Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Geografi Kesejarahan Indonesia mengkaji keterkaitan dinamis antara dimensi ruang (spasial) dan waktu (temporal) dalam membentuk alur sejarah peradaban di Nusantara. Pembelajaran difokuskan pada analisis bagaimana kondisi fisik geografis seperti letak maritim yang strategis, topografi, iklim, dan persebaran sumber daya alam secara signifikan memengaruhi proses interaksi sosial, rute perdagangan, pergerakan penduduk, hingga dinamika politik dan budaya mulai dari masa prasejarah, era kerajaan Hindu-Buddha dan Islam, masa kolonial, hingga terbentuknya identitas nasional Indonesia. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa calon pendidik IPS diharapkan mampu mensintesiskan pendekatan geografis dan historis untuk memahami masa lalu secara utuh, sehingga dapat mengaplikasikannya dalam merancang pembelajaran IPS yang bermakna, kritis, dan kontekstual di sekolah.
CPMK
- Mampu menunjukkan sikap penghargaan terhadap identitas kebangsaan dan kekayaan budaya Nusantara sebagai hasil interaksi geografi-sejarah, serta menerapkan prinsip etika akademik secara konsisten dalam proses perkuliahan dan penyelesaian tugas.
- Mampu menganalisis keterkaitan antara konsep keruangan (geografis) dan waktu (historis) dalam dinamika perkembangan peradaban Nusantara dari masa prasejarah hingga terbentuknya negara Indonesia
- Mampu mengkaji secara kritis pengaruh kondisi fisik geografis (seperti letak maritim, topografi, dan iklim) terhadap rute perdagangan, pergerakan penduduk, serta dinamika politik-budaya di Indonesia pada berbagai era
- Mampu mensintesiskan data spasial (keruangan) dan informasi historis secara sistematis ke dalam sebuah bentuk karya akademik (seperti makalah, peta sejarah komprehensif, atau esai) mengenai sejarah lokal/nasional tertentu
- Mampu merancang konten materi pembelajaran IPS yang mengintegrasikan fakta geografi kesejarahan dan nilai-nilai kearifan lokal Nusantara untuk diaplikasikan di tingkat sekolah.