Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan
Program Studi S1 Masase

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

FARMAKOLOGI DASAR

8920402015

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

4

11 Februari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




1. Apt. Ibtisam, S.Farm., M.Sc., Ph.D.




1. Apt. Ibtisam, S.Farm., M.Sc., Ph.D.; 2. Dr. Ika Fitri Ulfindrayani, S.Si, M.Si.




JOESOEF ROEPAJADI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-9

Mampu berkomunikasi efektif dengan klien, tim kesehatan, dan masyarakat dan menggunakan teknologi informasi untuk mendokumentasikan asesmen dan evaluasi terapi

PLO-11

Merancang dan menerapkan protokol terapi dan masase olahraa berbasis kebutuhan klien (kesehatan, kebugaran, rehabilitasi, pediatric dan geriatric)

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menganalisis (C4) konsep dasar prinsip farmakokinetika (ADME) secara umum (baik melalui rute sistemik maupun topikal) serta hubungannya dengan perubahan respons sirkulasi perifer dan integritas jaringan kulit/otot klien.

PO - 2

Menganalisis (C4) mekanisme farmakodinamika umum obat/zat aktif eksternal terhadap perubahan ambang batas nyeri (pain threshold) dan tonus otot lokal guna mengevaluasi status keamanan tindakan masase (safe practice)

PO - 3

Memutuskan (C5) modifikasi taktis pada protokol tindakan masase (pilihan jenis manipulasi, intensitas tekanan mekanis, atau penundaan sesi) berdasarkan hasil analisis kritis pengaruh farmakologi pada jaringan muskuloskeletal klien

PO - 4

Menyusun (C6) rekomendasi program edukasi berbasis bukti (evidence-based) kepada masyarakat mengenai prinsip interaksi antara manipulasi fisik masase dengan sediaan bahan aktif umum guna pencegahan cedera jaringan.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-9PLO-11
PO-1  
PO-2  
PO-3  
PO-4  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai prinsip farmakologi dan relevansinya dalam praktik terapi masase. Pembelajaran difokuskan pada profil farmakokinetik dan farmakodinamik obat-obatan yang umum dijumpai dalam praktik klinis. Mahasiswa akan melakukan analisis terhadap pengaruh agen farmakologis dalam memodulasi respon fisiologis tubuh terhadap manipulasi fisik. Hal ini bertujuan agar praktisi mampu mengidentifikasi indikasi klinis serta memahami batasan kontraindikasi guna menjamin keamanan pasien (patient safety) dan efektivitas intervensi terapi dalam kolaborasi dengan tenaga medis.

Pustaka

Utama :

  1. Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.
  2. Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.
  3. Benson, H. A. E., & Watkinson, A. C. (Eds.). (2012). Transdermal and topical drug delivery: Principles and practice. Wiley.
  4. Handbook dan Modul Ajar Farmakologi Dasar
  5. Habib, M. P. F., Ibtisam, & Wijayanti, A. (2026). Pengantar Ilmu Farmasi (K. A. Putri, Ed.). Azzia Karya Bersama.

Pendukung :

  1. Artikel -artikel ilmiah
  2. Porter, S. (Ed.). (2003). Tidy's physiotherapy (13th ed.). Butterworth-Heinemann.

Dosen Pengampu

Apt. Ibtisam, S.Farm., M.Sc., Ph.D.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Menganalisis (C4) kedudukan, ruang lingkup, dan relevansi ilmu farmakologi dasar terapan dalam tindakan fisik masase

  1. 1. Menjelaskan pembagian ruang lingkup farmakokinetika dan farmakodinamika secara umum.
  2. 2. Menganalisis relevansi ilmu farmakologi dasar dengan batas kewenangan non-medis profesi masase
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan membedakan batas wilayah kerja non-medis masseur dengan profesi kesehatan.
  2. 2. Kesesuaian mengidentifikasi urgensi ilmu obat bagi keselamatan klien.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Kuliah & Diskusi Kelompok mengenai Definisi Farmakologi, Farmakokinetika, Farmakodinamika, ADME, Bioavailabilitas, dsb. 2. Pendalaman materi Farmakokinetika (Permeasi & Absorpsi).
2x50 menit

Materi: Chapter 1 Introduction, Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action.
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 3 Pharmacokinetics and Drug Dosing.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.

Materi: Bab 3 Dosis dan Reseptor, Bab 7 Farmakokinetika dan Farmakodinamika
Pustaka: Habib, M. P. F., Ibtisam, & Wijayanti, A. (2026). Pengantar Ilmu Farmasi (K. A. Putri, Ed.). Azzia Karya Bersama.
3%

2

Minggu ke 2

Menganalisis (C4) fase absorpsi farmakokinetika umum sediaan sistemik (oral) dan topikal hubungannya dengan stimulasi mekanis masase.

  1. 1. Menjelaskan mekanisme alur absorpsi obat secara umum pada rute sistemik (oral) dan topikal (transdermal).
  2. 2. Menganalisis pengaruh friksi (gosokan) mekanis masase terhadap peningkatan suhu lokal kulit dan laju absorpsi zat aktif topikal.
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan menguraikan alur penyerapan zat aktif melalui kulit.
  2. 2. Kesesuaian analisis korelasi efek gesekan pijat dengan peningkatan laju absorbsi topikal.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah & Diskusi Kelompok, Pendalaman materi Farmakokinetika (Absorbsi Obat).
2x50 menit

Materi: Chapter 1 Introduction, Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action.
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 3 Pharmacokinetics and Drug Dosing.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.

Materi: Bab 3 Dosis dan Reseptor, Bab 7 Farmakokinetika dan Farmakodinamika
Pustaka: Habib, M. P. F., Ibtisam, & Wijayanti, A. (2026). Pengantar Ilmu Farmasi (K. A. Putri, Ed.). Azzia Karya Bersama.
4%

3

Minggu ke 3

Menganalisis (C4) fase distribusi, metabolisme, dan ekskresi (DME) sediaan farmakologi umum serta pengaruhnya terhadap cairan tubuh.

  1. 1. Menjelaskan prinsip distribusi obat pada cairan tubuh, pengikatan protein plasma, metabolisme hati, dan rute ekskresi secara umum.
  2. 2. Menganalisis perbandingan daya penetrasi sediaan media masase (minyak vs krim) berdasarkan afinitas kelarutan pada cairan sel kulit.
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan menjelaskan jalur penyebaran sediaan di dalam cairan tubuh.
  2. 2. Kesesuaian membandingkan daya tembus media oles (minyak vs krim) pada jaringan kulit.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah & Analisa Kasus, Pendalaman materi Farmakokinetika (Metabolisme dan Eliminasi Obat).
2x50 menit

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action; Chapter 4 Drug Biotransformation
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 3 Pharmacokinetics and Drug Dosing.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.

Materi: Bab 3 Dosis dan Reseptor, Bab 7 Farmakokinetika dan Farmakodinamika
Pustaka: Habib, M. P. F., Ibtisam, & Wijayanti, A. (2026). Pengantar Ilmu Farmasi (K. A. Putri, Ed.). Azzia Karya Bersama.
4%

4

Minggu ke 4

Menganalisis (C4) prinsip farmakodinamika umum mengenai mekanisme aksi obat/zat aktif eksternal terhadap respon tubuh.

  1. 1. Menjelaskan mekanisme kerja farmakodinamika sediaan umum (analgesik sistemik-oral & media counter-irritant topikal) pada sistem saraf dan reseptor nyeri.
  2. 2. Menganalisis perubahan fisiologis tonus otot dan sensitivitas jaringan akibat paparan efek obat/zat aktif tersebut.
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan menjabarkan respons saraf nyeri lokal terhadap paparan zat aktif luar.
  2. 2. Kesesuaian menguraikan perubahan kekakuan otot akibat efek obat.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Kuliah & Diskusi Kelompok, Pendalaman materi Farmakodinamika 1: Mekanisme dasar kerja obat pada reseptor; definisi Reseptor meliputi Agonis (obat yang mengaktifkan reseptor), Antagonis (obat yang memblokir reseptor), dsb.
2x50 menit

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 2 Drug Receptors & Pharmacodynamics; Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action.
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 2 Pharmacodynamics: Mechanism of Action.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.

Materi: Bab 3 Dosis dan Reseptor, Bab 7 Farmakokinetika dan Farmakodinamika
Pustaka: Habib, M. P. F., Ibtisam, & Wijayanti, A. (2026). Pengantar Ilmu Farmasi (K. A. Putri, Ed.). Azzia Karya Bersama.
3%

5

Minggu ke 5

Mengevaluasi (C5) variasi respons farmakodinamika obat umum (indeks terapeutik) hubungannya dengan penentuan protokol keselamatan masase.

  1. 1. Menjelaskan hubungan dosis-respons, indeks terapeutik sediaan umum, dan faktor pemicu variasi efek obat pada tubuh.
  2. 2. Mengevaluasi/Memutuskan modifikasi taktis intensitas tekanan mekanis atau penundaan sesi terapi apabila area otot klien berada di bawah pengaruh efek kebal/mati rasa akibat zat aktif.
Kriteria:
  1. Ketepatan dan Penguasaan materi.
  2. Ketajaman Analisis

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Kuliah & Analisis Kasus: Membahas mengapa dosis obat yang sama bisa memberikan efek berbeda pada otot klien yang berbeda (faktor usia, genetik, atau kondisi fisik).
2x50 menit

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 2 Drug Receptors & Pharmacodynamics; Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action.
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 2 Pharmacodynamics: Mechanism of Action, Chapter 4 Adverse Drug Reactions.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.

Materi: Bab 3 Dosis dan Reseptor, Bab 7 Farmakokinetika dan Farmakodinamika
Pustaka: Habib, M. P. F., Ibtisam, & Wijayanti, A. (2026). Pengantar Ilmu Farmasi (K. A. Putri, Ed.). Azzia Karya Bersama.
5%

6

Minggu ke 6

Menganalisis (C4) karakteristik sediaan topikal berbasis minyak dan krim terhadap efektivitas terapi masase

  1. 1. Menjelaskan komponen basis, daya sebar, dan kelarutan sediaan minyak dan krim secara umum.
  2. 2. Menganalisis kesesuaian sifat fisik minyak/krim dengan gerakan masase usapan (effleurage) dan meremas (petrissage).
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan mengelompokkan sifat licin dan daya serap antara minyak dan krim.
  2. 2. Kesesuaian memilih sediaan dengan gerakan usapan (effleurage) dan meremas (petrissage)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Praktikum Mandiri / Demonstrasi: Mengamati perbedaan daya serap gel, krim, salep, dan minyak sebagai media terapi.
2x50 menit

Materi: Chapter 1 Skin Structure, Function, and Permeation; Chapter 2 Passive Skin Permeation Enhancement.
Pustaka: Benson, H. A. E., & Watkinson, A. C. (Eds.). (2012). Transdermal and topical drug delivery: Principles and practice. Wiley.

Materi: Zhao, L., Chen, J., Bai, B., Song, G., Zhang, J., Yu, H., Huang, S., Wang, Z., & Lu, G. (2024). Topical drug delivery strategies for enhancing drug effectiveness by skin barriers, drug delivery systems and individualized dosing. Frontiers in pharmacology, 14, 1333986. https://doi.org/10.3389/fphar.2023.1333986
Pustaka: Artikel -artikel ilmiah
5%

7

Minggu ke 7

Menganalisis (C4) karakteristik media topikal berbasis gel dan balsem (counter-irritant) terhadap respons lokal.

  1. 1. Menjelaskan sifat penguapan dan efek termal (panas/dingin) sediaan gel dan balsem secara umum.
  2. 2. Menganalisis korelasi efek termal balsem dengan teknik masase menggerus (friction)
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan membedakan efek termal (panas/dingin) sediaan gel dan balsem.
  2. 2. Kesesuaian mengaitkan efek panas balsem dengan teknik masase menggerus (friction).

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Praktikum Mandiri / Demonstrasi: Mahasiswa mengidentifikasi berbagai kemasan obat yang dibawa dan menentukan kategori keamanannya.
2x50 menit

Materi: Chapter 1 Skin Structure, Function, and Permeation; Chapter 2 Passive Skin Permeation Enhancement.
Pustaka: Benson, H. A. E., & Watkinson, A. C. (Eds.). (2012). Transdermal and topical drug delivery: Principles and practice. Wiley.

Materi: Zhao, L., Chen, J., Bai, B., Song, G., Zhang, J., Yu, H., Huang, S., Wang, Z., & Lu, G. (2024). Topical drug delivery strategies for enhancing drug effectiveness by skin barriers, drug delivery systems and individualized dosing. Frontiers in pharmacology, 14, 1333986. https://doi.org/10.3389/fphar.2023.1333986
Pustaka: Artikel -artikel ilmiah
4%

8

Minggu ke 8

Penyusunan Kerangka Awal Literature Review terkait Obat yang digunakan dalam masase

Menjelaskan teknik sintesis artikel, penulisan pembahasan, dan penarikan kesimpulan ilmiah yang valid.

Kriteria:
  1. 1. Ketepatan menyusun struktur outline proposal artikel.
  2. 2. Kesesuaian pemilihan artikel rujukan dari database digital.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk

Metode: Project-Based Learning (Kerja Mandiri).
100 menit
7%

9

Minggu ke 9

Mengevaluasi (C5) risiko interaksi fisiologis sediaan zat aktif analgesik-antiinflamasi terhadap ambang batas nyeri otot selama terapi masase.

  1. 1. Menjelaskan efek samping sediaan analgesik-antiinflamasi oral (sistemik) terhadap peredaman sinyal nyeri tubuh secara umum.
  2. 2. Mengevaluasi potensi cedera sekunder akibat penekanan mekanis berlebih (over-pressure) pada otot klien yang sedang di bawah pengaruh mati rasa obat.
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan menganalisis hilangnya rasa nyeri otot akibat pengaruh obat pereda nyeri.
  2. 2. Kesesuaian menentukan batasan tekanan pijat agar tidak memicu cedera robek otot.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah dan Diskusi. Metode: Case Method berbasis PjBL.
2x50 menit

Materi: Drugs With Important Actions On Smooth Muscle
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Malve H. O. (2018). Sports Pharmacology: A Medical Pharmacologist's Perspective. Journal of pharmacy & bioallied sciences, 10(3), 126–136. https://doi.org/10.4103/jpbs.JPBS_229_17
Pustaka: Artikel -artikel ilmiah
3%

10

Minggu ke 10

Mengevaluasi (C5) risiko interaksi fisiologis sediaan antikoagulan (pengencer darah) terhadap integritas vaskular sirkulasi perifer selama terapi masase.

  1. 1. Menjelaskan mekanisme pengaruh antikoagulan terhadap hambatan pembekuan darah secara makro.
  2. 2. Mengevaluasi potensi risiko timbulnya hematoma (memar dalam) atau pecah kapiler apabila diberikan masase tekanan tinggi.
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan mendeteksi penurunan kemampuan pembekuan darah akibat pengaruh obat sirkulasi.
  2. 2. Kesesuaian menentukan area tubuh yang dilarang dipijat keras demi mencegah memar dalam.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah dan Diskusi. Metode: Case Method berbasis PjBL.
2x50 menit

Materi: Drugs Used To Treat Diseases Of The Blood, Inflammation, & Gout
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Musculoskeletal Assessment; An Introduction to Fractures; An Introduction to Back Pain; Common Chronic Inflammatory; Physiotherapy in Rheumatology
Pustaka: Porter, S. (Ed.). (2003). Tidy's physiotherapy (13th ed.). Butterworth-Heinemann.
4%

11

Minggu ke 11

Memutuskan (C5) modifikasi taktis protokol teknik masase berdasarkan karakteristik kulit dan sensitivitas obat pada populasi pediatrik dan geriatrik.

  1. 1. Menjelaskan laju serap zat aktif transdermal pada kulit tipis anak-anak (pediatrik) dan kulit rapuh lansia (geriatrik).
  2. 2. Memutuskan tindakan modifikasi taktis berupa pembatasan luas area oles atau penurunan intensitas tekanan pada masase demi keselamatan fisik klien.
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan merencanakan modifikasi luas area oles pada kulit anak yang tipis.
  2. 2. Kesesuaian menyesuaikan penurunan tekanan pijat pada kulit lansia yang rapuh.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah dan Diskusi. Metode: Case Method berbasis PjBL.
2x50 menit

Materi: Drugs With Important Actions On Smooth Muscle
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: .
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.

Materi: Musculoskeletal Assessment; An Introduction to Fractures; An Introduction to Back Pain; Common Chronic Inflammatory; Physiotherapy in Rheumatology
Pustaka: Porter, S. (Ed.). (2003). Tidy's physiotherapy (13th ed.). Butterworth-Heinemann.
3%

12

Minggu ke 12

Memutuskan (C5) modifikasi taktis protokol teknik masase berdasarkan pengaruh penggunaan sediaan topikal pada populasi rehabilitasi cedera dan kebugaran.

  1. 1. Menjelaskan dampak penggunaan obat relaksan otot atau suplemen kebugaran umum.
  2. 2. Memutuskan tindakan penundaan sesi masase atau pengubahan arah teknik masase jika ada kontraindikasi akibat penggunaan obat.
Kriteria:
  1. 1. Ketepatan mengenali indikasi relaksasi otot semu akibat efek obat pelemas otot.
  2. 2. Kesesuaian menentukan tindakan penundaan atau pengubahan arah manipulasi fisik.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Kuliah dan Diskusi. Metode: Case Method berbasis PjBL.
2x50 menit

Materi: Drugs With Important Actions On Smooth Muscle
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: .
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.

Materi: Musculoskeletal Assessment; An Introduction to Fractures; An Introduction to Back Pain; Common Chronic Inflammatory; Physiotherapy in Rheumatology
Pustaka: Porter, S. (Ed.). (2003). Tidy's physiotherapy (13th ed.). Butterworth-Heinemann.
3%

13

Minggu ke 13

Menyusun (C6) program rekomendasi edukasi berbasis bukti (evidence-based) kepada masyarakat mengenai tata cara pemilihan terapi masase yang aman guna pencegahan cedera menjadi lebih berat.

Menyusun draf panduan edukasi publik mengenai tata cara pemilihan terapi masase yang aman guna pencegahan cedera.

Kriteria:
  1. 1. Ketepatan menyusun struktur panduan keselamatan penggunaan media luar bagi publik.
  2. 2. Kesesuaian isi edukasi dengan bukti empiris pencegahan dermatitis kontak.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk

Metode: Project-Based Learning (Kerja Mandiri).
2x50 menit
Materi: Musculoskeletal Assessment; An Introduction to Fractures; An Introduction to Back Pain; Common Chronic Inflammatory; Physiotherapy in Rheumatology
Pustaka: Porter, S. (Ed.). (2003). Tidy's physiotherapy (13th ed.). Butterworth-Heinemann.

Materi: Penggolongan obat dan Kegunaannya
Pustaka: Handbook dan Modul Ajar Farmakologi Dasar

Materi: Drugs With Important Actions On Smooth Muscle
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.
12%

14

Minggu ke 14

Menyusun project review artikel berbasis bukti paling mutakhir terkait farmakologi dalam hubungannya dengan terapi masase.

Menyusun dokumen utuh (full paper) naskah artikel ilmiah literature review yang bersih dari beban data laboratorium klinis.

Kriteria:
  1. 1. Ketepatan menyatukan seluruh bagian manuskrip (Abstrak s.d. Referensi) menjadi satu kesatuan dokumen.
  2. 2. Ketaatan penulisan sitasi menggunakan aplikasi reference manager sesuai selingkung jurnal.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk

Metode: Project-Based Learning.
2x50 menit
12%

15

Minggu ke 15

Memvalidasi (C5) kelayakan ilmiah dan akurasi naskah artikel ilmiah literature review melalui simulasi tinjauan sejawat (peer-review).

  1. 1. Menjelaskan argumen logis di balik penentuan rekomendasi protokol keselamatan masase yang ditulis dalam artikel.
  2. 2. Memvalidasi kualitas naskah artikel berdasarkan instrumen rubrik penilaian jurnal ilmiah terakreditasi sebelum disubmit.
Kriteria:
  1. 1. Ketajaman memberikan koreksi kritis yang membangun atas naskah rekan sejawat.
  2. 2. Kesesuaian validasi naskah berdasarkan standar instrumen penilaian karya ilmiah.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Metode: Project-Based Learning (Peer-Review Simulation).
2x50 menit

12%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu menyusun project review artikel berbasis bukti paling mutakhir terkait farmakologi dalam hubungannya dengan terapi masase.

  1. 1. Menjelaskan ringkasan eksekutif (abstract) hasil temuan artikel ilmiah secara lisan dengan taktis
  2. 2. Mendemonstrasikan penguasaan materi melalui pertanggungjawaban ilmiah dalam sesi tanya jawab diseminasi proyek.
Kriteria:
  1. 1. Kualitas penyajian ringkasan temuan riset (abstract) secara lisan dan sistematis.
  2. 2. Ketepatan argumentasi ilmiah dalam mempertahankan hasil tulisan saat sesi tanya jawab.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Metode: Project-Based Learning (Finalisasi Manuskrip).
2x50 menit

16%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 45%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 55%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.