|

|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi S2 Fisika
|
Kode Dokumen
|
SEMESTER LEARNING PLAN
|
|
Course
|
KODE
|
Rumpun MataKuliah
|
Bobot Kredit
|
SEMESTER
|
Tanggal Penyusunan
|
|
Pemanasan Global dan Perubahan Iklim
|
4510202040
|
Mata Kuliah Pilihan Program Studi
|
T=3
|
P=0
|
ECTS=6.72
|
1
|
29 Januari 2026
|
|
OTORISASI
|
Pengembang S.P
|
Koordinator Rumpun matakuliah
|
Koordinator Program Studi
|
Prof. Dr. Madlazim, M.Si.
|
Prof. Dr. Madlazim, M.Si.
|
NUGRAHANI PRIMARY PUTRI
|
|
Model Pembelajaran
|
Case Study
|
|
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah
|
|
PLO-1
|
Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya
|
|
PLO-3
|
Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
|
|
PLO-5
|
Mampu mengelola riset dan mengembangkan keilmuan fisika atau fisika terapan untuk menghasilkan model/metode/teori yang teruji dan inovatif, serta mempublikasikannya pada forum atau jurnal ilmiah pada tingkat nasional/internasional.
|
Program Objectives (PO)
|
|
PO - 1
|
Mahasiswa mampu menjelaskan sistem iklim Bumi sebagai sistem fisis yang kompleks, meliputi interaksi atmosfer, hidrosfer, kriosfer, biosfer, dan litosfer dalam mengatur keseimbangan energi planet.
|
|
PO - 2
|
Mahasiswa mampu menganalisis mekanisme pemanasan global berdasarkan konsep radiasi, efek rumah kaca, neraca energi Bumi, forcing iklim, dan umpan balik sistem iklim.
|
|
PO - 3
|
Mahasiswa mampu menginterpretasikan data dan indikator perubahan iklim, meliputi tren temperatur global, konsentrasi gas rumah kaca, perubahan siklus karbon, paleoklimatologi, serta data observasi dan proyeksi iklim.
|
|
PO - 4
|
Mahasiswa mampu mengevaluasi dampak perubahan iklim terhadap sistem fisis, ekologis, sosial, ekonomi, dan kejadian iklim ekstrem pada skala regional maupun global.
|
|
PO - 5
|
Mahasiswa mampu menganalisis model iklim, skenario proyeksi, ketidakpastian ilmiah, serta implikasinya terhadap pengambilan keputusan dan kebijakan perubahan iklim.
|
|
PO - 6
|
Mahasiswa mampu merancang dan mengomunikasikan kajian berbasis data atau studi kasus mengenai strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim secara ilmiah, sistematis, dan berlandaskan etika akademik.
|
Matrik PLO-PO
|
| |
| PO | PLO-1 | PLO-3 | PLO-5 | | PO-1 | | ✔ | | | PO-2 | | ✔ | | | PO-3 | | | ✔ | | PO-4 | | ✔ | | | PO-5 | | | ✔ | | PO-6 | ✔ | | |
|
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)
|
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | PO-3 | | | | | ✔ | | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | | | PO-4 | | | | | | ✔ | | | | | ✔ | ✔ | | | | | | PO-5 | | | | | | | | | | ✔ | | | ✔ | ✔ | | | | PO-6 | | | | | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ |
|
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah Pemanasan Global dan Perubahan Iklim membahas sistem iklim Bumi sebagai sistem fisis yang kompleks dan saling berinteraksi, meliputi atmosfer, lautan, daratan, kriosfer, biosfer, serta aktivitas antropogenik. Kajian difokuskan pada mekanisme pemanasan global, efek rumah kaca, forcing iklim, umpan balik sistem iklim, siklus karbon, paleoklimatologi, analisis data iklim, model iklim, proyeksi perubahan iklim, serta dampak perubahan iklim terhadap sistem alam dan manusia. Mata kuliah ini juga mengkaji perubahan kejadian iklim ekstrem, aspek sosial-ekonomi dan kebijakan perubahan iklim, etika iklim, keadilan iklim, serta strategi mitigasi dan adaptasi. Melalui pendekatan case study, analisis data, dan proyek berbasis kajian ilmiah, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pemahaman konseptual dan analitis mengenai perubahan iklim serta menyusun solusi berbasis sains yang relevan dengan konteks global maupun regional.
|
|
Pustaka
|
Utama :
|
|
- Schmittner, A. (2018). Introduction to Climate Science. Oregon State University.
- IPCC. (2021–2023). Sixth Assessment Report: The Physical Science Basis, Impacts, Adaptation and Vulnerability, Mitigation of Climate Change, and Synthesis Report. Intergovernmental Panel on Climate Change.
- Dessler, A. E. (2021). Introduction to Modern Climate Change (3rd ed.). Cambridge University Press.
- Goosse, H. (2015). Climate System Dynamics and Modelling. Cambridge University Press.
|
|
Pendukung :
|
|
- NOAA Climate Data and Climate.gov.
- NASA Global Climate Change Resources.
- WMO climate reports and global climate indicators.
- Semua sumber relevan berupa power point, handbook, modul, artikel ilmiah, dataset observasi, dan sumber daring akademik yang kredibel.
|
|
Dosen Pengampu
|
Prof. Dr. Madlazim, M.Si. |
|
Minggu Ke-
|
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian
|
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu]
|
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ]
|
Bobot Penilaian (%)
|
|
Indikator
|
Kriteria & Bentuk
|
Luring (offline)
|
Daring (online)
|
|
(1)
|
(2)
|
(3)
|
(4)
|
(5)
|
(6)
|
(7)
|
(8)
|
|
1
Minggu ke 1
|
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar sistem iklim Bumi serta membedakan cuaca, iklim, variabilitas iklim, dan perubahan iklim. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian cuaca dan iklim.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen utama sistem iklim Bumi.
- Mahasiswa mampu menjelaskan ruang lingkup kajian pemanasan global dan perubahan iklim.
- Mahasiswa mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi kasus yang diberikan.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep dasar cuaca dan iklim.
- Kejelasan penggunaan istilah ilmiah terkait sistem iklim.
- Kelogisan argumentasi dalam diskusi.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan pengantar dan diskusi interaktif mengenai sistem iklim Bumi; case method melalui kajian fenomena anomali suhu global sebagai konteks awal. 2 x 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa menelaah artikel/data populer-ilmiah tentang perubahan iklim dan menuliskan refleksi singkat pada forum daring. 50 menit |
Materi: Cuaca dan iklim, sistem iklim Bumi, komponen sistem iklim, variabilitas iklim, perubahan iklim. Pustaka: Schmittner, A. (2018). Introduction to Climate Science. Oregon State University. |
2% |
|
2
Minggu ke 2
|
Mahasiswa mampu menganalisis komponen sistem iklim dan interaksi antara atmosfer, hidrosfer, kriosfer, biosfer, dan litosfer. |
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen sistem iklim Bumi.
- Mahasiswa mampu menjelaskan interaksi antara atmosfer, hidrosfer, kriosfer, biosfer, dan litosfer.
- Mahasiswa mampu menguraikan peran atmosfer dan laut dalam pengaturan iklim global.
- Mahasiswa mampu menyusun peta konsep hubungan antarkomponen sistem iklim.
|
Kriteria:
- Ketepatan mengidentifikasi komponen sistem iklim.
- Ketepatan menjelaskan hubungan antarkomponen sistem iklim.
- Kejelasan analisis dalam peta konsep.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai interaksi antarkomponen sistem iklim; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji perubahan es laut, suhu permukaan laut, dan dinamika atmosfer. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa mengerjakan tugas kelompok berupa peta konsep interaksi sistem iklim dan mengunggah hasilnya melalui media pembelajaran daring. 50 menit |
Materi: Atmosfer, hidrosfer, biosfer, kriosfer, litosfer, interaksi laut-atmosfer, peran komponen sistem iklim. Pustaka: Goosse, H. (2015). Climate System Dynamics and Modelling. Cambridge University Press. |
2% |
|
3
Minggu ke 3
|
Mahasiswa mampu menganalisis neraca energi Bumi dan efek rumah kaca berdasarkan konsep radiasi gelombang pendek dan gelombang panjang. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep radiasi Matahari dan radiasi terestrial.
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep albedo, absorpsi, emisi, dan refleksi.
- Mahasiswa mampu menganalisis efek rumah kaca alami dan antropogenik.
- Mahasiswa mampu menginterpretasikan skema neraca energi Bumi secara konseptual.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep radiasi dan neraca energi.
- Ketepatan menganalisis efek rumah kaca.
- Kejelasan penggunaan istilah ilmiah.
- Kesesuaian interpretasi terhadap skema neraca energi.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai neraca energi Bumi; pembelajaran berbasis case method dengan menganalisis skema efek rumah kaca dan perubahan forcing radiasi. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa menganalisis diagram neraca energi Bumi dan menjawab pertanyaan terstruktur melalui forum atau lembar kerja daring. 50 menit |
Materi: Radiasi gelombang pendek, radiasi gelombang panjang, neraca energi Bumi, albedo, efek rumah kaca, gas rumah kaca. Pustaka: Dessler, A. E. (2021). Introduction to Modern Climate Change (3rd ed.). Cambridge University Press. |
3% |
|
4
Minggu ke 4
|
Mahasiswa mampu menganalisis climate forcing dan feedback dalam sistem perubahan iklim. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan forcing iklim alami dan antropogenik.
- Mahasiswa mampu menjelaskan umpan balik uap air, awan, es-albedo, dan karbon.
- Mahasiswa mampu menganalisis hubungan antara forcing, feedback, dan perubahan temperatur global.
- Mahasiswa mampu menyajikan argumentasi ilmiah dalam diskusi kasus perubahan iklim.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan forcing dan feedback iklim.
- Ketepatan menganalisis hubungan antarvariabel dalam sistem iklim.
- Kedalaman argumentasi ilmiah.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai forcing dan feedback iklim; pembelajaran berbasis case method dengan membandingkan forcing gas rumah kaca, aerosol, perubahan albedo, dan aktivitas Matahari. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa mengerjakan tugas analisis singkat tentang salah satu mekanisme feedback iklim dan mengunggah hasilnya secara daring. 50 menit. |
Materi: Radiative forcing, feedback iklim, sensitivitas iklim, umpan balik uap air, awan, es-albedo, dan karbon. Pustaka: IPCC. (2021–2023). Sixth Assessment Report: The Physical Science Basis, Impacts, Adaptation and Vulnerability, Mitigation of Climate Change, and Synthesis Report. Intergovernmental Panel on Climate Change. Materi: Radiative forcing, feedback iklim, sensitivitas iklim, umpan balik uap air, awan, es-albedo, dan karbon. Pustaka: Dessler, A. E. (2021). Introduction to Modern Climate Change (3rd ed.). Cambridge University Press. |
3% |
|
5
Minggu ke 5
|
Mahasiswa mampu menganalisis siklus karbon alami dan antropogenik serta hubungannya dengan pemanasan global. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan reservoir karbon utama dalam sistem Bumi.
- Mahasiswa mampu menjelaskan fluks karbon alami dan antropogenik.
- Mahasiswa mampu menganalisis hubungan antara emisi CO₂, konsentrasi gas rumah kaca, dan peningkatan temperatur global.
- Mahasiswa mampu menyusun rancangan awal proyek analisis data iklim.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep siklus karbon.
- Ketepatan menganalisis hubungan emisi dan konsentrasi gas rumah kaca.
- Relevansi topik proyek dengan materi perkuliahan.
- Kejelasan rancangan awal proyek.
Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai siklus karbon; pembelajaran berbasis project-based learning dengan mengarahkan mahasiswa menyusun rancangan awal proyek analisis data emisi, konsentrasi CO₂, atau temperatur global. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa bekerja secara berkelompok untuk menyusun proposal awal proyek yang memuat topik, latar belakang, rumusan masalah, data yang digunakan, dan pendekatan analisis. 50 menit. |
Materi: Siklus karbon, reservoir karbon, fluks karbon, emisi antropogenik, CO₂ atmosfer, carbon sink, carbon budget. Pustaka: IPCC. (2021–2023). Sixth Assessment Report: The Physical Science Basis, Impacts, Adaptation and Vulnerability, Mitigation of Climate Change, and Synthesis Report. Intergovernmental Panel on Climate Change. Materi: Siklus karbon, reservoir karbon, fluks karbon, emisi antropogenik, CO₂ atmosfer, carbon sink, carbon budget. Pustaka: NOAA Climate Data and Climate.gov. Materi: Siklus karbon, reservoir karbon, fluks karbon, emisi antropogenik, CO₂ atmosfer, carbon sink, carbon budget. Pustaka: NASA Global Climate Change Resources. |
5% |
|
6
Minggu ke 6
|
Mahasiswa mampu menganalisis hubungan sirkulasi atmosfer, siklus hidrologi, dan perubahan iklim. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan peran sirkulasi atmosfer dalam distribusi energi dan uap air.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi perubahan pola curah hujan akibat perubahan iklim.
- Mahasiswa mampu menganalisis perubahan siklus hidrologi akibat pemanasan global.
- Mahasiswa mampu mengaitkan perubahan hidrologi dengan risiko iklim regional.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep sirkulasi atmosfer dan siklus hidrologi.
- Ketepatan menganalisis hubungan antara suhu, uap air, dan presipitasi.
- Kejelasan argumentasi ilmiah dalam diskusi.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai sirkulasi atmosfer dan siklus hidrologi; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji perubahan curah hujan ekstrem dan distribusi uap air. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa menelaah data atau grafik curah hujan dan menyusun interpretasi singkat secara berkelompok melalui media pembelajaran daring. 50 menit. |
Materi: Sirkulasi atmosfer, siklus hidrologi, uap air, presipitasi, perubahan pola hujan, risiko hidrometeorologi. Pustaka: Schmittner, A. (2018). Introduction to Climate Science. Oregon State University. |
3% |
|
7
Minggu ke 7
|
Mahasiswa mampu menginterpretasikan data iklim, khususnya data temperatur global, anomali suhu, dan tren perubahan iklim. |
- Mahasiswa mampu membaca grafik temperatur global dan anomali suhu.
- Mahasiswa mampu menjelaskan tren perubahan temperatur global berdasarkan data observasi.
- Mahasiswa mampu menghubungkan data observasi dengan konsep pemanasan global.
- Mahasiswa mampu mengembangkan analisis awal proyek berbasis data iklim.
|
Kriteria:
- Ketepatan membaca dan menginterpretasikan data iklim.
- Ketepatan menjelaskan tren temperatur global.
- Kejelasan langkah analisis data.
- Kesesuaian hasil analisis dengan konsep perubahan iklim.
Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Praktik analisis data iklim sederhana; pembelajaran berbasis project-based learning dengan membimbing mahasiswa menganalisis tren temperatur global dan anomali suhu. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
berbasis project-based learning dengan membimbing mahasiswa menganalisis tren temperatur global dan anomali suhu. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring.
Mahasiswa mengerjakan analisis data temperatur global menggunakan dataset terbuka dan mengunggah hasil awal proyek melalui media pembelajaran daring. 50 menit. |
Materi: Data temperatur global, anomali suhu, tren iklim, dataset observasi, interpretasi grafik iklim. Pustaka: NOAA Climate Data and Climate.gov. Materi: Data temperatur global, anomali suhu, tren iklim, dataset observasi, interpretasi grafik iklim. Pustaka: NASA Global Climate Change Resources. |
4% |
|
8
Minggu ke 8
|
Mahasiswa mampu menunjukkan penguasaan konsep-konsep dasar sistem iklim, pemanasan global, efek rumah kaca, forcing, feedback, siklus karbon, dan analisis data iklim melalui Ujian Tengah Semester. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep utama pada materi minggu 1 sampai minggu 7
- Mahasiswa mampu menganalisis persoalan dasar terkait pemanasan global dan perubahan iklim.
- Mahasiswa mampu menyelesaikan soal evaluasi secara sistematis dan benar.
- Mahasiswa mampu menggunakan istilah ilmiah perubahan iklim secara tepat.
|
Kriteria:
- Ketepatan jawaban terhadap soal UTS.
- Kelengkapan langkah penyelesaian.
- Ketepatan penggunaan konsep dan istilah ilmiah.
- Kemampuan analisis terhadap permasalahan yang diberikan.
Bentuk Penilaian : Tes |
Pelaksanaan Ujian Tengah Semester untuk mengevaluasi penguasaan mahasiswa terhadap materi minggu 1 sampai minggu 7 2 x 50 menit. |
Tidak ada / menyesuaikan kebijakan penyelenggaraan UTS. 0 menit. |
Materi: Evaluasi materi minggu 1–7. Pustaka: Semua sumber relevan berupa power point, handbook, modul, artikel ilmiah, dataset observasi, dan sumber daring akademik yang kredibel. |
20% |
|
9
Minggu ke 9
|
Mahasiswa mampu menjelaskan paleoklimatologi dan menggunakan proxy iklim untuk memahami perubahan iklim masa lampau. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar paleoklimatologi.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi jenis-jenis proxy iklim.
- Mahasiswa mampu menjelaskan kegunaan inti es, sedimen, cincin pohon, dan isotop stabil dalam rekonstruksi iklim.
- Mahasiswa mampu menghubungkan data iklim masa lampau dengan perubahan iklim modern.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep paleoklimatologi.
- Ketepatan mengidentifikasi proxy iklim.
- Kejelasan hubungan antara data masa lampau dan kondisi iklim modern.
Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai rekonstruksi iklim masa lampau; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji data inti es, CO₂ historis, dan variasi temperatur paleoklimat. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa menganalisis grafik paleoklimat dan menuliskan interpretasi ilmiah singkat melalui forum daring. 50 menit. |
Materi: Paleoklimatologi, proxy iklim, inti es, sedimen, cincin pohon, isotop stabil, rekonstruksi temperatur. Pustaka: Schmittner, A. (2018). Introduction to Climate Science. Oregon State University. |
3% |
|
10
Minggu ke 10
|
Mahasiswa mampu menganalisis model iklim, simulasi, proyeksi, skenario emisi, dan ketidakpastian model. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan fungsi model iklim dalam kajian perubahan iklim.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi jenis-jenis model iklim.
- Mahasiswa mampu menjelaskan skenario emisi dan proyeksi iklim.
- Mahasiswa mampu menganalisis ketidakpastian dalam simulasi dan proyeksi iklim.
- Mahasiswa mampu mengembangkan proyek berbasis simulasi atau proyeksi iklim.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep model iklim.
- Ketepatan menginterpretasikan hasil proyeksi iklim.
- Kejelasan analisis ketidakpastian model.
- Kesesuaian proyek dengan konsep yang dipelajari.
Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai model iklim; pembelajaran berbasis project-based learning dengan mengarahkan mahasiswa menganalisis proyeksi temperatur, skenario emisi, atau hasil simulasi iklim. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa mengembangkan analisis proyek menggunakan data proyeksi iklim, skenario emisi, atau hasil simulasi sederhana dan mengunggah perkembangan proyek. 50 menit. |
Materi: Model iklim, simulasi iklim, proyeksi iklim, skenario emisi, ketidakpastian model, interpretasi hasil model. Pustaka: NASA Global Climate Change Resources. |
4% |
|
11
Minggu ke 11
|
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menganalisis dampak perubahan iklim; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji dampak perubahan iklim terhadap ekosistem pesisir, pangan, kesehatan, atau sumber daya air. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan dampak fisis dan ekologis perubahan iklim.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi dampak perubahan iklim terhadap kesehatan, air, pangan, dan ekosistem.
- Mahasiswa mampu menganalisis kerentanan sistem alam dan manusia terhadap perubahan iklim.
- ahasiswa mampu menyusun argumentasi ilmiah mengenai risiko perubahan iklim.
|
Kriteria:
- Ketepatan mengidentifikasi dampak perubahan iklim.
- Kedalaman analisis kerentanan sistem alam dan manusia.
- Kejelasan hubungan antara perubahan temperatur dan dampak lingkungan.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai dampak perubahan iklim; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji dampak perubahan iklim terhadap ekosistem pesisir, pangan, kesehatan, atau sumber daya air. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa mengerjakan tugas kelompok berupa analisis dampak perubahan iklim pada sektor tertentu dan mengunggah hasilnya secara daring. 50 menit. |
Materi: Dampak perubahan iklim, ekosistem, kesehatan, sumber daya air, pangan, kerentanan, risiko iklim. Pustaka: WMO climate reports and global climate indicators. |
4% |
|
12
Minggu ke 12
|
Mahasiswa mampu menganalisis perubahan kejadian iklim ekstrem, meliputi gelombang panas, banjir, kekeringan, dan badai ekstrem. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep kejadian iklim ekstrem.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi perubahan frekuensi dan intensitas kejadian iklim ekstrem.
- Mahasiswa mampu menganalisis hubungan pemanasan global dengan banjir, kekeringan, gelombang panas, dan badai ekstrem.
- Mahasiswa mampu menggunakan studi kasus untuk menjelaskan risiko iklim ekstrem.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep iklim ekstrem.
- Ketepatan menganalisis hubungan pemanasan global dengan kejadian ekstrem.
- Kejelasan penggunaan data atau studi kasus.
Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi studi kasus kejadian iklim ekstrem; pembelajaran berbasis case method dengan menganalisis data atau laporan tentang banjir, kekeringan, gelombang panas, atau badai ekstrem. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa menelaah satu studi kasus kejadian iklim ekstrem dan menyusun ringkasan analisis berbasis data atau literatur. 50 menit. |
Materi: Iklim ekstrem, gelombang panas, banjir, kekeringan, badai ekstrem, atribusi perubahan iklim, risiko bencana hidrometeorologi. Pustaka: WMO climate reports and global climate indicators. |
4% |
|
13
Minggu ke 13
|
Mahasiswa mampu mengevaluasi dimensi ekonomi, kebijakan, dan tata kelola perubahan iklim. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan antara perubahan iklim dan ekonomi.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
- Mahasiswa mampu menganalisis implikasi kebijakan berbasis sains iklim.
- Mahasiswa mampu menyusun policy brief singkat terkait isu perubahan iklim.
|
Kriteria:
- Ketepatan menganalisis hubungan sains iklim dan kebijakan.
- Kejelasan argumentasi dalam policy brief.
- Kedalaman analisis ekonomi dan tata kelola perubahan iklim.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
iklim dan kebijakan perubahan iklim; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji kebijakan pengurangan emisi, transisi energi, atau tata kelola iklim. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa menyusun policy brief singkat terkait kebijakan perubahan iklim dan mengunggahnya melalui media pembelajaran daring. 50 menit. |
Materi: Ekonomi iklim, kebijakan perubahan iklim, mitigasi, adaptasi, transisi energi, emisi, tata kelola iklim. Pustaka: IPCC. (2021–2023). Sixth Assessment Report: The Physical Science Basis, Impacts, Adaptation and Vulnerability, Mitigation of Climate Change, and Synthesis Report. Intergovernmental Panel on Climate Change. |
4% |
|
14
Minggu ke 14
|
Mahasiswa mampu menganalisis etika iklim, keadilan iklim, tanggung jawab ilmiah, dan implikasi sosial perubahan iklim. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep etika iklim dan climate justice.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi kelompok rentan terhadap dampak perubahan iklim.
- Mahasiswa mampu menganalisis tanggung jawab etis dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
- Mahasiswa mampu mengintegrasikan etika akademik dalam kajian dan pelaporan proyek.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep etika iklim dan keadilan iklim.
- Kedalaman refleksi ilmiah terhadap dampak sosial perubahan iklim.
- Kemampuan membangun argumentasi etis dan akademik.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Perkuliahan dan diskusi kasus mengenai ketidakadilan dampak perubahan iklim; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji negara kepulauan, wilayah pesisir, masyarakat rentan, atau isu tanggung jawab emisi. 2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa menyusun refleksi akademik mengenai keadilan iklim, tanggung jawab ilmuwan, dan etika penggunaan data atau sumber ilmiah. 50 menit. |
Materi: Etika iklim, climate justice, kelompok rentan, tanggung jawab ilmiah, etika akademik, implikasi sosial perubahan iklim. Pustaka: Goosse, H. (2015). Climate System Dynamics and Modelling. Cambridge University Press. |
4% |
|
15
Minggu ke 15
|
Mahasiswa mampu merancang, mengevaluasi, dan mengomunikasikan strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berdasarkan proyek atau studi kasus berbasis data. |
- Mahasiswa mampu menyajikan hasil proyek secara sistematis dan ilmiah.
- Mahasiswa mampu menjelaskan latar belakang, data, metode, hasil, dan interpretasi proyek.
- Mahasiswa mampu mengusulkan strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis sains.
- Mahasiswa mampu mempertahankan argumentasi ilmiah dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
- Mahasiswa mampu menggunakan sumber ilmiah secara relevan dan etis.
|
Kriteria:
- Ketepatan substansi ilmiah yang disampaikan.
- Kejelasan dan sistematika presentasi proyek.
- Kedalaman analisis data atau studi kasus.
- Relevansi strategi mitigasi dan adaptasi yang diusulkan.
- Ketepatan penggunaan referensi ilmiah dan etika akademik.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja |
2 × 50 menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa melakukan finalisasi bahan presentasi dan mengunggah laporan akhir atau ringkasan hasil proyek melalui media pembelajaran daring. 50 menit. |
Materi: Mitigasi perubahan iklim, adaptasi perubahan iklim, teknologi mitigasi, transisi energi, nature-based solutions, komunikasi ilmiah, presentasi proyek. Pustaka: NASA Global Climate Change Resources. |
11% |
|
16
Minggu ke 16
|
Mahasiswa mampu menunjukkan penguasaan konsep, prinsip, data, dampak, model, kebijakan, mitigasi, dan adaptasi perubahan iklim secara komprehensif melalui Ujian Akhir Semester. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep utama pemanasan global dan perubahan iklim secara komprehensif.
- Mahasiswa mampu menganalisis persoalan perubahan iklim berbasis konsep, data, dan studi kasus.
- Mahasiswa mampu menyelesaikan soal evaluasi secara sistematis, logis, dan benar.
- Mahasiswa mampu mensintesis hubungan antara sains iklim, dampak, kebijakan, mitigasi, dan adaptasi.
|
Kriteria:
- Ketepatan jawaban terhadap soal UAS.
- Kelengkapan langkah analisis dan penyelesaian.
- Ketepatan penggunaan konsep dan istilah ilmiah.
- Kemampuan sintesis terhadap keseluruhan materi perkuliahan.
Bentuk Penilaian : Tes |
Pelaksanaan Ujian Akhir Semester untuk mengevaluasi penguasaan mahasiswa terhadap keseluruhan materi perkuliahan Pemanasan Global dan Perubahan Iklim. 2 x 50 menit. |
Tidak ada / menyesuaikan kebijakan penyelenggaraan UAS. 0 menit. |
Materi: Evaluasi materi minggu 1–15. Pustaka: Semua sumber relevan berupa power point, handbook, modul, artikel ilmiah, dataset observasi, dan sumber daring akademik yang kredibel. |
25% |