Mata kuliah ini mengkaji secara kritis dan komprehensif berbagai konsep, teori, dan dinamika empiris seputar politik dan tata kelola pemerintahan di tingkat lokal. Fokus utama mata kuliah ini adalah menganalisis transisi dan implementasi desentralisasi serta otonomi daerah, khususnya dalam konteks Indonesia pasca-Orde Baru. Mahasiswa akan diajak untuk membedah relasi kekuasaan antara pemerintah pusat dan daerah, dinamika pemilihan kepala daerah (Pilkada), menguatnya politik identitas dan klientelisme (patronase), hingga peran masyarakat sipil (civil society) dalam pembuatan kebijakan publik di tingkat akar rumput.
Melalui pendekatan multidisiplin (ilmu politik, administrasi publik, dan sosiologi politik), mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan analisis kebijakan yang tajam terhadap problematika pemerintahan lokal kontemporer, serta mampu merumuskan desain institusional atau inovasi tata kelola yang mendorong terwujudnya pemerintahan lokal yang demokratis, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan publik.