•  

Our Top Course
Pengembangan Media Foto
( 16 Sections)
 
Komunikasi Pembelajaran
( 16 Sections)
 

Profil Program Studi S1 Ilmu Politik Unesa

 
Study Program  : 
Establishment Date  :  17 April 2023
Study Program Coordinator  :  MOCHAMAD ARIF AFFANDI
Visi Misi & Tujuan Program Studi S1 Ilmu Politik
Universitas Negeri Surabaya
Visi
Menjadi pusat pendidikan keilmuan yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dengan kekhasan pada kajian politik identitas, inovasi demokrasi, dan praktik politicalpreneurship, yang adaptif dan berkontribusi bagi penguatan keilmuan dan praktik politik tingkat lokal, nasional, dan global.
Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan Ilmu Politik yang berkualitas serta berkomitmen terhadap pengembangan nilai demokrasi yang berkeadilan.
  2. Melaksanakan, mengembangkan dan menyebarluaskan penelitian bidang ilmu politik yang mendukung pengembangan keilmuan dan kebutuhan praksis dalam masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat bidang Ilmu politik dalam upaya penguatan civil society.
  4. Menjalin kemitraan strategis dengan stakeholder dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Tujuan
  1. Menghasilkan sarjana Ilmu Politik yang berdaya saing yang berkaitan dengan keilmuan dan kebutuhan zaman serta mempunyai persfektif kebangsaan.
  2. Menghasilkan karya penelitian yang berorientasi pada pengembangan Ilmu Pollitik dan berimplikasi terhadap pemecahan masalah pemerintahan dalam masyarakat
  3. Menghasilkan program pengabdian masyarakat yang memberikan sumbangsih bagi pemberdayaan masyarakat, kualitas kebijakan dan program pemerintah.
  4. Menjalin dan menjadi bagian dari jejaring kerjasama institusi pendidikan dan penelitian, pemerintahan (negara) untuk menjamin keberlanjutan program studi.
  5. Memperkuat terciptanya budaya akademis yang yang egaliter dan interaktif dan harmonis.

Nilai_dasar
  1. 1. Integritas Akademik Menjunjung tinggi kejujuran ilmiah, etika akademik, dan tanggung jawab intelektual dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  2. 2. Nasionalisme dan Kebangsaan Mengembangkan ilmu politik yang berlandaskan nilai kebangsaan, demokrasi, dan komitmen terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  3. 3. Kritis dan Ilmiah Mendorong tradisi berpikir kritis, analitis, dan berbasis data dalam memahami fenomena politik lokal, nasional, maupun global.
  4. 4. Inovasi Demokrasi Mengembangkan gagasan, penelitian, dan praktik politik yang inovatif untuk memperkuat kualitas demokrasi dan tata kelola publik.
  5. 5. Politicalpreneurship Menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kreativitas, dan kewirausahaan politik (politicalpreneur) yang mampu menciptakan solusi inovatif bagi persoalan politik dan sosial.

Capaian Lulusan Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
PLO-1 Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-2 Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-3 Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-4 Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-5 Mampu menginternalisasi nilai, norma, etika akademik serta kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat dan bernegara. (CPL Asosiasi)

PLO-6 Memahami konsep-konsep dasar, teori dan dasar metodologi ilmu politik. (CPL Asosiasi)

PLO-7 Mampu menganalisis fenomena politik dan isu-isu kontemporer. (CPL Asosiasi)

PLO-8 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, inovatif dalam mengimplementasikan iptek di bidang ilmu politik. (CPL Asosiasi)

PLO-9 Mampu mengkomunikasikan gagasan dan hasil kajian politik secara efektif melalui media serta membangun jejaring kerja lintas sektor di era digital

PLO-10 Mampu mengembangkan diri secara profesional sebagai ilmuan, serta memelihara dan mengembangkan jaringan kerja, praktisi, dan komunikator politik yang adaptif terhadap perkembangan industri politik di tengah dinamika kebangsaan.

Occupational Profiles Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
  • Ilmuwan Politik

    Ilmuwan politik merupakan sarjana Ilmu Politik yang memiliki kompetensi dalam pengembangan keilmuan politik melalui kegiatan akademik dan penelitian. Lulusan pada profil ini memiliki kemampuan melakukan analisis politik berbasis teori dan metodologi ilmiah, melakukan riset politik, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu politik melalui penelitian, publikasi ilmiah, maupun kegiatan akademik lainnya.

  • Praktisi Politik

    Praktisi politik merupakan sarjana Ilmu Politik yang mampu berperan secara profesional dalam praktik politik dan tata kelola pemerintahan. Lulusan pada profil ini dapat berkiprah sebagai pengurus partai politik, pengelola organisasi politik, staf lembaga pemerintahan, maupun pengambil kebijakan di tingkat daerah maupun nasional dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, etika politik, serta kepemimpinan yang demokratis.

  • Jurnalis Politik

    Jurnalis politik merupakan sarjana Ilmu Politik yang memiliki kemampuan dalam bidang jurnalisme politik dan pemerintahan. Lulusan pada profil ini mampu menyampaikan informasi politik secara akurat, objektif, dan bertanggung jawab melalui berbagai media massa maupun media digital, serta berperan dalam meningkatkan literasi politik masyarakat dan memperkuat kualitas demokrasi melalui penyampaian informasi yang kredibel.


Struktur Kurikulum
Universitas Negeri Surabaya

Kurikulum Transformasi S1 Ilmu Politik 2024--2028

Semester ke 1

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
100000202x Pendidikan Agama (Wajib memilih salah satu)
    -  Agama Islam
    -  Agama Katholik
    -  Agama Protestan
    -  Agama dan Politik
2.00
1000002018 PANCASILA EDUCATION 2.00
6720102008 INDONESIAN POLITICAL THOUGHT 2.00
6720102004 INTRODUCTION TO CULTURAL ANTHROPOLOGY 2.00
6720102002 INTRODUCTION TO INTERNATIONAL RELATIONS 2.00
6720102003 INTRODUCTION TO ECONOMICS 2.00
6720102007 INTRODUCTION TO POLITICAL SCIENCE 2.00
6720102006 INTRODUCTION TO SOCIOLOGY 2.00
6720103001 SISTEM POLITIK INDONESIA 2.00
6720102014 TEKNIK PENULISAN ILMIAH 2.00

Semester ke 2

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
6720102010 DEMOCRACY AND POLITICAL DEVELOPMENT 2.00
1000002181 2.00
1000002033 CITIZENSHIP 2.00
6720102009 COMMUNICATION AND POLITICAL 2.00
1000002046 LITERASI DIGITAL 2.00
6720102039 WESTERN POLITICAL THOUGHT 2.00
6720102011 AND REGIONAL AUTONOMY 2.00
6720103048 PUBLIC POLICY THEORY 3.00
6720103047 POLITICAL THEORY 3.00

Semester ke 3

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
1000002003 INDONESIAN 2.00
1000002177 ENGLISH 2.00
6720102022 BUREAUCRACY AND POLITICS 2.00
6720103053 3.00
6720102038 ETHICS POLITICS 2.00
1000002047 PHYSICAL EDUCATION AND FITNESS 2.00
6720102050 2.00
6720103054 3.00
6720103051 3.00

Semester ke 4

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
6720102030 QUALITATIVE DATA ANALYST 2.00
6720102017 CIVIL SOCIETY AND COMMUNITY EMPOWERMENT 2.00
6720102018 HUMAN RIGHTS AND GENDER POLITICS 2.00
1000002176 ENTREPRENEURSHIP 2.00
6720100033 MARKETING POLITICS 2.00
6720102029 POLITICAL PARTIES AND 2.00
6720102042 ISLAMIC POLITICAL THOUGHT 2.00
6720102025 COMPARATIVE POLITICS 3.00
6720102026 POLITICS AND NEW MEDIA 2.00
6720102046 VILLAGE POLITICS 2.00
6720102027 POLITICS IDENTITY AND SOCIAL MOVEMENTS 3.00

Semester ke 5

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
6720102040 ECONOMIC ELECTIONS 2.00
6720102057 2.00
1000020103 APPRENTICESHIP 20.00

Semester ke 6

Semester ke 7

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
1000020155 FINAL PROJECT SEMINAR 2.00
1000004105 THESIS 4.00
Evaluasi Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya

Evaluasi kurikulum pada Program Studi Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu akademik untuk memastikan kesesuaian kurikulum dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan pemangku kepentingan, serta tuntutan dunia kerja. Proses evaluasi dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, antara lain dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, asosiasi keilmuan, serta mitra institusi yang relevan. Melalui mekanisme ini, program studi dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kurikulum yang berjalan, sekaligus memperoleh masukan strategis terkait relevansi mata kuliah, kedalaman materi, serta kesesuaian capaian pembelajaran lulusan dengan dinamika perkembangan ilmu politik. Evaluasi ini juga mempertimbangkan perkembangan metode pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital, serta kebutuhan kompetensi baru seperti kemampuan analisis data, komunikasi politik digital, dan pendekatan interdisipliner dalam kajian politik.

Hasil evaluasi kurikulum kemudian menjadi dasar dalam penyempurnaan struktur kurikulum, pembaruan materi pembelajaran, serta penguatan integrasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam konteks Prodi Ilmu Politik UNESA, evaluasi kurikulum diarahkan untuk memperkuat kekhasan keilmuan program studi yang menitikberatkan pada kajian politik identitas, inovasi demokrasi, dan praktik politicalpreneurship. Dengan demikian, kurikulum tidak hanya menekankan penguasaan konsep dan teori politik, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan praktis, kemampuan analisis kritis, serta kapasitas kepemimpinan dan kewirausahaan politik. Melalui evaluasi yang berkelanjutan, kurikulum diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan memiliki daya saing dalam berbagai sektor profesi yang berkaitan dengan bidang politik, kebijakan publik, media, maupun organisasi masyarakat sipil.

Rekap PLO Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
Nama Matakuliah Sks Program Learning Outcomes PLO) Total
PLO1PLO2PLO3PLO4PLO5PLO6PLO7PLO8PLO9PLO10
Introduction to Cultural Anthropology 2 42.86% 28.57% 28.57% 100 %
Introduction to Political Science 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Introduction to Economics 2 50% 25% 25% 100 %
Philosophy of Science 2 100% 100 %
Sistem Politik Indonesia 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Indonesian Political Thought 2 50% 25% 25% 100 %
Communication and Political 2 25% 25% 25% 25% 100 %
and Regional Autonomy 2 20% 20% 40% 20% 100 %
Civil Society and Community Empowerment 2 25% 25% 50% 100 %
Political Parties and 2 100% 100 %
Economic Elections 2 40% 60% 100 %
Ethics Politics 2 25% 50% 25% 100 %
Ekonomi Politik 2 100% 100 %
Western Political Thought 2 50% 25% 25% 100 %
Marketing Politics 0 100% 100 %
Religion and Politics 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Qualitative Data Analyst 2 50% 25% 25% 100 %
Politics Identity and Social Movements 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Political Geography 2 100% 100 %
Politics and New Media 2 100% 100 %
Islamic Political Thought 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Bureaucracy and Politics 2 14.29% 28.57% 28.57% 28.57% 100 %
Comparative Politics 2 30% 30% 20% 20% 100 %
Human Rights and Gender Politics 2 25% 25% 50% 100 %
Public Speaking 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Statistik Sosial 2 100% 100 %
Political Theory Theory 2 11.11% 11.11% 33.33% 22.22% 22.22% 99.99 %
Village Politics 2 20% 20% 20% 40% 100 %
Political Theory 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Public Policy Theory 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya

Rancangan Kurikulum

Rancangan kurikulum Program Studi Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya disusun dengan mengacu pada visi keilmuan program studi yang menekankan pengembangan kajian politik identitas, inovasi demokrasi, dan praktik politicalpreneurship. Kurikulum dirancang berbasis capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), serta mengacu pada rumusan kompetensi yang ditetapkan oleh asosiasi keilmuan ilmu politik. Melalui pendekatan ini, kurikulum dirancang untuk memastikan keterpaduan antara penguasaan konsep dan teori politik, kemampuan metodologis dalam penelitian, serta keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Struktur kurikulum dikembangkan secara sistematis mulai dari mata kuliah dasar keilmuan, mata kuliah inti ilmu politik, hingga mata kuliah peminatan dan praktik lapangan yang mendukung penguatan kompetensi mahasiswa.

Selain itu, rancangan kurikulum juga mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika sosial-politik yang terus berkembang. Oleh karena itu, kurikulum dirancang dengan mengintegrasikan pendekatan interdisipliner, pemanfaatan teknologi digital dalam analisis politik, serta penguatan keterampilan komunikasi politik, advokasi kebijakan, dan analisis data politik. Dengan struktur tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai fenomena politik, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam konteks praktik politik, kebijakan publik, maupun dinamika demokrasi di masyarakat.

Pengembangan Kurikulum

Pengembangan kurikulum di Program Studi Ilmu Politik dilakukan secara berkelanjutan melalui mekanisme evaluasi dan peninjauan kurikulum secara periodik dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, asosiasi profesi, serta mitra institusi. Proses pengembangan kurikulum ini bertujuan untuk memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan tetap relevan dengan perkembangan ilmu politik, kebutuhan pasar kerja, serta tuntutan kompetensi lulusan di era global dan digital. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai dasar dalam melakukan penyempurnaan struktur kurikulum, pembaruan materi pembelajaran, serta penguatan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif.

Dalam proses pengembangannya, kurikulum juga diarahkan untuk memperkuat kekhasan program studi melalui integrasi konsep politicalpreneurship, yaitu kemampuan mengembangkan inovasi dan inisiatif dalam praktik politik dan tata kelola publik. Selain itu, pengembangan kurikulum juga menekankan penguatan pengalaman belajar mahasiswa melalui kegiatan praktik seperti penelitian lapangan, magang di lembaga pemerintahan atau organisasi masyarakat sipil, serta keterlibatan dalam proyek kebijakan dan advokasi sosial. Dengan pendekatan tersebut, kurikulum diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, inovasi, dan adaptasi terhadap perubahan dalam lingkungan politik yang dinamis.