Mata kuliah ini membahas secara kritis persinggungan antara psikologi klinis dan dinamika lintas budaya. Mahasiswa S2 akan diarahkan untuk tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengevaluasi bias budaya dalam asesmen, mendiagnosis fenomena spesifik budaya seperti cultural idioms of distress, dan merancang intervensi klinis multikultural yang etis berbasis data. Pembelajaran menitikberatkan pada perumusan kasus komprehensif, literasi teknologi dalam layanan klinis, serta pemanfaatan tinjauan literatur sistematis (misalnya scoping review) untuk menghasilkan inovasi praktik berbasis bukti empiris dan humaniora.