Mata kuliah Geografi Kesejarahan Indonesia mengkaji keterkaitan dinamis antara dimensi ruang (spasial) dan waktu (temporal) dalam membentuk alur sejarah peradaban di Nusantara. Pembelajaran difokuskan pada analisis bagaimana kondisi fisik geografis seperti letak maritim yang strategis, topografi, iklim, dan persebaran sumber daya alam secara signifikan memengaruhi proses interaksi sosial, rute perdagangan, pergerakan penduduk, hingga dinamika politik dan budaya mulai dari masa prasejarah, era kerajaan Hindu-Buddha dan Islam, masa kolonial, hingga terbentuknya identitas nasional Indonesia. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa calon pendidik IPS diharapkan mampu mensintesiskan pendekatan geografis dan historis untuk memahami masa lalu secara utuh, sehingga dapat mengaplikasikannya dalam merancang pembelajaran IPS yang bermakna, kritis, dan kontekstual di sekolah.