•  

Our Top Course
Komunikasi Pembelajaran
( 16 Sections)
 
Pengembangan Media Foto
( 16 Sections)
 

Profil Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Unesa

 
Program Studi  :  Pendidikan Profesi Dokter
Tanggal Berdiri  :  30 Januari 2003
Koordinator Program Studi  :  NIEKE ANDINA WIJAYA
Visi Misi & Tujuan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter
Universitas Negeri Surabaya
Visi
Menghasilkan dokter yang kompeten dengan keunggulan promotif dan preventif di bidang kedokteran olahraga, serta berkarakter tangguh, adaptif, inovatif dan memiliki daya saing di tingkat regional.
Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan profesi dokter yang kompeten dengan keunggulan promotif dan preventif di bidang kedokteran olahraga, serta berkarakter tangguh, adaptif, inovatif mengikuti perkembangan IPTEKS.
  2. Menyelenggarakan penelitian kedokteran berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) dengan keunggulan pada bidang kedokteran olahraga.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil riset dan menyebarluaskan inovasi dengan keunggulan pada bidang kedokteran olahraga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  4. Membangun kerjasama dengan lembaga baik dalam negeri maupun luar negeri.

Tujuan
  1. Menjadikan lulusan sebagai dokter yang kompeten dengan keunggulan promotif dan preventif di bidang kedokteran olahraga, serta berkarakter tangguh, adaptif, inovatif.
  2. Terwujudnya penelitian kedokteran berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) dengan keunggulan pada bidang kedokteran olahraga.
  3. Terwujudnya pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil riset dan menyebarluaskan inovasi dengan keunggulan pada bidang kedokteran olahraga.
  4. Terwujudnya kerjasama dengan lembaga baik dalam negeri maupun luar negeri.

Capaian Lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter
Universitas Negeri Surabaya
CPL-1 Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya
Dibebankan pada matakuliah:

CPL-2 Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan
Dibebankan pada matakuliah:

CPL-3 Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
Dibebankan pada matakuliah:

CPL-4 Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.
Dibebankan pada matakuliah:

CPL-5 Menguasai pengetahuan ilmu Biomedik, ilmu Humaniora, ilmu kedokteran klinik, ilmu Kesehatan Masyarakat/Kedokteran Pencegahan/Kedokteran Komunitas, dan kedokteran olahraga
Dibebankan pada matakuliah:

CPL-6 Terampil dalam melakukan komunikasi yang efektif kepada pasien, masyarakat, rekan sejawat, dan tim kerja
Dibebankan pada matakuliah:

CPL-7 Terampil dalam memanfaatkan teknologi informasi komunikasi dan informasi kesehatan dalam praktik kedokteran
Dibebankan pada matakuliah:

CPL-8 Terampil melakukan prosedur klinis yang berkaitan dengan masalah kesehatan dengan menerapkan prinsip keselamatan pasien, keselamatan diri sendiri, dan keselamatan orang lain dalam konteks layanan kesehatan primer
Dibebankan pada matakuliah:

CPL-9 Terampil dalam mengimplementasikan tindakan promotif, preventif, dan kewirausahaan pada bidang kedokteran olahraga dalam rangka menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
Dibebankan pada matakuliah:

Profil Lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter
Universitas Negeri Surabaya

    Struktur Kurikulum Pendidikan Profesi Dokter
    Universitas Negeri Surabaya

    Kurikulum Profesi Kedokteran

    Semester ke 1

    Kode Mata Kuliah SKS Wajib?
    1190100011 PEDIATRI 5.00
    1190100012 PSIKIATRI 2.00
    1190100005 ILMU KESEHATAN KULIT & KELAMIN 2.00
    1190100009 ILMU PENYAKIT DALAM 5.00
    1190100007 ILMU PENYAKIT SARAF 3.00

    Semester ke 2

    Kode Mata Kuliah SKS Wajib?
    1190100008 ILMU PENYAKIT THT 2.00
    1190100006 ILMU PENYAKIT MATA 2.00
    1190100010 OBSTETRI & GINEKOLOGI 5.00
    1190100002 BEDAH 5.00
    1190100004 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT/KEDOKTERAN KOMUNITAS 5.00

    Semester ke 3

    Kode Mata Kuliah SKS Wajib?
    1190100001 ANESTESIOLOGI 2.00
    1190100013 RADIOLOGI 3.00
    1190100014 REHABILITASI MEDIK 3.00
    1190100003 ILMU KEDOKTERAN FORENSIK 2.00
    Evaluasi Kurikulum Program Studi Pendidikan Profesi Dokter
    Universitas Negeri Surabaya
    Rekap CPL Program Studi Pendidikan Profesi Dokter
    Universitas Negeri Surabaya
    Nama Matakuliah Sks Capaian Lulusan (CPL) Total
    CPL1CPL2CPL3CPL4CPL5CPL6CPL7CPL8CPL9
    Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi Pendidikan Profesi Dokter
    Universitas Negeri Surabaya

    Landasan Filosofis
     Pancasila dan Nilai Kemanusiaan: Kurikulum harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama kemanusiaan yang adil dan beradab, serta mengutamakan etika kedokteran (sesuai dengan Naskah Akademik KKNI Unesa 2016 dan Perkonsil No. 10/2012).
     Holistik dan Humanistik: Pendidikan dokter harus memadukan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, dengan pendekatan patient-centered care (Standar Kompetensi Dokter Indonesia – Perkonsil No. 11/2012).
     Pendidikan Berbasis Kompetensi: Kurikulum dirancang berbasis outcome-based education (OBE) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi holistik (Permendikbud No. 3/2020).
    2. Landasan Sosiologis
     Kebutuhan Masyarakat: Kurikulum harus responsif terhadap dinamika sosial, termasuk disparitas kesehatan, penyakit baru, dan determinan sosial kesehatan (Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi 2018).
     Revolusi Industri 4.0: Integrasi teknologi digital (seperti telemedicine, AI dalam diagnostik) dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan global (Panduan DIKTI 2018).
     Kearifan Lokal dan Global: Mempertimbangkan budaya lokal dalam praktik kedokteran, sekaligus memenuhi standar global (KKNI Unesa 2016).
    7
    3. Landasan Psikologis
     Perkembangan Kognitif dan Afektif: Kurikulum harus sesuai dengan tahap perkembangan mahasiswa, menggunakan pendekatan scaffolding dari dasar hingga klinik (Standar Kompetensi Dokter – Perkonsil No. 11/2012).
     Pembelajaran Aktif: Metode seperti problem-based learning (PBL), simulation-based learning, dan experiential learning untuk meningkatkan keterampilan klinis dan keprofesian (Permendikbud No. 3/2020).
     Motivasi dan Karakter Profesi: Penanaman nilai empati, integritas, dan lifelong learning melalui kurikulum terstruktur dan hidden curriculum.
    4. Landasan Historis
     Evolusi Pendidikan Kedokteran: Kurikulum mengacu pada perkembangan historis pendidikan dokter di Indonesia, dari model tradisional ke pendekatan kompetensi (KKNI Unesa 2016).
     Pembelajaran dari Pandemi: Penyesuaian kurikulum dengan tantangan kesehatan global (seperti COVID-19) dan ketahanan sistem kesehatan (Panduan DIKTI 2018).
    5. Landasan Yuridis
     Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;
     Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 52 Tahun 2017 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Pendidikan Kedokteran;
     Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);
     Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan KKNI Bidang Perguruan Tinggi;
     Permendikbud No.18/2018 tentang Standar Nasional Pendidikan Kedokteran.
    8
     Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi;
     Perkonsil No. 10 Tahun 2012 tentang Standar Pendidikan Profesi Dokter Indonesia
     Perkonsil No. 11 Tahun 2012 tentang Standar Kompetensi Dokter Indonesia