Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Program Studi S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Projek Pengembangan Kewarganegaraan

8715702006

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=4.48

1

1 Juli 2024

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Wahyudi, M.Si (Han)




Dr. Oksiana Jatiningsih, M.Si




RADEN RORO NANIK SETYOWATI

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan PPKn yang menjadi objek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan interdisipliner atau multidisipliner melalui domain kurikuler, kajian keilmuan dan kemasyarakatan berbasis citizenship empowerment dan Sosio-edupreuner

PLO-7

Mampu mengembangkan bahan kajian yang mendukung pengembangan PPKn baik dari perspektif pendidikan, moral, politik, ketahanan nasional, sosial dan hukum.

PLO-8

Mampu memecahkan permasalahan bidang PPKn baik di persekolahan atau di masyarakat melalui pendekatan inter atau multidisipliner.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Memanfaatkan sumber belajar dan media tentang PKn yang berbasis teknologi.

PO - 2

Menguasai teori dan landasan PKn yang berorientasi pada standar penilaian

PO - 3

Membuat keputusan untuk menyelesaikan permasalahan dalam teori dan landasan PKn dengan menggunakan prinsip, standar, dan teknik penilaian yang tepat.

PO - 4

Bertanggungjawab terhadap kinerja pembelajaran sendiri dan kesepakatan dalam melaksanakan model pembelajaran proyek kewarganegaraan di sekolah dan masyarakat.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-5PLO-7PLO-8
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Kajian teoritik dan praktik tentang civic education, citizenship education, dan education for citizenship dalam konteks lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, isu-isu PKn kontemporer di lingkup kehidupan global melalui perkuliahan model pembelajaran proyek kewarganegaraan yang dilaksanakan di sekolah dan di masyarakat. Pekuliahan dilaksanakan dengan metode presentasi dan diskusi, tugas proyek, dan refleksi.

Pustaka

Utama :

  1. Wahab, A.Azis dan Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabetha.
  2. Winataputra. (2015). Pendidikan kewarganegaraan refleksi historis-epistomologis dan rekonstruksi untuk masa depan. UT.
  3. Tunner, Bryan S dan Isin, Engin F. 2002. Hanbook of Citizenship Studies. London: Sage Publications.
  4. .Bronson, M. S. (1999). Belajar Civic Education dari Amerika. Terjemahan Syafrudin. Yogjakarta: LKiS.

Pendukung :

  1. Barr, R.D., Barth, J.L., & Shermis, S.S. (1977). Defining the Social Studies. Virginia: National Council for the Social Studies
  2. Beiner, Ronald. (1995). Theorizing Citizenship. Albany: State University of New York Press
  3. CCE, (1994), National Standards for Civic and Government, Calabasas, California.
  4. Cogan, John J, (1998), Citizenship for the 21st Century: An International Perspective on Education, London: Cogan Page.
  5. Cogan, John J, (1998), Developing the Civil Society: The Role of Civic Education. (Paper). Presented in the Conference on Civic Education for Civil Society, Organized by CICED in collaboration with USIS. Bandung: Hotel Papandayan, Maret 16-17, 1999
  6. Hahn, C. (1993). Preparing Citizens: A Preliminary Report of a Cross-National Study. Nashville, TN. Conference paper (NCSS, November, 1993).
  7. Hartoonian, H.M. (1992). The Social Studies and Project 2061: An Opportunities for Harmony, dalam The Social Studies, 83; 4; 160-163.
  8. Ignatief, Michael. (1995). The Myth of Citizenship. Dalam Theorizing Citizenship edited by Beiner, Ronald. Albany: State University of New York Press
  9. 1Lynch, James. (1992). Education for Citizenship in a Multicultural Society. London: Cassel.
  10. Marshall, Thurgood. (1950). Citizenship and Social Class and Other Essays. Cambridge: Cambridge University Press
  11. Soetoprawiro, Koerniatmanto. (1996). Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  12. Somantri, Nu’man. (2001). Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Dedi Supriadi & Rohmat Mulyana (ed). Bandung: PPS-FPIPS UPI dan PT. Remadja Rosda Karya.
  13. Sparks, Richard K. JR. (1991). Character Development at Fort Washington Elementary School dalam Benninga, Jacques S. (Editor). Moral, Character, and Civic Education in the Elementary School. New York and London: Teachers College Press.
  14. Turner, Long, Bowes and Lott. (1990). Civics: Citizens in Action. Columbus, Ohio: Merril Publishing Company.
  15. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1946 Tentang Warga Negara dan Penduduk Negara Republik Indonesia.
  16. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 1947 Tentang Perubahan UU No.3 tahun 1946.
  17. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 1958 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.
  18. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.
  19. Trisiana, Anita, dan Wartoyo, 2020. PROJECT CITIZEN (Inovasi Model Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan). Surakarta: UNISRI Press.

Dosen Pengampu

Dr. Oksiana Jatiningsih, M.Si.

Dr. Siti Maizul Habibah, S.Pd., M.A.

Dr. Wahyudi, S.Pd., M.Si. (Han).

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Mahasiswa mampu menganalisis hakikat Pendidikan Kewarganegaraan dan Warga negara.
  2. Menganalisis hakikat warga negara dalam kehidupan global.
  1. Mahasiswa mampu memahami hakikat Pendidikan Kewarganegaraan dan Warga negara.
  2. Mahasiswa mampu menganalisis hakikat warga negara dalam kehidupan global.
Kriteria:

Aktivitas partisipasi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Daring
3 jam pelajaran (3 SKS)
Materi: Ruang lingkup PKn
Pustaka: 6. Cogan, John J, (1998), Developing the Civil Society: The Role of Civic Education. (Paper). Presented in the Conference on Civic Education for Civil Society, Organized by CICED in collaboration with USIS. Bandung: Hotel Papandayan, Maret 16-17, 1999

Materi: Tujuan dan posisi PKn
Pustaka: 10. Lynch, James. (1992). Education for Citizenship in a Multicultural Society. London: Cassel.

Materi: 1. Wahab, A.Azis dan Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabetha.
Pustaka:

Materi: Ruang lingkup, Tujuan dan posisi PKn
Pustaka:
0%

2

Minggu ke 2

  1. Mahasiswa mampu menganalisis hakikat warga negara dan kemajuan peradaban suatu bangsa serta benturan peradaban.
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan peran warga negara dalam membangun harmonisasi kehidupan bersama sebagai suatu bangsa dalam kehidupan global.
  1. 2.1 Mahasiswa dapat menganalisis hakikat warga negara dalam kehidupan global.
  2. 2.2 Mahasiswa dapat menjelaskan peran warga negara dalam membangun harmonisasi kehidupan bersama sebagai suatu bangsa dalam kehidupan global.
Kriteria:

Aktivitas paartisipasi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Diskusi, Discovery
3x50‘
Materi: Hakikat, Tujuan Ruang lingkup PKn
Pustaka: Wahab, A.Azis dan Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabetha.

Materi: Hakikat, Tujuan Ruang lingkup PKn
Pustaka: 2. Barr, R.D., Barth, J.L., & Shermis, S.S. (1977). Defining the Social Studies. Virginia: National Council for the Social Studies

Materi: Hakikat, Tujuan Ruang lingkup PKn
Pustaka: 6. Cogan, John J, (1998), Developing the Civil Society: The Role of Civic Education. (Paper). Presented in the Conference on Civic Education for Civil Society, Organized by CICED in collaboration with USIS. Bandung: Hotel Papandayan, Maret 16-17, 1999

Materi: Hakikat, Tujuan Ruang lingkup PKn
Pustaka: 8. Hartoonian, H.M. (1992). The Social Studies and Project 2061: An Opportunities for Harmony, dalam The Social Studies, 83; 4; 160-163.

Materi: Hakikat, Tujuan Ruang lingkup PKn
Pustaka: 12. Soetoprawiro, Koerniatmanto. (1996). Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
0%

3

Minggu ke 3

  1. Mahasiswa mampu merencanakan dan melaksanakan model pembelajaran proyek kewarganegaraan di kelas

Merancang strategi pembelajaran proyek kewarganegaraan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas.

Kriteria:
  1. Merancang instrumen asesmen dan rubriknya dalam model pembelajaran proyek kewarganegaraan
  2. Merancang kegiatan pembelajaran dengan model proyek kewarganegaraan

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Penugasan dan diskusi
3x50‘

Materi: PKn sebagai isu dunia
Pustaka: Wahab, A.Azis dan Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabetha.

Materi: PKn sebagai isu dunia
Pustaka: 1. Aristotle. (1998). Politics. Translated by Barker, Ernest. New York: Oxford University Press

Materi: PKn sebagai isu dunia
Pustaka: 2. Barr, R.D., Barth, J.L., & Shermis, S.S. (1977). Defining the Social Studies. Virginia: National Council for the Social Studies

Materi: PKn sebagai isu dunia
Pustaka: 6. Cogan, John J, (1998), Developing the Civil Society: The Role of Civic Education. (Paper). Presented in the Conference on Civic Education for Civil Society, Organized by CICED in collaboration with USIS. Bandung: Hotel Papandayan, Maret 16-17, 1999

Materi: PKn sebagai isu dunia
Pustaka: 8. Hartoonian, H.M. (1992). The Social Studies and Project 2061: An Opportunities for Harmony, dalam The Social Studies, 83; 4; 160-163.

Materi: PKn sebagai isu dunia
Pustaka: 12. Soetoprawiro, Koerniatmanto. (1996). Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
5%

4

Minggu ke 4

  1. Mahasiswa dapat menyusun media pembelajaran dalam rangka pelaksanaan model proyek kewarganegaraan di kelas
  2. Mahasiswa dapat menyusun LKPD dalam rangka pelaksanaan model proyek kewarganegaraan di kelas
  1. 4.1 Mahasiswa dapat menyusun perangkat pembelajaran dengan model proyek kewarganegaraan yang direncanakan.
  2. 4.2 Mahasiswa dapat menyusun instrumen asesmen sesuai dengan pembelajaran proyek kewarganegaraan yang direncanakan.
  3. 4.3 Mahasiswa dapat menyusun LKPD sesuai dengan pembelajaran proyek kewarganegaraan yang direncanakan.
Kriteria:

rubrik penilaian.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Diskusi, PBL, Discovery
3x50‘

Materi: PKn sebagai domain kurikuler, sebagai domain sosial kultural, sebagai domain ilmiah dan sebagai domain birokrasi
Pustaka: Wahab, A.Azis dan Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabetha.

Materi: PKn sebagai domain kurikuler, sebagai domain sosial kultural, sebagai domain ilmiah dan sebagai domain birokrasi
Pustaka: 1. Aristotle. (1998). Politics. Translated by Barker, Ernest. New York: Oxford University Press

Materi: PKn sebagai domain kurikuler, sebagai domain sosial kultural, sebagai domain ilmiah dan sebagai domain birokrasi
Pustaka: 2. Barr, R.D., Barth, J.L., & Shermis, S.S. (1977). Defining the Social Studies. Virginia: National Council for the Social Studies

Materi: PKn sebagai domain kurikuler, sebagai domain sosial kultural, sebagai domain ilmiah dan sebagai domain birokrasi
Pustaka: 6. Cogan, John J, (1998), Developing the Civil Society: The Role of Civic Education. (Paper). Presented in the Conference on Civic Education for Civil Society, Organized by CICED in collaboration with USIS. Bandung: Hotel Papandayan, Maret 16-17, 1999

Materi: PKn sebagai domain kurikuler, sebagai domain sosial kultural, sebagai domain ilmiah dan sebagai domain birokrasi
Pustaka: 8. Hartoonian, H.M. (1992). The Social Studies and Project 2061: An Opportunities for Harmony, dalam The Social Studies, 83; 4; 160-163.

Materi: PKn sebagai domain kurikuler, sebagai domain sosial kultural, sebagai domain ilmiah dan sebagai domain birokrasi
Pustaka: 12. Soetoprawiro, Koerniatmanto. (1996). Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
0%

5

Minggu ke 5

  1. Mahasiswa dapat mengorganisasikan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas
  2. Mahasiswa dapat melaksanakan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas
  1. 1. Mahasiswa dapat mengorganisasikan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas.
  2. 2. Mahasiswa dapat mempraktikkan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas.
Kriteria:

merancang kegiatan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Praktik pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas.
Diskusi, PjBL, Discovery
3x50‘
Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: Wahab, A.Azis dan Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabetha.

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 1. Aristotle. (1998). Politics. Translated by Barker, Ernest. New York: Oxford University Press

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 2. Barr, R.D., Barth, J.L., & Shermis, S.S. (1977). Defining the Social Studies. Virginia: National Council for the Social Studies

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 6. Cogan, John J, (1998), Developing the Civil Society: The Role of Civic Education. (Paper). Presented in the Conference on Civic Education for Civil Society, Organized by CICED in collaboration with USIS. Bandung: Hotel Papandayan, Maret 16-17, 1999

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 8. Hartoonian, H.M. (1992). The Social Studies and Project 2061: An Opportunities for Harmony, dalam The Social Studies, 83; 4; 160-163.

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 12. Soetoprawiro, Koerniatmanto. (1996). Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
0%

6

Minggu ke 6

  1. Mahasiswa dapat melaksanakan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas
  2. Mahasiswa dapat mengorganisasikan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas
  1. 1. Mahasiswa dapat mengorganisasikan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas.
  2. 2. Mahasiswa dapat mempraktikkan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas.
Kriteria:

mempraktikkan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
praktik pembelajaran di kelas masing-masing
Diskusi, PjBL, Discovery
3x50‘
Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: Wahab, A.Azis dan Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabetha.

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 1. Aristotle. (1998). Politics. Translated by Barker, Ernest. New York: Oxford University Press

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 2. Barr, R.D., Barth, J.L., & Shermis, S.S. (1977). Defining the Social Studies. Virginia: National Council for the Social Studies

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 6. Cogan, John J, (1998), Developing the Civil Society: The Role of Civic Education. (Paper). Presented in the Conference on Civic Education for Civil Society, Organized by CICED in collaboration with USIS. Bandung: Hotel Papandayan, Maret 16-17, 1999

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 8. Hartoonian, H.M. (1992). The Social Studies and Project 2061: An Opportunities for Harmony, dalam The Social Studies, 83; 4; 160-163.

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 12. Soetoprawiro, Koerniatmanto. (1996). Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
0%

7

Minggu ke 7

  1. Mahasiswa dapat mengorganisasikan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas
  2. Mahasiswa dapat melaksanakan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas
  1. 1. Mahasiswa dapat mengorganisasikan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas.
  2. 2. Mahasiswa dapat mempraktikkan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas.
Kriteria:

Praktik pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan di kelas.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio

Diskusi, PjBL, Discovery
3x50‘
Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: Wahab, A.Azis dan Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabetha.

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 1. Aristotle. (1998). Politics. Translated by Barker, Ernest. New York: Oxford University Press

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 2. Barr, R.D., Barth, J.L., & Shermis, S.S. (1977). Defining the Social Studies. Virginia: National Council for the Social Studies

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 6. Cogan, John J, (1998), Developing the Civil Society: The Role of Civic Education. (Paper). Presented in the Conference on Civic Education for Civil Society, Organized by CICED in collaboration with USIS. Bandung: Hotel Papandayan, Maret 16-17, 1999

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 8. Hartoonian, H.M. (1992). The Social Studies and Project 2061: An Opportunities for Harmony, dalam The Social Studies, 83; 4; 160-163.

Materi: PKn sebagai pendidikan disiplin ilmu dan sebagai disiplin ilmu terintegrasi
Pustaka: 12. Soetoprawiro, Koerniatmanto. (1996). Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
0%

8

Minggu ke 8

  1. UTS
  2. Mahasiswa dapat menyusun laporan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan yang telah dilaksanakan
  1. Mahasiswa dapat menyusun laporan pembelajaran berbasis proyek kewarganegaraan yang telah dilaksanakan.
  2. Mahasiswa dapat melakukan refleksi berdasarkan kegiatan dan hasil dalam pembelajaran proyek yang telah dilaksanakan.
Kriteria:

rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Tes

3x50‘
laporan proyek kewarganegaraan
Materi: Civic project
Pustaka: CCE, (1994), National Standards for Civic and Government, Calabasas, California.
30%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu Menganalisis konsep dan aplikasi motivasi, jenis motivasi, teori- teori motivasi, Peran motivasi dalam pembelajaran

  1. Mahasiswa dapat menjelaskan PKn pada masa Eropa Kuno
  2. Mahasiswa dapat menjelaskan PKn pada Abad Pertengahan
  3. Mahasiswa dapat menjelaskan PKn pada masa Modern
Kriteria:

Pedoman Penskoran sebagai berikut : Skor 4 jika benar, jelas, lengkap dan sistematis, 3 jika benar, lengkap belum sistematis, 2 jika benar tetapi belum sistematis, 1 jika benar, tepai belum lengkap dan sistematis


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi, PBL, Discovery
3x50‘
Diskusi, PBL, Discovery melalui Asinkronus: SIDIA; Sinkronus: Zoom Meeting
3x50‘
Materi: Kewarganegaraan; tinjauan historis
Pustaka: 1. Aristotle. (1998). Politics. Translated by Barker, Ernest. New York: Oxford University Press

Materi: Kewarganegaraan; tinjauan historis
Pustaka: 3. Beiner, Ronald. (1995). Theorizing Citizenship. Albany: State University of New York Press

Materi: Kewarganegaraan; tinjauan historis
Pustaka: 5. Cogan, John J, (1998), Citizenship for the 21st Century: An International Perspective on Education, London: Cogan Page.
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu mengevaluasi bahwa Kewarganegaraan sebagai agenda Politik

Mengevaluasi bahwa kewarganegaraan sebagai agenda politik

Kriteria:

Pedoman Penskoran sebagai berikut : Skor 4 jika benar, jelas, lengkap dan sistematis, 3 jika benar, lengkap belum sistematis, 2 jika benar tetapi belum sistematis, 1 jika benar, tepai belum lengkap dan sistematis


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi, PBL, Discovery
3x50‘
Diskusi, PBL, Discovery melalui Asinkronus: SIDIA; Sinkronus: Zoom Meeting
3x50‘
Materi: Kewarganegaraan sebagai agenda Politik
Pustaka: 1. Aristotle. (1998). Politics. Translated by Barker, Ernest. New York: Oxford University Press

Materi: Kewarganegaraan sebagai agenda Politik
Pustaka: 6. Cogan, John J, (1998), Developing the Civil Society: The Role of Civic Education. (Paper). Presented in the Conference on Civic Education for Civil Society, Organized by CICED in collaboration with USIS. Bandung: Hotel Papandayan, Maret 16-17, 1999

Materi: Kewarganegaraan sebagai agenda Politik
Pustaka: 12. Soetoprawiro, Koerniatmanto. (1996). Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menganalisis Siapa warga negara dan mengapa kewarganegaraan

Menganalisis siapa warga negara dan mengapa kewarganegaraan

Kriteria:

Menganalisis siapa warga negara dan mengapa kewarganegaraan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi, PBL, Discovery melalui Asinkronus: SIDIA; Sinkronus: Zoom Meeting
Presentasi Projek
Materi: Presentasi Projek
Pustaka: Winataputra. (2015). Pendidikan kewarganegaraan refleksi historis-epistomologis dan rekonstruksi untuk masa depan. UT.
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu menganalisis Warga negara dalam masyarakat pluralistik

Menganalisis Warganegara dalam masyarakat pluralistik

Kriteria:

5


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi, PBL, Discovery melalui Asinkronus: SIDIA; Sinkronus: Zoom Meeting

Materi: Presentasi Projek
Pustaka: Winataputra. (2015). Pendidikan kewarganegaraan refleksi historis-epistomologis dan rekonstruksi untuk masa depan. UT.
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menganalisis Warga negara dalam masyarakat pluralistik

Mahasiswa mampumenganalisis Warganegara dalammasyarakat pluralistik

Kriteria:

Menganalisis Warganegara dalam masyarakat pluralistik


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi, PBL, Discovery melalui Asinkronus: SIDIA; Sinkronus: Zoom Meeting

Materi: Presentasi Projek
Pustaka: Winataputra. (2015). Pendidikan kewarganegaraan refleksi historis-epistomologis dan rekonstruksi untuk masa depan. UT.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu Menganalisis konsep dan aplikasi Pembelajaran Abad 21 dan tantangannya

Menganalisis konsep dan aplikasi Pembelajaran Abad 21 dan tantangannya dengan baik

Kriteria:

Menganalisis konsep dan aplikasi Pembelajaran Abad 21 dan tantangannya


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi, PBL, Discovery melalui Asinkronus: SIDIA; Sinkronus: Zoom Meeting

Materi: Presentasi Projek
Pustaka: .Bronson, M. S. (1999). Belajar Civic Education dari Amerika. Terjemahan Syafrudin. Yogjakarta: LKiS.
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu Mendemonstrasikan praktik kewarganegaraan

Mendemonstrasikan praktik kewarganegaraan

Kriteria:

Mendemonstrasikan praktik kewarganegaraan dengan baik


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi dan review buku
Mahasiswa paparan buku dari prof Udin
Materi: Presentasi Projek
Pustaka: Winataputra. (2015). Pendidikan kewarganegaraan refleksi historis-epistomologis dan rekonstruksi untuk masa depan. UT.
0%

16

Minggu ke 16

UAS

Menyusun proyek kewarganegaraan di masyarakat

Kriteria:

Menyusun proyek kewarganegaraan di masyarakat


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
presentasi

Materi: UAS
Pustaka: Winataputra. (2015). Pendidikan kewarganegaraan refleksi historis-epistomologis dan rekonstruksi untuk masa depan. UT.
35%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 65%
3. Tes 30%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.