Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Kedokteran
Program Studi S1 Keperawatan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Patologi Olahraga

1420602008

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

2

3 Juni 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Ns. Anja Hesnia Kholis, M.Kep., Sp.Kep.M.B.




Ns. Anja Hesnia Kholis, M.Kep., Sp.Kep.M.B.




WIWIN SULISTYAWATI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-8

Mampu menjalankan pekerjaan profesinya berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis dan kreatif, inovatif serta bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta bertanggungjawab secara ilmiah kepada masyarakat profesi dan pasien

PLO-9

Mampu mengkaji ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan di bidang keolahragaan dengan memperhatikan prinsip caring dan nilai humaniora berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam pemberian asuhan keperawatan

PLO-10

Mampu merencanakan dan mengaplikasikan manajemen asuhan keperawatan pada keperawatan dasar, klinik, komunitas, dan keperawatan keolahragaan

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mampu memahami epidemiologi dan proses mekanisme terjadinya cedera olahraga

PO - 2

Mampu memahami hubungan sistem tubuh dengan olahraga

PO - 3

Mampu melakukan pencegahan, penatalaksanaan, dan manajemen rehabilitasi pada cedera olahraga

PO - 4

Mampu menganalisis peran perawat pada identifikasi dan penatalaksanaan cedera olahraga ringan maupun mengancam nyawa

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-8PLO-9PLO-10
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini mempelajari epidemiologi, konsep dasar, faktor predisposisi dan mekanisme terjadinya masalah atau gangguan pada aktivitas fisik dan olahraga. Mata kuliah ini menggunakan perspektif ilmu keperawatan sehingga mahasiswa diharapkan mampu merencanakan intervensi keperawatan yang dilakukan pada atlet yang mengalami cedera olahraga, pemberian bantuan hidup, mobilisasi atau imobilisasi, manajemen luka hingga melakukan evaluasi terhadap intervensi yang telah diberikan pada atlet. Pengalaman belajar dalam bentuk pembelajaran dan case study di kelas.

Pustaka

Utama :

  1. Mulyono dkk, 2022. Panduan Cedera Olahraga Pendekatan Berbasis Case Study dan Team Based Project. Penerbit Samudra Biru. Yogyakarta
  2. Sulistyana et al 2024. Physical Exercise on Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis; A Literature Review. Proceedings of The International Seminar of Sport and Exercise Science (ISSES 2024). Atlantis Press
  3. Sulistyana. 2024. Aktivitas Fisik dalam Kesehatan. Eureka Media Aksara. Purbalingga
  4. Sulistyana, C. S.; Christianingsih, S.; Septanto, A. N. (2025). Buku Ajar Patologi Olahraga dalam Perspektif Keperawatan (Vol. 32, Issue 3).

Pendukung :

  1. Sulistyana dkk. 2024. Latihan Fisik sebagai Kontrol Kadar Glukosa Darah. Binakes: Jurnal Pengabdian Kesehatan, Vol 4, No 2, hlm 67-71
  2. Zhai, Tinting et al. 2022. Nursing in Sports Ankle Injury Based on The Fitness Exercise. Rev Bras Med Esporte, Vol 28, No 6, Pp 782-784
  3. Kumaat, N.A. et al. 2025. Analyzing the Effect of Dancesport on Reducing Menopausal Symptoms and Increasing Quality of Life.pdf. Phys Educ Theory Methodol. 2025;25(1):72–6.
  4. Fajar, M. K., Hariyanto, A., Wahjuni, E. S., Hamzah, S. H., Wijono, Sidik, R. M., Wulandari, F. Y., Hafidz, A., Pramono, B. A., Mustar, Y. S., & Kusuma, I. D. M. A. W. (2024). Cold water immersion as an effective recovery method: its impact on heart rate and lactate levels post exercise. Retos, 61, 440–447. https://doi.org/10.47197/retos.v61.108794
  5. Muhamad Fajar Inzaghi, Agus Sulastio, A. P. A. (2023). Meta Analysis Study : The Effect of HIIT Training on VO2max Improvement of Football Athletes Studi Meta Analisis : Pengaruh Latihan HIIT Terhadap Peningkatan VOMax Atlet Sepak Bola. 6(2), 319–333.
  6. Vigriawan, G. E., Kusnanik, N. W., Wahjuni, E. S., Herawati, L., Kinanti, R. G., Daulay, D. A., Permatasari, D. S., Syamsudin, F., Ayubi, N., & Solikah, N. L. (2024). https://scholar.google.co.id/ for Google Scholar , https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/ for NCBI journal , and https://onlinelibrary.wiley.com/ for Wiley Online Library . It is necessary to remember that the secondary data used in this study were scientific ar- ticles that used correlational educational research and experiments on HIIT , physical fitness , and sedentary lifestyle as the research design . The detailed process of how the data were collected and analyzed is illustrated in Figure 1 . 2041, 483–489.
  7. Pasa, W. N., Bahar, A., Mayasari, N. R., Yanuar, C., Pratama, S. A., & Wahjuni, E. S. (2024). Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Basketball and Volleyball Athlete. 5(1), 174–184.
  8. Prihanto, J. B., Wahjuni, E. S., Nurhayati, F., Matsuyama, R., Tsunematsu, M., & Kakehashi, M. (2021). Health literacy, health behaviors, and body mass index impacts on quality of life: Cross-sectional study of university students in surabaya, indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(24). https://doi.org/10.3390/ijerph182413132
  9. Wati, I. D. P., Kusnanik, N. W., Wahjuni, E. S., Samodra, Y. T. J., Gandasari, M. F., & Sofyan, D. (2024). Eat well to the best performance: calorie intake and eating behavior among athlete: a review. International Journal of Public Health Science, 13(1), 253–259. https://doi.org/10.11591/ijphs.v13i1.23336
  10. Kholis, A. H., Hilfida, N. H., Lailiah, N., Harista, D. R., & Christianingsih, S. (2025). Ju rn a l Ke p e r a w a t a n Mu h a m m a d i y a h Management Of Acute Ankle Sprain : A Systematic Review. 10(2), 154–167.
  11. Sulistyawati, W., Widodo, A., Wismanadi, H., Sudijandoko, A., & Roepajadi, J. (2025, January). Sports Injuries in Football Athletes: A Review of Injury Risk and Injury Prevention. In Proceedings of the International Seminar of Sport and Exercise Science (ISSES 2024) (Vol. 81, p. 84). Springer Nature.

Dosen Pengampu

Dr. dr. Endang Sri Wahjuni, M.Kes.

Ns. Anja Hesnia Kholis, M.Kep., Sp.Kep.M.B.

Siska Christianingsih, S.Kep., Ns., M.Kep.

Ns. Caturia Sasti Sulistyana, S.Kep., M.Kep.

Aby Nugrah Septanto, S.Kep.,Ns., M.Sc.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mampu mengidentifikasi epidemiologi cedera olahraga, meliputi prevalensi kejadian,penyebab, faktor risiko, dan jenis cedera olahraga

  1. Mahasiswa mampu engidentifikasi epidemiologi atau prevalensi kejadian cedera olahraga
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi penyebab dan faktor risiko cedera olahraga
  3. Mahasisa mampu mengidentifikasi jenis-jenis cedera olahraga
Kriteria:

Rubrik Penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah dan tanya jawab
50‘ x 2

Materi: Prevalensi, penyebab dan faktor risiko cedera olahraga
Pustaka: Sulistyana. 2024. Aktivitas Fisik dalam Kesehatan. Eureka Media Aksara. Purbalingga
3%

2

Minggu ke 2

Mampu memahami proses mekanisme terjadinya cedera olahraga

Mahasiswa mampu memahami proses mekanisme cedera olahraga

Kriteria:

Rubrik Penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi dan tanya jawab
50‘ x 2

Materi: Mekanisme cedera olahraga
Pustaka: Zhai, Tinting et al. 2022. Nursing in Sports Ankle Injury Based on The Fitness Exercise. Rev Bras Med Esporte, Vol 28, No 6, Pp 782-784
3%

3

Minggu ke 3

Mampu mengidentifikasi cedera olahraga berdasarkan studi kasus yang diberikan

Mahasiswa mampu mengidentifikasi cedera olahraga berdasarkan studi kasus yang diberikan

Kriteria:

Rubrik Penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Ceramah, diskusi, dan tanya jawab
50‘ x 2

Materi: Cara pencegahan cedera olahraga
Pustaka: 2. Brukner, Peter and Karim Khan (2007) Clinical Sports Medicine 3rd ed,, Sydney: McGraw-Hill Australia Pty Ltd.

Materi: Cara pencegahan cedera olahraga
Pustaka: Sulistyawati, W., Widodo, A., Wismanadi, H., Sudijandoko, A., & Roepajadi, J. (2025, January). Sports Injuries in Football Athletes: A Review of Injury Risk and Injury Prevention. In Proceedings of the International Seminar of Sport and Exercise Science (ISSES 2024) (Vol. 81, p. 84). Springer Nature.
6%

4

Minggu ke 4

  1. Mampu memahami hubungan sistem respirasi dengan olahraga
  2. Mampu memahami dampak cedera olahraga pada sistem respirasi
  1. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem respirasi dengan olahraga
  2. Mahasiswa mampu memahami dampak cedera olahraga pada sistem respirasi
Kriteria:

Rubrik Penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
50‘ x 2

Materi: Hubungan Sistem Respirasi dengan Olahraga
Pustaka: Sulistyana, C. S.; Christianingsih, S.; Septanto, A. N. (2025). Buku Ajar Patologi Olahraga dalam Perspektif Keperawatan (Vol. 32, Issue 3).
4%

5

Minggu ke 5

  1. Mampu memahami hubungan sistem neurologis dengan olahraga
  2. Mampu memahami cedera olahraga pada sistem neurologis
  1. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem neurologis dengan olahraga
  2. Mahasiswa mampu memahami cedera olahraga yang terjadi dan mempengaruhi sistem neurologis
Kriteria:

Rubrik Penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
50‘ x 2

Materi: Hubungan Sistem Neurologis dengan Olahraga
Pustaka: Sulistyana, C. S.; Christianingsih, S.; Septanto, A. N. (2025). Buku Ajar Patologi Olahraga dalam Perspektif Keperawatan (Vol. 32, Issue 3).
4%

6

Minggu ke 6

  1. Mampu memahami hubungan sistem kardiovaskuler dengan olahraga
  2. Mampu memahami cedera olahraga yang dapat terjadi pada sistem kardiovaskuler
  1. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem kardiovaskuler dengan olahraga
  2. Mahasiswa mampu memahami cedera olahraga yang dapat terjadi pada sistem kardiovaskuler
Kriteria:

Rubrik Penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, dan tanya jawab
50‘ x 2

Materi: Hubungan Sistem Kardiovaskuler dengan Olahraga
Pustaka: Muhamad Fajar Inzaghi, Agus Sulastio, A. P. A. (2023). Meta Analysis Study : The Effect of HIIT Training on VO2max Improvement of Football Athletes Studi Meta Analisis : Pengaruh Latihan HIIT Terhadap Peningkatan VOMax Atlet Sepak Bola. 6(2), 319–333.

Materi: Hubungan Sistem Kardiovaskuler dengan Olahraga
Pustaka: Vigriawan, G. E., Kusnanik, N. W., Wahjuni, E. S., Herawati, L., Kinanti, R. G., Daulay, D. A., Permatasari, D. S., Syamsudin, F., Ayubi, N., & Solikah, N. L. (2024). https://scholar.google.co.id/... for Google Scholar , https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/ for NCBI journal , and https://onlinelibrary.wiley.com/ for Wiley Online Library . It is necessary to remember that the secondary data used in this study were scientific ar- ticles that used correlational educational research and experiments on HIIT , physical fitness , and sedentary lifestyle as the research design . The detailed process of how the data were collected and analyzed is illustrated in Figure 1 . 2041, 483–489.

Materi: Hubungan Sistem Kardiovaskuler dengan Olahraga
Pustaka: Fajar, M. K., Hariyanto, A., Wahjuni, E. S., Hamzah, S. H., Wijono, Sidik, R. M., Wulandari, F. Y., Hafidz, A., Pramono, B. A., Mustar, Y. S., & Kusuma, I. D. M. A. W. (2024). Cold water immersion as an effective recovery method: its impact on heart rate and lactate levels post exercise. Retos, 61, 440–447. https://doi.org/...
4%

7

Minggu ke 7

  1. Mampu memahami hubungan sistem gastrointestinal dengan olahraga
  2. Mampu memahami cedera olahraga yang dapat terjadi pada sistem gastrointestinal
  1. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem gastrointestinal dengan olahraga
  2. Mahasiswa mampu memahami cedera olahraga yang dapat terjadi pada sistem gastrointestinal
Kriteria:

Rubrik Penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, dan tanya jawab
50‘ 2

Materi: Hubungan Sistem Gastrointestinal dengan Olahraga
Pustaka: Pasa, W. N., Bahar, A., Mayasari, N. R., Yanuar, C., Pratama, S. A., & Wahjuni, E. S. (2024). Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Basketball and Volleyball Athlete. 5(1), 174–184.

Materi: Hubungan Sistem Gastrointestinal dengan Olahraga
Pustaka: Prihanto, J. B., Wahjuni, E. S., Nurhayati, F., Matsuyama, R., Tsunematsu, M., & Kakehashi, M. (2021). Health literacy, health behaviors, and body mass index impacts on quality of life: Cross-sectional study of university students in surabaya, indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(24). https://doi.org/...

Materi: Hubungan Sistem Gastrointestinal dengan Olahraga
Pustaka: Wati, I. D. P., Kusnanik, N. W., Wahjuni, E. S., Samodra, Y. T. J., Gandasari, M. F., & Sofyan, D. (2024). Eat well to the best performance: calorie intake and eating behavior among athlete: a review. International Journal of Public Health Science, 13(1), 253–259. https://doi.org/...
3%

8

Minggu ke 8

  1. Mampu mengidentifikasi epidemiologi, mekanisme dan jenis cedera
  2. Mampu memahami hubungan sistem respirasi, neurologis, kardiovaskuler, dan gastrointestinal dengan olahraga
  1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi epidemiologi, mekanisme dan jenis cedera
  2. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem respirasi, neurologis, kardiovaskuler, dan gastrointestinal dengan olahraga
Kriteria:

Penilaian tes tulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Penilaian formatif
60‘

Materi: Epidemiologi, jenis, dan hubungan sistem tubuh dengan cedera olahraga
Pustaka: Sulistyana. 2024. Aktivitas Fisik dalam Kesehatan. Eureka Media Aksara. Purbalingga

Materi: Hubungan sistem respirasi, neurologis, kardiovaskuler, dan gastrointestinal dengan olahraga
Pustaka: Sulistyana, C. S.; Christianingsih, S.; Septanto, A. N. (2025). Buku Ajar Patologi Olahraga dalam Perspektif Keperawatan (Vol. 32, Issue 3).
15%

9

Minggu ke 9

  1. Mampu memahami sistem genitourinaria dan reproduksi dengan olahraga
  2. Mampu memahami cedera olahraga yang terjadi pada sistem genitourinaria dan reproduksi
  1. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem genitourinaria dan reproduksi dengan olahraga
  2. Mahasiswa mampu memahami cedera olahraga yang terjadi pada sistem genitourinaria dan reproduksi
Kriteria:

Rubrik penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
50‘ x 2

Materi: Hubungan Sistem Genitourinaria dan Reproduksi dengan Olahraga
Pustaka: Sulistyana et al 2024. Physical Exercise on Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis; A Literature Review. Proceedings of The International Seminar of Sport and Exercise Science (ISSES 2024). Atlantis Press

Materi: Cedera olahraga pada wanita menopause
Pustaka: Kumaat, N.A. et al. 2025. Analyzing the Effect of Dancesport on Reducing Menopausal Symptoms and Increasing Quality of Life.pdf. Phys Educ Theory Methodol. 2025;25(1):72–6.
3%

10

Minggu ke 10

  1. Mampu memahami hubungan sistem muskuloskeletal dan integumen dengan olahraga
  2. Mampu memahami cedera olahraga yang terjadi pada sistem muskuloskeletal dan integumen
  1. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem muskuloskeletal dan integumen dengan olahraga
  2. Mahasiswa mampu memahami cedera olahraga yang terjadi pada sistem muskuloskeletal dan integumen
Kriteria:

Rubrik Penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
50‘ x 2

Materi: Hubungan Sistem Muskuloskeletal dan Integumen dengan Olahraga
Pustaka: Sulistyana. 2024. Aktivitas Fisik dalam Kesehatan. Eureka Media Aksara. Purbalingga
4%

11

Minggu ke 11

  1. Mampu memahami hubungan sistem endokrin dan metabolik dengan olahraga
  2. Mampu memahami sistem endokrin dan metabolik yang berpengaruh saat terjadi cedera olahraga
  1. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem endokrin dan metabolik dengan olahraga
  2. Mahasiswa mampu memahami sistem endokrin dan metabolik yang berpengaruh saat terjadi cedera olahraga
Kriteria:

Aktivitas partisipatif


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
50‘ x 2

Materi: Hubungan Sistem Endokrin dan Metabolik dengan Olahraga
Pustaka: Sulistyana dkk. 2024. Latihan Fisik sebagai Kontrol Kadar Glukosa Darah. Binakes: Jurnal Pengabdian Kesehatan, Vol 4, No 2, hlm 67-71
4%

12

Minggu ke 12

  1. Mampu melakukan pencegahan terjadinya cedera olahraga
  2. Mampu melakukan penatalaksanaan cedera olahraga ringan
  3. Mampu melakukan penatalaksanaan cedera olahraga yang mengancam nyawa
  1. Mahasiswa mampu memahami pencegahan terjadinya cedera olahraga
  2. Mahasiswa mampu memahami penatalaksanaan cedera olahraga ringan
  3. Mahasiswa mampu memahami penatalaksanaan cedera olahraga yang mengancam nyawa
Kriteria:

Rubrik Penilaian (resume dan keaktifan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan
50‘ x 2

Materi: Pencegahan cedera olahraga
Pustaka: Sulistyana. 2024. Aktivitas Fisik dalam Kesehatan. Eureka Media Aksara. Purbalingga

Materi: Penatalaksanaancedera olahraga
Pustaka: Zhai, Tinting et al. 2022. Nursing in Sports Ankle Injury Based on The Fitness Exercise. Rev Bras Med Esporte, Vol 28, No 6, Pp 782-784
4%

13

Minggu ke 13

Mampu memahami manajemen pemulihan atau rehabilitasi pasca cedera olahraga

Mahasiswa mampu memahami manajemen pemulihan atau rehabilitasi pasca cedera olahraga

Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Ceramah, diskusi, dan tanya jawab
50‘ x 2

Materi: Rehabilitasi cedera olahraga
Pustaka: Mulyono dkk, 2022. Panduan Cedera Olahraga Pendekatan Berbasis Case Study dan Team Based Project. Penerbit Samudra Biru. Yogyakarta
4%

14

Minggu ke 14

Mampu menganalisis peran perawat pada penatalaksanaan cedera olahraga ringan

Mahasiswa mampu menganalisis peran perawat pada penatalaksanaan cedera olahraga ringan

Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Case Study, Diskusi
50‘ x 2

Materi: Studi Kasus Cedera Olahraga Ringan
Pustaka: Zhai, Tinting et al. 2022. Nursing in Sports Ankle Injury Based on The Fitness Exercise. Rev Bras Med Esporte, Vol 28, No 6, Pp 782-784

Materi: Studi Kasus Cedera Olahraga Ringan
Pustaka: Kholis, A. H., Hilfida, N. H., Lailiah, N., Harista, D. R., & Christianingsih, S. (2025). Ju rn a l Ke p e r a w a t a n Mu h a m m a d i y a h Management Of Acute Ankle Sprain : A Systematic Review. 10(2), 154–167.
12%

15

Minggu ke 15

Mampu menganalisis peran perawat pada penatalaksanaan cedera olahraga yang mengancam nyawa

Mahasiswa mampu menganalisis peran perawat pada penatalaksanaan cedera olahraga yang mengancam nyawa

Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Case Study, Diskusi
50‘ x 2

Materi: Studi Kasus Cedera Olahraga Mengancam Nyawa
Pustaka: Mulyono dkk, 2022. Panduan Cedera Olahraga Pendekatan Berbasis Case Study dan Team Based Project. Penerbit Samudra Biru. Yogyakarta

Materi: Studi Kasus Cedera Olahraga Mengancam Nyawa
Pustaka: Sulistyana, C. S.; Christianingsih, S.; Septanto, A. N. (2025). Buku Ajar Patologi Olahraga dalam Perspektif Keperawatan (Vol. 32, Issue 3).
12%

16

Minggu ke 16

  1. Mampu memahami hubungan sistem genitourinaria dan reproduksi dengan olahraga
  2. Mampu memahami hubungan sistem muskuloskeletal dan integumen dengan olahraga
  3. Mampu memahami hubungan sistem endokrin dan metabolik dengan olahraga
  4. Mampu melakukan pencegahan terjadinya cedera olahraga, penatalaksanaan cedera olahraga ringan, dan cedera olahraga yang mengancam nyawa
  5. Mampu memahami manajemen pemulihan atau rehabilitasi pasca cedera olahraga
  6. Mampu menganalisis peran perawat pada penatalaksanaan cedera olahraga ringan
  7. Mampu menganalisis peran perawat pada penatalaksanaan cedera olahraga yang mengancam nyawa
  1. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem genitourinaria dan reproduksi dengan olahraga
  2. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem muskuloskeletal dan integumen dengan olahraga
  3. Mahasiswa mampu memahami hubungan sistem endokrin dan metabolik dengan olahraga
  4. Mahasiswa mampu melakukan pencegahan terjadinya cedera olahraga, penatalaksanaan cedera olahraga ringan, dan cedera olahraga yang mengancam nyawa
  5. Mahasiswa mampu memahami manajemen pemulihan atau rehabilitasi pasca cedera olahraga
  6. Mahasiswa mampu menganalisis peran perawat pada penatalaksanaan cedera olahraga ringan
  7. Mahasiswa mampu menganalisis peran perawat pada penatalaksanaan cedera olahraga yang mengancam nyawa
Kriteria:

Penilaian tes tulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Penilaian sumatif
60‘

Materi: Hubungan sistem genitourinaria dan reproduksi, sistem muskuloskeletal dan integumen, sistem endokrin dan metabolik dengan olahraga
Pustaka: Sulistyana, C. S.; Christianingsih, S.; Septanto, A. N. (2025). Buku Ajar Patologi Olahraga dalam Perspektif Keperawatan (Vol. 32, Issue 3).

Materi: Pencegahan terjadinya cedera olahraga, penatalaksanaan cedera olahraga ringan, dan cedera olahraga yang mengancam nyawa
Pustaka: Sulistyana, C. S.; Christianingsih, S.; Septanto, A. N. (2025). Buku Ajar Patologi Olahraga dalam Perspektif Keperawatan (Vol. 32, Issue 3).

Materi: Manajemen pemulihan atau rehabilitasi pasca cedera olahraga
Pustaka: Mulyono dkk, 2022. Panduan Cedera Olahraga Pendekatan Berbasis Case Study dan Team Based Project. Penerbit Samudra Biru. Yogyakarta

Materi: Peran perawat pada penatalaksanaan cedera olahraga ringan dan cedera olahraga yang mengancam nyawa
Pustaka: Sulistyana, C. S.; Christianingsih, S.; Septanto, A. N. (2025). Buku Ajar Patologi Olahraga dalam Perspektif Keperawatan (Vol. 32, Issue 3).
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 53%
2. Penilaian Portofolio 17%
3. Tes 30%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.