•  

Our Top Course
Komunikasi Pembelajaran
( 16 Sections)
 
Pengembangan Media Foto
( 16 Sections)
 

Course Kimia Forensik

Program Studi S2 Kimia UNESA

 
Card image

Course Description

Mata kuliah ini membahas mengenai prinsip dasar kimia forensik, etika profesi, serta prosedur penanganan dan pengamanan bukti fisik (chain of custody) di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, mahasiswa akan mempelajari penerapan teknik analisis kimia modern untuk mengidentifikasi berbagai sampel forensik, seperti toksikologi (racun anorganik, racun organik, dan pestisida), narkotika dan obat-obatan terlarang (NAPZA), alkohol/senyawa volatil, bercak darah, trace evidence (cat, kaca, serat), residu tembakan (gunshot residue), bahan peledak, dokumen dan tinta, bahan pemicu kebakaran (arson/accelerants), hingga dasar kimia pada profiling DNA. Mata kuliah ini juga melatih mahasiswa untuk mengintegrasikan berbagai instrumentasi analisis modern (seperti GC-MS, LC-MS/MS, FTIR, ICP-MS, SEM-EDX, dan Raman Spectroscopy) guna mengevaluasi data analisis serta menyusun Laporan Saksi Ahli (expert witness report) yang siap dipresentasikan dalam simulasi persidangan (moot court).

Program Objectives (PO)

  • Mahasiswa mampu memahami definisi, batasan dan tujuan mata kuliah Analisis Kimia Forensik sebagai salah satu bagian dari Kimia analisis;
  • Mahasiswa mampu melakukan teknik sampling dengan benar sesuai dengan jenis sampel yang ada pada Analisis Forensik;
  • Mahasiswa menguasai konsep teoretis instrumen analisis kimia (uji presumtif/konfirmatif serologi, FTIR, serta teknik biomolekuler ekstraksi-amplifikasi DNA) dan cara pengoperasiannya untuk analisis bercak darah dan profiling DNA forensik.
  • Mahasiswa menguasai konsep teoretis instrumen kimia mutakhir (GC-MS, LC-MS/MS, ICP-MS, headspace GC) dan cara pengoperasiannya untuk analisis toksikologi forensik (racun anorganik, racun organik, pestisida), NAPZA, serta alkohol/senyawa volatil.
  • Mahasiswa menguasai konsep teoretis instrumen kimia mutakhir (SEM-EDX, FTIR, Raman Spectroscopy) dan cara pengoperasiannya untuk analisis residu tembakan (GSR), bahan peledak (explosives), serta dokumen dan tinta forensik.
  • Mahasiswa mampu mengambil keputusan dalam menyelesaikan masalah investigasi kebakaran (arson) berdasarkan kajian analisis/eksperimental terhadap data identifikasi bahan pemicu kebakaran, serta menyusun dan mempresentasikan Laporan Saksi Ahli (expert witness report) dalam simulasi persidangan (moot court).

Aktifitas Pembelajaran

  • Pertemuan 1
    Batasan kimia forensik, peran saksi ahli, kode etik analisis, dan regulasi hukum (chain of custody).
    • Date  7 September 2026

  • Pertemuan 2
    Prosedur penanganan TKP dan klasifikasi jenis sampel forensik.
    • Date  14 September 2026

  • Pertemuan 3
    Melakukan simulasi pengambilan dan pengemasan sampel forensik sesuai prinsip chain of custody.
    • Date  21 September 2026

  • Pertemuan 4
    Prinsip serologi forensik serta melakukan uji presumtif dan konfirmatif bercak darah (Kastle-Meyer, Luminol, ABO), termasuk interpretasi pola bercak darah (BPA) dan aplikasi FTIR untuk konfirmasi.
    • Date  28 September 2026

  • Pertemuan 5
    Dasar kimia ekstraksi-amplifikasi DNA (teknik biomolekuler) dan aplikasinya dalam profiling forensik.
    • Date  5 Oktober 2026

  • Pertemuan 6
    3 menjelaskan dasar kimia ekstraksi-amplifikasi DNA (teknik biomolekuler) dan aplikasinya dalam profiling forensik.
    • Date  12 Oktober 2026

  • Pertemuan 7
    Struktur dan jalur metabolit racun organik dan pestisida menggunakan GC-MS.
    • Date  19 Oktober 2026

  • Pertemuan 8
    Melakukan ekstraksi cair-cair dan uji konfirmasi NAPZA (obat-obatan terlarang).
    • Date  26 Oktober 2026

  • Pertemuan 9
    Menganalisis kadar alkohol dalam sampel biologis (darah, urin, napas) menggunakan headspace GC.
    • Date  2 November 2026

  • Pertemuan 10
    Hasil analisis senyawa volatil lain dalam konteks kasus forensik (mis. kasus DUI/keracunan inhalan).
    • Date  9 November 2026

  • Pertemuan 11
    Mekanisme terbentuknya residu tembakan (GSR) dan metode deteksinya menggunakan SEM-EDX.
    • Date  16 November 2026

  • Pertemuan 12
    Jenis dan komposisi kimia bahan peledak (explosives) pasca ledakan.
    • Date  23 November 2026

  • Pertemuan 13
    Melakukan analisis forensik dokumen, tinta, dan kertas menggunakan metode uji non-destruktif.
    • Date  30 November 2026

  • Pertemuan 14
    Prinsip investigasi kebakaran dan mengidentifikasi pola serta penyebab kebakaran.
    • Date  7 Desember 2026

  • Pertemuan 15
    Bahan pemicu kebakaran (accelerants) menggunakan GC-MS dan menyusun serta mempresentasikan Laporan Saksi Ahli untuk simulasi persidangan (moot court).
    • Date  14 Desember 2026

  • Pertemuan 16
    UAS
    • Date  21 Desember 2026

Lecturer

INDAH ARDININGSIH
INDAH ARDININGSIH
  • 215,475 Reviews4.8 Rating

MARIA MONICA SIANITA BASUKIWARDOJO
MARIA MONICA SIANITA BASUKIWARDOJO
  • 215,475 Reviews4.8 Rating

PIRIM SETIARSO
PIRIM SETIARSO
  • 215,475 Reviews4.8 Rating

Video Images
Preview this course
 
 
  • Program StudiS2 Kimia
  • Semester3
  • Lectures3
Difficult Things About Education.
$75$10