Mata kuliah Ilmu Nutrisi Ternak Unggas dan Non Ruminansia mengkaji secara komprehensif aspek nutrisi pada ternak monogastrik (unggas dan babi) serta pseudo-ruminant (kuda), mencakup lima aspekutama, yaitu: (1) anatomi dan fisiologi organ pencernaan non-ruminansia secara komparatif; (2) proses digesti, absorbsi, dan metabolisme zat nutrisi makro (energi/karbohidrat, protein/asam amino, dan lemak) serta zat nutrisi mikro (vitamin dan mineral); (3) karakteristik, batasan penggunaan, dan faktor antinutrisi pada berbagai bahan pakan sumber energi dan protein; (4) peran feed additives seperti enzim eksogen, probiotik, asam organik, dan toksin binder dalam mengoptimalkan efisiensi pakan dan kesehatan saluran cerna (gut health); serta (5) konsep kebutuhan nutrien standar (NRC, SNI) dan teknik formulasi ransum menggunakan metode kuadrat, aljabar, maupun linear programming/software formulasi. Mata kuliah ini dirancang dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang memadukan penguasaan konsep biokimia-nutrisi dengan keterampilan kerja praktik analisis pakan di laboratorium, penerapan etika dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penalaran kritis-sistematis melalui analisis kasus gangguan produksi akibat ketidakseimbangan ransum, serta pengembangan karakter kolaboratif melalui proyek kelompok penyusunan formulasi ransum berbiaya rendah. Mata kuliah Ilmu Nutrisi Ternak Unggas dan Non Ruminansia mempelajari prinsip-prinsip dasar nutrisi, kebutuhan nutrien, serta pemanfaatan nutrien pada ternak unggas dan ternak non ruminansia. Materi perkuliahan meliputi klasifikasi dan fungsi nutrien (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air), sistem pencernaan dan metabolisme zat makanan, kebutuhan nutrisi berdasarkan fase produksi, konsumsi dan kecernaan pakan, serta faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi penggunaan nutrien. Perkuliahan juga membahas evaluasi bahan pakan, formulasi ransum, penggunaan feed additive, teknologi pengolahan pakan, serta strategi pemberian pakan untuk meningkatkan produktivitas, kesehatan, efisiensi, dan kualitas produk ternak unggas dan non ruminansia. Selain itu, dibahas pula isu terkini terkait nutrisi presisi, bahan pakan alternatif, keamanan pakan, dan pengembangan sistem peternakan berkelanjutan.