Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Kedokteran
Program Studi S1 Kebidanan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Basic Science in Midwifery III (Fisika Kesehatan, Biokimia, Farmakologi)

1590304005

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=4

P=0

ECTS=6.36

2

20 Januari 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Meike Tiya Kusuma, S.Si., M.Biomed., Bd. Meylani Zakaria, S.Keb., M.Keb., Bd. Karunia Wijayanti, S.Keb., M.HPE.




Meike Tiya Kusuma, S.Si., M.Biomed




KARUNIA WIJAYANTI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-5

Mampu menguasai konsep teoritis konsep teoritis basic science, keilmuan kebidanan, fisiologis dan patologis, serta evidence-based practice untuk mendukung pelayanan kebidanan profesional.

PLO-6

Mampu menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan dalam ruang lingkup kebidanan berdasarkan perkembangan IPTEKS sesuai dengan kaidah, tata cara dan etika ilmiah untuk pengembangan ilmu kebidanan.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mampu menguraikan kajian fisika kesehatan dan biokimia dalam praktik kebidanan dengan tepat (C4)

PO - 2

Mampu mendeskripsikan konsep dasar dan prinsip farmakologi dengan tepat

PO - 3

Mampu mengkaji pengelolaan obat dalam asuhan kebidanan dengan tepat

Matrik PLO-PO

 
POPLO-5PLO-6
PO-1 
PO-2 
PO-3 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Blok Basic Science in Midwifery II merupakan mata kuliah yang memberikan pengalaman belajar mahasiswa untuk memahami secara konseptual dan menganalisis pemeriksaan tentang fisika kesehatan, biokimia, farmakologi. Bentuk pembelajaran dilakukan secara kolaboratif dengan case method. Penilaian dalam blok ini terdiri dari penilaian partisipatif, tes/ujian tertulis dengan MCQ, dan penilaian laporan praktikum. Blok mata kuliah ini mendukung tercapainya SDGs 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDGs 4 yaitu Pendidikan Berkualitas.

Pustaka

Utama :

  1. Katzung, BG. 2018. Basic & Clinical Pharmacology, Fourteenth Edition. United States of America: McGraw-Hill Education.
  2. Jumini, S. 2018. Fisika Kedokteran. Wonosobo: Penerbit Mangku Bumi
  3. Asriwati. 2017. Fisika Kesehatan dalam Keperawatan. Sleman: Deepublish
  4. Johnson, T.E. 2017. Introduction to Health Physics Fifth Edition. Mc Graw Hill Education
  5. Maydianasari, Lenna., Wantini, Nonik Ayu., Krisnanto, Paulinus Deni., dan Domi, Saverinus. 2020. Buku Ajar Fisika Kesehatan dan Biokimia dalam Praktik Kebidanan. Respati Press
  6. Musa , Siti Mardhatillah., Wahidin., Afrilia, Mardiana Eka., dan Lestari, Murni. 2024. Fisika Kesehatan. PT Nasya Expanding Management
  7. Popovic, M. E., et al.: Thermodynamic Properties of Human Tissues THERMAL SCIENCE: Year 2020, Vol. 24, No. 6B, pp. 4115-4133
  8. Maydianasari, Lenna., Wantini, Nonik Ayu., Krisnanto, Paulinus Deni., dan Domi, Saverinus. 2020. Buku Ajar Fisika Kesehatan dan Biokimia dalam Praktik Kebidanan. Respati Press
  9. Atina, Suhufa, A., Parmin, L.T. (2019). Penyuluhan Peran Ilmu Fisika Dalam Bidang Kesehatan Pada Siswa SMAN 1 Talang Kelapa Banyuasin. J. Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, 3, 48-52
  10. Hikmah, Aulia Mutiara., dkk. 2022. Buku Ajar Biokimia Teori dan Aplikasi. CV. Feniks Muda Sejahtera
  11. Prisca Audra Telleng, Budi Santosa, Aprilia Indra Kartika. 2023. Comparison of HCG Levels in Reagents Temperature 25°C and 8°C Using ELISA Method. Medicra (Journal of Medical Laboratory ScienceTechnology). Vol 6 1
  12. Herin Tixa Dewanti, Eka Nurdianty Anwar. 2022. Pemeriksaan HCG (Human Chorionic Gonadotropin) Dengan Metode Latex Dan Metode Strip Test Untuk Deteksi Kehamilan. Jurnal Vokasi Kesehatan (JUVOKES) ISSN 2963-6833 (Online). Vol. 1, No.1 (33-38). https://journal.bengkuluinstitute.com/index.php/juvokes
  13. Cut Bidara Panita Umar. 2021. Penyuluhan Tentang Pentingnya Peranan Protein Dan Asam Amino Bagi Tubuh Di Desa Negeri Lima. JURNAL JPIKES Vol 1 No. 3
  14. Diyan Sakti Purwanto, Purwa Kunthi Cakrawati. 2024. Edukasi “DAGUSIBU” Dalam Menjaga Kesehatan dan Keamanan Obat Pada Masyarakat Ngiser Sukoharjo. Jurnal Abdimas PHB
  15. Abalos E, Duley L, Steyn DW, Gialdini C. Antihypertensive drug therapy for mild to moderate hypertension during pregnancy. Cochrane Database Syst Rev. 2018 Oct 1;10(10):CD002252
  16. Bindu S, Mazumder S, Bandyopadhyay U. Non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) and organ damage: A current perspective. Biochem Pharmacol. 2020 Oct;180:114147
  17. Kalra B, Gupta Y, Singla R, Kalra S. Use of oral anti-diabetic agents in pregnancy: a pragmatic approach. N Am J Med Sci. 2015 Jan;7(1):6-12
  18. Keats EC, Oh C, Chau T, Khalifa DS, Imdad A, Bhutta ZA. Effects of vitamin and mineral supplementation during pregnancy on maternal, birth, child health and development outcomes in low- and middle-income countries: A systematic review. Campbell Syst Rev. 2021 Jun 26;17(2):e1127.
  19. Tamirat Getachew, Abera Kenay Tura, Merga Dheresa, Shamble Niguse, Bikila Balis, Lemma Demissie Regassa, Addis Eyeberu. 2024. Association between the use of herbal medicines during pregnancy and adverse fetal outcomes among mothers in eastern Ethiopia, 2023
  20. Reynardi Larope Sutanto, Ghina Rania. 2020. Interaksi Biokimia pada Regulasi Cairan Tubuh: Sebuah Tinjauan Pustaka. Khazanah: Jurnal Mahasiswa. Vol. 12. No. 1.
  21. Lestari, Bayu., et al. (2017). Buku Ajar Farmakologi Dasar. Malang: UB Press
  22. Ardianingsih, F., Saputri, R. K., Kusuma, Meike Tiya, Khairunnisa, K., Anjani, N. I., Abidah, H. Y., Ernanda, S. A., & Amalia, A. (2025). Indigenous Indonesian herbal plant and personalized treatments for diabetic retinopathy: A bibliometric analysis. E3S Web of Conferences, 640, 03002. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202564003002
  23. Kisno Saputri, R., Azzizah, Isma N., Cahya, Dini A., Kusuma, Meike Tiya, Chuvita, Laila, Roudhoh, R. N., Pratiwi, A. G., & Ishomi, R. (2025). PENDIDIKAN KESEHATAN TERKAIT PERAN HEMOGLOBIN DAN PENGUKURAN KADAR HEMOGLOBIN SISWA SMP. 9(5), 5905–5915. https://doi.org/10.31764/jmm.v9i5.34726

Pendukung :

  1. Keevil, Stephen., et al. 2022. Introduction to Medical Physics. 1st Edition. CRS Press
  2. Asriati, dkk. 2023. Biokimia Dasar. Eureka Media Aksara
  3. McLaughlin MB, Jialal I. Biochemistry, Hormones. 2023 Jul 17. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2024 Jan–. PMID: 31082156
  4. Kamiya. (2019). Pharmacological treatment for cardiovascular disease during pregnancy and lactation. Journal of Cardiology, 73(5)
  5. Chu, J.N., Traverso, G. Foundations of gastrointestinal-based drug delivery and future developments. Nat Rev Gastroenterol Hepatol 19, 219–238 (2022). Drug Acting on the Respiratory System.https://clinicalgate.com/drugs-acting-on-the-respiratory-system
  6. Hale et al. (2020). Analgesia and Anesthesia in the Intrapartum Period. Nursing for Womens Health, 24 (1)
  7. Pivrncova, E., Buresova, L., Kotaskova, I. et al. Impact of intrapartum antibiotic prophylaxis on the oral and fecal bacteriomes of children in the first week of life. Sci Rep 14, 18163 (2024).
  8. Hussain S. Immunization and Vaccination. Psychiatry of Pandemics. 2019 May 16:153–77
  9. Suman Rohilla, Deepika Sharma. 2023. Chapter 2 - Sulfonamides, quinolones, antiseptics, and disinfectants, Editor(s): Pratap Chandra Acharya, Michio Kurosu,Medicinal Chemistry of Chemotherapeutic Agents, Academic Press, Pages 21-63, ISBN 9780323905756, https://doi.org/10.1016/B978-0-323-90575-6.00015-6
  10. Vogel JP, Williams M, Gallos I, Althabe F, Oladapo OT. WHO recommendations on uterotonics for postpartum haemorrhage prevention: what works, and which one? BMJ Glob Health. 2019 Apr 11;4(2):e001466.
  11. Desire N. Onwochei, Neel Desai, Lawrence C. Tsen. 2024. Uterotonics update, Best Practice & Research Clinical Anaesthesiology, Volume 38, Issue 3, Pages 209-220, ISSN 1521-6896, https://doi.org/10.1016/j.bpa.2024.10.007
  12. Czigle S, Nagy M, Mladěnka P, Tóth J; OEMONOM.. Pharmacokinetic and pharmacodynamic herb-drug interactions-part I. Herbal medicines of the central nervous system. PeerJ. 2023 Nov 15;11:e16149.

Dosen Pengampu

Sri Wahyuni, S.Keb., Bd., M.Keb.

Bd. Karunia Wijayanti, S.Keb., M.HPE.

Meike Tiya Kusuma, M.Biomed.

Meylani Zakaria, S.Keb., Bd., M.Keb.

Qatrunnada Naqiyyah Khusmitha, S.Keb., Bd., M.Keb.

Devi Maya Arista, S.Keb., Bd., M.Keb.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Sub CPMK 1 Mampu memahami konsep termodinamika dan dampaknya pada manusia
  2. Sub CPMK 2 Mampu memahami biomekanika dan dampaknya dalam tubuh manusia
  1. Menjelaskan Prinsip Dasar Termodinamika dalam Sistem Biologis
  2. Menjelaskan Prinsip Dasar Biomekanika pada Sistem Gerak Manusia
  3. Menganalisis Regulasi Termal dan Pertukaran Panas Tubuh
  4. Menganalisis Efisiensi Mekanik dan Risiko Cedera dalam Gerakan
  5. Mengintegrasikan Konsep Termodinamika dan Biomekanika dalam Aktivitas Manusia
  6. Mengevaluasi Dampak Gangguan dan Aplikasi Teknologi
Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian tes tertulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Interactive lecture (4x50)
4x50

Materi: Pengantar Fisika Kesehatan
Pustaka: Keevil, Stephen., et al. 2022. Introduction to Medical Physics. 1st Edition. CRS Press

Materi: Pengertian Hidrodinamika, Aliran darah dalam tubuh manusia, Komponen dan proses aliran darah, Laju endap Darah
Pustaka: Maydianasari, Lenna., Wantini, Nonik Ayu., Krisnanto, Paulinus Deni., dan Domi, Saverinus. 2020. Buku Ajar Fisika Kesehatan dan Biokimia dalam Praktik Kebidanan. Respati Press
6%

2

Minggu ke 2

Sub CPMK 3 Mampu memahami konsep toeori ultrasonik dan prinsip dan cara kerja elektrikal dalam praktik kebidanan

  1. Menjelaskan prinsip dasar fisika gelombang ultrasonik (frekuensi, panjang gelombang, kecepatan rambat) dan parameter teknis (impedansi akustik, refleksi, transmisi, atenuasi) yang mendasari teknologi pencitraan USG.
  2. Membedakan mode pencitraan USG yang umum digunakan dalam kebidanan (A-mode, B-mode/2D, M-mode, Doppler) beserta prinsip kerja dan aplikasi klinis utamanya.
  3. Menjelaskan konsep dasar kelistrikan yang relevan dengan alat kesehatan (arus AC/DC, voltase, hambatan, daya) dan satuan pengukurannya (Ampere, Volt, Ohm, Watt).
  4. Membedakan simbol-simbol komponen elektronika dasar (seperti resistor, kapasitor, dioda, transformator) pada diagram skematik alat kesehatan sederhana.
  5. Menjelaskan prinsip kerja dan fungsi komponen utama dalam sebuah sistem alat ukur/e-monitor kebidanan (misal: sensor/transduser, amplifier, prosesor sinyal, display).
Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian tes tertulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Lecturing
4x50

Materi: Konsep ultrasonik, Efek daya ultrasonik, Prinsip penggunaan ultrasonik, Penggunaan ultrasonik dalam kebidanan, Diagnostik dengan ultrasonik
Pustaka: Johnson, T.E. 2017. Introduction to Health Physics Fifth Edition. Mc Graw Hill Education

Materi: Electrikal dalm tubuh manusia, ECG,Doppler, Suction, Vacum extraksi, Alat monitoring kesejahteraan janin
Pustaka: Atina, Suhufa, A., Parmin, L.T. (2019). Penyuluhan Peran Ilmu Fisika Dalam Bidang Kesehatan Pada Siswa SMAN 1 Talang Kelapa Banyuasin. J. Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, 3, 48-52
3%

3

Minggu ke 3

Sub CPMK 4 Mampu menganalisis aplikasi fisika kesehatan dalarn praktik kebidanan penggunaan alat pemeriksaan seperti EKG, CTG USG, fetoscope/Leanec, doppler dan analisis kasus kebidanan (Sungsang. presentasi kepala sumbu panggul, thermoregulasi pada bayi, efe, gravitasi dan tekanan pada tindakan kebidanan dampak radiasi teknologi pada tubuh dan lain-lain

Ketepatan menganalisis kasus

Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian Small Group Discussion


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Small Group Discussion
4x50

Materi: Pengertian suhu tubuh, Pemindahan keseimbangan panas
Pustaka: Jumini, S. 2018. Fisika Kedokteran. Wonosobo: Penerbit Mangku Bumi

Materi: Proses Termogenesis Tubuh
Pustaka: Popovic, M. E., et al.: Thermodynamic Properties of Human Tissues THERMAL SCIENCE: Year 2020, Vol. 24, No. 6B, pp. 4115-4133

Materi: Konsep biomekanika, Pengukuran dan satuan, Hukum dasar biomekanika, Aspek dalam biomekanika
Pustaka: Maydianasari, Lenna., Wantini, Nonik Ayu., Krisnanto, Paulinus Deni., dan Domi, Saverinus. 2020. Buku Ajar Fisika Kesehatan dan Biokimia dalam Praktik Kebidanan. Respati Press
10%

4

Minggu ke 4

  1. Sub CPMK 5 Mampu memahami pengantar biokimia, hormon pada kehamilan, persalinan dan nifas
  2. Sub CPMK 6 Mampu memahami penggunaan pendekatan biokimia pada tubuh manusia
  1. Menjelaskan Prinsip Dasar Biokimia yang Relevan dengan Kehamilan
  2. Mengidentifikasi dan Menjelaskan Fungsi Hormon Utama pada Setiap Fase
  3. Menganalisis Hubungan Perubahan Biokimia dan Hormonal dengan Adaptasi Fisiologis
  4. Mengaitkan Gangguan Biokimia dan Hormonal dengan Kondisi Patologis
  5. Menerapkan Pengetahuan Biokimia dan Hormonal dalam Asuhan Kebidanan
Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian tes tertulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Flipped Classroom; Interactive Lecture
4x50

Materi: Pelayanan Kebidanan, Fisika kesehatan dalam pelayanan kebidanan, Peralatan elektronik dalam pelayanan kebidanan
Pustaka: Asriwati. 2017. Fisika Kesehatan dalam Keperawatan. Sleman: Deepublish
6%

5

Minggu ke 5

Sub CPMK 7 Mampu memahami aplikasi biokimia dalam praktik kebidanan: oksidasi biologi, enzim dan koenzim, metabolisme karbohidrat, metabolisme lemak, metabolisme porfirin, metabolisme asam amino dan protein plasma darah, metabolisme nukleotida, metabolisme mineral

  1. Menjelaskan Konsep Dasar Oksidasi Biologi dan Energi Seluler
  2. Menganalisis Peran Enzim dan Koenzim dalam Reaksi Biokimia Kehamilan
  3. Mengaplikasikan Konsep Metabolisme Zat Gizi dalam Asuhan Kebidanan
  4. Mengevaluasi Gangguan Metabolisme Porfirin dalam Konteks Anemia Kehamilan
  5. Menganalisis Perubahan Protein Plasma dan Asam Amino pada Kehamilan
  6. Mengaitkan Metabolisme Nukleotida dengan Pertumbuhan Janin dan Terapi Obat
  7. Menerapkan Pengetahuan Metabolisme Mineral dalam Edukasi dan Asuhan
Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian tes tertulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Lecturing, Discussion
4x50

Materi: Pengantar biokimia
Pustaka: Hikmah, Aulia Mutiara., dkk. 2022. Buku Ajar Biokimia Teori dan Aplikasi. CV. Feniks Muda Sejahtera

Materi: komprehensif zat-zat makronutrient (karbohidrat, protein, lemak)
Pustaka: Cut Bidara Panita Umar. 2021. Penyuluhan Tentang Pentingnya Peranan Protein Dan Asam Amino Bagi Tubuh Di Desa Negeri Lima. JURNAL JPIKES Vol 1 No. 3
3%

6

Minggu ke 6

Sub CPMK 8 Mampu menganalisis hasil uji biokimia pada urin (glukosa dan protein) dengan metode benedict dan carik celup (Praktikum)

  1. Menginterpretasi Hasil Pengamatan Kualitatif
  2. Mengaitkan Hasil Uji dengan Kondisi Fisiologis dan Patologis
  3. Menganalisis Pola dan Konteks Hasil Uji
  4. Mengevaluasi Validitas dan Faktor Prapanalitik
  5. Mengomunikasikan Hasil Analisis Secara Tertulis atau Lisan
Kriteria:
  1. Ketepatan Sistematika laporan (Laporan : Sampul, Pendahuluan (latar belakang dan tujuan praktik), Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan dan Saran, Daftar Pustaka)
  2. Ketepatan isi laporan dan analisis terhadap hasil praktikumnya

Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Praktikum
4x100

Materi: Metabolisme makronutrien di dalam tubuh, heme, darah dan protein darah
Pustaka: Hikmah, Aulia Mutiara., dkk. 2022. Buku Ajar Biokimia Teori dan Aplikasi. CV. Feniks Muda Sejahtera

Materi: Komprehensif zat mikronutrient (vitamin, mineral) dan enzim
Pustaka: Reynardi Larope Sutanto, Ghina Rania. 2020. Interaksi Biokimia pada Regulasi Cairan Tubuh: Sebuah Tinjauan Pustaka. Khazanah: Jurnal Mahasiswa. Vol. 12. No. 1.
10%

7

Minggu ke 7

Sub CPMK 9 Mampu menguji kadar hemoglobin berdasarkan prinsip biokimia

  1. Menjelaskan Prinsip dan Metode Pengujian Hemoglobin
  2. Melaksanakan Prosedur Pengujian dengan Teknik yang Benar
  3. Menginterpretasi dan Menganalisis Hasil Pengujian
  4. Mengevaluasi Faktor Prapanalitik dan Analitik yang Mempengaruhi Hasil
  5. Mengomunikasikan dan Mendokumentasikan Hasil
Kriteria:
  1. Ketepatan Sistematika laporan (Laporan : Sampul, Pendahuluan (latar belakang dan tujuan praktik), Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan dan Saran, Daftar Pustaka)
  2. Ketepatan isi laporan dan analisis terhadap hasil praktikumnya

Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Praktikum
4x100

Materi: Biokimia, hormon pada kehamilan, persalinan dan nifas
Pustaka: Herin Tixa Dewanti, Eka Nurdianty Anwar. 2022. Pemeriksaan HCG (Human Chorionic Gonadotropin) Dengan Metode Latex Dan Metode Strip Test Untuk Deteksi Kehamilan. Jurnal Vokasi Kesehatan (JUVOKES) ISSN 2963-6833 (Online). Vol. 1, No.1 (33-38). https://journal.bengkuluinstitute.com/...
10%

8

Minggu ke 8

Sub CPMK 10 Mampu menganalisis dampak polutan, bahan kimia, bahan makanan dan kosmetik, serta bahan dengan rekayasa genetika pada kesehatan ibu dan anak

Ketepatan menganalisis kasus

Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian small group discussion


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Small Group Discussion
4X50

Materi: Penggunaan biokimia pada tubuh
Pustaka: Reynardi Larope Sutanto, Ghina Rania. 2020. Interaksi Biokimia pada Regulasi Cairan Tubuh: Sebuah Tinjauan Pustaka. Khazanah: Jurnal Mahasiswa. Vol. 12. No. 1.
10%

9

Minggu ke 9

  1. Sub CPMK 11 Mampu memahami konsep dasar dan prinsip farmakologi kebidanan
  2. Sub CPMK 12 Mampu memahami farmakodinamika, farmakokinetika dan farmakoterapeutik obat-obatan yang sering digunakan dalam praktik kebidanan
  1. Menjelaskan Prinsip Dasar Farmakologi dan Istilah Khusus Kebidanan
  2. Menganalisis Proses Farmakokinetika pada Ibu Hamil, Menyusui, dan Janin/Bayi
  3. Menerapkan Prinsip Farmakodinamika dalam Konteks Perubahan Fisiologis Kehamilan
  4. Mengevaluasi Obat-Obat Utama dalam Praktik Kebidanan Berdasarkan Kelas Terapi
  5. Menerapkan Prinsip Farmakoterapi yang Rasional dan Aman
  6. Mengidentifikasi dan Mengelola Interaksi Obat serta Efek Samping yang Berpotensi Berbahaya
  7. Melakukan Edukasi Farmakoterapi kepada Klien/Keluarga
  8. Mengevaluasi Kebijakan dan Protokol Penggunaan Obat di Fasilitas Pelayanan Kebidanan
Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian tes tertulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Interactive lecture
4x50

Materi: Pengantar Farmakologi
Pustaka: Katzung, BG. 2018. Basic & Clinical Pharmacology, Fourteenth Edition. United States of America: McGraw-Hill Education.

Materi: Farmakokinetik
Pustaka: Czigle S, Nagy M, Mladěnka P, Tóth J; OEMONOM.. Pharmacokinetic and pharmacodynamic herb-drug interactions-part I. Herbal medicines of the central nervous system. PeerJ. 2023 Nov 15;11:e16149.
6%

10

Minggu ke 10

Sub-cpmk 13 Mampu memahami bentuk sediaan, jenis obat, penyesuaian dosis, penghitungan obat dan permintaan obat pada praktik kebidanan

  1. Menjelaskan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan berbagai bentuk sediaan obat (padat, cair, semi padat, steril) yang lazim digunakan dalam praktik kebidanan.
  2. Mengklasifikasikan obat berdasarkan jenisnya (misalnya: antibiotik, analgesik, uterotonika, suplemen) serta menyebutkan contoh dan indikasi penggunaannya dalam asuhan kebidanan.
  3. Menjelaskan prinsip-prinsip penyesuaian dosis obat pada populasi khusus dalam kebidanan (ibu hamil, ibu menyusui, bayi baru lahir, dan lansia) serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
  4. Melakukan penghitungan dosis obat secara akurat (termasuk konversi satuan, penghitungan dosis per kgBB, dan pengenceran) untuk pemberian melalui berbagai rute (oral, parenteral, dll.).
  5. Menganalisis kebutuhan obat berdasarkan kondisi ibu atau bayi baru lahir dalam suatu skenario kasus kebidanan.
  6. Menyusun daftar permintaan obat (drug requisition) yang lengkap dan benar sesuai dengan kebutuhan di fasilitas pelayanan kebidanan (misalnya: puskesmas, polindes, praktik mandiri).
Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian tes tertulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Lecturing
4x50

Materi: Farmakodinamika
Pustaka: Katzung, BG. 2018. Basic & Clinical Pharmacology, Fourteenth Edition. United States of America: McGraw-Hill Education.

Materi: Bentuk sediaan obat dan resep obat, toksikologi, keamanan obat serta efek samping obat
Pustaka: Lestari, Bayu., et al. (2017). Buku Ajar Farmakologi Dasar. Malang: UB Press
3%

11

Minggu ke 11

Sub CPMK 14 Mampu memahami peraturan tentang penggunaan obat dalam praktik kebidanan termasuk obat-obat yang lazim digunakan dalam pelayanan kebidanan. Obat- obatan yang digunakan dalam kebidanan seperti: anti-hipertensi, insulin, obat preeklampsia, obat anestesi lokal, NSAID & kortikosteroid, antibiotika, antiseptik, anti-mycobacterium, antivirus, anti-jamur, anti-protozoa, Antiemetic, Uterotonik, Tokolitik & Kontrasepsi, Nutrisi Parenteral & Obat Teratogenik, Obat Kegawatdaruratan Maternal & Neonatal, Suplemen: Fe, asam folat, kalsium, B6, vit D dan vaksin

  1. Menjelaskan kategori obat (misalnya: OTC, obat wajib apotek/KSO, obat keras/psikotropika/terbatas) dan implikasinya terhadap praktik kebidanan mandiri dan kolaborasi.
  2. Menjelaskan peraturan perundang-undangan (seperti UU Kesehatan, Peraturan Menteri Kesehatan, SIKDA Generik) yang mengatur wewenang, penyimpanan, peresepan, dan pendistribusian obat oleh bidan.
  3. Menjelaskan kategori obat (misalnya: OTC, obat wajib apotek/KSO, obat keras/psikotropika/terbatas) dan implikasinya terhadap praktik kebidanan mandiri dan kolaborasi.
  4. Menerapkan prinsip etik dan legal (termasuk informed consent dan dokumentasi) dalam setiap tahap pemberian obat di praktik kebidanan.
  5. Mengklasifikasikan obat-obat lazim dalam kebidanan (sesuai daftar) berdasarkan golongan, mekanisme kerja utama, dan indikasi utama pada kondisi ibu (hamil, bersalin, nifas) dan/atau bayi baru lahir.
Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian tes tertulis


Bentuk Penilaian :
Tes
lecturing, flipped classroom
4X50

Materi: Obat otonom dalam bidang kebidanan dan obat anti-hipertensi dan anti-kejang (eklampsia)
Pustaka: Abalos E, Duley L, Steyn DW, Gialdini C. Antihypertensive drug therapy for mild to moderate hypertension during pregnancy. Cochrane Database Syst Rev. 2018 Oct 1;10(10):CD002252
3%

12

Minggu ke 12

Sub CPMK 15 Mampu memahami medikasi yg membahayakan: obat teratogenik penggunaan yg berlebihan antibiotik, dll.

Ketepatan dalam menganalisis kasus

Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian small group discussion


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Small Group Discussion
4X50

Materi: Menganalisis diuretika dan obat jantung
Pustaka: Kamiya. (2019). Pharmacological treatment for cardiovascular disease during pregnancy and lactation. Journal of Cardiology, 73(5)

Materi: Obat lokal, saluran cerna, sistem respirasi
Pustaka: Chu, J.N., Traverso, G. Foundations of gastrointestinal-based drug delivery and future developments. Nat Rev Gastroenterol Hepatol 19, 219–238 (2022). Drug Acting on the Respiratory System.https://clinicalgate.com/...
8%

13

Minggu ke 13

  1. Sub CPMK 16 Mampu memahami farmakologi pada asuhan neonatus dan anak
  2. Sub CPMK 17 Mampu memahami farmakologi dalam pengobatan masalah dan gangguan sistem reproduksi termasuk kasus onko-ginekologi
  1. Menjelaskan perbedaan utama farmakokinetik (absorpsi, distribusi, metabolisme, ekskresi) dan farmakodinamik pada neonatus, bayi, dan anak dibandingkan dewasa, serta implikasinya terhadap keamanan obat.
  2. Menghitung dosis obat untuk neonatus dan anak secara akurat berdasarkan parameter berat badan (mg/kgBB), luas permukaan tubuh (mg/m²), atau usia, serta melakukan pengenceran yang tepat untuk sediaan parenteral.
  3. Menjelaskan obat-obat esensial dan lazim dalam kegawatdaruratan neonatus (misal: surfaktan, kafein sitrat, prostaglandin E, antibiotik empiris) dan anak (misal: adrenalin, nebulizer, antikonvulsan), termasuk indikasi, dosis, dan monitoringnya.
  4. Menganalisis pemilihan jenis, dosis, dan interval pemberian antibiotik pada infeksi neonatus (seperti sepsis early/late onset) dan anak berdasarkan spektrum kuman, penetrasi jaringan, dan fungsi ginjal.
  5. Menjelaskan farmakoterapi untuk gangguan siklus menstruasi (misal: amenore, DUB/PROL) dan endometriosis, termasuk penggunaan kontrasepsi hormonal, progestin, dan agonis GnRH.
  6. Menjelaskan prinsip terapi farmakologi untuk infertilitas (induksi ovulasi, terapi hormonal pendukung) termasuk obat-obat seperti klomifen sitrat, gonadotropin, dan progesteron.
  7. Menganalisis pemilihan dan mekanisme kerja antimikroba (antibiotik, antijamur, antiprotozoa) untuk infeksi sistem reproduksi (seperti Vaginosis Bakterialis, Kandidiasis Vulvovaginal, Trikomoniasis, PID) berdasarkan pedoman terbaru.
  8. Menjelaskan klasifikasi, mekanisme kerja, contoh obat, dan efek samping utama dari obat-obat kemoterapi dan terapi target yang digunakan dalam onko-ginekologi (misal: kanker serviks, ovarium, endometrium).
Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian tes tertulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Flipped classroom
4x50

Materi: Obat anti diabet
Pustaka: Kalra B, Gupta Y, Singla R, Kalra S. Use of oral anti-diabetic agents in pregnancy: a pragmatic approach. N Am J Med Sci. 2015 Jan;7(1):6-12

Materi: Anestesi lokal dan obat hemostatik
Pustaka: Hale et al. (2020). Analgesia and Anesthesia in the Intrapartum Period. Nursing for Womens Health, 24 (1)

Materi: Antibiotika dan kemoterapi
Pustaka: Pivrncova, E., Buresova, L., Kotaskova, I. et al. Impact of intrapartum antibiotic prophylaxis on the oral and fecal bacteriomes of children in the first week of life. Sci Rep 14, 18163 (2024).
4%

14

Minggu ke 14

Sub-CPMK 18 Mampu menganalisis pemanfaatan obat dan tanaman herbal untuk mengatasi masalah dalam kebidanan berdasarkan kajian literatur

Ketepatan menganalisis kasus

Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian small group discussion


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Small group discussion
4x50

Materi: Antivirus dan imunisasi, antiseptik dan disinfektan
Pustaka: Suman Rohilla, Deepika Sharma. 2023. Chapter 2 - Sulfonamides, quinolones, antiseptics, and disinfectants, Editor(s): Pratap Chandra Acharya, Michio Kurosu,Medicinal Chemistry of Chemotherapeutic Agents, Academic Press, Pages 21-63, ISBN 9780323905756, https://doi.org/...

Materi: Uterotonik, tokolitik, dan kontrasepsi
Pustaka: Desire N. Onwochei, Neel Desai, Lawrence C. Tsen. 2024. Uterotonics update, Best Practice & Research Clinical Anaesthesiology, Volume 38, Issue 3, Pages 209-220, ISSN 1521-6896, https://doi.org/...

Materi: Vitamin, mineral, dan nutrisi parenteral , dan obat teratogenik
Pustaka: Keats EC, Oh C, Chau T, Khalifa DS, Imdad A, Bhutta ZA. Effects of vitamin and mineral supplementation during pregnancy on maternal, birth, child health and development outcomes in low- and middle-income countries: A systematic review. Campbell Syst Rev. 2021 Jun 26;17(2):e1127.
12%

15

Minggu ke 15

  1. Sub-CPMK 19 Mampu menganalisis administrasi obat (dosis, rute pemberian, waktu pemberian, identifikasi pasien, masa penyimpanan, persetujuan pasien (patient Consent), monitoring pasca pemberian, penanganan emergensi dan efek samping, pengenalan proses prosedur transfusi darah. dan pendokumentasian
  2. Sub-CPMK 20 Mampu memahami manajemen pada kelalaian/kesalahan pernberian obat
  1. Mengidentifikasi berbagai jenis dan penyebab kesalahan pengobatan (medication errors) yang dapat terjadi dalam lingkup praktik kebidanan (misal: kesalahan obat, dosis, pasien, rute, waktu, dokumentasi).
  2. Menerapkan langkah-langkah segera yang harus dilakukan setelah menemukan atau terlibat dalam kesalahan pemberian obat, sesuai dengan protokol keselamatan pasien (prioritas: keselamatan pasien, monitoring, pelaporan).
  3. Menjelaskan prosedur dan sistem pelaporan insiden kesalahan obat (incident reporting) yang berlaku di fasilitas kesehatan, termasuk pentingnya budaya just culture (bukan blame culture).
  4. Mendemonstrasikan komunikasi efektif dan empatik kepada pasien/keluarga serta tim kesehatan terkait setelah terjadinya medication error, dengan memperhatikan aspek etik, hukum, dan transparansi.
  5. Menjelaskan prinsip-prinsip 7 Benar (Benar pasien, obat, dosis, rute, waktu, dokumentasi, dan right to refuse) sebagai landasan pencegahan utama kesalahan pemberian obat.
Kriteria:

Penilaian berdasarkan rubrik penilaian tes tertulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Lecturing
4x50

Materi: Obat herbal dalam kebidanan
Pustaka: Tamirat Getachew, Abera Kenay Tura, Merga Dheresa, Shamble Niguse, Bikila Balis, Lemma Demissie Regassa, Addis Eyeberu. 2024. Association between the use of herbal medicines during pregnancy and adverse fetal outcomes among mothers in eastern Ethiopia, 2023
6%

16

Minggu ke 16

Penilaian Sumatif

  1. Ketepatan menjawab soal-soal yang bersifat konseptual maupun kontekstual (dalam bentuk kasus) secara tepat
  2. Kemampuan mempresentasikan laporan kelompok
Kriteria:
  1. MCQ-CBT (Closed book)
  2. Penilaian presentasi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Tes MCQ; Presentasi
4x50

Materi: Fisika kesehatan dan Biokimia
Pustaka: Maydianasari, Lenna., Wantini, Nonik Ayu., Krisnanto, Paulinus Deni., dan Domi, Saverinus. 2020. Buku Ajar Fisika Kesehatan dan Biokimia dalam Praktik Kebidanan. Respati Press

Materi: Farmakologi
Pustaka: Lestari, Bayu., et al. (2017). Buku Ajar Farmakologi Dasar. Malang: UB Press
0%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 40%
2. Penilaian Praktikum 20%
3. Tes 40%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.