Mata kuliah ini membahas konsep trauma dalam konteks keluarga, termasuk trauma individual, trauma relasional, dan trauma kolektif yang mempengaruhi sistem keluarga. Memberikan pemahaman mendalam tentang dampak trauma terhadap sistem keluarga serta dinamika resiliensi yang memungkinkan keluarga bangkit dan berfungsi secara optimal pasca-trauma. Berbeda dengan kajian trauma pada tingkat individu, mata kuliah ini menggunakan perspektif sistem keluarga (family systems theory) yang memandang trauma sebagai pengalaman kolektif yang mempengaruhi seluruh anggota keluarga dan relasi di dalamnya. Mahasiswa akan menganalisis dinamika keluarga pascatrauma, mengevaluasi penelitian empiris tentang resiliensi keluarga. Mahasiswa akan memahami bahwa keluarga memainkan peran penting dalam memfasilitasi atau justru memperburuk trauma yang dialami individu setelah peristiwa traumatis. Setiap keluarga memiliki pendekatan unik dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai trauma yang muncul dalam kehidupan mereka.