Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S1 Pendidikan Luar Biasa

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Orientasi Mobilitas Sosial Komunikasi

8620202455

T=2

P=0

ECTS=3.18

4

8 September 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




KHOFIDOTUR ROFIAH

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-8

Merancang kurikulum dan program layanan pendidikan khusus

PLO-9

Terampil memberikan layanan akademik dan program kebutuhan khusus bagi PDBK

PLO-10

Memanfaatkan media dan teknologi asistif dalam layanan pendidikan khusus

Program Objectives (PO)

PO - 1

Memanfaatkan TIK untuk memperoleh informasi tentang Orientasi, Mobilitas, Sosial dan komunikasi

PO - 2

Mampu memahami tentang konsep dasar Orientasi, Mobilitas, Sosial dan komunikasi

PO - 3

Mampu memahami tentang prinsip dan strategi layanan Orientasi, Mobilitas, Sosial dan komunikasi

PO - 4

Mampu mengembangkan keterampilan Orientasi, Mobilitas, Sosial dan komunikasi bagi Tunanetra

Matrik PLO-PO

 
POPLO-4PLO-8PLO-9PLO-10
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi (OMSK) ini mengkaji tentang : 1) konsep dasar OMSK, yang terdiri pengertian, OMSK sebagai kebutuhan dasar, peranan dalam pendidikan dan rehabilitasi, 2) Prinsip dan Strategi Layanan OMSK yang terdiri : a) tujuan, program dan pendekatan layanan OMSK, b) system dan prosedur layanan OMSK, c) Lokasi, waktu dan pelaksanaan OMSK, 3) Pengembangan dasar keterampilan OMSK, yang terdiri : a) alat bantu OMSK, b) pengembangan indera, c) pengembangan keterampilan orientasi, d) pengembangan citra tubuh, dan pengembangan koordinasi motoric. 4) Mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis TIK. Perkuliahan dilaksanakan dengan sistem presentasi, diskusi, tugas proyek, dan refleksi.

Pustaka

Utama :

  1. Purwaka Hadi. 2005. Kemandirian Tunanetra. Jakarta: Depdiknas.
  2. Suwandi Munawar. 2013. Mengenal dan Memahami Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Luxima Metro media.
  3. Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
  4. Thiagarajan Sivasailam; Dorothy S.Semmel; Melvyn I Semmel. 1974. Instructional Development For Training Teachers Of Exceptional Children, A Sourbook. Indiana Univ Bloongminton: Center for Inovation in Teaching the Handicapped.
  5. Depdiknas. 2014. Program Pengembangan Kekhususan. Jakarta: Depdiknas.
  6. Departemen Sosial Republik Indonesia. 2002. Panduan Orientasi dan Mobilitas Panti Sosial Penyandang Cacat Netra. Jakarta:Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial.

Pendukung :

  1. Mukhtar dan Iskandar. 2012. Desain Pembelajaran Berbasis TIK. Jakarta.
  2. Dede Idawati. 2020. DESAIN KURIKULUM FUNGSIONAL Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi Tunanetra Usia 7-8 Tahun. Jakarta : Penerbit Jakad Media Publishing.
  3. Murtadlo. 2022. Pelatihan Program Kekhususan Orientasi dan Mobilitas bagi Guru Sekolah Dasar
  4. Beny, Acep Ovel Novari. 2025. Pengembangan Augmented Reality Bagi Pendamping Awas Tunanetra
  5. Beny, Acep Ovel Novari. 2022. Pelatihan Program Kekhususan Orientasi dan Mobilitas bagi Guru Sekolah Dasar

Dosen Pengampu

Dr. H. Pamuji, M.Kes.

Acep Ovel Novari Beny, M.Pd.

Riski Prasetya Arbi, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Memahami konsep Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi (OMSK)

a.Menjelaskan pengertian Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi (OMSK) b.Menjelaskan OMSK sebagai kebutuhan dasar anak tunanetra

Kriteria:
  1. a. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. b. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. c. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. d. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi, Tugas dan Refleksi
2 X 50

Materi: pengertian Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi
Pustaka: Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
5%

2

Minggu ke 2

Memahami konsep Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi (OMSK)

a.Menjelaskan pengertian Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi (OMSK) b.Menjelaskan OMSK sebagai kebutuhan dasar anak tunanetra

Kriteria:
  1. a. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. b. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. c. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. d. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi, Tugas dan Refleksi
2 X 50
daring
Materi: pengertian Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi
Pustaka: Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
5%

3

Minggu ke 3

Memahami Prinsip dan Strategi Layanan OMSK

  1. Menjelaskan tujuan OMSK
  2. Menjelaskan program OMSK,
  3. Menjelaskan pendekatan layanan OMSK,
  4. Menjelaskan system dan prosedur layanan OMSK
Kriteria:
  1. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi, Tugas dan Refleksi
2 X 50

Materi: Prinsip dan Strategi Layanan OMSK
Pustaka: Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
5%

4

Minggu ke 4

Memahami Prinsip dan Strategi Layanan OMSK

  1. Menjelaskan tujuan OMSK
  2. Menjelaskan program OMSK,
  3. Menjelaskan pendekatan layanan OMSK,
  4. Menjelaskan system dan prosedur layanan OMSK
Kriteria:
  1. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Presentasi, Diskusi, Tugas dan Refleksi
2 X 50

Materi: Prinsip dan Strategi Layanan OMSK
Pustaka: Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
5%

5

Minggu ke 5

Memahami Prinsip dan Strategi Layanan OMSK

  1. Menjelaskan tujuan OMSK
  2. Menjelaskan program OMSK,
  3. Menjelaskan pendekatan layanan OMSK,
  4. Menjelaskan system dan prosedur layanan OMSK
Kriteria:
  1. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Presentasi, Diskusi, Tugas dan Refleksi
2 X 50

Materi: Prinsip dan Strategi Layanan OMSK
Pustaka: Suwandi Munawar. 2013. Mengenal dan Memahami Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Luxima Metro media.
5%

6

Minggu ke 6

Memahami Prinsip dan Strategi Layanan OMSK

  1. Menjelaskan tujuan OMSK
  2. Menjelaskan program OMSK,
  3. Menjelaskan pendekatan layanan OMSK,
  4. Menjelaskan system dan prosedur layanan OMSK
Kriteria:
  1. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Presentasi, Diskusi, Tugas dan Refleksi
2 X 50

Materi: Prinsip dan Strategi Layanan OMSK
Pustaka: Suwandi Munawar. 2013. Mengenal dan Memahami Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Luxima Metro media.
5%

7

Minggu ke 7

Memahami pengembangan dasar keterampilan OMSK

  1. Menjelaskan alat bantu OMSK
  2. Menjelaskan alat bantu elektrik,
  3. Menjelaskan alat bantu manual
  4. Menjelaskan alat bantu makluk hidup
Kriteria:
  1. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Presentasi, Diskusi, Tugas dan Refleksi
2 X 50

Materi: pengembangan dasar keterampilan OMSK
Pustaka: Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
5%

8

Minggu ke 8

UTS

UTS

Kriteria:

Skor 0 - 100


Bentuk Penilaian :
Tes
UTS
2 X 50

Materi: UTS
Pustaka: Suwandi Munawar. 2013. Mengenal dan Memahami Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Luxima Metro media.
10%

9

Minggu ke 9

Memahami cara mengenalkan interkasi sosial bagi tunanetra.

  • Menjelaskan mengunakan kemampuan sisa penglihatan.
  • Menjelaskan cara meningkatkan kemampuan pendengaran

Kriteria:

Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi, Pemberian tugas, Refleksi

2 X 50

Materi: mengenalkan interkasi sosial bagi tunanetra
Pustaka: Departemen Sosial Republik Indonesia. 2002. Panduan Orientasi dan Mobilitas Panti Sosial Penyandang Cacat Netra. Jakarta:Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial.
5%

10

Minggu ke 10

Memahami cara mengenalkan komunikasi sosial anak tunanetra.

  • Menjelaskan citratubuh
  • Kemampuan mengenal atas, bawah, kanan – kiri,
  • Mengenal serong kanan-kiri

Kriteria:

Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Presentasi, Diskusi, Pemberian tugas, Refleksi
2 X 50

Materi: mengenalkan komunikasi sosial anak tunanetra
Pustaka: Departemen Sosial Republik Indonesia. 2002. Panduan Orientasi dan Mobilitas Panti Sosial Penyandang Cacat Netra. Jakarta:Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial.
5%

11

Minggu ke 11

Memahami cara mengenalkan perilaku sosial bagi anak tunanetra.

  1. Menjelaskan persepsi visual
  2. Menjelaskan persepsi audio
  3. Menjelaskan persepsi penciuman
  4. Menjelaskan informasi yang diraba
  5. Menjelaskan informasi yang dirasa
Kriteria:
  1. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Presentasi, Diskusi, Pemberian tugas, Refleksi
2 X 50

Materi: mengenalkan perilaku sosial bagi anak tunanetra
Pustaka: Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
5%

12

Minggu ke 12

Memahami cara mengenalkan keterampilan sosial bagi anak tunanetra

  1. Menjelaskan posisi berbaring,
  2. Menjelaskan posisi duduk,
  3. Menjelaskan posisi berdiri, berjalan dan berlari
Kriteria:
  1. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi, Diskusi, Pemberian tugas, Refleksi
2 X 50

Materi: mengenalkan keterampilan sosial bagi anak tunanetra
Pustaka: Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
5%

13

Minggu ke 13

Memahami cara mengenalkan konflik sosial anak tunanetra.

  • Menjelaskan program semesteran
  • Menjelaskan cara menyusun RPP
  • Menjelaskan Metode dan media untuk pembelajaran
  • Menjelaskan materi pembelajaran

Kriteria:

Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi,Pemberian tugas, Refleksi

2 X 50

Materi: konflik sosial anak tunanetra
Pustaka: Dede Idawati. 2020. DESAIN KURIKULUM FUNGSIONAL Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi Tunanetra Usia 7-8 Tahun. Jakarta : Penerbit Jakad Media Publishing.
5%

14

Minggu ke 14

Memahami cara mengenalkan mobilitas sosial anak tunanetra.

  1. Melaksanakan simulasi dalam kelas.
  2. Melaksanakan praktek OMSK di Lapangan
Kriteria:
  1. Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
  2. Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
  3. Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
  4. Skor 1 jika tidak dilakukan

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Presentasi, Diskusi, Pemberian tugas, Refleksi
2 X 50

Materi: mobilitas sosial anak tunanetra
Pustaka: Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
5%

15

Minggu ke 15

Memahami cara mengenalkan bencana sosial anak tunanetra. 

Menjelaskan penilaian kinerja OMSK

Kriteria:

Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik,
Skor 3 jika dilakukan dengan baik,
Skor 2 jika dilakukan dengan cukup,
Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi, Pemberian tugas, Refleksi

2 X 50

Materi: mengenalkan bencana sosial anak tunanetra
Pustaka: Suwandi Munawar. 2013. Mengenal dan Memahami Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Luxima Metro media.
5%

16

Minggu ke 16

UAS

UAS

Kriteria:

Skor 0 - 100


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
UAS
2 X 50

Materi: UAS
Pustaka: Irham Hosni. 1996. Buku Ajar Orientasi dan Mobilitas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 38.34%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 33.34%
3. Penilaian Portofolio 10%
4. Praktik / Unjuk Kerja 4.17%
5. Tes 14.17%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.