Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Kedokteran
Program Studi S1 Fisioterapi

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Fisioterapi Integumen

1120202037

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=1

P=1

ECTS=3.18

5

22 Agustus 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Susi Susanti, S.Kes., M.Biomed




Susi Susanti, S.Kes., M.Biomed.




FIRDAUSI KAHFI MAULANA

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-5

Menguasai konsep teoritis dalam IPTEKS dan psikososial yang spesifik di bidang keahlainnya sesuai standar kompetensi

PLO-6

Menguasai pelaksanaan manajemen yang spesifik di bidang keahlainnya sesuai standar kompetensi secara mandiri dan atau berkelompok

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu menganalisis gangguan sistem integumen berdasarkan teori gerak dan fungsi tubuh, data klinis, serta patofisiologi untuk menentukan implikasinya dalam manajemen fisioterapi integumen pada berbagai kelompok usia.

PO - 2

Mahasiswa mampu merancang program intervensi fisioterapi pada gangguan integumen secara komprehensif, aman, dan berbasis evidence atau guideline.

PO - 3

Mahasiswa mampu mengevaluasi efektivitas intervensi fisioterapi integumen serta memodifikasi rencana terapi berdasarkan respons klinis pasien.

PO - 4

Mahasiswa mampu mengintegrasikan pendekatan biopsikososial dan kolaborasi interprofesional dalam manajemen gangguan integumen.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-4PLO-5PLO-6
PO-1  
PO-2  
PO-3  
PO-4  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini mempelajari konsep dasar, pemeriksaan, dan intervensi fisioterapi pada gangguan sistem integumen yang meliputi kulit, jaringan subkutan, fascia, serta struktur terkait proses penyembuhan luka.

Pustaka

Utama :

  1. Abad‐Casintahan, F., Chow, S.K.W., Goh, C.L., Kubba, R., Hayashi, N., Noppakun, N., See, J., Suh, D.H., Xiang, L.H.F., Kang, S. and Asian Acne Board, 2016. Frequency and characteristics of acne‐related post‐inflammatory hyperpigmentation. The Journal of dermatology, 43(7), pp.826-828
  2. Agur, A.M. and Dalley, A.F., 2022. Moore's essential clinical anatomy. Lippincott Williams & Wilkins.
  3. Boron, W.F. and Boulpaep, E.L., 2016. Medical physiology E-book. Elsevier Health Sciences
  4. Kang, Sewon, 2019. Fitzpatrick's Dermatology 9th. New York: McGraw-Hill
  5. Sutaria, A.H., Masood, S., Saleh, H.M. and Schlessinger, J., 2023. Acne vulgaris. In StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing.

Pendukung :

  1. VanPutte, C., Regan, J. and Russo, A., 2022. ISE Seeley's Anatomy & Physiology. McGraw-Hill.
  2. Nur Luthfiatus Solikah. 2025. Peran Hormon Kortisol dalam Kesehatan Kulit Atlet Perempuan

Dosen Pengampu

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu memahami dan menguraikan sistem integumen

  1. Anatomi
  2. Fisiologi
  3. Tipe
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Anatomi, Fisiologi, Tipe-Tipe
Pustaka: Abad‐Casintahan, F., Chow, S.K.W., Goh, C.L., Kubba, R., Hayashi, N., Noppakun, N., See, J., Suh, D.H., Xiang, L.H.F., Kang, S. and Asian Acne Board, 2016. Frequency and characteristics of acne‐related post‐inflammatory hyperpigmentation. The Journal of dermatology, 43(7), pp.826-828

Materi: anatomi, elastisitas kulit
Pustaka: Nur Luthfiatus Solikah. 2025. Peran Hormon Kortisol dalam Kesehatan Kulit Atlet Perempuan
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu memahami dan menguraikan bentuk perubahan kulit

  1. Kemampuan mahasiswa dalam menguraikan dan memahami bentuk perubahan kulit secara Fisiologis
  2. Kemampuan mahasiswa dalam menguraikan dan memahami bentuk perubahan kulit secara patologis
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Menguraikan bentuk perubahan kulit
Pustaka: Agur, A.M. and Dalley, A.F., 2022. Moore's essential clinical anatomy. Lippincott Williams & Wilkins.
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu memahami dan menguraikan penyakit pada kulit

  1. Kemampuan mahasiswa dalam menguraikan dan memahami penyakit pada kulit akibat Infeksi bakteri
  2. Kemampuan mahasiswa dalam menguraikan dan memahami penyakit pada kulit akibat infeksi virus
  3. Kemampuan mahasiswa dalam menguraikan dan memahami penyakit pada kulit akibat infeksi jamur
  4. Kemampuan mahasiswa dalam menguraikan dan memahami penyakit pada kulit akibat infeksi parasit
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Infeksi bakteri, Infeksi virus , Infeksi jamur ,Infeksi parasit
Pustaka: Kang, Sewon, 2019. Fitzpatrick's Dermatology 9th. New York: McGraw-Hill
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu memahami dan menguraikan pendekatan diagnosa penyakit kulit berdasarkan ICF

  1. Kemampuan mahasiswa dalam menguraikan, memahami, dan mempraktikkan pendekatan diagnosa penyakit kulit berdasarkan ICF
  2. Mahasiswa mampu menerapkan konsep pasien safety
  3. Mahasiswa mampu mengintegrasikan konsep ICF dalam analisis kasus serta menerapkan komunikasi interprofesional yang efektif dalam praktik kolaboratif (IPE).
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: ICF konsep
Pustaka: Kang, Sewon, 2019. Fitzpatrick's Dermatology 9th. New York: McGraw-Hill
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu memahami dan menguraikan combustio

  1. Combustion
  2. Penyebab Combustio
  3. Tingkat Combustio
  4. Perubahan Fisiologi Akibat Combustio
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Combustio
Pustaka: Boron, W.F. and Boulpaep, E.L., 2016. Medical physiology E-book. Elsevier Health Sciences
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa Mampu merancang program intervensi Fisioterapi Pada Combustio

  1. Proses Fisioterapi Pada Combustio
  2. Assesment Dan Intervensi Pada Combustion
  3. Evaluasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Combustio
Pustaka: Sutaria, A.H., Masood, S., Saleh, H.M. and Schlessinger, J., 2023. Acne vulgaris. In StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing.
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu merancang program intervensi pada Decubitus, Ulcus, Ulcer"

  1. Anatomi, Fisiologi Dan Patofisiologi Pada Decubitus, Ulcus, Ulcer
  2. Proses Fisioterapi Pada Decubitus, Ulcus, Ulcer
  3. Assesment Dan Intervensi Pada Decubitus, Ulcus, Ulcer
  4. Evaluasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Manajemen Decubitus, Ulcus, Ulcer
Pustaka: Boron, W.F. and Boulpaep, E.L., 2016. Medical physiology E-book. Elsevier Health Sciences
5%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu merancang program intervensi fisioterapi pada Xerosis

  1. Anatomi, Fisiologi Dan Patofisiologi Pada Xerosis
  2. Proses Fisioterapi Pada Penurunan Kekuatan Otot
  3. Assesment Dan Intervensi Pada Xerosis
  4. Evaluasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Manajemen Xerosis
Pustaka: Sutaria, A.H., Masood, S., Saleh, H.M. and Schlessinger, J., 2023. Acne vulgaris. In StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing.
5%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu merancang program intervensi fisioterapi pada Odema Subcutaneous

  1. Anatomi, Fisiologi Dan Patofisiologi Pada Oedema Subcutaneous
  2. Proses Fisioterapi Pada Odema Subcutaneus
  3. Assesment Dan Intervensi Pada Subcutaneous
  4. Evaluasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Manajemen Oedema Subcutaneous
Pustaka: Agur, A.M. and Dalley, A.F., 2022. Moore's essential clinical anatomy. Lippincott Williams & Wilkins.
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu merancang program intervensi fisioterapi pada Sellulitis

  1. Anatomi, Fisiologi Dan Patofisiologi Pada Sellulitis
  2. Proses Fisioterapi Pada Sellulitis
  3. Assesment Dan Intervensi Pada Sellulitis
  4. Evaluasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Sellulitis
Pustaka: Kang, Sewon, 2019. Fitzpatrick's Dermatology 9th. New York: McGraw-Hill
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu merancang program intervensi fisioterapi pada Herpes Simplex

  1. Anatomi, Fisiologi Dan Patofisiologi Pada Pada Herpes Simplex
  2. Proses Fisioterapi Pada Pada Herpes Simplex
  3. Assesment Dan Intervensi Pada Pada Herpes Simplex
  4. Evaluasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Herpes Simplex
Pustaka: Abad‐Casintahan, F., Chow, S.K.W., Goh, C.L., Kubba, R., Hayashi, N., Noppakun, N., See, J., Suh, D.H., Xiang, L.H.F., Kang, S. and Asian Acne Board, 2016. Frequency and characteristics of acne‐related post‐inflammatory hyperpigmentation. The Journal of dermatology, 43(7), pp.826-828
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu melakukan manajemen Fisioterapi Pada Luka Diabetes

  1. Anatomi, Fisiologi Dan Patofisiologi Pada Luka Diabetes
  2. Proses Fisioterapi Pada Luka Diabetes
  3. Assesment Dan Intervensi Pada Luka Diabetes
  4. Evaluasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Luka Diabetes
Pustaka: Kang, Sewon, 2019. Fitzpatrick's Dermatology 9th. New York: McGraw-Hill
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu memahami dan menguraikan Manajemen Fisioterapi Pada Skin Graft

  1. Anatomi, Fisiologi Dan Patofisiologi Pada Skin Graft
  2. Proses Fisioterapi Pada Skin Graft
  3. Assesment Dan Intervensi Pada Skin Graft
  4. Evaluasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Skin Graft
Pustaka: Agur, A.M. and Dalley, A.F., 2022. Moore's essential clinical anatomy. Lippincott Williams & Wilkins.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu memahami dan menguraikan Manajemen Fisioterapi Pada Folikulitis

  1. Anatomi, Fisiologi Dan Patofisiologi Pada Folikulitis
  2. Proses Fisioterapi Pada Folikulitis
  3. Assesment Dan Intervensi Pada Folikulitis
  4. Evaluasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Folikulitis
Pustaka: Abad‐Casintahan, F., Chow, S.K.W., Goh, C.L., Kubba, R., Hayashi, N., Noppakun, N., See, J., Suh, D.H., Xiang, L.H.F., Kang, S. and Asian Acne Board, 2016. Frequency and characteristics of acne‐related post‐inflammatory hyperpigmentation. The Journal of dermatology, 43(7), pp.826-828
5%

15

Minggu ke 15

Maahasiswa mampu memahami dan menguraikan Acne vulgaris

  1. Etiologi
  2. Patofisiologi
  3. Jenis -Jenis Acne
  4. Perawatan Acne
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi: Acne Vulgaris
Pustaka: VanPutte, C., Regan, J. and Russo, A., 2022. ISE Seeley's Anatomy & Physiology. McGraw-Hill.
5%

16

Minggu ke 16

Ujian Sumatif

  1. Etiologi ,Patofisiologi , Jenis -Jenis Acne, Perawatan Acne
  2. Manajemen Fisioterapi Pada Skin Graft
  3. Manajemen Fisioterapi Pada Folikulitis
  4. Manajemen Fisioterapi Pada Herpes Simplex
  5. Manajemen Fisioterapi Pada Luka Diabetes
  6. Manajemen Fisioterapi Pada Sellulitis
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Tes
Luring
(1x50‘) (1x170‘)

Materi:
Pustaka: VanPutte, C., Regan, J. and Russo, A., 2022. ISE Seeley's Anatomy & Physiology. McGraw-Hill.

Materi: Manajemen Fisioterapi Pada Herpes Simplex
Pustaka: Kang, Sewon, 2019. Fitzpatrick's Dermatology 9th. New York: McGraw-Hill

Materi: Manajemen Fisioterapi Pada Folikulitis
Pustaka: Agur, A.M. and Dalley, A.F., 2022. Moore's essential clinical anatomy. Lippincott Williams & Wilkins.

Materi: Manajemen Fisioterapi Pada Skin Graft
Pustaka: Boron, W.F. and Boulpaep, E.L., 2016. Medical physiology E-book. Elsevier Health Sciences
25%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 55%
2. Penilaian Praktikum 20%
3. Tes 25%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.