Mata kuliah ini menelaah komunikasi kebijakan publik melampaui fungsi humas pemerintah, mendudukkannya sebagai arena kontestasi diskursus antara negara, pasar, dan masyarakat sipil. Mahasiswa akan diajak membedah bagaimana narasi kebijakan diproduksi, didistribusikan, dan seringkali dimanipulasi dalam ekosistem demokrasi digital yang rentan terhadap distorsi informasi (buzzers & post-truth). Fokus pembelajaran mencakup strategi advokasi berbasis bukti (evidence-based advocacy) dan teknik mobilisasi sumber daya sosial. Mahasiswa tidak hanya belajar menyusun strategi komunikasi, tetapi juga menganalisis struktur kesempatan politik (political opportunity structure) untuk merancang gerakan sosial baru dan kampanye digital yang efektif. Tujuannya adalah mencetak komunikator publik yang mampu mengorganisir aspirasi publik menjadi kekuatan penekan yang sah untuk mengoreksi ketimpangan kebijakan.
CPMK
Mampu mendekonstruksi struktur komunikasi kebijakan dengan menganalisis peta aktor, relasi kuasa, dan ekonomi-politik media yang mempengaruhi agenda publik.
Mampu menganalisis berbagai isu kebijakan publik dalam konteks teori dan praktik administrasi publik
Mampu memproduksi konten komunikasi strategis dan narasi alternatif (counter-narrative) yang persuasif menggunakan media digital untuk memobilisasi dukungan publik.
Mampu mengorganisasikan jejaring masyarakat sipil (coalition building) dalam kerangka gerakan sosial untuk mendorong akuntabilitas publik.
Aktifitas Pembelajaran
Pertemuan 1
Membedah ekonomi-politik media dan distorsi informasi dalam komunikasi kebijakan publik.
Date 5 Februari 2024
Pertemuan 2
Membedah ekonomi-politik media dan distorsi informasi dalam komunikasi kebijakan publik.
Date 12 Februari 2024
Pertemuan 3
Memetakan aktor kebijakan (actor network) dan relasi kuasa informal di balik isu publik lokal.
Date 19 Februari 2024
Pertemuan 4
Memetakan aktor kebijakan (actor network) dan relasi kuasa informal di balik isu publik lokal.
Date 26 Februari 2024
Pertemuan 5
Sejarah gerakan sosial dan strategi advokasi di Indonesia (Refleksi keberhasilan/kegagalan)
Date 4 Maret 2024
Pertemuan 6
Sejarah gerakan sosial dan strategi advokasi di Indonesia (Refleksi keberhasilan/kegagalan)
Date 11 Maret 2024
Pertemuan 7
Merumuskan Theory of Change (ToC) dan Desain Strategi Advokasi yang terukur
Date 18 Maret 2024
Pertemuan 8
Materi pertemuan 1-7
Date 25 Maret 2024
Pertemuan 9
Menyusun Policy Brief dan Press Release tandingan yang berbasis bukti (evidence-based)
Date 1 April 2024
Pertemuan 10
Menyusun Policy Brief dan Press Release tandingan yang berbasis bukti (evidence-based)
Date 8 April 2024
Pertemuan 11
Proses implementasi dan evaluasi advokasi kebijakan
Date 15 April 2024
Pertemuan 12
Proses implementasi dan evaluasi advokasi kebijakan
Date 22 April 2024
Pertemuan 13
Mengorganisir kampanye publik (simulasi atau nyata) dan merespons dinamika kontra-narasi
Date 29 April 2024
Pertemuan 14
Mengorganisir kampanye publik (simulasi atau nyata) dan merespons dinamika kontra-narasi
Date 6 Mei 2024
Pertemuan 15
Efektivitas strategi advokasi dan merefleksikan dinamika gerakan
Kajian tentang dimensi-dimensi politik, pemerintahan, kekuasaan, kewenangan, legitimasi, negara, bangsa, integrasi politik, ideologi, partai politik, perwakilan kepentingan dan politik, keputusan politik, konflik politik, perilaku politik,
Mata kuliah ini menjelaskan tentangfaktor konteks yang melibatkan tipologi masalah, karakteristik resiko, dantipologi pengambilan keputusan seperti pengambilan keputusan individu, kelompokatau organisasi. Selain itu, mata kuliah