Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Teknik Sipil

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

KIMIA II

2220103195

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=3

P=0

ECTS=4.77

5

7 September 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




YOGIE RISDIANTO

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-5

Mampu mengembangkan pengetahuan dan tekonologi dalam bidang teknik sipil atau praktik professional melalui perancangan, riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.

PLO-6

Mampu menganalisis, mendesain, merancang, serta mengevaluasi dalam mengambil keputusan yang strategis dalam bidang teknik sipil.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu menggunakan prinsip ilmu kimia sebagai dasar dalam mempelajari ilmu yang berkaitan dengan kimia.

PO - 2

Mahasiswa dapat melakukan perhitungan kimia.

PO - 3

Mampu mengevaluasi fungsi dan perubahan kimia pada admixture, polimer, aspal, dan material konstruksi terkait.

PO - 4

Mampu mengevaluasi material sementisius alternatif, geopolimer, serta material berbasis limbah dari aspek kimia dan kinerja Teknik Sipil.

PO - 5

Mampu merancang dan mengomunikasikan solusi material/infrastruktur sipil yang lebih berkelanjutan berdasarkan prinsip green chemistry melalui proyek kelompok.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-5PLO-6
PO-1 
PO-2 
PO-3 
PO-4 
PO-5 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Sifat Fisik larutan, kinetik kimia, kimia inti, kesetimbangan kimia, termodinamika kimia, teori asam basa, kesetimbangan asam basa, kesetimbangan kelarutan, elektrokimia, kimia organik, biomolekul

Pustaka

Utama :

  1. J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Pendukung :

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Pirim Setiarso, M.Si.

Prof. Dr. Tukiran, M.Si.

Dr. Rusly Hidayah, S.Si., M.Pd.

Prof. Dr. Nita Kusumawati, S.Si., M.Sc.

apt. Fani Deapsari , S.Farm., M.Farm.

Subhan Rullyansyah , S.Farm., Apt., M.Farm.

Dr. Andika Pramudya Wardana, S.Si., M.Si.

Dr. Muhammad Ikhlas Abdjan, S.Pd., M.Si.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip elektrokimia yang relevan terhadap material dan struktur Teknik Sipil.

  1. Ketepatan menjelaskan oksidasireduksi, anoda, katoda, elektrolit, dan potensial sel.
  2. Ketepatan menghubungkan konsep dengan baja/struktur sipil.
  3. Kejelasan identifikasi masalah proyek.
Kriteria:
  1. Ketepatan penguasaan konsep, logika berpikir sistematis, dan ketajaman analisis teknis.
  2. Ketepatan dalam perhitungan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio, Tes
Kuliah interaktif Studi fenomena korosi pada infrastruktur
3 X 50
LMS: bahan ajar, diskusi topik proyek,pengumpulan lembar
3 X 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka:

Materi: Elektrokimia untuk Teknik Sipil: redoks,anoda-katoda,elektrolit, potensial elektroda, sel galvanik;konteks korosi baja.
Pustaka:
4%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menganalisis mekanisme korosi pada baja struktur dan baja tulangan dalam beton.

  1. Ketepatan menjelaskan reaksi anodic/cathodic.
  2. Ketepatan menganalisis peran O₂,H₂O, pH, Cl⁻, dan karbonasi.
  3. Kemampuan menjelaskan cracking/spalling akibat produk korosi.
Kriteria:

Rubrik analisis mekanisme.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Case-based PjBL Analisis kasus jembatan/dermaga/beton bertulang
3 x 50
LMS: diskusi studi kasus dan unggah peta mekanisme.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka:

Materi: Korosi baja dan beton bertulang: passivation,depassivation, chloride-induced corrosion,carbonation-induced corrosion.
Pustaka:
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu mengevaluasi strategi pengendalian korosi pada infrastruktur sipil.

  1. Ketepatan memilih metode perlindungan sesuai kondisi eksposur.
  2. Kemampuan membandingkan coating, inhibitor, galvanisasi,cathodic protection, dan material selection.
Kriteria:

Rubrik evaluasi alternatif.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
PjBL problem solving Diskusi solusi mitigasi korosi untuk kasus nyata
3 x 50
LMS: pengumpulan matriks solusi.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka:

Materi: Pencegahan korosi: coating, inhibitor,galvanisasi, sacrificial anode, impressed current, desain durabilitas.
Pustaka:
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu menjelaskan komposisi kimia semen Portland dan kaitannya dengan sifat material konstruksi.

  1. Ketepatan mengidentifikasi CaO,SiO₂, Al₂O₃, Fe₂O₃ serta C₃S, C₂S, C₃A, C₄AF.
  2. Kemampuan menghubungkan komposisi dengan setting,strength, heat, dan durability.
Kriteria:

Ketepatan penguasaan konsep kimia semen, logika berpikir dalam menghubungkan struktur dengan sifat material, dan akurasi analisis data.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Kuliah interaktif mini case Analisis jenis semen untuk kebutuhan proyek sipil
3 X 50
LMS: bahan visual dan tugas analisis semen.
3 X 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka:

Materi: Bahan baku dan komposisi oksida pembentuk semen (CaO,SiO2, Al2O3,Fe2O3).
Pustaka:

Materi: Karakteristik senyawa utama klinker (C3S, C2S,C3A, C4AF)dan proses hidrasinya.
Pustaka:

Materi: Hubungan antara proporsi senyawa kimia dengan sifat fisik semen (kekuatan awal, panas hidrasi, dan ketahanan sulfat).
Pustaka:
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu menganalisis reaksi hidrasi semen,pembentukan mikrostruktur, dan panas hidrasi.

  1. Ketepatan menjelaskan pembentukan C-S-H, Ca(OH)₂, ettringite.
  2. Kemampuan menghubungkan hidrasi dengan strength development dan heat evolution
  3. Kemampuan menganalisis risiko thermal cracking secara konseptual.
Kriteria:

Ketepatan analisis mekanisme hidrasi,kelengkapan identifikasi produk hidrasi, akurasi penjelasan struktur dan sifat produk, kedalaman pemahaman interaksi antar komponen.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
PjBL guided inquiry Analisis kasus beton massa/fondasi besar
3 X 50
LMS: video/diagram hidrasi dan unggah analisis.
3 X 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Mekanisme dan tahapan reaksi hidrasi semen.
Pustaka:

Materi: Pembentukan,struktur, dan sifat produk hidrasi utama
Pustaka:

Materi: Hidrasi semen,C-S-H,portlandite,ettringite, heat of hydration,microstructure,thermal cracking.
Pustaka:
6%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu menganalisis reaksi kimia yang menyebabkan degradasi dan menurunkan durabilitas beton.

  1. Ketepatan membedakan mekanisme karbonasi, penetrasi klorida, serangan sulfat, serangan asam, dan ASR.
  2. Kemampuan menilai faktor lingkungan dan konsekuensi teknik.
Kriteria:

Rubrik analisis penyebab-akibat


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Case-based PjBL Analisis kerusakan beton pada lingkungan agresif
3 x 50
LMS:pengumpulan peta risiko dan forum diskusi.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka:

Materi: Durabilitas beton: carbonation, chloride ingress, sulfate attack,acid attack, alkali-silica reaction (ASR).
Pustaka:
6%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu mengevaluasi fungsi kimia admixture dan polimer dalam meningkatkan kinerja material konstruksi.

  1. Ketepatan menjelaskan mekanisme plasticizer/superplasticizer,accelerator, retarder, air-entraining agent.
  2. Kemampuan memilih polimer/coating/epoxy sesuai kebutuhan sipil.
Kriteria:

Rubrik pemilihan material.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
PjBL product analysis Analisis datasheet admixture/polimer konstruksi
3 x 50
LMS: unggah analisis produk.
Kuliah (Tatap Muka)
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Kimia admixture dan polimer konstruksi: dispersing action,setting control, air entrainment, epoxy,sealant, waterproofing,polymer-modified
Pustaka:
5%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu mengintegrasikan konsep elektrokimia,korosi, semen,hidrasi, durabilitas,dan bahan tambah ke dalam proposal proyek.

  1. Masalah Teknik Sipil terdefinisi jelas.
  2. Dasar kimia dan mekanisme masalah benar.
  3. Solusi awal dan rencana kerja realistis.
  4. Pembagian peran kelompok jelas.
Kriteria:

Rubrik proposal PjBL.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio, Tes
Project Review I dan Presentasi proposal dan coaching kelompok
3 x 50
LMS: unggah proposal proyek versi 1
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Integrasi materi minggu 1-7 ke dalam proyek: problem statement,chemical mechanism,proposed solution,project plan.
Pustaka:
10%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menjelaskan kesetimbangan asam basa

  1. Ketepatan menjelaskan fraksi SARA secara konseptual.
  2. Kemampuan menghubungkan temperatur/oksidasi dengan viskositas, hardening, dan cracking.
Kriteria:

Kuliah case study Analisis aging pada flexible pavement


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif case study Analisis aging pada flexible pavement
3 x 50
LMS: Diskusi dan pengumpulan studi kasus.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Kimia aspal: asphaltene,maltene/SARA,oksidasi, volatilization,short-term dan long-term aging, modified asphalt.
Pustaka:
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menjelaskan kesetimbangan kelarutan

  1. Ketepatan menjelaskan reaksi pozzolanik.
  2. Kemampuan membandingkan fly ash, slag, silica fume, metakaolin,abu sekam padi, dan calcined clay.
  3. Kemampuan mengaitkan SCM dengan durability dan pengurangan clinker.
Kriteria:

Rubrik komparasi SCM.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
PjBL comparative analysis Seleksi SCM berbasis kebutuhan kinerja
3 x 50
LMS: unggah matriks seleksi.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: SCM dan reaksi pozzolanik; pengaruh terhadap C-S-H,porositas, panas hidrasi,strength dan durability.
Pustaka:
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menjelaskan kesetimbangan kelarutan

  1. Ketepatan menjelaskan sumber aluminosilikat dan aktivator alkali.
  2. Kemampuan menjelaskan geopolymerization secara konseptual.
  3. Kemampuan membandingkan kelebihan/keterbatasan aplikasi sipil.
Kriteria:

Rubrik konsep dan evaluasi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
PjBL problem-based learning Perbandingan OPC vs geopolymer/AAM
3 x 50
LMS: unggah analisis binder alternatif.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Geopolymer dan alkali-activated materials: aluminosilicate precursor, activator,reaction products,factors affecting performance.
Pustaka:
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu menjelaskan elektrokimia

  1. Ketepatan mengidentifikasi komposisi/kandungan penting limbah.
  2. Kemampuan menilai potensi reaktivitas, inertness,contamination, dan compatibility.
  3. Kesesuaian dengan aplikasi sipil.
Kriteria:

Rubrik evaluasi kandidat material


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah interaktif, PjBL , material screening Kajian limbah industri/pertanian/kaca/keramik/plastik/recycled concrete
3 x 50
LMS: unggah screening kandidat material.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Waste-derived construction materials: fly ash, slag, glass powder, ceramic waste,biomass ash, recycled concrete, plastic; aspek kimia dan kompatibilitas.
Pustaka:
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menjelaskan elektrokimia

  1. Ketepatan menjelaskan leaching,pH, mobilitas ion/logam,efflorescence, dan potensi kontaminasi.
  2. Kemampuan menghubungkan durability dengan environmental performance.
Kriteria:

Rubrik analisis risiko lingkungan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, PjBL, risk assessment Analisis potensi leaching dan keamanan material proyek.
3 x 50
LMS: unggah assessment risiko.
Kuliah (Tatap muka)
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Kimia lingkungan material konstruksi: leaching, pH, ion mobility, heavy-metal concern, efflorescence,durability-environment interaction.
Pustaka:
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu menjelaskan kimia organik

  1. Ketepatan memilih prinsip green chemistry yang relevan.
  2. menilai prevention, safer materials, energy efficiency,renewable/recycled feedstocks,waste minimization, durability dan circularity.
  3. Konsistensi antara solusi teknik dan manfaat lingkungan.
Kriteria:

Rubrik green chemistry assessment.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
PjBL workshop Refinement solusi proyek menggunakan green chemistry
3 x 50
LMS: unggah scorecard dan draft final project.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Green chemistry untuk Teknik Sipil: prinsip-prinsip yang relevan,low-carbon materials,circularity, resource efficiency, safer chemistry, durability as sustainability.
Pustaka:
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menjelaskan biomolekul

biomolekul

Kriteria:
  1. Kejelasan masalah dan kebutuhan teknik.
  2. Ketepatan mekanisme kimia.
  3. Kelayakan solusi/material.
  4. Integrasi kinerja, durabilitas dan green chemistry.
  5. Kualitas komunikasi dan respons terhadap pertanyaan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Final Project Presentation Presentasi kelompok panel feedback
3 x 50
LMS: unggah bahan presentasi dan poster.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Final Project: Civil Engineering Problem → Chemical Mechanism → Proposed Solution → Engineering Performance → Green Chemistry Assessment →
Pustaka:
10%

16

Minggu ke 16

Evaluasi Akhir Semester

UAS

Kriteria:
  1. Kualitas revisi berdasarkan feedback.
  2. Kelengkapan laporan akhir.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio, Tes
Project Exhibition & Reflection Pameran hasil,refleksi, dan penutupan
3 x 50
LMS: unggah laporan akhir dan refleksi individu.
3 x 50
Materi: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.
Pustaka: J. E. Brady, F. A. Senese and N D Jespersen, Chemistry, 6th edition, Jhon Wiley and Sons Inc, 2010.

Materi: Penyempurnaan solusi,dokumentasi proyek,refleksi capaian, dan transfer pengetahuan ke konteks Teknik Sipil lainnya.
Pustaka:
4%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 49.83%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 7.5%
3. Penilaian Portofolio 15.83%
4. Praktik / Unjuk Kerja 5.5%
5. Tes 11.33%
89.99%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.