Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Vokasi
Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Otomotif

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Perpindahan Panas

2130402019

T=2

P=0

ECTS=3.18

3

17 September 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Lailatus Sa‘diyah Yuniar Arifianti,S.T., M.T.




Prof. Dr. I Made Arsana, S.Pd., M.T.




FERLY ISNOMO ABDI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Mampu memanfaatkan prinsip-prinsip dasar matematika, sains, mekanika, dan material teknik sebagai landasan dalam analisis, perancangan, dan pengembangan solusi teknis yang aplikatif di bidang keteknikan

PLO-8

Mampu menerapkan analisis, perancangan, dan simulasi rekayasa kendaraan dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk meningkatkan performa, keselamatan, dan efisiensi energi

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mampu menjelaskan konsep dasar perpindahan panas dan menyelesaikan permasalahan sederhana secara logis, kritis, dan sistematis berdasarkan prinsip keteknikan.

PO - 2

Mampu menerapkan prinsip matematika dan sains dalam menganalisis perpindahan panas secara konduksi, konveksi, dan radiasi pada sistem keteknikan.

PO - 3

Mampu menganalisis dan merancang sistem perpindahan panas dengan menerapkan prinsip termal dan perhitungan keteknikan secara tepat dan aplikatif.

PO - 4

Mampu menganalisis penerapan perpindahan panas pada sistem kendaraan untuk mendukung peningkatan performa, keselamatan, dan efisiensi energi.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-5PLO-8
PO-1  
PO-2  
PO-3  
PO-4  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Perpindahan Panas membahas prinsip dasar dan mekanisme perpindahan panas (konduksi, konveksi, dan radiasi) serta penerapannya dalam sistem otomotif. Tujuan mata kuliah ini adalah agar mahasiswa mampu menganalisis dan merancang sistem pendinginan mesin, sistem HVAC kendaraan, dan komponen termal lainnya. Ruang lingkup mencakup hukum Fourier, persamaan energi, analisis konduksi tunak dan tak tunak, konveksi paksa dan alami, pertukaran panas radiasi, serta aplikasi dalam radiator, intercooler, dan sistem manajemen termal kendaraan listrik.

Pustaka

Utama :

  1. Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.

Pendukung :

Dosen Pengampu

Prof. Dr. I Made Arsana, S.Pd., M.T.

Ir. Priyo Heru Adiwibowo, S.T., M.T.

Lailatus Sa'diyah Yuniar Arifianti, M.T.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mampu menjelaskan konsep, ruang lingkup, dan mekanisme dasar perpindahan panas secara logis dan sistematis.

Ketepatan menjelaskan konsep dan membedakan mekanisme perpindahan panas.

Kriteria:

Ketepatan konsep, kelengkapan penjelasan, sistematika, dan keaktifan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, diskusi fenomena perpindahan panas dalam kehidupan sehari-hari dan sistem otomotif, serta identifikasi mekanisme perpindahan panas.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
3%

2

Minggu ke 2

Mampu mengidentifikasi sifat termal material dan parameter yang memengaruhi proses perpindahan panas.

Ketepatan mengidentifikasi sifat termal dan pengaruhnya terhadap perpindahan panas.

Kriteria:

Ketepatan data, pemahaman hubungan antarparameter, dan argumentasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, pengamatan data sifat termal beberapa material, diskusi, dan latihan membandingkan karakteristik material.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
3%

3

Minggu ke 3

Mampu merumuskan dan menyelesaikan permasalahan dasar perpindahan panas menggunakan pendekatan yang logis dan sistematis.

Kemampuan merumuskan masalah, menentukan asumsi, dan memilih pendekatan penyelesaian.

Kriteria:

Ketepatan identifikasi, logika penyelesaian, sistematika, dan ketepatan kesimpulan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Dosen memberikan contoh kasus. Mahasiswa mengidentifikasi parameter, membuat skema permasalahan, menentukan asumsi, dan menyusun langkah penyelesaian.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
3%

4

Minggu ke 4

Mampu menerapkan Hukum Fourier dalam menganalisis konduksi panas satu dimensi pada dinding datar.

Kemampuan merumuskan masalah, menentukan asumsi, dan memilih pendekatan penyelesaian.

Kriteria:

Ketepatan rumus, substitusi data, satuan, proses perhitungan, dan hasil.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, demonstrasi penyelesaian soal, latihan menghitung distribusi temperatur dan laju perpindahan panas pada dinding datar.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
3%

5

Minggu ke 5

Mampu menganalisis konduksi panas pada dinding komposit, silinder, dan sistem dengan beberapa lapisan material.

Kemampuan merumuskan masalah, menentukan asumsi, dan memilih pendekatan penyelesaian.

Kriteria:

Ketepatan model, perhitungan, satuan, interpretasi, dan kesimpulan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Mahasiswa menyelesaikan kasus konduksi pada dinding berlapis dan pipa serta membandingkan pengaruh material terhadap laju perpindahan panas.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
3%

6

Minggu ke 6

Mampu menerapkan prinsip konveksi dalam menganalisis perpindahan panas antara permukaan dan fluida.

Kemampuan merumuskan masalah, menentukan asumsi, dan memilih pendekatan penyelesaian.

Kriteria:

Ketepatan pemilihan persamaan, penggunaan bilangan tak berdimensi, perhitungan, dan interpretasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, latihan perhitungan, diskusi fenomena aliran udara dan fluida pendingin, serta penyelesaian kasus konveksi.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
3%

7

Minggu ke 7

Mampu menerapkan prinsip radiasi termal dalam menganalisis perpindahan panas antarpermukaan.

Ketepatan menerapkan persamaan radiasi termal pada permasalahan keteknikan.

Kriteria:

Ketepatan konsep, persamaan, perhitungan, satuan, dan interpretasi hasil.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Dosen menjelaskan prinsip radiasi. Mahasiswa menghitung energi radiasi dan menganalisis pengaruh temperatur serta sifat permukaan terhadap perpindahan panas.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
3%

8

Minggu ke 8

Mampu menunjukkan pencapaian CPMK-1 dan CPMK-2 secara terintegrasi.

Ketepatan menerapkan persamaan radiasi termal pada permasalahan keteknikan.

Kriteria:

Ketepatan konsep, langkah penyelesaian, perhitungan, satuan, dan hasil akhir.


Bentuk Penilaian :
Tes
Mahasiswa mengerjakan Ujian Tengah Semester secara luring berupa soal konsep, analisis, dan perhitungan perpindahan panas.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
17%

9

Minggu ke 9

Mampu menganalisis perpindahan panas gabungan pada sistem keteknikan.

Kemampuan mengintegrasikan beberapa mekanisme perpindahan panas dalam satu sistem.

Kriteria:

Ketepatan model termal, perhitungan resistansi, laju perpindahan panas, dan interpretasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Dosen memberikan contoh sistem termal. Mahasiswa menyusun jaringan resistansi dan menghitung laju perpindahan panas total.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
4%

10

Minggu ke 10

Mampu menganalisis perpindahan panas pada sirip sebagai metode peningkatan pelepasan panas.

Kemampuan mengintegrasikan beberapa mekanisme perpindahan panas dalam satu sistem.

Kriteria:

Ketepatan persamaan, perhitungan, analisis parameter, dan kesimpulan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah dan latihan menghitung distribusi temperatur, efisiensi, serta efektivitas sirip pada berbagai kondisi.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
5%

11

Minggu ke 11

Mampu menganalisis prinsip kerja dan performa alat penukar kalor.

Ketepatan menentukan performa dan karakteristik alat penukar kalor.

Kriteria:

Ketepatan pemilihan metode, perhitungan, perbandingan konfigurasi, dan interpretasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Mahasiswa mempelajari konstruksi heat exchanger, melakukan perhitungan LMTD dan laju perpindahan panas, serta membandingkan konfigurasi aliran.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
5%

12

Minggu ke 12

Mampu menganalisis prinsip kerja dan performa alat penukar kalor.

Ketepatan menentukan performa dan karakteristik alat penukar kalor.

Kriteria:

Ketepatan perhitungan, pemilihan material, kelayakan desain, dan sistematika.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Mahasiswa diberikan kebutuhan termal tertentu, kemudian menentukan parameter desain, menghitung kebutuhan luas permukaan, dan memilih material yang sesuai.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
6%

13

Minggu ke 13

Mampu menganalisis prinsip perpindahan panas pada sistem pendinginan mesin kendaraan.

Ketepatan menentukan performa dan karakteristik alat penukar kalor.

Kriteria:

Ketepatan model, perhitungan, pemahaman fungsi komponen, dan interpretasi teknis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Mahasiswa mengidentifikasi aliran panas pada sistem pendinginan mesin, melakukan perhitungan sederhana beban panas, dan menganalisis kinerja radiator.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
6%

14

Minggu ke 14

Mampu menganalisis perpindahan panas pada sistem kendaraan lainnya untuk mendukung performa dan keselamatan.

Ketepatan menentukan performa dan karakteristik alat penukar kalor.

Kriteria:

Ketepatan konsep, relevansi analisis, keterkaitan dengan performa dan keselamatan, serta argumentasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Mahasiswa menganalisis beberapa kasus termal pada kendaraan konvensional dan kendaraan listrik serta membandingkan kebutuhan pengelolaan panasnya.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
5%

15

Minggu ke 15

Mampu menganalisis dan merancang solusi pengelolaan panas pada sistem kendaraan untuk meningkatkan performa dan efisiensi energi.

Ketepatan menentukan performa dan karakteristik alat penukar kalor.

Kriteria:

Ketepatan teknis, kelayakan solusi, ketepatan perhitungan, efisiensi, kreativitas, dan kemampuan presentasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Mahasiswa bekerja dalam kelompok menganalisis kasus sistem termal kendaraan, menyusun alternatif solusi, melakukan perhitungan dasar, dan mempresentasikan hasil rancangan.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
6%

16

Minggu ke 16

Mampu menunjukkan kemampuan analisis, perancangan, dan penerapan prinsip perpindahan panas secara komprehensif pada sistem keteknikan dan kendaraan.

Kemampuan mengintegrasikan prinsip perpindahan panas dalam analisis dan penyelesaian masalah teknis.

Kriteria:

Ketepatan model, perhitungan, analisis, rancangan, argumentasi, dan kesimpulan.


Bentuk Penilaian :
Tes
Mahasiswa mengikuti Ujian Akhir Semester secara luring berupa soal analisis, perhitungan, perancangan, dan studi kasus perpindahan panas pada kendaraan.
100 menit

Materi: Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2013). Fundamentals of Heat and Mass Transfer. 7th Edition. John Wiley & Sons.
Pustaka:
25%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 58%
2. Tes 42%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.