Mata kuliah ini membahas mengenai prinsip dasar kimia forensik, etika profesi, serta prosedur penanganan dan pengamanan bukti fisik (chain of custody) di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, mahasiswa akan mempelajari penerapan teknik analisis kimia modern untuk mengidentifikasi berbagai sampel forensik, seperti toksikologi (racun anorganik, racun organik, dan pestisida), narkotika dan obat-obatan terlarang (NAPZA), alkohol/senyawa volatil, bercak darah, trace evidence (cat, kaca, serat), residu tembakan (gunshot residue), bahan peledak, dokumen dan tinta, bahan pemicu kebakaran (arson/accelerants), hingga dasar kimia pada profiling DNA. Mata kuliah ini juga melatih mahasiswa untuk mengintegrasikan berbagai instrumentasi analisis modern (seperti GC-MS, LC-MS/MS, FTIR, ICP-MS, SEM-EDX, dan Raman Spectroscopy) guna mengevaluasi data analisis serta menyusun Laporan Saksi Ahli (expert witness report) yang siap dipresentasikan dalam simulasi persidangan (moot court).