Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Vokasi
Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Otomotif

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Praktik Teknik Pengelasan

2130401024

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=0

P=1

ECTS=1.59

3

29 Agustus 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Sudirman Rizki Ariyanto, M.Pd., M.T.




Susi Tri Umaroh, S.Pd., M.Pd.




FERLY ISNOMO ABDI

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-7

Mampu merancang, menganalisis, dan melakukan pengujian serta pengembangan produk bidang otomotif melalui teknologi berbasis komputer terapan dan manufaktur canggih

PLO-10

Mampu memahami dan terlibat pada usaha perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan teknik dan alat bantu modern dalam proses manufaktur untuk merancang dan memproduksi komponen mekanik secara efisien (C3)

PO - 2

Menganalisis berbagai proses manufaktur untuk mengidentifikasi metode yang paling efektif berdasarkan kriteria kinerja dan keandalan (C4)

PO - 3

Mengevaluasi efektivitas alat bantu teknik dalam merancang dan memproduksi komponen dengan mempertimbangkan aspek kinerja dan keandalan (C5)

PO - 4

Menciptakan desain komponen yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi manufaktur mutakhir dan sumber daya lokal (C6)

PO - 5

Menerapkan pendekatan analitis dalam memilih proses manufaktur yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan spesifik proyek (C3)

PO - 6

Menganalisis dan membandingkan berbagai alternatif teknologi manufaktur untuk menentukan solusi yang paling efektif dan efisien (C4)

PO - 7

Mengevaluasi hasil manufaktur dengan menggunakan standar teknis dan kriteria kinerja yang telah ditetapkan (C5)

PO - 8

Menciptakan prosedur operasional standar untuk proses manufaktur yang memaksimalkan efisiensi dan mengurangi limbah (C6)

PO - 9

Menerapkan konsep rekayasa berbasis ilmu dalam perancangan dan implementasi proses manufaktur (C3)

PO - 10

Menganalisis dampak penggunaan sumber daya lokal dalam manufaktur terhadap kinerja dan keandalan produk akhir (C4)

PO - 11

Mengevaluasi hasil manufaktur dengan menggunakan standar teknis dan kriteria kinerja yang telah ditetapkan (C5) / Menciptakan prosedur operasional standar untuk proses manufaktur yang memaksimalkan efisiensi dan mengurangi limbah (C6)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-2PLO-4PLO-7PLO-10
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   
PO-5   
PO-6   
PO-7   
PO-8   
PO-9   
PO-10   
PO-11   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10
PO-11

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Pemahaman dan praktiktentang proses pengelasan dalam bentuk las jalur, sambungan tumpang, sambunganfillet, sambungan I, sambungan V dan pipa dengan posisi las di bawah tangan,horizontal, dan vertikal menggunakan las acetylene, las busur listrik, dan lasMIG.

Pustaka

Utama :

  1. Mikell P. Groover. 2012. Introduction to Manufacturing Processes. John Wiley and Sons.
  2. Sindo Kou. 2003. Welding Metallurgy Second Edition. New Jersey: John Wiley and Sons.
  3. Harsono Wiryosumarto dan Toshie Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam . Jakarta : Pradnya Paramita.
  4. Noer Ilman. 2011. Diktat Teknologi Las. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.
  5. Lukas Okta Prasetyawanto. 2012. Ringkasan Materi Sub Bidang Pengelasan SMAW. Serang : Dikdas Teknologi Mekanik Balai Besar Latihan Kerja Industri.
  6. Budiharjo dan Novi Sukma Drastiawati. 2014. Job Sheet Las Listrik SMAW. Surabaya : UNESA.

Pendukung :

Dosen Pengampu

Dr. Arya Mahendra Sakti, S.T., M.T.

Sudirman Rizki Ariyanto, M.Pd., M.T.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Memahami kontrak belajar selama satu semester Memahami pengertian proses manufaktur Memahami pengelasan sebagai bagian dari proses manufaktur Memahami sejarah pengelasan Memahami definisi pengelasanMemahamai keuntungan pengelasan dibandingkan dengan proses sambungan yang lain Memahami penggunaan pengelasan

Pemahaman aturan & K3

Kriteria:

Memahami ≥80%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Penjelasan dosen, diskusi, pengenalan bengkel las
100 mnt

Materi: -
Pustaka: Harsono Wiryosumarto dan Toshie Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam . Jakarta : Pradnya Paramita.
5%

2

Minggu ke 2

Melanjutkan pertemuan ke-1 (sama dengan pertemuan ke-1)

Mampu menjelaskan sejarah pengelasan Menjelaskan definisi pengelasan Menjelaskan keuntungan pengelasan dibandingkan dengan proses sambungan yang lain

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Ceramah, diskusi, dan tanya jawab
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Harsono Wiryosumarto dan Toshie Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam . Jakarta : Pradnya Paramita.
5%

3

Minggu ke 3

Memahami macam-macam pengelasan Memahami cara-cara pengelasan Memahami macam-macam sambungan las Memahami las cair kimia Memahami las oxy acetylene welding (OAW) Memahami las thermit Memahami las busur listrik Memahami las resistensi listrik

Menjelaskan tentang macam-macam pengelasan Mengklasifikasikan macam-macam pengelasan Menjelaskan tentang cara-cara pengelasan Menggambarkan cara-cara pengelasan Menjelaskan las cair kimia Menjelaskan las OAW Menggambarkan cara kerja las OAW Menjelaskan las thermit Menjelaskan las SMAW Menggambarkan proses las SMAW Menjelaskan definisi las MIG dan TIG Menggambarkan proses pengelasan

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemecahan masalah (studi kasus)
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Harsono Wiryosumarto dan Toshie Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam . Jakarta : Pradnya Paramita.
5%

4

Minggu ke 4

Memahami las friksi Memahami las sinar energi Memahami transfer panas pada pengelasan Memahami perhitungan heat input dan heat output pada pengelasan

Menjelaskan las friksi Menggambarkan metode las friksi Mendefinisikan macam-macam las friksi Menjelaskan las sinar energi Mendefinisikan las sinar energi Menjelaskan transfer panas pada proses pengelasan Menggambarkan transfer panas pada proses pengelasan

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, dan studi kasus
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Harsono Wiryosumarto dan Toshie Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam . Jakarta : Pradnya Paramita.
5%

5

Minggu ke 5

Memahami elektroda las Memahami pengelasan pada beberapa jenis logam

Menjelaskan macam-macam elektroda las Menjelaskan cara menentukan elektroda las Menjelaskan cara membaca simbol pada elektroda las Menjelaskan pengelasan pada beberapa jenis logam Menjelaskan kemampuan pengelasan pada paduan logam

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, dan studi kasus
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Harsono Wiryosumarto dan Toshie Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam . Jakarta : Pradnya Paramita.
5%

6

Minggu ke 6

Memahami tipe sambungan pengelasan Memahami posisi-posisi pengelasan Memahami cacat-cacat pada pengelasan

Menjelaskan semua tipe sambungan pengelasan Menggambarkan tipe-tipe sambungan pengelasan Menjelaskan posisi-posisi pengelasan Menggambarkan posisi-posisi pengelasan Menjelaskan cacat-cacat las Mengklasifikasikan cacat-cacat las Menggambarkan cacat-cacat las

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, dan tanya jawab
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Harsono Wiryosumarto dan Toshie Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam . Jakarta : Pradnya Paramita.
5%

7

Minggu ke 7

Memahami proses perencanaan pengelasan Memahami keselamatan kerja pada pengelasan

Menjelaskan proses perencanaan pengelasan Menjelaskan prosedur perencanaan pengelasan yang benar Menjelaskan tentang keselamatan kerja ketika melakukan pengelasan Menjelaskan peralatan keselamatan yang harus diperlukan ketika melakukan pengelasan Menjelaskan beberapa bahaya melakukan pengelasan yang tidak sesuai dengan prosedur

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, dan studi kasus
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Harsono Wiryosumarto dan Toshie Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam . Jakarta : Pradnya Paramita.
5%

8

Minggu ke 8

Memahami prosedur dan teknik pengelasan

Menjelaskan prosedur pengelasan Menjelaskan teknik pengelasan Menjelaskan persiapan pengelasan secara detail

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, dan studi kasus
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Harsono Wiryosumarto dan Toshie Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam . Jakarta : Pradnya Paramita.
5%

9

Minggu ke 9

ujian tengah semester

ujian tengah semester

Kriteria:

ujian tengah semester


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
ujian tengah semester
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Noer Ilman. 2011. Diktat Teknologi Las. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.
5%

10

Minggu ke 10

Memahami penggunaan las dalam konstruksi

Las dalam konstruksi kapal Las dalam konstruksi jembatan dan rangka baja Menjelaskan penggunaan las dalam konstruksi Mengklasifikasikan penggunaan las dalam konstruksi Menggambarkan macam-macam penggunaan las dalam konstruksi

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Ceramah, diskusi, tanya jawab, dan studi kasus
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Noer Ilman. 2011. Diktat Teknologi Las. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.
10%

11

Minggu ke 11

Memahami mesin-mesin yang digunakan untuk praktikum pengelasan Memahami cara setting peralatas las (SMAW atau las listrik dan OAW atau las karbit)

dMenjelaskan mesin-mesin yang digunakan untuk praktikum pengelasan Mengklasifikasikan mesin-mesin yang dipergunakan untuk praktikun pengelasan Mengidentifikasi bagian mesin-mesin yang digunakan untuk praktikum pengelasan (mesin las SMAW dan mesin las OAW Mempraktikkan langkah penyalaan pada mesin-mesin las (SMAW dan OAW) Mempraktikkan cara setting O2 dan C2H2

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Ceramah, Diskusi dan Praktikum
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Noer Ilman. 2011. Diktat Teknologi Las. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.
5%

12

Minggu ke 12

Memahami cara melakukan pengelasan SMAW Memahami cara membuat jalur pada pengelasan SMAW

MMempraktekkan pengelasan SMAW Mempraktekkan cara melakukan penyalaan awal (busur) Mengidentifikasi kesalahan ketika melakukan penyalaan awal Mempraktekkan membuat jalur las Mengidentifikasi hasil pengelasan Mengidentifikasi cacat-cacat las

Kriteria:

bobot hasil penilaian sebesar 20% diperoleh dari tingkat partisipasi mahasiswa baik dalam hal kehadiran dalam perkuliahan, keaktifan dalam mengikuti perkuliahan (bertanya, memperhatikan, dan bersungguh-sungguh), dan keaktifan dalam kegiatan diskusi kelompok dan presentasi kelas. Berikut adalah rubrik presentasi kelas.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
diskusipraktikum
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Noer Ilman. 2011. Diktat Teknologi Las. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.
10%

13

Minggu ke 13

Memahami cara setting alat pada pengelasan SMAWMemahami cara melakukan pengelasan SMAWMembuat jalur las pada pengelasan SMAW

Mempraktekkan pengelasan SMAW Mempraktekkan cara melakukan penyalaan awal (busur) MMengidentifikasi kesalahan ketika melakukan penyalaan awal Mempraktekkan membuat jalur las Mengidentifikasi hasil pengelasan Mengidentifikasi cacat-cacat las

Kriteria:

Nilai maksimum jika mahasiswa mampu melakukan setting alat, menyalakan alat, dan membuat jalur las dengan baik


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
PraktikumDiskusi
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Noer Ilman. 2011. Diktat Teknologi Las. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.
5%

14

Minggu ke 14

Memahami cara melakukan pengelasan OAW Memahami hasil pengelasan OAW

Mampu melakukan praktikum las OAW Mampu membuat jalur las pada benda kerja

Kriteria:

Nilai maksimum didapatkan jika mahasiswa mampu melakukan praktikum dengan baik


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
PraktikumDiskusi
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Noer Ilman. 2011. Diktat Teknologi Las. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.
10%

15

Minggu ke 15

Memahami cara melakukan pengelasan OAW Memahami hasil pengelasan OAW

MMampu melakukan praktikum las OAW Mampu mebuat jalur las pada benda kerja Mampu menyambung benda kerja Mampu mengidentifikasi hasil las OAW (tersambung dengan baik atau tidak)

Kriteria:

Nilai maksimum didapatkan jika mahasiswa mampu melakukan praktikum dengan baik


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
PraktikumDiskusi
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Noer Ilman. 2011. Diktat Teknologi Las. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.
5%

16

Minggu ke 16

Memahami cara melakukan pengelasan OAW Memahami hasil pengelasan OAW

Mampu melakukan praktikum las OAW Mampu mebuat jalur las pada benda kerja Mampu menyambung benda kerja Mampu mengidentifikasi hasil las OAW (tersambung dengan baik atau tidak)

Kriteria:

Nilai maksimum didapatkan jika mahasiswa mampu melakukan praktikum dengan baik


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
PraktikumDiskusi
2 X 50

Materi: -
Pustaka: Noer Ilman. 2011. Diktat Teknologi Las. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.
10%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 37.5%
2. Penilaian Praktikum 60%
3. Tes 2.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.