<p>Pemahaman dan aplikasi teknologi pembentukan logam meliputi mekanik dan metalurginya sehingga diharapkan kita mampu memilih logam mana yang paling tepat untuk digunakan dalam sebuah konstruksi.</p>
CPL Program Studi pada MK
CPL-2 Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan
CPL-6 Mampu berkomunikasi efektif dan mengelola proyek teknik, termasuk perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian biaya, waktu, serta sumber daya sebagai techno-preneur di bidang manufaktur.
CPL-7 Mampu merancang, memproduksi, dan memelihara komponen mekanikal dengan menggunakan perangkat lunak pemodelan dan teknik rekayasa dalam proses manufaktur.
CPL-8 Mampu merancang dan melaksanakan eksperimen teknik untuk menguji dan validasi teori dalam rekayasa manufaktur berkelanjutan.
CPMK
CPMK-1 Mahasiswa dapat menerapkan teknik dan alat bantu modern dalam proses manufaktur untuk merancang dan memproduksi komponen mekanik secara efektif (C3)
CPMK-2 Mahasiswa dapat menganalisis dan memilih proses manufaktur yang tepat berdasarkan karakteristik material dan kebutuhan desain (C4)
CPMK-3 Mahasiswa dapat mengevaluasi efisiensi dan efektivitas berbagai teknik manufaktur dalam konteks produksi industri (C5)
CPMK-4 Mahasiswa dapat menciptakan solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas dalam proses manufaktur (C6)
CPMK-5 Mahasiswa dapat menerapkan prinsip rekayasa dan teknologi manufaktur untuk mendesain sistem manufaktur yang kompleks (C3)
CPMK-6 Mahasiswa dapat menganalisis dampak teknologi manufaktur terhadap lingkungan dan masyarakat (C4)
CPMK-7 Mahasiswa dapat mengevaluasi dan memilih teknologi manufaktur yang paling sesuai untuk mengoptimalkan produksi dan memenuhi standar teknis (C5)
CPMK-8 Mahasiswa dapat menciptakan desain komponen atau sistem yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi manufaktur terkini (C6)
CPMK-9 Mahasiswa dapat menerapkan standar teknis dan keandalan dalam proses manufaktur untuk memastikan kualitas produk (C3)
CPMK-10 Mahasiswa dapat menganalisis dan mengintegrasikan sumber daya lokal dalam proses manufaktur untuk mendukung keberlanjutan (C4)