
1000002046
LITERASI DIGITAL
2.00
1220108007
PATOLOGI MULUT DAN MAKSILOFASIAL
4.00
| Kode | Mata Kuliah | SKS | Wajib? |
|---|---|---|---|
| 100000202x | Pendidikan Agama (Wajib memilih salah satu) - Agama Budha - Agama Hindu - Agama Islam - Agama Katholik - Agama Khonghucu - Agama Protestan |
2.00 | ✔ |
| 1220104001 | ANATOMI TUBUH MANUSIA | 4.00 | |
| 1220103003 | BIOLOGI DASAR RONGGA MULUT | 3.00 | |
| 1220103002 | FISIOLOGI TUBUH MANUSIA | 3.00 | |
| 1000002018 | PANCASILA | 2.00 | |
| 1220104004 | SOSIO KOMUNIKASI HUMANIORA | 4.00 |
| Kode | Mata Kuliah | SKS | Wajib? |
|---|---|---|---|
| 1000002003 | BAHASA INDONESIA | 2.00 | |
| 1000002177 | BAHASA INGGRIS | 2.00 | |
| 1220104008 | BIOLOGI ORAL LANJUT | 4.00 | |
| 1220103009 | DENTAL MATERIAL, INOVASI DAN TEKNOLOGI KEDOKTERAN GIGI 1 | 3.00 | |
| 1000002033 | KEWARGANEGARAAN | 2.00 | |
| 1000002046 | LITERASI DIGITAL | 2.00 | |
| 1220108007 | PATOLOGI MULUT DAN MAKSILOFASIAL | 4.00 |
Evaluasi Kurikulum Program Studi S1 Kedokteran Gigi
Universitas Negeri Surabaya
1. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Evaluasi ini mengacu pada hasil kegiatan FGD pendirian prodi Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi, kegiatan workshop kurikulum, dan uji publik. Pada kegiatan FGD pendirian prodi diperoleh hasil diskusi bahwa sesuai visi misi prodi Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi FK Unesa yaitu sports dentistry, maka memerlukan peran profesi dokter gigi yaitu sports dentistry. Kesehatan gigi dan mulut masih menjadi masalah yang signifikan di kalangan atlet, karena cedera gigi dan masalah periodontal dapat mempengaruhi performa mereka. Kedokteran gigi olahraga memainkan peran penting dalam memastikan kesehatan mulut atlet, karena cedera pada gigi dan rahang dapat secara signifikan mempengaruhi kinerja dan kesejahteraan secara keseluruhan. Intervensi yang tepat dalam kesehatan gigi dan mulut tidak hanya membantu mencegah cedera, tetapi juga mendukung pemulihan yang lebih cepat dan meningkatkan kepercayaan diri atlet saat bersaing di arena. Integrasi perawatan gigi ke dalam program olahraga sangat penting, karena memastikan atlet menerima dukungan komprehensif yang membahas kesehatan mulut dan kinerja atletik mereka. Di Indonesia belum ada Prodi Kedokteran Gigi yang berfokus pada area sports dentistry. Hal inilah yang menginisiasi UNESA sebagai lembaga pendidikan tinggi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan mendirikan Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Pendidikan Profesi Dokter Gigi dengan keunggulan bidang sports dentistry yang merupakan keunggalan prodi kedokteran gigi satu-satunya di Indonesia. Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Pendidikan Profesi Dokter Gigi untuk mengambil peran menghasilkan lulusan dokter gigi yang mampu memberikan pelayanan pencegahan dan penanganan cedera gigi yang terkait aktivitas atletik dengan unggulan bidang sports dentistry dalam lingkup kedokteran gigi dengan mengikuti perkembangan IPTEKS dan berjiwa enterpreneur.
2. SANCTIONING
Dalam penyusunan kurikulum sarjana dan profesi juga telah dilakukan kegiatan masukan/sanctioning untuk melihat koherensi antar konten kurikulum. Koherensi yang dimaksud adalah bagaimana keterpaduan (unity), keterkaitan (connectedness), dan relevansi (relevance) antar konten kurikulum kedokteran gigi. Kegiatan ini dihadiri oleh expert dan juga tim penyusun kurikulum sarjana dan profesi dokter gigi Unesa. Dasar penyusunan struktur kurikulum Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi FK Unesa yaitu Permendikbud No 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi dan juga Buku Pedoman Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi Kurikulum, Direktorat Akademik Unesa Tahun 2023. Distribusi mata kuliah terdiri dari MKWU, Mata Kuliah Wajib Institusional, Mata Kuliah Keahlian dan Keilmuan, Mata Kuliah Dasar Keahlian, Mata Kuliah Keahlian Berkarya, Mata Kuliah Penciri Tahap Sarjana, dan Mata Kuliah Penciri Tahap Profesi. Pada tahap sarjana mahasiswa wajib menempuh 144 sks, dan profesi sebanyak 36 sks.
Rekap CPL Program Studi S1 Kedokteran Gigi
Universitas Negeri Surabaya
| Nama Matakuliah | Sks | Capaian Lulusan (CPL) | Total | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| CPL1 | CPL2 | CPL3 | CPL4 | CPL5 | CPL6 | CPL7 | CPL8 | CPL9 | CPL10 | CPL11 | CPL12 | CPL13 | CPL14 | |||
| Anatomi Tubuh Manusia | 4 | 8.33% | 37.5% | 54.17% | 100 % | |||||||||||
| Fisiologi Tubuh Manusia | 3 | 20% | 40% | 40% | 100 % | |||||||||||
| Biologi Dasar Rongga Mulut | 3 | 50% | 50% | 100 % | ||||||||||||
| Sosio Komunikasi Humaniora | 4 | 4.44% | 13.33% | 17.78% | 20% | 20% | 24.44% | 99.99 % | ||||||||
| Patologi Mulut dan Maksilofasial | 4 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | |||||||||||
| BIOLOGI ORAL LANJUT | 4 | 57.14% | 42.86% | 100 % | ||||||||||||
Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi S1 Kedokteran Gigi
Universitas Negeri Surabaya
1. Landasan Filosofis
Kurikulum dikembangkan berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan tujuan pendidikan nasional, yang menekankan pada pembentukan manusia yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, profesional, serta memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Dalam konteks kedokteran gigi, pendidikan diarahkan untuk membentuk dokter gigi yang menjunjung tinggi etika profesi, kemanusiaan, dan tanggung jawab sosial.
2. Landasan Yuridis
Pengembangan kurikulum mengacu pada berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku, antara lain:
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan
Peraturan Menteri Pendidikan terkait Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti)
Standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (SKDGI)
3. Landasan Ilmiah
Kurikulum disusun berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di bidang kedokteran gigi, termasuk kemajuan dalam diagnosis, pencegahan, dan perawatan penyakit gigi dan mulut. Kurikulum juga mengintegrasikan pendekatan ilmiah berbasis penelitian (evidence-based dentistry) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan kesehatan.
4. Landasan Sosiologis
Pengembangan kurikulum mempertimbangkan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang berkualitas. Kurikulum dirancang agar lulusan mampu berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
5. Landasan Psikopedagogis
Kurikulum dirancang dengan memperhatikan prinsip-prinsip pembelajaran modern yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning). Metode pembelajaran seperti problem-based learning, pembelajaran berbasis praktik klinis, serta pembelajaran kolaboratif diterapkan untuk meningkatkan kompetensi kognitif, psikomotorik, dan afektif mahasiswa.
6. Landasan Kebutuhan Profesi dan Dunia Kerja
Kurikulum mempertimbangkan tuntutan kompetensi dokter gigi di dunia kerja, baik dalam pelayanan kesehatan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kurikulum juga disesuaikan dengan perkembangan spesialisasi dan bidang unggulan kedokteran gigi.
Copyright © 2026 Sinau Digital UNESA All Rights Reserved
