Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan
Program Studi S1 Gizi

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Gizi Industri

1321102146

Mata Kuliah Pilihan Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

4

22 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




Idcha Kusma Ristanti, S.Tr.Gz., M.Gz




AMALIA RUHANA

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Menguasai teori dasar ilmu gizi, pangan, biomedik, patofisiologi, kesehatan masyarakat dan pengetahuan tentang pelayanan dan kewenangan ahli gizi dalam sistem kesehatan nasional dan sistem ketahanan pangan dan gizi nasional.

PLO-8

Mampu mengambil keputusan yang tepat dalam pengembangan produk pangan; serta memberikan alternatif pemecahan masalah gizi dan pangan dalam lingkup kerja

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu memahami konsep dasar gizi industri dan tren inovasi pengembangan produk makanan

PO - 2

Mahasiswa memahami peranan industri pangan dalam promosi gizi dan kesehatan

PO - 3

Mahasiswa memahami peran dan kewenangan ahli gizi di industri makanan

PO - 4

Mahasiswa memahami penerapan teknologi pada industri makanan

PO - 5

Mahasiswa memahami kebijakan dan sertifiksi bidang industri makanan

PO - 6

Mahasiswa memahami inovasi produk makanan khusus

PO - 7

Mahasiswa memahami tenaga kerja di industri makanan

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-5PLO-8
PO-1  
PO-2  
PO-3  
PO-4  
PO-5  
PO-6  
PO-7  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Gizi Industri membahas penerapan prinsip-prinsip ilmu gizi dalam konteks industri pangan. Isi mata kuliah mencakup pengenalan sistem industri pangan, pengembangan produk pangan bernilai gizi, aspek keamanan pangan, regulasi dan labelisasi, serta kontrol kualitas dalam proses produksi. Tujuannya adalah agar mahasiswa mampu memahami dan menganalisis peran gizi dalam industri pangan, serta memiliki dasar pengetahuan untuk terlibat dalam pengembangan, produksi, dan pemasaran produk pangan yang aman, bermutu, dan mendukung kesehatan. Ruang lingkupnya meliputi integrasi ilmu gizi dengan teknologi pangan, manajemen mutu, dan aspek hukum dalam industri pangan.

Pustaka

Utama :

  1. Widyanto, RM., Rahmawati IS., Maulidiana AR., Istifiani LA. 2023. Gizi Pada Industri Makanan. Malang:UB Press

Pendukung :

  1. Peraturan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2024. Tentang Standar Mutu Produk Pangan Lokal Dalam Rangka Penganekaragaman Pangan

Dosen Pengampu

Ika Nurmaya, S.KM., M.Kes.

Amalia Ruhana, S.P., M.P.H.

Idcha Kusma Ristanti, M.Gz

Novianti Tysmala Dewi, S.Gz., M.Gizi

Hamidah Aula Rusydiana, M.Gz.

Aulia Putri Srie Wardani, S.Gz., M.Sc.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Mahasiswa memahami RPS dan kontrak perkuliahan
  2. Mahasiswa memahami konsep gizi industri
  3. Mahasiswa memahami tren konsumsi produk pangan olahan dan dampaknya terhadap kesehatan
  4. Mahasiswa memahami tren inovasi produk pangan olahan
  1. Menjelaskan konsep gizi industri
  2. Menjelaskan tren konsumsi produk pangan olahan dan dampaknya terhadap kesehatan
  3. Menjelaskan tren inovasi produk pangan olahan
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapat nilai jika menjawab benar
  2. Mahasiswa mendapat nilai jika aktif bertanya dan menjawab pertanyaan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab
2x50

2%

2

Minggu ke 2

  1. Mahasiswa memahami peran strategis industri pangan dalam perbaikan gizi masyarakat
  2. Mahasiswa memahami kontribusi industri pangan terhadap pemenuhan gizi masyarakat
  3. Mahasiswa memahami tanggung jawab sosial industri pangan (CSR)
  4. Mahasiswa memahami tantangan dan isu dalam promosi gizi oleh industri pangan
  5. Mahasiswa memahami pengaruh iklan makanan terhadap perilaku konsumsi
  1. Menjelaskan peran strategis industri pangan dalam perbaikan gizi masyarakat
  2. Menjelaskan kontribusi industri pangan terhadap pemenuhan gizi masyarakat
  3. Menjelaskan tanggung jawab sosial industri pangan (CSR)
  4. Menjelaskan tantangan dan isu dalam promosi gizi oleh industri pangan
  5. Menjelaskan pengaruh iklan makanan terhadap perilaku konsumen
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapat nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapat nilai jika aktif bertanya dan menjawab
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

3

Minggu ke 3

  1. Mahasiswa memahami bidang kerja ahli gizi di industri makanan
  2. Mahasiswa memahami keterlibatan ahli gizi dalam pengembangan produk
  3. Mahasiswa memahami peran ahli gizi dalam edukasi konsumen dan promosi kesehatan
  4. Mahasiswa memahami kolaborasi lintas sektor untuk promosi gizi berkelanjutan
  1. Menjelaskan bidang kerja ahli gizi di industri makanan
  2. Menjelaskan keterlibatan ahli gizi dalam pengembangan produk
  3. Menjelaskan peran ahli gizi dalam edukasi konsumen dan promosi kesehatan
  4. Menjelaskan kolaborasi lintas sektor untuk promosi gizi berkelanjutan
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapat nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapat nilai jika aktif bertanya dan menjawab

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

4

Minggu ke 4

  1. Mahasiswa memahami bidang kerja ahli gizi di industri makanan
  2. Mahasiswa memahami keterlibatan ahli gizi dalam pengembangan produk
  3. Mahasiswa memahami peran ahli gizi dalam edukasi konsumen dan promosi kesehatan
  4. Mahasiswa memahami kolaborasi lintas sektor untuk promosi gizi berkelanjutan
  1. Menjelaskan bidang kerja ahli gizi di industri makanan
  2. Menjelaskan keterlibatan ahli gizi dalam pengembangan produk
  3. Menjelaskan peran ahli gizi dalam edukasi konsumen dan promosi kesehatan
  4. Menjelaskan kolaborasi lintas sektor untuk promosi gizi berkelanjutan
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapat nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapat nilai jika aktif bertanya dan menjawab

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

5

Minggu ke 5

  1. Mahasiswa memahami bioteknologi di industri makanan
  2. Mahasiswa memahami bioteknologi tradisional
  3. Mahasiswa memahami bioteknologi modern
  1. Menjelaskan bioteknologi di industri makanan
  2. Menjelaskan bioteknologi tradisional
  3. Menjelaskan bioteknologi modern
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapat nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapat nilai jika aktif bertanya dan menjawab

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

6

Minggu ke 6

  1. Mahasiswa memahami kontrol rekayasa dan teknologi keamanan pangan dalam industri makanan
  2. Mahasiswa memahami perlindungan pangan dan konsep Hurdle
  3. Mahasiswa memahami metode transfer termal
  4. Mahasiswa memahami metode kimia proteksi pangan
  5. Mahasiswa memahami proteksi radiasi
  1. Menjelaskan kontrol rekayasa dan teknologi keamanan pangan dalam industri makanan
  2. Menjelaskan perlindungan pangan dan konsep Hurdle
  3. Menjelaskan metode transfer termal
  4. Menjelaskan metode kimia proteksi pangan
  5. Menjelaskan proteksi radiasi
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapat nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapat nilai jika aktif bertanya dan menjawab

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

7

Minggu ke 7

  1. Mahasiswa memahami kebijakan pemerintah terkait perkembangan industri makanan
  2. Mahasiswa memahami peran pemerintah dalam industri makanan
  3. Mahasiswa memahami kebijakan pengembangan industri pangan nasional
  4. Mahasiswa memahami kebijakan inovasi dan teknologi pangan
  5. Mahasiswa memahami kebijakan perlindungan konsumen
  6. Mahasiswa memahami kebijakan keamanan dan mutu pangan
  1. Menjelaskan kebijakan pemerintah terkait perkembangan industri makanan
  2. Menjelaskan peran pemerintah dalam industri makanan
  3. Menjelaskan kebijakan pengembangan industri pangan nasional
  4. Menjelaskan kebijakan inovasi dan teknologi pangan
  5. Menjelaskan kebijakan perlindungan konsumen
  6. Menjelaskan kebijakan keamanan dan mutu pangan
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapatkan nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapatkan nilai jika aktif bertanya dan menjawab

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

8%

8

Minggu ke 8

Ujian Tengah Semester

Ujian Tengah Semester

Kriteria:

Mahasiswa mendaptkan nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar


Bentuk Penilaian :
Tes
Ujian CBT

15%

9

Minggu ke 9

  1. Mahasiswa memahami Quality control (QC) dan Quality Assurance (QA) dalam indutri makanan
  2. Mahasiswa memahami implementasi QC dan QA di industri makanan
  3. Mahasiswa memahami sistem penjaminan mutu dalam industri makanan (GMP, SSO, SSOP, HACCP)
  4. Mahasiswa memahami sertifikasi tenaga kerja terkait QC dan QA di industri makanan
  1. Menjelaskan Quality control (QC) dan Quality Assurance (QA) dalam indutri makanan
  2. Menjelaskan implementasi QC dan QA di industri makanan
  3. Menjelaskan sistem penjaminan mutu dalam industri makanan (GMP, SSO, SSOP, HACCP)
  4. Menjelaskan sertifikasi tenaga kerja terkait QC dan QA di industri makanan
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapatkan nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapatkan nilai jika aktif bertanya dan menjawab pertanyaan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

10

Minggu ke 10

  1. Mahasiswa memahami Quality control (QC) dan Quality Assurance (QA) dalam indutri makanan
  2. Mahasiswa memahami implementasi QC dan QA di industri makanan
  3. Mahasiswa memahami sistem penjaminan mutu dalam industri makanan (GMP, SSO, SSOP, HACCP)
  4. Mahasiswa memahami sertifikasi tenaga kerja terkait QC dan QA di industri makanan
  1. Menjelaskan Quality control (QC) dan Quality Assurance (QA) dalam indutri makanan
  2. Menjelaskan implementasi QC dan QA di industri makanan
  3. Menjelaskan sistem penjaminan mutu dalam industri makanan (GMP, SSO, SSOP, HACCP)
  4. Menjelaskan sertifikasi tenaga kerja terkait QC dan QA di industri makanan
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapatkan nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapatkan nilai jika aktif bertanya dan menjawab pertanyaan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

11

Minggu ke 11

  1. Mahasiswa memahami teknologi suplementasi gizi pada industri makanan
  2. Mahasiswa memahami tujuan dan prinsip teknologi suplementasi produk pangan
  3. Mahasiswa memahami tipe dan jenis suplementasi produk pangan
  4. Mahasiswa memahami metode suplementasi dengan mikroenkapsulasi
  1. Menjelaskan teknologi suplementasi gizi pada industri makanan
  2. Menjelaskan tujuan dan prinsip teknologi suplementasi produk pangan
  3. Menjelaskan tipe dan jenis suplementasi produk pangan
  4. Menjelaskan metode suplementasi dengan mikroenkapsulasi
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapatkan nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapatkan nilai jika aktif bertanya dan menjawab pertanyaan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

7%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa memahami penentuan masa simpan produk makanan

Menjelaskan penentuan masa simpan produk makanan

Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapatkan nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapatkan nilai jika aktif bertanya dan menjawab pertanyaan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

13

Minggu ke 13

  1. Mahasiswa memahami pengembangan produk pangan untuk kebutuhan gizi khusus
  2. Mahasiswa memahami Codex Alimentarius
  3. Mahasiswa memahami pangan olahan untuk keperluan gizi khusus
  4. Mahasiswa memahami pangan olahan untuk kondisi darurat
  1. Menjelaskan pengembangan produk pangan untuk kebutuhan gizi khusus
  2. Menjelaskan Codex Alimentarius
  3. Menjelaskan pangan olahan untuk keperluan gizi khusus
  4. Menjelaskan pangan olahan untuk kondisi darurat
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapatkan nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapatkan nilai jika aktif bertanya dan menjawab pertanyaan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

14

Minggu ke 14

  1. Mahasiswa memahami tenaga kerja di industri makanan
  2. Mahasiswa memahami lingkungan kerja di industri makanan
  3. Mahasiswa memahami masalah-masalah gizi pada tenaga kerja
  4. Mahasiswa memahami manajemen gizi di tempat kerja-sistem shift
  1. Menjelaskan tenaga kerja di industri makanan
  2. Menjelaskan lingkungan kerja di industri makanan
  3. Menjelaskan masalah-masalah gizi pada tenaga kerja
  4. Menjelaskan manajemen gizi di tempat kerja-sistem shift
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapatkan nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapatkan nilai jika aktif bertanya dan menjawab pertanyaan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

15

Minggu ke 15

  1. Mahasiswa memahami tenaga kerja di industri makanan
  2. Mahasiswa memahami lingkungan kerja di industri makanan
  3. Mahasiswa memahami masalah-masalah gizi pada tenaga kerja
  4. Mahasiswa memahami manajemen gizi di tempat kerja-sistem shift
  1. Menjelaskan tenaga kerja di industri makanan
  2. Menjelaskan lingkungan kerja di industri makanan
  3. Menjelaskan masalah-masalah gizi pada tenaga kerja
  4. Menjelaskan manajemen gizi di tempat kerja-sistem shift
Kriteria:
  1. Mahasiswa mendapatkan nilai jika menjawab pertanyaan dengan benar
  2. Mahasiswa mendapatkan nilai jika aktif bertanya dan menjawab pertanyaan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

5%

16

Minggu ke 16

Ujian Akhir Semester


Bentuk Penilaian :
Tes
Ujian CBT

18%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 67%
2. Tes 33%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.