Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Desain Kebijakan Pendidikan Berbasis Riset

8800503016

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=1

ECTS=7.56

2

7 Januari 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Rofik Jalal Rosyanafi, M.Pd.




Dr. Widodo, M.Pd.




GUNARTI DWI LESTARI

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-6

Mampu merancang dan melaksanakan penelitian pendidikan berbasis mono, multi, inter, dan transdisipliner secara inovatif dan beretika akademik

PLO-7

Mampu menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi nasional maupun internasional berbasis hasil penelitian pendidikan

PLO-8

Mampu menganalisis, merancang, dan mengevaluasi kebijakan pendidikan berbasis data dan evidence-based research

PLO-9

Mampu mengembangkan inovasi pendidikan berbasis teknologi, transformasi digital, dan kearifan lokal

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mampu menjelaskan paradigma, konsep, dan teori desain kebijakan pendidikan berbasis riset dalam konteks pengembangan pendidikan nasional dan global.

PO - 2

Mampu mengidentifikasi dan memetakan isu strategis pendidikan berbasis data empiris dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar desain kebijakan pendidikan.

PO - 3

Mampu menganalisis keterkaitan antara hasil penelitian pendidikan dengan proses formulasi kebijakan pendidikan berbasis evidence-based research.

PO - 4

Mampu mengevaluasi model-model kebijakan pendidikan berdasarkan efektivitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap transformasi pendidikan.

PO - 5

Mampu merancang alternatif desain kebijakan pendidikan berbasis hasil penelitian mono, multi, dan interdisipliner secara inovatif dan kontekstual.

PO - 6

Mampu mengembangkan kerangka policy brief dan desain rekomendasi kebijakan pendidikan berbasis analisis data dan kajian akademik.

PO - 7

Mampu mengintegrasikan transformasi digital, tata kelola pendidikan, dan kearifan lokal dalam pengembangan desain kebijakan pendidikan.

PO - 8

Mampu mempresentasikan hasil desain kebijakan pendidikan secara argumentatif, sistematis, dan akademik dalam forum ilmiah.

PO - 9

Mampu menyusun artikel ilmiah atau policy paper terkait desain kebijakan pendidikan sesuai etika akademik dan standar publikasi ilmiah bereputasi.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-3PLO-6PLO-7PLO-8PLO-9
PO-1     
PO-2     
PO-3     
PO-4     
PO-5     
PO-6     
PO-7     
PO-8     
PO-9     

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Desain Kebijakan Pendidikan Berbasis Riset bertujuan mengembangkan kemampuan doktoral mahasiswa dalam merancang kebijakan pendidikan berbasis evidence-based research melalui pendekatan ilmiah, multidisipliner, dan kontekstual. Perkuliahan membahas paradigma desain kebijakan pendidikan, model formulasi kebijakan, policy design framework, integrasi hasil penelitian dalam pengambilan keputusan pendidikan, policy mapping, policy implementation strategy, serta pengembangan inovasi kebijakan pendidikan berbasis transformasi digital dan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa diarahkan untuk melakukan analisis kritis terhadap isu strategis pendidikan nasional dan global serta mengembangkan alternatif desain kebijakan pendidikan berbasis data empiris dan kajian akademik. Perkuliahan menekankan kemampuan analitis, problem solving, policy innovation, dan pengembangan rekomendasi kebijakan yang aplikatif, adaptif, dan berkelanjutan. Luaran mata kuliah berupa policy design framework, policy brief, strategic educational policy paper, dan artikel ilmiah bereputasi.

Pustaka

Utama :

  1. Widodo, W., Mundzir, S., Fatchan, A., & Hardika, H. (2017, January). Analysis of non-formal education leadership. In 3rd NFE Conference on Lifelong Learning (NFE 2016) (pp. 230-235). Atlantis Press.
  2. Anderson, J. E. (2015). Public policymaking: An introduction (8th ed.). Cengage Learning.
  3. Arwildayanto, A., Suking, A., & Sumar, W. T. (2018). Analisis kebijakan pendidikan: Kajian teoretis, eksploratif, dan aplikatif. CV Cendekia Press.
  4. Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.
  5. Fattah, N. (2012). Analisis kebijakan pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
  6. Hill, M., & Hupe, P. (2009). Implementing public policy: An introduction to the study of operational governance (2nd ed.). SAGE Publications.

Pendukung :

  1. Nugroho, R. (2018). Public policy. Elex Media Komputindo.
  2. OECD. (2020). Education policy outlook 2020: Shaping responsive and resilient education in a changing world. OECD Publishing.
  3. Weimer, D. L., & Vining, A. R. (2017). Policy analysis: Concepts and practice (6th ed.). Routledge.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si.

Dr. Nunuk Hariyati, S.Pd., M.Pd.

Dr. Binar Kurnia Prahani, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mampu menjelaskan hakikat, paradigma, ruang lingkup, dan karakteristik desain kebijakan pendidikan berbasis riset secara kritis dan sistematis.

  1. Ketepatan menjelaskan konsep kebijakan pendidikan
  2. Kemampuan membedakan kebijakan dan administrasi pendidikan
  3. Kemampuan menjelaskan evidence-based policy
  4. Keaktifan dalam diskusi ilmiah
Kriteria:
  1. Ketepatan konsep
  2. Kedalaman analisis
  3. Keterkaitan argumentasi dengan konteks pendidikan
  4. Kejelasan komunikasi akademik

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Interactive lecture dan reflective discussion
1x50
Video learning, literature review, asynchronous discussion
2x50
Materi: Konsep dasar kebijakan pendidikan
Pustaka: Bardach, E., & Patashnik, E. M. (2020). A practical guide for policy analysis: The eightfold path to more effective problem solving (6th ed.). CQ Press.

Materi: Paradigma, Ruang Lingkup, dan Implementasi Evidence-Based Policy dalam Kebijakan Pendidikan Nasional dan Global
Pustaka: Widodo, W., Mundzir, S., Fatchan, A., & Hardika, H. (2017, January). Analysis of non-formal education leadership. In 3rd NFE Conference on Lifelong Learning (NFE 2016) (pp. 230-235). Atlantis Press.
5%

2

Minggu ke 2

Mampu mengidentifikasi isu strategis pendidikan berbasis data empiris dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar desain kebijakan pendidikan.

  1. Ketepatan identifikasi isu pendidikan
  2. Kemampuan menggunakan data empiris
  3. Kemampuan memetakan masalah kebijakan
  4. Kualitas analisis kasus
Kriteria:
  1. Ketepatan identifikasi masalah
  2. Kedalaman analisis data
  3. Relevansi isu strategis
  4. Kemampuan berpikir sistematis

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case discussion dan academic review
1x50
Data exploration dan collaborative issue mapping
2x50
Materi: Identifikasi Isu Strategis dan Pemetaan Masalah Pendidikan Berbasis Data Empiris dan Analisis Kebutuhan Masyarakat
Pustaka: Widodo, W., Mundzir, S., Fatchan, A., & Hardika, H. (2017, January). Analysis of non-formal education leadership. In 3rd NFE Conference on Lifelong Learning (NFE 2016) (pp. 230-235). Atlantis Press.
5%

3

Minggu ke 3

Mampu menganalisis keterkaitan hasil penelitian pendidikan dengan proses formulasi kebijakan pendidikan berbasis evidence-based research.

  1. Ketepatan analisis hasil penelitian
  2. Kemampuan menghubungkan riset dan kebijakan
  3. Kemampuan menginterpretasi evidence
  4. Kualitas refleksi akademik
Kriteria:
  1. Kedalaman analisis riset
  2. Ketepatan evidence-based argument
  3. Relevansi formulasi kebijakan
  4. Sistematika pemikiran

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Reflective discussion dan policy case analysis
1x50
Research-policy linkage analysis dan journal review
2x50
Materi: Formulasi Kebijakan Pendidikan Berbasis Riset dan Bukti Empiris
Pustaka: Arwildayanto, A., Suking, A., & Sumar, W. T. (2018). Analisis kebijakan pendidikan: Kajian teoretis, eksploratif, dan aplikatif. CV Cendekia Press.
5%

4

Minggu ke 4

Mampu mengevaluasi model-model kebijakan pendidikan berdasarkan efektivitas dan dampaknya terhadap transformasi pendidikan.

  1. Ketepatan evaluasi model kebijakan
  2. Kemampuan menganalisis efektivitas kebijakan
  3. Kemampuan mengidentifikasi dampak kebijakan
  4. Kualitas argumentasi akademik
Kriteria:
  1. Kedalaman evaluasi
  2. Ketepatan analisis dampak
  3. Relevansi solusi kebijakan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Seminar evaluasi kebijakan
1x50
Policy evaluation workshop dan digital case review
2x50
Materi: Model, Implementasi, dan Evaluasi Dampak Kebijakan dalam Transformasi Pendidikan
Pustaka: Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.
5%

5

Minggu ke 5

Mampu merancang alternatif desain kebijakan pendidikan berbasis hasil penelitian secara inovatif dan kontekstual.

  1. Ketepatan desain kebijakan
  2. Kemampuan integrasi hasil penelitian
  3. Inovasi alternatif kebijakan
  4. Kualitas framework kebijakan
Kriteria:
  1. Orisinalitas desain
  2. Relevansi kebijakan
  3. Ketepatan evidence
  4. Kelayakan implementasi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Coaching project desain kebijakan
1x50
Policy design workshop dan collaborative framework design
2x50
Materi: Desain, Alternatif, dan Kerangka Inovasi Kebijakan dalam Perencanaan Strategis Pendidikan
Pustaka: Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.
5%

6

Minggu ke 6

Mampu mengembangkan policy brief berbasis analisis data dan kajian akademik secara sistematis dan argumentatif.

  1. Ketepatan struktur policy brief
  2. Kualitas argumentasi kebijakan
  3. Ketepatan penggunaan data
  4. Kualitas academic writing
Kriteria:
  1. Sistematika policy brief
  2. Ketepatan evidence
  3. Kedalaman analisis
  4. Kejelasan rekomendasi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Coaching academic writing
1x50
Policy brief writing workshop dan peer review
2x50
Materi: Penyusunan Evidence-Based Policy Paper dan Policy Brief dalam Penulisan Kebijakan Akademik
Pustaka: Fattah, N. (2012). Analisis kebijakan pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
5%

7

Minggu ke 7

Mampu mengintegrasikan transformasi digital, tata kelola pendidikan, dan kearifan lokal dalam pengembangan desain kebijakan pendidikan secara inovatif dan kontekstual.

Kemampuan mengintegrasikan transformasi digital, tata kelola pendidikan, dan kearifan lokal dalam desain kebijakan pendidikan secara sistematis dan kontekstual.

Kriteria:

Ketepatan integrasi konsep, kedalaman analisis kebijakan, relevansi konteks pendidikan, dan kualitas argumentasi akademik.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Case discussion dan project consultation
1x50
Digital policy exploration dan collaborative framework mapping
2x50
Materi: Tata Kelola dan Integrasi Kebijakan Pendidikan Kontekstual Berbasis Transformasi Digital dan Kearifan Lokal
Pustaka: Hill, M., & Hupe, P. (2009). Implementing public policy: An introduction to the study of operational governance (2nd ed.). SAGE Publications.
5%

8

Minggu ke 8

Mampu mengevaluasi dan mensintesis desain kebijakan pendidikan berbasis riset melalui analisis kasus pendidikan nasional dan global secara akademik dan evidence-based.

Kemampuan mengevaluasi dan mensintesis desain kebijakan pendidikan berbasis riset secara sistematis, argumentatif, dan evidence-based.

Kriteria:

Ketepatan sintesis teori dan kebijakan, kedalaman analisis evidence-based, kualitas argumentasi ilmiah, dan sistematika presentasi akademik.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja, Tes
Seminar dan presentasi UTS
1x50
Penyusunan laporan analisis kebijakan
2x50
Materi: Evaluasi, Sintesis, dan Presentasi Akademik Kebijakan Pendidikan Nasional dan Global Berbasis Bukti (Evidence-Based)
Pustaka: Nugroho, R. (2018). Public policy. Elex Media Komputindo.
10%

9

Minggu ke 9

Mampu mengembangkan framework desain kebijakan pendidikan berbasis hasil penelitian multidisipliner secara sistematis dan inovatif.

Kemampuan mengembangkan framework desain kebijakan pendidikan berbasis hasil penelitian secara inovatif dan multidisipliner.

Kriteria:

Ketepatan struktur framework, relevansi evidence penelitian, inovasi desain kebijakan, dan kelayakan implementasi kebijakan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Coaching project dan evaluasi framework
1x50
Framework development workshop dan online collaborative design
2x50
Materi: Pengembangan Kerangka dan Inovasi Desain Kebijakan dalam Perencanaan Strategis Pendidikan Multidisipliner
Pustaka: OECD. (2020). Education policy outlook 2020: Shaping responsive and resilient education in a changing world. OECD Publishing.
5%

10

Minggu ke 10

Mampu merancang desain kebijakan pendidikan berbasis transformasi digital dan tata kelola pendidikan berkelanjutan.

Kemampuan merancang desain kebijakan pendidikan berbasis transformasi digital dan tata kelola pendidikan secara strategis dan kontekstual.

Kriteria:

Ketepatan desain kebijakan, relevansi strategi transformasi digital, keterpaduan tata kelola pendidikan, dan kualitas argumentasi akademik.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Seminar dan project consultation
1x50
Strategic policy workshop dan digital collaborative design
2x50
Materi: Strategi Inovasi Kebijakan dan Tata Kelola Pendidikan Berkelanjutan Berbasis Transformasi Digital
Pustaka: Nugroho, R. (2018). Public policy. Elex Media Komputindo.
5%

11

Minggu ke 11

Mampu mempresentasikan hasil desain kebijakan pendidikan secara argumentatif, sistematis, dan akademik dalam forum ilmiah.

Kemampuan mempresentasikan desain kebijakan pendidikan secara argumentatif, sistematis, dan berbasis evidence akademik.

Kriteria:

Kejelasan komunikasi ilmiah, kedalaman analisis kebijakan, ketepatan penggunaan evidence, dan penguasaan materi presentasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Seminar presentasi kebijakan pendidikan
1x50
Academic presentation preparation dan peer feedback
2x50
Materi: Strategi Presentasi Kebijakan dan Komunikasi Ilmiah Berbasis Argumen Empiris
Pustaka: Hill, M., & Hupe, P. (2009). Implementing public policy: An introduction to the study of operational governance (2nd ed.). SAGE Publications.
5%

12

Minggu ke 12

Mampu menyusun artikel ilmiah atau policy paper terkait desain kebijakan pendidikan sesuai standar publikasi ilmiah bereputasi.

Kemampuan menyusun artikel ilmiah atau policy paper terkait desain kebijakan pendidikan secara sistematis dan akademik.

Kriteria:

Ketepatan struktur penulisan ilmiah, kedalaman analisis kebijakan, kualitas evidence akademik, dan kepatuhan etika akademik.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Coaching penulisan policy paper
1x50
Academic writing workshop dan digital mentoring
2x50
Materi: Penulisan Akademik dan Pengembangan Jurnal/Artikel Kebijakan Pendidikan untuk Publikasi Ilmiah
Pustaka: Anderson, J. E. (2015). Public policymaking: An introduction (8th ed.). Cengage Learning.
5%

13

Minggu ke 13

Mampu mengintegrasikan hasil analisis dan desain kebijakan pendidikan ke dalam policy framework secara komprehensif dan evidence-based.

Kemampuan mengintegrasikan hasil analisis dan desain kebijakan pendidikan ke dalam policy framework secara komprehensif.

Kriteria:

Keterpaduan framework kebijakan, ketepatan sintesis evidence-based policy, kualitas analisis akademik, dan kelayakan implementasi desain kebijakan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Konsultasi project dan evaluasi akademik
1x50
Policy framework integration workshop
2x50
Materi: Sintesis dan Integrasi Kerangka Kebijakan Pendidikan Strategis Berbasis Bukti (Evidence-Based)
Pustaka: Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.
5%

14

Minggu ke 14

Mampu melakukan peer evaluation dan penyempurnaan policy paper secara reflektif dan akademik.

Kemampuan melakukan evaluasi dan revisi policy paper secara reflektif dan akademik.

Kriteria:

Ketepatan evaluasi akademik, kualitas masukan ilmiah, kedalaman refleksi, dan kualitas revisi policy paper.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Seminar evaluasi dan revisi project
1x50
Peer review dan online academic feedback
2x50
Materi: Evaluasi Sejawat dan Reviu Reflektif Akademik dalam Penyempurnaan Dokumen Kebijakan
Pustaka: Anderson, J. E. (2015). Public policymaking: An introduction (8th ed.). Cengage Learning.
5%

15

Minggu ke 15

Mampu memfinalisasi desain kebijakan pendidikan dan artikel ilmiah secara akademik dan profesional sesuai standar publikasi bereputasi.

Kemampuan memfinalisasi desain kebijakan pendidikan dan artikel ilmiah secara sistematis dan profesional.

Kriteria:

Kualitas substansi akademik, ketepatan scientific writing, kelayakan publikasi ilmiah, dan profesionalitas presentasi akademik.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Final academic presentation
1x50
Final project revision dan publication preparation
2x50
Materi: Finalisasi, Refinasi, dan Diseminasi Akademik Desain Kebijakan Pendidikan Berbasis Riset
Pustaka: Weimer, D. L., & Vining, A. R. (2017). Policy analysis: Concepts and practice (6th ed.). Routledge.
5%

16

Minggu ke 16

Mampu mempertahankan hasil desain kebijakan pendidikan berbasis riset secara argumentatif, evidence-based, dan akademik dalam forum ilmiah.

Kemampuan mempertahankan hasil desain kebijakan pendidikan berbasis riset secara argumentatif, sistematis, dan evidence-based.

Kriteria:

Kualitas desain kebijakan pendidikan, ketepatan evidence-based analysis, kemampuan scientific defense, dan kontribusi inovasi kebijakan pendidikan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Seminar UAS dan project defense
1x50
Final report submission dan digital portfolio upload
Materi: Diseminasi, Academic Defense, dan Refleksi Desain Kebijakan Pendidikan Berbasis Bukti (Evidence-Based)
Pustaka: OECD. (2020). Education policy outlook 2020: Shaping responsive and resilient education in a changing world. OECD Publishing.
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 49.17%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 23.34%
3. Penilaian Portofolio 4.17%
4. Praktik / Unjuk Kerja 7.5%
5. Tes 15.83%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.