Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Kedokteran
Program Studi S1 Keperawatan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Keperawatan Kritis

1420603037

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=1

ECTS=4.77

6

19 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Ns, Anja Hesnia Kholis, M.Kep., Sp.Kep.M.B.




Ns, Anja Hesnia Kholis, M.Kep., Sp.Kep.M.B.




WIWIN SULISTYAWATI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-5

Menguasai konsep teoritis, prinsip, teknik, prosedur ilmu keperawatan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan

PLO-6

Menguasai konsep teoritis, prinsip, teknik komunikasi efektif dan edukasi kesehatan dalam pemberian asuhan keperawatan sebagai upaya pencegahan primer, sekunder, dan tersier

PLO-7

Menguasai asuhan keperawatan yang berfokus pada keperawatan keolahragaan dengan pendekatan tren dan isu keilmuan keperawatan/kesehatan dengan pendekatan ilmiah

PLO-11

Mampu merencanakan dan mengaplikasikan strategi edukasi kesehatan dengan teknik komunikasi efektif sebagai bagian dari upaya pencegahan primer, sekunder dan tertier

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu menerapkan filosofi, konsep holistik dan proses keperawatan kritis

PO - 2

Mahasiswa Mampu mendemonstrasikan intervensi keperawatan pada kasus kritis sesuai dengan standar yang berlaku dengan berfikir kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan pelayanan yang efisien dan efektif

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-2PLO-5PLO-6PLO-7PLO-11
PO-1   
PO-2  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Fokus mata kuliah ini membahas tentang konsep dan perencanaan asuhan keperawatan yang etis, legal dan peka budaya pada klien yang mengalami kritis dan mengancam kehidupan. Perencanaan asuhan keperawatan dikembangkan sedemikian rupa sehingga diharapkan mampu mencegah atau mengurangi kematian atau kecacatan yang mungkin terjadi. Kegiatan belajar mahasiswa berorientasi pada pencapaian kemampuan berfikir sistematis, komprehensif dan kritis dalam mengaplikasikan konsep dengan pendekatan proses keperawatan sebagai dasar penyelesaian masalah serta mengembangkan sikap profesional (pengembangan soft sklills) melalui beberapa model belajar yang relevan. Penerapan Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan mengacu Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), ditindaklanjuti dengan penulisan buku ajar yang dapat dijadikan sumber aktivitas pembelajaran dalam rangka mendidik mahasiswa agar mampu memahami konsep dasar keperawatan kritis dan mengenal sistem pelayanan kritis pra rumah sakit. Pokok bahasan dalam buku ini sengaja disajikan dengan pendekatan aktivitas pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student centered learning/SCL). Pembelajaran yang diselenggarakan merupakan proses yang mendidik melalui proses berpikir kritis, analitis, induktif, deduktif, reflektif serta memicu “high order thingking” melalui dialog kreatif partisipatori untuk mencapai pemahaman tentang kebenaran substansi dasar kajian, berkarya nyata dan menumbuhkan motivasi belajar sepanjang hayat sejalan dengan konsep general education.

Pustaka

Utama :

  1. Alspach, J. G. (2006). AACN Core Curriculum for Critical Care Nursing, 6th
  2. Ed. Bench, S & Brown, K. (2011). Critical Care Nursing: Learning from Practice. Iowa: Blackwell Publishing
  3. Burns, S. (2014). AACN Essentials of Critical Care Nursing, Third Edition (Chulay, AACN Essentials of Critical Care Nursing). Mc Graw Hill
  4. Comer. S. (2005). Delmar’s Critical Care Nursing Care Plans. 2nd ed. Clifton Park: Thomson Delmar Learning

Pendukung :

  1. Elliott, D., Aitken, L. & Chaboyer, C. (2012). ACCCN’s Critical Care Nursing, 2nd ed. Chatswood: Elsevier
  2. Schumacher, L. & Chernecky, C. C. (2009).Saunders Nursing Survival Guide: Critical Care & Emergency Nursing, 2e. Saunders
  3. Urden, L.D., Stacy, K. M. & Lough, M. E. (2014). Critical care Nursing: diagnosis and Management. 7th ed. St Louis: Mosby

Dosen Pengampu

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Mahasiswa mampu memahami Konsep keperawatan kritis
  2. Mahasiswa mampu memahami Peran dan fungsi perawat kritis
  1. Ketepatan mahasiswa dalam memahami Konsep keperawatan kritis
  2. Ketepatan mahasiswa dalam memahami Peran dan fungsi perawat kritis
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Konsep keperawatan kritis, Peran dan fungsi perawat kritis
Pustaka: Alspach, J. G. (2006). AACN Core Curriculum for Critical Care Nursing, 6th
5%

2

Minggu ke 2

  1. Mahasiswa mampu memahami proses keperawatan pada area keperawatan kritis
  2. Mahasiswa mampu memahami Efek kondisi kritis terhadap pasien dan keluarga
  1. Ketepatan mahasiswa dalam memahami proses keperawatan pada area keperawatan kritis
  2. Ketepatan mahasiswa dalam memahami Efek kondisi kritis terhadap pasien dan keluarga
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Proses keperawatan pada area keperawatan kritis dan Efek kondisi kritis terhadap pasien dan keluarga
Pustaka: Alspach, J. G. (2006). AACN Core Curriculum for Critical Care Nursing, 6th
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu memahami Efek kondisi kritis terhadap pasien dan keluarga

Ketepatan mahasiswa dalam memahami Efek kondisi kritis terhadap pasien dan keluarga

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Efek kondisi kritis terhadap pasien dan keluarga
Pustaka: Alspach, J. G. (2006). AACN Core Curriculum for Critical Care Nursing, 6th
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu memahami Issue End of life di keperawatan kritis

Ketepatan mahasiswa dalam memahami Issue End of life di keperawatan kritis

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Efek kondisi kritis terhadap pasien dan keluarga
Pustaka: Alspach, J. G. (2006). AACN Core Curriculum for Critical Care Nursing, 6th

Materi: Issue End of life di keperawatan kritis
Pustaka: Ed. Bench, S & Brown, K. (2011). Critical Care Nursing: Learning from Practice. Iowa: Blackwell Publishing
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu menjelaskan psikososial aspek dari keperawatan kritis

Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan psikososial aspek dari keperawatan kritis

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Psikososial aspek dari keperawatan kritis
Pustaka: Burns, S. (2014). AACN Essentials of Critical Care Nursing, Third Edition (Chulay, AACN Essentials of Critical Care Nursing). Mc Graw Hill
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu menjelaskan Patofisiologi, farmakologi dan terapi diet pada kasus kritis dengan gangguan berbagai system

Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan Patofisiologi, farmakologi dan terapi diet pada kasus kritis dengan gangguan berbagai system

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Psikososial aspek dari keperawatan kritis
Pustaka: Burns, S. (2014). AACN Essentials of Critical Care Nursing, Third Edition (Chulay, AACN Essentials of Critical Care Nursing). Mc Graw Hill

Materi: Patofisiologi, farmakologi dan terapi diet pada kasus kritis dengan gangguan berbagai system
Pustaka: Comer. S. (2005). Delmar’s Critical Care Nursing Care Plans. 2nd ed. Clifton Park: Thomson Delmar Learning
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu menjelaskan Asuhan keperawatan kritis (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko-sosio-spiritural) pada berbagai sistem.

Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan Asuhan keperawatan kritis (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko-sosio-spiritural) pada berbagai sistem.

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Asuhan keperawatan kritis (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko-sosio-spiritural) pada berbagai sistem.
Pustaka: Burns, S. (2014). AACN Essentials of Critical Care Nursing, Third Edition (Chulay, AACN Essentials of Critical Care Nursing). Mc Graw Hill
5%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu menerapkan filosofi, konsep holistik dan proses keperawatan kritis, asuhan keperawatan dengan kritis terkait gangguanberbagai sistem pada individu dengan memperhatikan aspek legal dan etis.

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Tes


15%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menjelaskan Pencegahan primer, sekunder dan tersier pada masalah pada kasus kritis berbagai system

Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan Pencegahan primer, sekunder dan tersier pada masalah pada kasus kritis berbagai system

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Pencegahan primer, sekunder dan tersier pada masalah pada kasus kritis berbagai system
Pustaka: Comer. S. (2005). Delmar’s Critical Care Nursing Care Plans. 2nd ed. Clifton Park: Thomson Delmar Learning
5%

10

Minggu ke 10

  1. Mahasiswa mampu memahami hasil-hasil penelitian terkait pada masalah pada kasus kritis berbagai system
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan trend dan issue terkait masalah pada kasus kritis berbagai system
  3. Mahasiswa mampu menerapkan evidence base practice dalam penatalaksanaan masalah pada kasus kritis berbagai system
  1. Ketepatan mahasiswa dalam memahami hasil-hasil penelitian terkait pada masalah pada kasus kritis berbagai system
  2. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan trend dan issue terkait masalah pada kasus kritis berbagai system
  3. Ketepatan mahasiswa dalam menerapkan evidence base practice dalam penatalaksanaan masalah pada kasus kritis berbagai system
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
C

Materi: Hasil-hasil penelitian, Trend dan issue, dan Evidence base practice dalam penatalaksanaan masalah pada kasus kritis berbagai system
Pustaka: Burns, S. (2014). AACN Essentials of Critical Care Nursing, Third Edition (Chulay, AACN Essentials of Critical Care Nursing). Mc Graw Hill
0%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menerapkan Manajemen pada kasus kritis berbagai system

Ketepatan mahasiswa dalam menerapkan Manajemen pada kasus kritis berbagai system

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Manajemen pada kasus kritis berbagai system
Pustaka: Burns, S. (2014). AACN Essentials of Critical Care Nursing, Third Edition (Chulay, AACN Essentials of Critical Care Nursing). Mc Graw Hill
5%

12

Minggu ke 12

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan Peran dan fungsi perawat
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan Fungsi advokasi pada kasus kritis terkait berbagai system
  1. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan Peran dan fungsi perawat
  2. Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan Fungsi advokasi pada kasus kritis terkait berbagai system
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Manajemen pada kasus kritis berbagai system
Pustaka: Burns, S. (2014). AACN Essentials of Critical Care Nursing, Third Edition (Chulay, AACN Essentials of Critical Care Nursing). Mc Graw Hill

Materi: Peran dan fungsi perawat, Fungsi advokasi pada kasus kritis terkait berbagai system
Pustaka: Comer. S. (2005). Delmar’s Critical Care Nursing Care Plans. 2nd ed. Clifton Park: Thomson Delmar Learning
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menjelaskan Prinsip-prinsip penatalaksanaan ventilasi mekanik

Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan Prinsip-prinsip penatalaksanaan ventilasi mekanik

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Prinsip-prinsip penatalaksanaan ventilasi mekanik
Pustaka: Schumacher, L. & Chernecky, C. C. (2009).Saunders Nursing Survival Guide: Critical Care & Emergency Nursing, 2e. Saunders
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu menjelaskan Indikasi dan efek samping penggunaan ventilator mekanik

Ketepatan mahasiswa dalam menjelaskan Indikasi dan efek samping penggunaan ventilator mekanik

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Indikasi dan efek samping penggunaan ventilator mekanik
Pustaka: Burns, S. (2014). AACN Essentials of Critical Care Nursing, Third Edition (Chulay, AACN Essentials of Critical Care Nursing). Mc Graw Hill
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menerapkan Perawatan pasien dengan menggunakan ventilator mekanik

Ketepatan mahasiswa dalam menerapkan Perawatan pasien dengan menggunakan ventilator mekanik

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning
50‘x 1 dan 170‘x1

Materi: Perawatan pasien dengan menggunakan ventilator mekanik
Pustaka: Ed. Bench, S & Brown, K. (2011). Critical Care Nursing: Learning from Practice. Iowa: Blackwell Publishing
5%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu memahami hasil penelitian, trend issue, evidence based practice dalam penatalaksanaan masalah pada kasus kritis berbagai sistem. Manajemen, peran dan fungsi perawat, fungsi advokasi pada kasus kritis. Prinsip, indikasi, dan perawatan pasien dengan menggunakan ventilator mekanik.

Rubrik Penilaian

Kriteria:

20



20%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 45%
2. Penilaian Praktikum 20%
3. Tes 15%
80%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.