Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Bahasa dan Seni
Program Studi S1 Sastra Jerman

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Analisis Wacana Kritis

7920602283

T=0

P=0

ECTS=0

4

17 Juli 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




WISMA KURNIAWATI

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Mampu menguasai keterampilan berbahasa Jerman dan menerapkannya secara lisan dan tulis sesuai konteks dengan kompetensi setara Common European Framework of Reference (CEFR) level A1–B1.

PLO-7

Mampu menguasai konsep teoretis kesusastraan dan menganalisis karya sastra dengan pendekatan ilmiah.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu memahami konsep wacana

PO - 2

Mahasiswa mampu memahami keterkaitan antara analisis wacana dan tata bahasa

PO - 3

Mahasiswa mampu memahami struktur wacana

PO - 4

Mahasiswa mampu memahami struktur informasi dalam wacana

PO - 5

Mahasiswa mampu memahami konsep wacana kritis

PO - 6

Mahasiswa mampu memahami perbedaan analisis wacana dan analisis wacana kritis

PO - 7

Mampu memahami teori-teori analisis wacana kritis

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-5PLO-7
PO-1  
PO-2  
PO-3  
PO-4  
PO-5  
PO-6  
PO-7  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Diskursanalyse atau analisis wacana diajarkan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang teks dan wacana dalam dalam Bahasa Jerman. Materi yang diberikan berkaitan dengan kedudukan wacana dalam satuan linguistik, unsur internal dan eksternal wacana, kedudukan struktur wacana, aspek keutuhan wacana (kohesi dan koherensi), tema-topik-judul, topikalisasi, klasifikasi wacana (berdasarkan: bentuk, media penyampaian, jumlah penutur, isi, dan gaya dan tujuan), penerapan prinsip analogi dan penafsiran lokal, kedudukan analisis wacana, dan penerapan metode analisis wacana. Kegiatan perkuliahan berupa latihan pemahaman teks yang dimulai dengan menganalisis kohesi dan koherensi sebagai elemen utama wacana. Kemudian mahasiswa diberi pengetahuan tentang unsur-unsur linguistik apa saja yang perlu dianalisis untuk dapat mengungkapkan makna yang terkandung dalam wacana. Keberhasilan mahasiswa akan dinilai berdasarkan partisipasi aktif dalam PBM, tugas-tugas terstruktur, nilai tes tengah semester dan nilai tes akhir semester.

Pustaka

Utama :

  1. Jӓger, Siegfried. 2008. Kritische Diskursanalyse, Eine Einführung. Germany: Diss.
  2. Renkema, Jan. 2004. Introduction to Discourse Studies. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company
  3. Spitzmüller, Jürgen daan Ingo Warnke. 2011. Diskurslinguistik. De Gruyter Verlag
  4. Van Dijk, Teun A. 2008. Discourse and Context. Cambridge: Cambridge University Press.

Pendukung :

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Syamsul Sodiq, M.Pd.

Ajeng Dianing Kartika, S.S., M.Hum.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan definisi wacana
  2. Mahasiswa mampu memahami ciri-ciri wacana
  1. Mampu menjelaskan definisi wacana
  2. Mampu membedakan teks dan wacana
Kriteria:
  1. 90-100 baik
  2. 70-80 cukup
  3. 50-60 kurang

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
ceramah, diskusi
2 X 50

Materi: Konsep Wacana
Pustaka: Renkema, Jan. 2004. Introduction to Discourse Studies. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company
5%

2

Minggu ke 2

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan posisi analisis wacana pada ranah ilmu linguistik
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan antara analisis wacana dan tata bahasa
  1. Mampu mampu menguraikan keterkaitan analisis wacana dan tata bahasa
  2. Mahasiswa mampu menguraikan posisi wacana dalam ilmu linguistik
Kriteria:

4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Ceramah, diskusi, dan latihan soal
2 X 50

Materi: Wacana dan Tata Bahasa
Pustaka: Van Dijk, Teun A. 2008. Discourse and Context. Cambridge: Cambridge University Press.
8%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu meyebutkan unsur-unsur wacana

  1. mampu mempresentasikan unsur-unsur wacana
  2. mampu mengidentifikasi unsur-unsur wacana pada teks
Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literatur, mendengarkan penjelasan pembelajar.
2 X 50

Materi: Unsur-unsur wacana
Pustaka: Renkema, Jan. 2004. Introduction to Discourse Studies. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mamapu menjelaskan struktur informasi dalam wacana

Mampu mempresentasikan pembentukan struktur informasi dalam wacana

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literatur, mendengarkan penjelasan pembelajar, dan mendiskusikannya.
2 X 50

Materi: Pembentukan struktur informasi dalam wacana
Pustaka: Renkema, Jan. 2004. Introduction to Discourse Studies. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu menjabarkan unsur internal dan eksternal penyusun wacana

Mampu mengidentifikasikan unsur-unsur internal dan eksternal wacana dan menandai contohnya dalam wacana

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literatur, mendengarkan penjelasan pembelajar, diskusi
2 X 50

Materi: Unsur internal dan eksternal wacana
Pustaka: Jӓger, Siegfried. 2008. Kritische Diskursanalyse, Eine Einführung. Germany: Diss.
8%

6

Minggu ke 6

  1. Mahasiswa mampu menyebutkan unsur-unsur internal wacana
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi unsur-unsur internal wacana
  1. Mampu mempresentasikan unsur-unsur internal wacana
  2. Mampu mengidentifikasi unsur-unsur internal wacana pada teks
Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literature, mendengarkan penjelasanpembelajar, dan mendiskusikan
2 X 50

Materi: Unsur-unsur internal wacana
Pustaka: Renkema, Jan. 2004. Introduction to Discourse Studies. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company
8%

7

Minggu ke 7

  1. Mahasiswa mampu menyebutkan unsur-unsur eksternal wacana
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi unsur-unsur eksternal wacana pada teks
  1. Mampu mempresentasikan unsur-unsur eksternal wacana
  2. Mampu mengidentifikasi unsur-unsur ekternal wacana pada teks
Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literatur, mendengarkan penjelasan pembelajar dan diskusi
2 X 50

Materi: Unsur-unsur eksternal wacana
Pustaka: Renkema, Jan. 2004. Introduction to Discourse Studies. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company
10%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu memahami tentang tema dan rema dalam wacana

Mampu memahami definisi tema dan rema

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literatur, mendengarkan pembelajar, dan diskusi
2 X 50

Materi: analisis wacana politik
Pustaka: Jӓger, Siegfried. 2008. Kritische Diskursanalyse, Eine Einführung. Germany: Diss.
5%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu memahami tentang tema dan rema dalam wacana

mampu mengerjakan soal UTS

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Membaca literatur, mendengarkan pembelajar dan diskusi
2 X 50

Materi: UTS
Pustaka: Jӓger, Siegfried. 2008. Kritische Diskursanalyse, Eine Einführung. Germany: Diss.
15%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menjelaskan definisi analisis wacana kritis

mampu mepresentasikan definisi analisis wacana kritis dan penerapannya pada teks

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi dan presentasi
2 X 50

Materi: Konsep AWK
Pustaka: Van Dijk, Teun A. 2008. Discourse and Context. Cambridge: Cambridge University Press.
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menjelaskan definisi analisis wacana kritis

mampu mepresentasikan definisi analisis wacana kritis dan penerapannya pada teks

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi dan presentasi
2 X 50

Materi: Konsep AWK
Pustaka: Van Dijk, Teun A. 2008. Discourse and Context. Cambridge: Cambridge University Press.
3%

12

Minggu ke 12

Perbedaan analisis wacana dan analisis wacana Kritis

Mampu memahami perbedaan analisis wacana dan analisis wacana kritis

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literatur, mendengarkan penjelasan pembelajar, dan diskusi
2 X 50

Materi: Perbedaan Analisis wacana dakn analisisi wacana kritis
Pustaka: Van Dijk, Teun A. 2008. Discourse and Context. Cambridge: Cambridge University Press.
3%

13

Minggu ke 13

Perbedaan analisis wacana dan analisis wacana Kritis

Mampu memahami perbedaan analisis wacana dan analisis wacana kritis

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literatur, mendengarkan penjelasan pembelajar, dan diskusi
2 X 50

Materi: Perbedaan Analisis wacana dakn analisisi wacana kritis
Pustaka: Van Dijk, Teun A. 2008. Discourse and Context. Cambridge: Cambridge University Press.
3%

14

Minggu ke 14

  1. Mahasiswa mampu memahami teori analisis wacana kritis van Dijk
  2. Mahasiswa mampu memahami teori analisis wacana kritis Fairclough
  3. Mahasiswa mampu memahami teori analisis wacana kritis Jager

Mampu mengenal dan memaham iberbagai model analisis wacana kritis

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literature, mendengarkan penjelasan pembelajar, dan mendiskusikan
2 X 50

Materi: Teori AWK
Pustaka: Jӓger, Siegfried. 2008. Kritische Diskursanalyse, Eine Einführung. Germany: Diss.
3%

15

Minggu ke 15

  1. Mahasiswa mampu memahami teori analisis wacana kritis van Dijk
  2. Mahasiswa mampu memahami teori analisis wacana kritis Fairclough
  3. Mahasiswa mampu memahami teori analisis wacana kritis Jager

Mampu mengenal dan memaham iberbagai model analisis wacana kritis

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literature, mendengarkan penjelasan pembelajar, dan mendiskusikan
2 X 50

Materi: Teori AWK
Pustaka: Jӓger, Siegfried. 2008. Kritische Diskursanalyse, Eine Einführung. Germany: Diss.
3%

16

Minggu ke 16

  1. Mahasiswa mampu memahami teori analisis wacana kritis van Dijk
  2. Mahasiswa mampu memahami teori analisis wacana kritis Fairclough
  3. Mahasiswa mampu memahami teori analisis wacana kritis Jager

Mampu mengenal dan memaham iberbagai model analisis wacana kritis

Kriteria:
  1. 1. Hasil tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  2. 2. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, tidak dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan
  3. 3. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan tapi tidak sesuai dengan sumber yang digunakan
  4. 4. Hasil sesuai dengan tugas yang diberikan, pengembangan sesuai dengan tema, dilengkapi dengan kutipan yang sesuai dengan sumber yang digunakan.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Membaca literature, mendengarkan penjelasan pembelajar, dan mendiskusikan
2 X 50

Materi: Teori AWK
Pustaka: Jӓger, Siegfried. 2008. Kritische Diskursanalyse, Eine Einführung. Germany: Diss.
11%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 88.5%
2. Tes 11.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.