•  

Our Top Course
Komunikasi Pembelajaran
( 16 Sections)
 
Pengembangan Media Foto
( 16 Sections)
 

Profil Program Studi D4 Teknik Mesin Unesa

 
Study Program  :  Mechanical Engineering
Establishment Date  :  18 Oktober 2019
Study Program Coordinator  :  ARYA MAHENDRA SAKTI
Visi Misi & Tujuan Program Studi D4 Teknik Mesin
Universitas Negeri Surabaya
Visi
Menjadi program studi ilmu terapan teknik mesin yang unggul di bidang rekayasa manufaktur dan menghasilkan sarjana terapan berkarakter tangguh, adaptif, inovatif, berwawasan teknologi serta berjiwa wirausaha
Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan di Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan IPTEK, mengacu pada KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
  2. Mengembangkan rekayasa dalam bidang teknologi manufaktur yang dilandasi profesionalisme untuk diterapkan kepada masyarakat.
  3. Mengembangkan kerja sama dengan berbagai lembaga/instansi dan stakeholders dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  4. Meningkatkan wawasan teknologi yang berkualitas dan berorientasi pada praktik di bidang rekayasa manufaktur.
  5. Menanamkan budaya kewirausahaan dan profesionalisme kepada civitas akademika.
  6. Membangun tata kelola program studi yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Tujuan
  1. Menghasilkan lulusan profesional di bidang teknologi manufaktur yang berwawasan teknologi, inovatif, dan berjiwa wirausaha.
  2. Meningkatkan kualitas penelitian di bidang teknologi manufaktur yang aplikatif.
  3. Mewujudkan jaringan kerja sama dengan stakeholder dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi.
  4. Mewujudkan sistem pengelolaan program studi yang berkualitas dan berkelanjutan.
  5. Mendukung ketercapaian lulusan yang siap kerja sesuai kebutuhan industri.

Capaian Lulusan Program Studi Mechanical Engineering
Universitas Negeri Surabaya
PLO-1 Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-2 Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-3 Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-4 Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-5 Mampu mengidentifikasi dan menerapkan prinsip dasar matematika, sains, dan ilmu bahan untuk menganalisis serta menyelesaikan permasalahan dalam sistem mekanikal dan manufaktur.

PLO-6 Mampu berkomunikasi efektif dan mengelola proyek teknik, termasuk perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian biaya, waktu, serta sumber daya sebagai techno-preneur di bidang manufaktur.

PLO-7 Mampu merancang, memproduksi, dan memelihara komponen mekanikal dengan menggunakan perangkat lunak pemodelan dan teknik rekayasa dalam proses manufaktur.

PLO-8 Mampu merancang dan melaksanakan eksperimen teknik untuk menguji dan validasi teori dalam rekayasa manufaktur berkelanjutan.

PLO-9 Mampu mengidentifikasi, merumuskan, dan menyelesaikan masalah menggunakan metode yang tepat dalam rekayasa industri manufaktur.

Occupational Profiles Program Studi Mechanical Engineering
Universitas Negeri Surabaya
  • Manufacturing Engineer
    Lulusan mampu berperan sebagai tenaga profesional rekayasa manufaktur yang memiliki kompetensi teknis dan manajerial dalam merencanakan, mengoperasikan, mengendalikan, serta mengoptimalkan sistem produksi manufaktur. Lulusan mampu mengintegrasikan prinsip teknik mesin, teknologi manufaktur modern (CNC, CAD/CAM, otomasi), pengendalian mutu, serta manajemen perawatan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas produk sesuai standar industri.
  • Applied Product Design Engineer
    Lulusan mampu merancang dan mengembangkan produk berbasis kebutuhan industri dengan pendekatan rekayasa terapan menggunakan perangkat CAD/CAM, analisis material, serta mempertimbangkan aspek manufacturability dan cost efficiency.
  • Engineering Technopreneur
    Lulusan mampu mengembangkan usaha berbasis teknologi, mengelola produksi skala kecil–menengah, serta menciptakan produk atau jasa berbasis rekayasa teknik yang bernilai ekonomi.

Struktur Kurikulum Mechanical Engineering
Universitas Negeri Surabaya

Kurikulum 2026 D4 Teknik Mesin

Semester ke 1

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
100000202x Pendidikan Agama (Wajib memilih salah satu)
    -  Agama Budha
    -  Agama Hindu
    -  Agama Islam
    -  Agama Katholik
    -  Agama Khonghucu
    -  Agama Protestan
2.00 ✔
1000002177 ENGLISH 2.00
2130202117 2.00
xx21401020293 MATERIALS SCIENCE 3.00
2130202105 2.00
2130202118 2.00
2130202078 2.00
2130202052 INDUSTRIAL METROLOGY 2.00
2130202026 MECHANICAL TECHNOLOGY AND ENVIRONMENTAL POLLUTION 3.00

Semester ke 2

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
99992140102022 MACHINE ELEMENTS 2.00
2130202069 DYNAMICS KINEMATICS 2.00
1000002046 LITERASI DIGITAL 2.00
99992140102022 FLUID MECHANICS 2.00
99992140103022 MECHANICS DESIGN ENGINEERING 3.00
2130202053 MENGGAMBAR MESIN 2.00
1000002018 PANCASILA EDUCATION 2.00
2130203030 MATERIAL TESTING 3.00
xx214010216310 THERMODYNAMICS 2.00

Semester ke 3

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
1000002003 INDONESIAN 2.00
2130203025 COMPUTER BASED ENGINEERING DESIGN 3.00
2130202034 MECHANICAL VIBRATION 2.00
2130203068 K3 AND ENVIRONMENT 2.00
1000002047 PHYSICAL EDUCATION AND FITNESS 2.00
2130203037 ENERGY MATERIAL TREATMENT 3.00
2130203031 MANUFACTURING PROCESS I 3.00
2130202023 CORROSION ENGINEERING 2.00
2130202022 ENGINEERING ENGINEERING 2.00

Semester ke 4

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
2130203033 CAD 3.00
2130206071 CNC 3.00
1000002033 CITIZENSHIP 2.00
1000002176 ENTREPRENEURSHIP 2.00
2130203072 MANUFACTURING PROCESS II 3.00
2130204040 MANUFACTURING PROCESS III 4.00
Evaluasi Kurikulum Program Studi Mechanical Engineering
Universitas Negeri Surabaya

Evaluasi Kurikulum dan Tracer Study

Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknik Mesin, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), melaksanakan evaluasi kurikulum dan tracer study secara berkala untuk memastikan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya dalam bidang Rekayasa Desain Mekanik, Material, dan Proses Manufaktur.

1. Evaluasi Kurikulum

Evaluasi kurikulum dilaksanakan melalui peninjauan ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), kesesuaian bahan kajian, struktur mata kuliah, metode pembelajaran, serta efektivitas kegiatan praktik dan magang industri.

Evaluasi melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan mitra industri melalui rapat evaluasi, survei, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil evaluasi digunakan untuk memperbarui kurikulum, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan metode penilaian berdasarkan perkembangan teknologi serta kebutuhan kompetensi industri.

2. Tracer Study

Tracer study dilaksanakan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Aspek yang dievaluasi meliputi:

Masa tunggu lulusan memperoleh pekerjaan pertama.

Tingkat penyerapan lulusan di dunia kerja.

Kesesuaian bidang pekerjaan dengan kompetensi lulusan.

Tingkat dan lingkup tempat kerja lulusan.

Umpan balik alumni terhadap relevansi pembelajaran.

Selain itu, survei pengguna lulusan dilakukan untuk mengevaluasi kompetensi teknis, komunikasi, kerja sama, etika profesional, kemampuan pemecahan masalah, dan penguasaan teknologi.

3. Tindak Lanjut Evaluasi

Hasil evaluasi kurikulum, tracer study, dan survei pengguna lulusan dianalisis sebagai dasar perbaikan berkelanjutan melalui siklus PPEPP. Tindak lanjut mencakup penyempurnaan bahan kajian, peningkatan kompetensi praktik, penguatan pembelajaran berbasis proyek, serta pengembangan kerja sama industri.

Seluruh hasil evaluasi dan tindak lanjut didokumentasikan untuk memastikan kurikulum tetap relevan dengan kebutuhan industri dan mendukung ketercapaian CPL Program Studi D4 Teknik Mesin.

Rekap PLO Program Studi Mechanical Engineering
Universitas Negeri Surabaya
Nama Matakuliah Sks Program Learning Outcomes PLO) Total
PLO1PLO2PLO3PLO4PLO5PLO6PLO7PLO8PLO9
Introduction to the World of Work 2 20% 20% 40% 20% 100 %
English 3 58.33% 41.67% 100 %
Materials Science 3 40% 20% 20% 20% 100 %
Menggambar Teknik 3 18.18% 45.45% 18.18% 18.18% 99.99 %
Menggambar Mesin 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Statistics 2 30% 20% 30% 20% 100 %
Machine Elements 2 16.67% 33.33% 33.33% 16.67% 100 %
Corrosion Engineering 2 27.27% 27.27% 27.27% 18.18% 99.99 %
Industrial Metrology 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Applied Mathematics 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Fluid Mechanics 2 14.29% 28.57% 28.57% 28.57% 100 %
Thermodynamics 2 20% 40% 40% 100 %
Engineering Engineering 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Mechanical Technology and Environmental Pollution 3 14.29% 50% 28.57% 7.14% 100 %
Applied Chemistry 2 40.54% 24.32% 35.14% 100 %
K3 2 10% 55% 20% 15% 100 %
Mechanics Design Engineering 3 50% 25% 25% 100 %
Design Engineering 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Computer Based Engineering Design 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Manufacturing Process I 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Cad 3 30% 20% 20% 30% 100 %
Entrepreneurship 3 20% 20% 30% 30% 100 %
Manajemen Proyek 2 18.18% 45.45% 9.09% 27.27% 99.99 %
Research methodology 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Mechanical Vibration 2 40% 20% 20% 20% 100 %
Manufacturing Process III 4 30% 30% 20% 20% 100 %
Energy Material Treatment 3 22.22% 22.22% 33.33% 22.22% 99.99 %
Electrical Power Engineering 2 41.67% 16.67% 8.33% 33.33% 100 %
Material Testing 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Cnc 4 27.27% 27.27% 18.18% 27.27% 99.99 %
Manufacturing Process Ii 4 18.18% 27.27% 27.27% 27.27% 99.99 %
Pneumatics Hydraulics 3 57.14% 14.29% 14.29% 14.29% 100 %
Final Project Proposal 2 18.18% 81.82% 100 %
Menggambar Mesin 2 30% 30% 20% 20% 100 %
Industrial Metrology 2 25% 50% 25% 100 %
Advanced Materials 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Mekatronika 2 30% 30% 20% 20% 100 %
Systems Dynamic 2 18.18% 45.45% 36.36% 99.99 %
Economics 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Ergonomics 2 7.69% 46.15% 46.15% 99.99 %
K3 and Environment 2 15.38% 15.38% 46.15% 23.08% 99.99 %
Dynamics Kinematics 2 18.18% 27.27% 27.27% 27.27% 99.99 %
Manufacturing Process I 4 25% 25% 25% 25% 100 %
Manufacturing Process Ii 3 27.27% 27.27% 27.27% 18.18% 99.99 %
Japanese I 2 44.44% 55.56% 100 %
Cnc 3 30% 30% 20% 20% 100 %
Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi Mechanical Engineering
Universitas Negeri Surabaya

LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM

1. Landasan Filosofis

Pengembangan kurikulum Prodi Sarjana Terapan Teknik Mesin berlandaskan Pancasila sebagai dasar nilai pendidikan nasional, penghormatan atas martabat manusia, pengembangan pengetahuan dan keterampilan, serta tanggung jawab lulusan kepada masyarakat dan lingkungan. Pendidikan vokasi tidak hanya menempatkan mahasiswa sebagai pelaksana prosedur teknis, melainkan sebagai calon profesional yang mampu menimbang alternatif rekayasa secara etis, rasional, aman, dan bermanfaat.

Pendekatan humanisme diwujudkan melalui kesempatan belajar yang inklusif, pengakuan keragaman latar belakang mahasiswa, dan pembelajaran yang membangun kemandirian. Esensialisme menuntut penguasaan ilmu dasar, gambar teknik, mekanika, material, manufaktur, metrologi, dan keselamatan kerja sebagai pondasi pengambilan keputusan. Pragmatisme menekankan pengujian pengetahuan melalui penyelesaian masalah nyata di laboratorium, bengkel, industri, dan proyek pengembangan produk. Progresivisme mengarahkan pembelajaran pada inovasi, kolaborasi lintas disiplin, teknologi baru, dan perbaikan berkelanjutan.

Filosofi tersebut diterapkan dalam pembelajaran berbasis luaran melalui tugas perancangan, proses produksi, verifikasi mutu, analisis kegagalan, kajian kelayakan, dan refleksi praktik. Seluruh proses harus mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan kerja, efisiensi sumber daya, etika akademik, integritas data, serta dampak produk dan proses terhadap lingkungan. Nilai tangguh, adaptif, inovatif, dan kewirausahaan yang menjadi arah institusional UNESA dibentuk melalui pengalaman belajar, bukan hanya melalui penyampaian teori.

2. Landasan Sosiologis

Kurikulum disusun berdasarkan hubungan timbal balik antara perguruan tinggi, dunia kerja, masyarakat, dan perubahan sosial-ekonomi. Basis manufaktur Jawa Timur serta berkembangnya industri di wilayah Surabaya dan sekitarnya membuka kebutuhan tenaga profesional yang mampu melakukan perencanaan proses, desain produk, pengoperasian mesin, pengendalian kualitas, pemeliharaan, dan pengembangan usaha teknik. Di sisi lain, perkembangan otomasi dan digitalisasi mengubah pola kerja, struktur jabatan, serta kebutuhan peningkatan kompetensi secara terus-menerus.

LED menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan vokasi memiliki basis calon mahasiswa dari SMK Teknik Pemesinan maupun SMA/MA, dengan keragaman kesiapan akademik dan pengalaman praktis. Oleh karena itu, kurikulum perlu menyediakan pembelajaran penguatan dasar, praktik bertahap, bimbingan, dan asesmen yang adil sehingga mahasiswa dari berbagai jalur masuk dapat memenuhi standar CPL yang sama. Penguasaan kompetensi teknis harus disertai komunikasi profesional, literasi digital, kerja tim, kepemimpinan, disiplin, serta pemahaman norma keselamatan dan budaya kerja industri.

Tanggung jawab sosial pendidikan teknik diwujudkan melalui penerapan teknologi tepat guna, perancangan yang memperhatikan pengguna, efisiensi material dan energi, pengurangan limbah, serta pemecahan masalah manufaktur pada industri besar maupun usaha kecil. Kegiatan proyek, magang, kerja sama DUDI, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi wahana bagi mahasiswa untuk mengenali konsekuensi sosial, ekonomi, serta lingkungan dari keputusan rekayasa. Relevansi sosial kurikulum dipantau melalui masukan pengguna lulusan dan alumni serta evaluasi keberhasilan transisi lulusan ke dunia kerja.

3. Landasan Psikologis

Mahasiswa sarjana terapan merupakan pembelajar dewasa yang mengembangkan kemampuan melalui keterlibatan aktif, pengalaman, umpan balik, refleksi, dan peningkatan tanggung jawab. Oleh karena itu, kurikulum menggunakan prinsip andragogi, pembelajaran berpusat pada mahasiswa, konstruktivisme, dan experiential learning. Dosen berperan sebagai pengarah proses yang memadukan penjelasan konsep, demonstrasi, latihan terbimbing, praktik mandiri, proyek kelompok, dan pengalaman kerja industri.

Pada ranah kognitif, perkembangan pembelajaran diarahkan dari memahami prinsip sains dan teknik menuju menganalisis permasalahan, menyusun rancangan, memilih proses, menguji hasil, serta mengevaluasi kinerja produk atau sistem. Pada ranah psikomotor, kegiatan praktik dirancang bertahap dari pengenalan alat, pengoperasian aman, pengukuran, pembuatan komponen, integrasi proses, hingga demonstrasi kompetensi pada proyek. Pada ranah afektif, kurikulum menumbuhkan motivasi, ketekunan, tanggung jawab, kesadaran K3L, kejujuran akademik, kemampuan menerima umpan balik, dan ketahanan bekerja dalam tim.

Pembelajaran dapat menggunakan SiDia dan SIAKADU untuk menyediakan sumber belajar, tes formatif, umpan balik, serta dokumentasi capaian. Namun, sesuai karakter pendidikan vokasi yang ditegaskan dalam LED, teknologi pembelajaran digital merupakan pendukung, bukan pengganti pengalaman langsung menggunakan mesin, alat ukur, perangkat produksi, serta prosedur kerja aman. Asesmen dirancang beragam—observasi praktik, portofolio, rubrik proyek, laporan teknis, presentasi, dan ujian—agar pengukuran CPL tidak hanya bertumpu pada tes tertulis.

4. Landasan Historis

Sejarah pengembangan program studi merupakan landasan untuk menentukan kesinambungan dan arah perubahan kurikulum. UNESA sebagai perguruan tinggi negeri memiliki mandat penyelenggaraan tridarma, sedangkan Fakultas Vokasi mengembangkan pendidikan terapan yang berorientasi pada penguasaan kompetensi profesional. Prodi Sarjana Terapan Teknik Mesin dibuka berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 1063/KPT/I/2019 tanggal 18 Oktober 2019 serta mulai menerima mahasiswa pada 2019. Identitas kelembagaan tersebut mendasari pengembangan kurikulum teknik mesin terapan pada KKNI level 6.

Dokumen LED 2026 mencatat Dokumen Kurikulum Transformasi D4 Teknik Mesin 2024–2028 sebagai salah satu dasar rumusan profil lulusan dan CPL. Dalam perkembangannya, orientasi program studi dipertegas pada rekayasa manufaktur, desain dan pengembangan produk, pemanfaatan teknologi, inovasi, serta kewirausahaan. Tiga profil lulusan—Manufacturing Engineer, Applied Product Design Engineer, dan Engineering Technopreneur—menunjukkan transformasi orientasi kurikulum dari penguasaan keterampilan teknis menuju kemampuan melakukan perencanaan, analisis, pengembangan proses dan produk, serta pengelolaan kegiatan rekayasa.

Peninjauan kurikulum juga mempertimbangkan sejarah evaluasi dan benchmarking, termasuk kegiatan dengan Polinema dan Polije, serta pembahasan melalui FGD/review yang melibatkan akademisi, praktisi industri, mahasiswa dan alumni. Pengalaman penyelenggaraan pembelajaran praktik, magang, proyek, dan capstone menjadi umpan balik bagi penyempurnaan struktur semester serta kesinambungan kompetensi. Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kurikulum perlu diperlakukan sebagai dokumen dinamis yang dievaluasi melalui capaian pembelajaran, umpan balik pengguna dan audit mutu secara berkala.

5. Landasan Yuridis

Pengembangan dan implementasi kurikulum diselenggarakan dengan merujuk pada peraturan nasional dan kebijakan internal UNESA. Daftar berikut disusun dari peraturan dan dokumen kebijakan yang disebut dalam LED 2026; penerapan ketentuan teknis perlu mengikuti naskah regulasi serta perubahan yang berlaku pada saat kurikulum ditetapkan.

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
  3. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi.
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2022 tentang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum Universitas Negeri Surabaya.
  6. Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.
  7. Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, dengan memperhatikan perubahan yang dicatat LED, yaitu Peraturan Menteri Nomor 10 Tahun 2026.
  8. Peraturan Rektor UNESA Nomor 59 Tahun 2022 tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal.
  9. Pedoman Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar–Kampus Merdeka UNESA Tahun 2020.
  10. Standar Mutu Pendidikan Sarjana Terapan UNESA Tahun 2024.
  11. Rencana Strategis UNESA 2025–2029 dan Rencana Strategis Fakultas Vokasi UNESA 2023–2027.
  12. Dokumen Kurikulum Transformasi D4 Teknik Mesin 2024–2028 serta dokumen CPL dan pedoman akademik terkait.