Course Description
Mata kuliah Terapi Sumber Fisis I membahas konsep dasar, prinsip ilmiah, serta aplikasi berbagai modalitas fisik dalam fisioterapi, seperti panas, dingin, listrik, dan cahaya. Mahasiswa akan mempelajari mekanisme kerja, indikasi, kontraindikasi, serta prosedur penggunaan terapi sumber fisis secara aman, efektif, dan berbasis bukti.
Sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), mata kuliah ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran interaktif, praktik laboratorium, studi kasus, dan evaluasi yang mendorong keterampilan kritis, analitis, dan reflektif. Proses pembelajaran menekankan inklusivitas, relevansi dengan kebutuhan masyarakat, serta penguatan kapasitas profesional fisioterapi di tingkat nasional maupun global.
Dalam konteks SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), mata kuliah ini juga menekankan pentingnya kolaborasi interprofesional dan kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan lain, institusi pendidikan, komunitas, dan organisasi internasional. Mahasiswa diarahkan untuk memahami peran kemitraan dalam memperluas akses layanan fisioterapi, meningkatkan efektivitas intervensi, serta mendukung keberlanjutan program kesehatan berbasis terapi sumber fisis.
Dengan demikian, mata kuliah ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial sesuai dengan agenda pembangunan global.
Program Objectives (PO)
- Mampu melaksanakan aplikasi terapi sumber fisis berbasis nilai agama dan budaya nasional serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya
- Mampu mengembangkan pemikiran logis dan kreatif dalam merancang pemberian terapi sumber fisis dengan sikap bertanggungjawab
- Mampu menganalisis berbagai modalitas elektrofisika serta menginterpretasi pemahaman IPTEKS melalui sumber rujukan bermutu dan sahih
- Mampu mengimplementasikan fisioterapi sesuai standar kompetensi melalui penerapan terapi sumber fisis pada bidang kesehatan olahraga prestasi, olahraga rekreasi, dan disabilitas