Mata kuliah Kajian Puisi membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memahami, membaca, mengapresiasi, menafsirkan, serta menganalisis puisi berbahasa Jerman secara kritis dan sistematis. Materi perkuliahan mencakup hakikat dan karakteristik puisi, unsur pembangun puisi, seperti tema, diksi, citraan, simbol, metafora, gaya bahasa, struktur bunyi, rima, irama, larik, bait, tipografi, aku lirik, suasana, dan perspektif puitik. Mahasiswa juga mempelajari perkembangan puisi Jerman dari berbagai periode, mulai dari klasik, romantik, modern, ekspresionisme, pascaperang, hingga puisi kontemporer dan digital. Analisis puisi dilakukan dengan menghubungkan unsur tekstual dengan konteks sejarah, sosial, budaya, ideologi, gender, memori, dan lingkungan. Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai pendekatan kajian sastra, antara lain strukturalisme, hermeneutika, semiotika, feminisme, ekokritik, resepsi sastra, dan kajian budaya. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui ceramah interaktif, pembacaan intensif (close reading), diskusi, analisis teks, presentasi, penelaahan sejawat, dan pembelajaran berbasis proyek. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan analisis tertulis dan mempresentasikan hasil kajian puisi Jerman secara logis, argumentatif, berbasis data tekstual, serta bertanggung jawab sesuai dengan etika akademik.