Mata kuliah ini membahas pendidikan sebagai proses dan institusi sosial yang berlangsung dalam ranah formal, nonformal, dan informal. Pendidikan dipahami bukan sekadar aktivitas sekolah, melainkan sebagai mekanisme sosialisasi, reproduksi sosial, pembentukan habitus, arena relasi kuasa, serta ruang resistensi dan perubahan sosial. Mahasiswa diajak menganalisis fenomena pendidikan kontemporer—seperti ketimpangan akses, komersialisasi pendidikan, digitalisasi pembelajaran, pendidikan inklusif, pendidikan komunitas, hingga praktik belajar di ruang digital—dengan menggunakan kerangka teori sosiologi pendidikan klasik dan modern, antara lain Durkheim, Parsons, Weber, Bourdieu, Bowles dan Gintis, Willis, Foucault, serta perspektif inklusi dan perubahan sosial.Pembelajaran menggunakan pendekatan case study berbasis data empiris (dokumen kebijakan, laporan, media, hasil observasi), sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi mampu mengintegrasikan teori dengan analisis kasus aktual. Mata kuliah ini menekankan kemampuan analitis, evaluatif, dan kreatif dalam membaca pendidikan sebagai arena struktur dan agensi, serta merumuskan rekomendasi berbasis argumentasi sosiologis. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan dinamika pendidikan dalam masyarakat secara komprehensif dan menyusun analisis kritis yang relevan dengan problematika pendidikan mutakhir.