Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Psikologi Sastra mengkaji hubungan antara sastra dan psikologi dalam konteks pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Mata kuliah ini membahas representasi aspek kejiwaan, seperti motivasi, emosi, konflik batin, kepribadian, perkembangan jiwa, pengalaman traumatis, dan relasi sosial dalam karya sastra, serta pengaruh karya sastra terhadap respons psikologis pembaca. Ruang lingkup kajian mencakup teori psikoanalisis, psikologi humanistik, psikologi perkembangan, psikologi kepribadian, dan teori psikologi lain yang relevan untuk menganalisis tokoh, alur, konflik, latar, dan tema dalam karya sastra Indonesia. Kajian tersebut juga diarahkan pada penerapan psikologi sastra dalam pembelajaran sastra yang memperhatikan perkembangan, pengalaman, emosi, dan karakteristik peserta didik.
Mata kuliah ini mengintegrasikan Sustainable Development Goals (SDGs) yang relevan, terutama SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera. Integrasi SDG 4 diwujudkan melalui pengembangan pembelajaran sastra yang bermakna, kontekstual, reflektif, dan sesuai dengan karakteristik psikologis peserta didik. Integrasi SDG 3 diwujudkan melalui kajian representasi emosi, konflik kejiwaan, tekanan psikologis, pengalaman traumatis, ketahanan diri, relasi antarmanusia, dan kesejahteraan psikologis dalam karya sastra. Pembahasan tersebut diarahkan untuk menumbuhkan empati, kesadaran diri, dan kepekaan mahasiswa terhadap pengalaman kejiwaan manusia tanpa menempatkan analisis sastra sebagai diagnosis psikologis atau klinis.
Model pembelajaran yang digunakan adalah Case Study. Melalui model ini, mahasiswa menganalisis kasus psikologis yang direpresentasikan dalam tokoh, konflik, dan peristiwa pada karya sastra Indonesia, termasuk karya sastra yang dekat dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Magetan dan sekitarnya. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui pembacaan karya, identifikasi persoalan psikologis, pemilihan teori, analisis bukti tekstual, diskusi kelompok, presentasi hasil kajian, dan refleksi terhadap penerapannya dalam pembelajaran sastra. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan kajian psikologi sastra yang argumentatif serta merancang strategi pembelajaran sastra yang peka terhadap perkembangan psikologis, pengalaman, dan kebutuhan peserta didik.
CPMK
- mahasiswa mampu menggunakan teori sastra untuk mendasari konsepsi psikologi sastra Indonesia dan dunia
- mahasiswa mampu membedakan aneka aliran dan teori psikologi sastra untuk mendasari kajian psikologi sastra
- Mahasiswa mampu menghasilkan artikel psikologi sastra yang mutakhir
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi perkembangan psikologi sastra