Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi S1 Teknik Metalurgi
Universitas Negeri Surabaya
Landasan Perancangan dan Pengembangan Kurikulum
Perancangan dan pengembangan kurikulum Program Studi Teknik Metalurgi disusun sebagai upaya untuk menghasilkan lulusan yang mampu menguasai dan menerapkan keilmuan teknik metalurgi berbasis keberlanjutan melalui dekarbonisasi industri metalurgi, transformasi energi, ekonomi sirkular, dan eco-technopreneurship yang berdaya saing global. Kurikulum dirancang dengan mengacu pada kebijakan pendidikan tinggi nasional, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan dunia industri, serta tuntutan global terhadap pengembangan industri rendah karbon dan berkelanjutan.
Pengembangan kurikulum mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 6 dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) dengan pendekatan Outcome Based Education (OBE) yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. Kurikulum disusun untuk memastikan lulusan memiliki kemampuan penguasaan konsep teoritis, keterampilan rekayasa, kemampuan pengambilan keputusan, kemampuan bekerja sama, serta tanggung jawab profesional sesuai karakteristik lulusan sarjana teknik.
Dalam proses penyusunannya, Program Studi Teknik Metalurgi telah melakukan benchmarking nasional dengan beberapa perguruan tinggi yang memiliki reputasi pada bidang metalurgi dan material, di antaranya Institut Teknologi Bandung dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kegiatan benchmarking dilakukan untuk memperoleh referensi terkait struktur kurikulum, capaian pembelajaran, pengembangan laboratorium, serta penguatan keunggulan keilmuan program studi yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan teknologi global.
Selain itu, penyusunan kurikulum awal juga dilakukan melalui diskusi akademik bersama tim keahlian metalurgi dari UPN Veteran Yogyakarta guna memperkuat substansi keilmuan, relevansi kompetensi lulusan, serta arah pengembangan program studi yang sesuai dengan karakteristik teknik metalurgi modern dan kebutuhan industri nasional.
Kurikulum juga dikembangkan dengan mempertimbangkan masukan dan kebutuhan dunia industri. Program studi telah memperoleh berbagai masukan dari pelaku industri, di antaranya PT Krakatau Steel (Persero) Tbk serta beberapa industri logam lainnya terkait kebutuhan kompetensi lulusan, perkembangan teknologi proses metalurgi, aspek keberlanjutan industri, keselamatan kerja, efisiensi energi, hingga kebutuhan penguasaan teknologi material untuk mendukung transformasi energi dan ekonomi sirkular. Masukan tersebut menjadi dasar dalam penguatan mata kuliah, praktikum, pembelajaran berbasis proyek industri, serta pengembangan kompetensi profesional dan kewirausahaan mahasiswa.
Melalui landasan tersebut, kurikulum Program Studi Teknik Metalurgi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik dan profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan inovasi dan kewirausahaan, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan industri metalurgi berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.