|

|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Bahasa dan Seni
Program Studi S1 Sastra Inggris
|
Kode Dokumen
|
SEMESTER LEARNING PLAN
|
|
Course
|
KODE
|
Rumpun MataKuliah
|
Bobot Kredit
|
SEMESTER
|
Tanggal Penyusunan
|
|
Desain Program Proyek Kemanusiaan
|
7920209096
|
|
T=0
|
P=4
|
ECTS=6.36
|
5
|
7 Agustus 2026
|
|
OTORISASI
|
Pengembang S.P
|
Koordinator Rumpun matakuliah
|
Koordinator Program Studi
|
.......................................
|
.......................................
|
ALI MUSTOFA
|
|
Model Pembelajaran
|
Project Based Learning
|
|
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah
|
|
PLO-1
|
Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya
|
|
PLO-3
|
Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
|
|
PLO-7
|
Mampu mengaplikasikan konsep dan teori budaya untuk menganalisis serta merespons fenomena sosial budaya dengan cara yang responsif terhadap budaya.
|
Program Objectives (PO)
|
|
PO - 1
|
Mengidentifikasi isu-isu kemanusiaan yang dapat diselesaikan melalui pendekatan literatur dan budaya.
|
|
PO - 2
|
Merancang program kemanusiaan berbasis literatur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
|
|
PO - 3
|
Mengaplikasikan metodologi penelitian literatur untuk menganalisis dampak sosial program kemanusiaan.
|
|
PO - 4
|
Berkolaborasi dalam tim untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi proyek kemanusiaan yang didesain.
|
Matrik PLO-PO
|
| |
| PO | PLO-1 | PLO-3 | PLO-7 | | PO-1 | | | ✔ | | PO-2 | | ✔ | | | PO-3 | | | ✔ | | PO-4 | ✔ | | |
|
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)
|
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | PO-3 | | | | | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | PO-4 | | | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | |
|
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah ini membahas perancangan proyek kemanusiaan berbasis literatur, di mana mahasiswa akan mengeksplorasi hubungan antara literatur, budaya, dan isu-isu kemanusiaan. Mahasiswa akan mempelajari konsep dan metodologi dalam mendesain program-program kemanusiaan yang berdampak positif pada masyarakat melalui pendekatan humaniora. Dengan menggabungkan penelitian literatur, analisis budaya, dan prinsip-prinsip kemanusiaan, mahasiswa akan belajar bagaimana merancang program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan di dunia nyata.
|
|
Pustaka
|
Utama :
|
|
- Fowler, Roger. 1981. Literature as Social Discourse.
- Jones, Leo. 2001. Welcome!: English for the Travel and Tourism Industry.
- Huckin, Thomas. 2005. Critical Discourse Analysis in Functional Approaches to Written Text.
- Tannen, Deborah. 2007. Talking Voices: Repetition, Dialogue, and Imagery in Conversational Discourse.
|
|
Pendukung :
|
|
|
|
Dosen Pengampu
|
|
|
Minggu Ke-
|
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian
|
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu]
|
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ]
|
Bobot Penilaian (%)
|
|
Indikator
|
Kriteria & Bentuk
|
Luring (offline)
|
Daring (online)
|
|
(1)
|
(2)
|
(3)
|
(4)
|
(5)
|
(6)
|
(7)
|
(8)
|
|
1
Minggu ke 1
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu mengembangkan pemahaman kritis tentang hubungan antara literatur, budaya, dan isu-isu kemanusiaan. |
Mahasiswa mampu mengidentifikasi isu-isu kemanusiaan melalui analisis teks literatur. |
Kriteria:
Ketepatan dan kelengkapan dalam mengidentifikasi masalah-masalah kemanusiaan dari teks literatur. Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: isu-isu kemanusiaan melalui analisis teks literatur. Pustaka: Fowler, Roger. 1981. Literature as Social Discourse. |
5% |
|
2
Minggu ke 2
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu mengembangkan pemahaman kritis tentang hubungan antara literatur, budaya, dan isu-isu kemanusiaan. |
Mahasiswa mampu mengidentifikasi isu-isu kemanusiaan melalui analisis teks literatur. |
Kriteria:
Ketepatan dan kelengkapan dalam mengidentifikasi masalah-masalah kemanusiaan dari teks literatur. Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: isu-isu kemanusiaan melalui analisis teks literatur. Pustaka: Fowler, Roger. 1981. Literature as Social Discourse. |
5% |
|
3
Minggu ke 3
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu mengembangkan pemahaman kritis tentang hubungan antara literatur, budaya, dan isu-isu kemanusiaan. |
Mahasiswa mampu mengidentifikasi isu-isu kemanusiaan melalui analisis teks literatur. |
Kriteria:
Ketepatan dan kelengkapan dalam mengidentifikasi masalah-masalah kemanusiaan dari teks literatur. Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: isu-isu kemanusiaan melalui analisis teks literatur. Pustaka: Fowler, Roger. 1981. Literature as Social Discourse. |
5% |
|
4
Minggu ke 4
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu mengembangkan pemahaman kritis tentang hubungan antara literatur, budaya, dan isu-isu kemanusiaan. |
Mahasiswa mampu mengidentifikasi isu-isu kemanusiaan melalui analisis teks literatur. |
Kriteria:
Ketepatan dan kelengkapan dalam mengidentifikasi masalah-masalah kemanusiaan dari teks literatur. Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: isu-isu kemanusiaan melalui analisis teks literatur. Pustaka: Fowler, Roger. 1981. Literature as Social Discourse. |
5% |
|
5
Minggu ke 5
|
Pada akhir masa perkuliahan, mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip humaniora dalam merancang proyek-proyek kemanusiaan yang berkelanjutan dan berdampak. |
|
Kriteria:
Ketepatan dalam menggunakan metode riset dalam memahami kebutuhan masyarakat. Percentage: 25% Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 2 X 50 |
|
Materi: Program kemanusiaan berbasis literature Pustaka: Jones, Leo. 2001. Welcome!: English for the Travel and Tourism Industry. |
5% |
|
6
Minggu ke 6
|
Pada akhir masa perkuliahan, mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip humaniora dalam merancang proyek-proyek kemanusiaan yang berkelanjutan dan berdampak. |
|
Kriteria:
Ketepatan dalam menggunakan metode riset dalam memahami kebutuhan masyarakat. Percentage: 25% Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 2 X 50 |
|
Materi: Program kemanusiaan berbasis literature Pustaka: Jones, Leo. 2001. Welcome!: English for the Travel and Tourism Industry. |
5% |
|
7
Minggu ke 7
|
Pada akhir masa perkuliahan, mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip humaniora dalam merancang proyek-proyek kemanusiaan yang berkelanjutan dan berdampak. |
|
Kriteria:
Ketepatan dalam menggunakan metode riset dalam memahami kebutuhan masyarakat. Percentage: 25% Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 2 X 50 |
|
Materi: Program kemanusiaan berbasis literature Pustaka: Jones, Leo. 2001. Welcome!: English for the Travel and Tourism Industry. |
5% |
|
8
Minggu ke 8
|
Pada akhir masa perkuliahan, mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip humaniora dalam merancang proyek-proyek kemanusiaan yang berkelanjutan dan berdampak. |
|
Kriteria:
Ketepatan dalam menggunakan metode riset dalam memahami kebutuhan masyarakat. Percentage: 25% Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 2 X 50 |
|
Materi: Program kemanusiaan berbasis literature Pustaka: Jones, Leo. 2001. Welcome!: English for the Travel and Tourism Industry. |
5% |
|
9
Minggu ke 9
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu menganalisis masalah-masalah sosial dan budaya dengan menggunakan pendekatan literatur dan humaniora. |
Mahasiswa mampu menerapkan teknik analisis teks dalam mengkaji dampak sosial program. |
Kriteria:
Ketepatan dalam menerapkan teknik analisis teks terhadap isu sosial. Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: metodologi penelitian literatur dan analisis teks Pustaka: Huckin, Thomas. 2005. Critical Discourse Analysis in Functional Approaches to Written Text. |
5% |
|
10
Minggu ke 10
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu menganalisis masalah-masalah sosial dan budaya dengan menggunakan pendekatan literatur dan humaniora. |
Mahasiswa mampu menerapkan teknik analisis teks dalam mengkaji dampak sosial program. |
Kriteria:
Ketepatan dalam menerapkan teknik analisis teks terhadap isu sosial. Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: metodologi penelitian literatur dan analisis teks Pustaka: Huckin, Thomas. 2005. Critical Discourse Analysis in Functional Approaches to Written Text. |
5% |
|
11
Minggu ke 11
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu menganalisis masalah-masalah sosial dan budaya dengan menggunakan pendekatan literatur dan humaniora. |
Mahasiswa mampu menerapkan teknik analisis teks dalam mengkaji dampak sosial program. |
Kriteria:
Ketepatan dalam menerapkan teknik analisis teks terhadap isu sosial. Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: metodologi penelitian literatur dan analisis teks Pustaka: Huckin, Thomas. 2005. Critical Discourse Analysis in Functional Approaches to Written Text. |
5% |
|
12
Minggu ke 12
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu menganalisis masalah-masalah sosial dan budaya dengan menggunakan pendekatan literatur dan humaniora. |
Mahasiswa mampu menerapkan teknik analisis teks dalam mengkaji dampak sosial program. |
Kriteria:
Ketepatan dalam menerapkan teknik analisis teks terhadap isu sosial. Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: metodologi penelitian literatur dan analisis teks Pustaka: Huckin, Thomas. 2005. Critical Discourse Analysis in Functional Approaches to Written Text. |
5% |
|
13
Minggu ke 13
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu menyusun program kemanusiaan berbasis literatur yang sesuai dengan konteks sosial dan budaya. |
Mahasiswa mampu bekerja dalam tim dengan efektif untuk menyusun strategi implementasi program. |
Kriteria:
Kemampuan berkolaborasi dalam menyusun strategi program. Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: kolaborasi dan analisis wacana Pustaka: Tannen, Deborah. 2007. Talking Voices: Repetition, Dialogue, and Imagery in Conversational Discourse. |
5% |
|
14
Minggu ke 14
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu menyusun program kemanusiaan berbasis literatur yang sesuai dengan konteks sosial dan budaya. |
Mahasiswa mampu bekerja dalam tim dengan efektif untuk menyusun strategi implementasi program. |
Kriteria:
Kemampuan berkolaborasi dalam menyusun strategi program. Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: kolaborasi dan analisis wacana Pustaka: Tannen, Deborah. 2007. Talking Voices: Repetition, Dialogue, and Imagery in Conversational Discourse. |
10% |
|
15
Minggu ke 15
|
Pada akhir mata perkuliahan, siswa mampu menyusun program kemanusiaan berbasis literatur yang sesuai dengan konteks sosial dan budaya. |
Mahasiswa mampu bekerja dalam tim dengan efektif untuk menyusun strategi implementasi program. |
Kriteria:
Kemampuan berkolaborasi dalam menyusun strategi program. Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Luring 4 X 50 |
|
Materi: kolaborasi dan analisis wacana Pustaka: Tannen, Deborah. 2007. Talking Voices: Repetition, Dialogue, and Imagery in Conversational Discourse. |
10% |
|
16
Minggu ke 16
|
mengembangkan analisis kritis terhadap program kemanusiaan berbasis literatur yang telah didesain oleh tim mereka. |
Mahasiswa akan diminta untuk mengembangkan analisis kritis terhadap program kemanusiaan berbasis literatur yang telah didesain oleh tim mereka |
Kriteria:
- Evaluasi Proyek Desain (Laporan tertulis)
- Presentasi Proyek
Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
|
|
|
15% |