Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
Perancangan dan pengembangan kurikulum Program Studi S2 Manajemen Inovasi dilaksanakan berdasarkan berbagai landasan filosofis, yuridis, sosiologis, ilmiah, dan institusional guna memastikan relevansi, mutu, dan daya saing lulusan. Adapun landasan tersebut meliputi:
1. Landasan Filosofis
Kurikulum dikembangkan berdasarkan nilai-nilai pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan manusia unggul, inovatif, adaptif, berintegritas, dan berjiwa kewirausahaan. Kurikulum juga menekankan pentingnya penguasaan ilmu Manajemen Inovasi yang berpijak pada prinsip tata kelola yang baik, manajemen risiko, dan keberlanjutan.
2. Landasan Yuridis
Pengembangan kurikulum mengacu pada berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain:
- Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
- Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;
- Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);
- Permendikbudristek RI Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi;
- Kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM);
- Pedoman Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi Kurikulum UNESA Tahun 2024.
3. Landasan Sosiologis
Kurikulum disusun untuk menjawab kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dunia industri, dan sektor publik terhadap sumber daya manusia yang mampu mengelola inovasi, menghadapi perubahan global, serta menyelesaikan permasalahan organisasi secara kreatif dan berkelanjutan.
4. Landasan Ilmiah
Kurikulum dikembangkan berdasarkan perkembangan mutakhir ilmu Manajemen Inovasi, kewirausahaan, tata kelola organisasi, transformasi digital, manajemen risiko, dan keberlanjutan. Pengembangan kurikulum juga mempertimbangkan hasil penelitian, kebutuhan dunia kerja, dan tren global di bidang inovasi dan manajemen.
5. Landasan Institusional
Kurikulum mengacu pada visi, misi, tujuan, dan nilai dasar Program Studi S2 Manajemen Inovasi, Sekolah Pascasarjana, serta Universitas Negeri Surabaya dalam rangka mendukung pencapaian reputasi akademik dan daya saing di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2035. Selain itu, mempertimbangkan hasil benchmarking terhadap program studi sejenis pada perguruan tinggi nasional dan internasional.
6. Landasan Kebutuhan Pemangku Kepentingan
Pengembangan kurikulum mempertimbangkan masukan dari calon pengguna lulusan, asosiasi profesi (Aliansi Program Studi Manajemen dan Bisnis Indonesia - APSMBI), dunia industri, pemerintah, serta mitra internasional agar capaian pembelajaran lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ekosistem inovasi global.