Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S2 Informatika

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Desain Manajemen dan Analisis Jaringan

5510003022

Mata Kuliah Pilihan Program Studi

T=3

P=0

ECTS=6.72

3

21 April 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Ricky Eka Putra




Ricky Eka Putra




RICKY EKA PUTRA

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-5

Mampu mengaplikasikan keahlian lanjut dalam bidang Informatika, khususnya Sains Data dan Kecerdasan Artifisial, Jaringan Cerdas dan Multimedia, serta Rekayasa Sistem Informatika, sesuai dengan kebutuhan riset, industri, pendidikan, dan masyarakat.

PLO-7

Mampu menganalisis kebutuhan, memformulasikan masalah, dan merancang alternatif solusi terhadap permasalahan kompleks di bidang Informatika dengan menggunakan metode analitis, komputasional, dan berbasis data.

PLO-8

Mampu mengevaluasi kinerja sistem, teknologi, atau solusi informatika berdasarkan data, metrik, eksperimen, dan kebutuhan pengguna/organisasi untuk menghasilkan perbaikan berkelanjutan.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menjelaskan dan membandingkan pendekatan, metode, arsitektur, serta teknologi mutakhir dalam bidang Informatika. (CPMK04.2)

PO - 2

Mengaplikasikan keahlian lanjut dalam bidang Jaringan Cerdas dan Multimedia untuk merancang, mengelola, dan mengevaluasi sistem berbasis jaringan, komputasi awan, multimedia, atau teknologi interaktif. (CPMK05.2)

PO - 3

Menganalisis kebutuhan, memformulasikan masalah, dan menentukan pendekatan penyelesaian terhadap permasalahan kompleks di bidang Informatika. (CPMK07.1)

PO - 4

Mengevaluasi kinerja sistem, model, teknologi, atau solusi informatika berdasarkan data, metrik, eksperimen, dan kebutuhan pengguna atau organisasi. (CPMK08.1)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-4PLO-5PLO-7PLO-8
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Desain, Manajemen, dan Analisis Jaringan (3 SKS) membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kebutuhan, memformulasikan masalah, dan menentukan pendekatan penyelesaian terhadap permasalahan perancangan dan pengelolaan jaringan komputer yang kompleks (CPMK07.1); menjelaskan dan membandingkan pendekatan, metode, arsitektur, serta teknologi jaringan mutakhir - mulai dari model referensi dan desain hierarkis, routing dan switching lanjut, hingga SDN, NFV, jaringan nirkabel, cloud, dan IoT (CPMK04.2); mengaplikasikan keahlian lanjut bidang Jaringan Cerdas dan Multimedia untuk merancang, mengelola, mengamankan, dan mengevaluasi sistem berbasis jaringan dan komputasi awan (CPMK05.2); serta mengevaluasi kinerja jaringan berdasarkan data, metrik (throughput, latency, jitter, packet loss), eksperimen, dan kebutuhan pengguna atau organisasi (CPMK08.1). Melalui model Project Based Learning, mahasiswa membangun proyek jaringan end-to-end: dari analisis kebutuhan dan perancangan topologi, implementasi dan konfigurasi (termasuk emulasi/simulasi), penerapan manajemen dan keamanan, hingga pengukuran, analisis kinerja, dan optimasi jaringan.

Pustaka

Utama :

  1. J. F. Kurose and K. W. Ross, Computer Networking: A Top-Down Approach, 8th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2021.
  2. P. Oppenheimer, Top-Down Network Design, 3rd ed. Indianapolis, IN, USA: Cisco Press, 2011.
  3. P. Goransson, C. Black, and T. Culver, Software Defined Networks: A Comprehensive Approach, 2nd ed. Cambridge, MA, USA: Morgan Kaufmann, 2017.
  4. W. Stallings, Foundations of Modern Networking: SDN, NFV, QoE, IoT, and Cloud. Indianapolis, IN, USA: Pearson, 2016.

Pendukung :

  1. D. P. Yuwono, A. I. Agung, I. G. P. A. Buditjahjanto, and L. Anifah,
  2. H. Z. Fahmi, I. G. P. A. Buditjahjanto, A. Hafidz, D. A. Dermawan, I. G. A. S. Sidhimantra, and R. N. Saputra,
  3. T. Mzili, M. Mzili, S. I. Bouderba, A. Abatal, W. Aribowo, and A. K. Arya,
  4. R. E. Putra, I. M. Suartana, and P. Nerisafitra,
  5. M. Vebriani and W. Yustanti,
  6. M. S. Islam, M. K. A. Jannat, M. N. Hossain, W-S. Kim, S-W. Lee, and S-H. Yang,
  7. R. Bisma, M. P. Arbaningrum, R. E. Putra, and I. M. Suartana,
  8. M. Y. Ardiansyah and R. E. Putra, "API first development portal informasi produk UMKM kerupuk di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo berbasis microservices," J. Informatics Comput. Sci. (JINACS), vol. 5, no. 4, pp. 473-485, 2024.

Dosen Pengampu

Dr. Ir. Ricky Eka Putra, S.Kom., M.Kom.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menjelaskan dan membandingkan model referensi jaringan (OSI, TCP/IP), arsitektur jaringan modern, serta tren teknologi terkini (SDN, cloud, IoT, 5G) sebagai landasan perancangan dan analisis jaringan.

  1. Ketepatan menjelaskan model referensi dan arsitektur jaringan.
  2. Kemampuan membandingkan tren teknologi.
  3. Kejelasan kandidat skenario proyek.
Kriteria:
  1. Skor rubrik pemahaman konsep dasar minimal 70.
  2. Dokumen kandidat skenario jaringan proyek terkumpul lengkap.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Dosen memaparkan RPS, kontrak kuliah, dan gambaran proyek akhir perancangan jaringan; pembahasan model referensi OSI dan TCP/IP, enkapsulasi, serta lanskap teknologi jaringan modern dan trennya; diskusi kasus arsitektur jaringan skala enterprise/kampus; mahasiswa membentuk kelompok proyek dan mengeksplorasi kandidat skenario jaringan (kampus, data center, IoT) beserta konteks kebutuhannya.
3 x 50

Materi: Arsitektur Internet, model berlapis, dan enkapsulasi.
Pustaka: J. F. Kurose and K. W. Ross, Computer Networking: A Top-Down Approach, 8th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2021.
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menganalisis kebutuhan pengalamatan jaringan dan menerapkan IP addressing, subnetting/VLSM, serta menjelaskan prinsip routing (forwarding, tabel routing) untuk memformulasikan rancangan pengalamatan yang efisien.

  1. Ketepatan perhitungan subnetting/VLSM.
  2. Efisiensi skema pengalamatan.
  3. Kesesuaian rancangan dengan kebutuhan skenario.
Kriteria:

Dokumen rancangan pengalamatan jaringan proyek memperoleh skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembahasan IPv4/IPv6, subnetting dan VLSM, CIDR, serta prinsip forwarding dan tabel routing; praktikum perancangan skema pengalamatan dan subnetting untuk skenario jaringan; latihan menghitung kebutuhan alamat berdasarkan jumlah host/segmen; kelompok menyusun rancangan pengalamatan awal untuk skenario proyeknya.
3 x 50

Materi: IP addressing, subnetting, dan forwarding.
Pustaka: J. F. Kurose and K. W. Ross, Computer Networking: A Top-Down Approach, 8th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2021.
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu menjelaskan dan membandingkan protokol routing dinamis (RIP, OSPF, BGP) serta konsep switching lanjut (VLAN, trunking, spanning tree protocol) untuk membangun jaringan yang skalabel dan bebas loop.

Analisis kebutuhan jaringan

Kriteria:

Laporan praktikum routing/switching dan konfigurasi topologi proyek memperoleh skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembahasan klasifikasi protokol routing (distance vector vs link state), OSPF dan BGP, serta switching lanjut (VLAN, 802.1Q trunking, STP/RSTP); praktikum konfigurasi routing dan VLAN pada emulator jaringan (mis. GNS3/Cisco Packet Tracer/Mininet); kelompok menerapkan rancangan routing dan segmentasi VLAN pada topologi proyeknya.
3 x 50

Materi: Network Layer: Control Plane dan Link Layer; materi: OSPF, BGP, VLAN, dan STP.
Pustaka: J. F. Kurose and K. W. Ross, Computer Networking: A Top-Down Approach, 8th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2021.
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu menganalisis kebutuhan bisnis dan teknis jaringan (sasaran skalabilitas, ketersediaan, kinerja, keamanan), mengkarakterisasi trafik/beban, dan memformulasikan pendekatan desain top-down untuk skenario proyeknya.

  1. Kelengkapan analisis kebutuhan bisnis-teknis.
  2. Ketepatan karakterisasi trafik/beban.
  3. Kelayakan pendekatan desain yang dipilih.
Kriteria:

Dokumen analisis kebutuhan dan proposal desain memperoleh skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembahasan metodologi top-down network design: identifikasi sasaran bisnis dan teknis, karakterisasi jaringan eksisting dan trafik, serta penetapan kriteria keberhasilan; workshop penyusunan dokumen kebutuhan dan karakterisasi beban untuk skenario proyek; setiap kelompok mempresentasikan proposal desain jaringan (sasaran, kendala, pendekatan) dan menerima umpan balik.
3 x 50

Materi: Analisis kebutuhan dan karakterisasi jaringan.
Pustaka: P. Oppenheimer, Top-Down Network Design, 3rd ed. Indianapolis, IN, USA: Cisco Press, 2011.
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu merancang topologi logis dan fisik jaringan menggunakan model hierarkis (core-distribution-access), menerapkan redundansi dan ketersediaan tinggi, serta merancang penamaan dan pengalamatan yang terstruktur.

  1. Kesesuaian topologi dengan model hierarkis dan kebutuhan.
  2. Ketepatan penerapan redundansi/ketersediaan.
  3. Kualitas dokumentasi rancangan.
Kriteria:

Dokumen rancangan topologi logis-fisik proyek memperoleh skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembahasan model desain hierarkis, modularitas (enterprise composite), redundansi (link/perangkat), dan strategi ketersediaan tinggi; praktik merancang topologi logis dan fisik proyek dengan tools diagram/emulasi; design review antar kelompok terhadap rancangan topologi masing-masing; kelompok menyempurnakan topologi proyeknya berdasarkan umpan balik.
3 x 50

Materi: Desain hierarkis, redundansi, dan ketersediaan.
Pustaka: P. Oppenheimer, Top-Down Network Design, 3rd ed. Indianapolis, IN, USA: Cisco Press, 2011.
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu menjelaskan dan membandingkan teknologi jaringan nirkabel (WLAN 802.11, seluler) dan arsitektur IoT (protokol MQTT/CoAP, konektivitas LoRa/Zigbee) serta memahami tantangan interoperabilitasnya.

  1. Pemahaman arsitektur nirkabel/IoT dan perbandingan protokol.
  2. Keberhasilan praktikum/simulasi.
  3. Kesadaran tantangan interoperabilitas.
Kriteria:

Laporan praktikum nirkabel/IoT dan analisis interoperabilitas memperoleh skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembahasan arsitektur WLAN dan perencanaan cakupan, teknologi seluler, serta tumpukan protokol dan arsitektur IoT (edge-gateway-cloud, MQTT/CoAP); praktikum konfigurasi jaringan nirkabel/IoT sederhana atau simulasi konektivitas IoT; telaah hasil riset dosen tentang interoperabilitas Internet of Things: taksonomi dan tantangan terbuka sebagai rujukan; kelompok menilai kebutuhan komponen nirkabel/IoT pada proyeknya.
3 x 50

Materi: Arsitektur dan protokol IoT.
Pustaka: W. Stallings, Foundations of Modern Networking: SDN, NFV, QoE, IoT, and Cloud. Indianapolis, IN, USA: Pearson, 2016.

Materi: Taksonomi dan tantangan interoperabilitas IoT.
Pustaka: T. Mzili, M. Mzili, S. I. Bouderba, A. Abatal, W. Aribowo, and A. K. Arya,
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu menjelaskan dan membandingkan arsitektur SDN dengan jaringan tradisional - pemisahan control plane dan data plane, peran controller, serta protokol OpenFlow - dan implikasinya terhadap pengelolaan jaringan.

  1. Pemahaman arsitektur SDN dan OpenFlow.
  2. Keberhasilan praktikum SDN dasar.
  3. Kualitas perbandingan dengan jaringan tradisional.
Kriteria:

Laporan praktikum SDN dan analisis komparatif memperoleh skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembahasan motivasi SDN, arsitektur berlapis (aplikasi-control-infrastruktur), controller (mis. ONOS/Ryu), dan protokol OpenFlow; praktikum membangun jaringan SDN sederhana pada emulator (Mininet controller) dan memasang flow rules; diskusi perbandingan pengelolaan jaringan tradisional vs SDN; kelompok mengkaji potensi penerapan pendekatan SDN pada proyeknya menjelang Ujian SubSumatif.
3 x 50

Materi: Pemisahan control-data plane dan controller.
Pustaka: P. Goransson, C. Black, and T. Culver, Software Defined Networks: A Comprehensive Approach, 2nd ed. Cambridge, MA, USA: Morgan Kaufmann, 2017.
5%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu mempertanggungjawabkan analisis kebutuhan, rancangan pengalamatan, topologi, dan konfigurasi awal jaringan proyek tahap 1, serta mendemonstrasikan penguasaan konsep jaringan lanjut pertemuan 1-7.

  1. Penguasaan konsep pada tes tertulis.
  2. Kelengkapan dan koherensi paket rancangan tahap 1.
  3. Kualitas argumentasi keputusan desain saat tanya jawab.
Kriteria:
  1. Skor gabungan tes tertulis dan paket rancangan minimal 70.
  2. Rancangan dinyatakan layak lanjut ke tahap implementasi dan analisis.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Ujian SubSumatif: (1) tes tertulis individu mencakup model referensi, IP addressing dan subnetting, routing dan switching, desain top-down, nirkabel/IoT, dan SDN; (2) presentasi kelompok atas paket rancangan jaringan tahap 1 (analisis kebutuhan, skema pengalamatan, topologi logis-fisik, dan konfigurasi awal pada emulator) beserta tanya jawab.
3 x 50

Materi: Materi-materi dari minggu ke-1 s.d. ke-7.
Pustaka: J. F. Kurose and K. W. Ross, Computer Networking: A Top-Down Approach, 8th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2021.

Materi: Materi-materi dari minggu ke-1 s.d. ke-7.
Pustaka: P. Oppenheimer, Top-Down Network Design, 3rd ed. Indianapolis, IN, USA: Cisco Press, 2011.

Materi: Materi-materi dari minggu ke-1 s.d. ke-7.
Pustaka: P. Goransson, C. Black, and T. Culver, Software Defined Networks: A Comprehensive Approach, 2nd ed. Cambridge, MA, USA: Morgan Kaufmann, 2017.

Materi: Materi-materi dari minggu ke-1 s.d. ke-7.
Pustaka: W. Stallings, Foundations of Modern Networking: SDN, NFV, QoE, IoT, and Cloud. Indianapolis, IN, USA: Pearson, 2016.
15%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menjelaskan dan membandingkan konsep Network Function Virtualization (NFV), virtual network function (VNF), service chaining, serta kaitannya dengan SDN dalam mewujudkan jaringan yang fleksibel dan terprogram.

  1. Pemahaman arsitektur NFV dan VNF.
  2. Keberhasilan praktikum virtualisasi fungsi jaringan.
  3. Kualitas analisis penerapan pada proyek.
Kriteria:

Laporan praktikum NFV dan rancangan virtualisasi fungsi proyek memperoleh skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum
Pembahasan arsitektur NFV (NFVI, MANO), virtualisasi fungsi jaringan (firewall, load balancer sebagai VNF), service function chaining, dan sinergi SDN-NFV; praktikum menjalankan fungsi jaringan tervirtualisasi (mis. container-based VNF) dan merangkainya; kelompok mengidentifikasi fungsi jaringan yang dapat divirtualisasi pada arsitektur proyeknya.
3 x 50

Materi: NFV dan network virtualization: NFV, VNF, dan integrasi dengan SDN.
Pustaka: P. Goransson, C. Black, and T. Culver, Software Defined Networks: A Comprehensive Approach, 2nd ed. Cambridge, MA, USA: Morgan Kaufmann, 2017.
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu mengaplikasikan pendekatan Jaringan Cerdas dengan memanfaatkan machine/deep learning untuk analisis trafik, klasifikasi aplikasi, atau wireless sensing (mis. pengenalan aktivitas berbasis WiFi CSI) guna meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan jaringan.

  1. Pemahaman penerapan ML pada domain jaringan.
  2. Keberhasilan praktikum analitik/sensing.
  3. Kualitas analisis relevansi bagi proyek.
Kriteria:

Rasionalisasi solusi yang tepat


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembahasan konsep jaringan cerdas: analitik trafik berbasis ML, klasifikasi aplikasi, deteksi anomali trafik, dan wireless sensing memanfaatkan sinyal jaringan; telaah hasil riset dosen tentang pengenalan aktivitas manusia berbasis WiFi Channel State Information dengan deep learning (STC-NLSTMNet) sebagai studi kasus utama pemanfaatan sinyal jaringan; praktikum analitik trafik/sensing sederhana; kelompok menilai relevansi komponen cerdas bagi proyeknya.
3 x 50

Materi: Network intelligence dan analitik: pemanfaatan data jaringan.
Pustaka: P. Goransson, C. Black, and T. Culver, Software Defined Networks: A Comprehensive Approach, 2nd ed. Cambridge, MA, USA: Morgan Kaufmann, 2017.

Materi: Wireless sensing berbasis WiFi CSI dengan deep learning.
Pustaka: M. S. Islam, M. K. A. Jannat, M. N. Hossain, W-S. Kim, S-W. Lee, and S-H. Yang,
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu merancang dan mengelola jaringan komputasi awan dan data center - model layanan cloud, virtualisasi, arsitektur data center, containerization, serta skalabilitas melalui load balancing.

  1. Pemahaman arsitektur cloud/data center.
  2. Keberhasilan praktikum containerization/load balancing.
  3. Kelayakan rancangan skalabilitas proyek.
Kriteria:

Laporan praktikum cloud/skalabilitas proyek memperoleh skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum
Pembahasan model layanan/deployment cloud, arsitektur jaringan data center (spine-leaf), virtualisasi dan containerization, serta skalabilitas horizontal dengan load balancing; praktikum penyebaran layanan ter-container dan pengujian skalabilitas; telaah hasil riset dosen tentang optimasi ketersediaan sumber daya pada skalabilitas tinggi dengan teknologi container melalui pendekatan load balancing sebagai studi kasus; kelompok merancang aspek cloud/skalabilitas proyeknya.
3 x 50

Materi: Cloud Computing: model layanan cloud dan jaringan data center.
Pustaka: W. Stallings, Foundations of Modern Networking: SDN, NFV, QoE, IoT, and Cloud. Indianapolis, IN, USA: Pearson, 2016.

Materi: Containerization dan skalabilitas berbasis load balancing.
Pustaka: H. Z. Fahmi, I. G. P. A. Buditjahjanto, A. Hafidz, D. A. Dermawan, I. G. A. S. Sidhimantra, and R. N. Saputra,
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu menganalisis ancaman keamanan jaringan, menerapkan mekanisme pertahanan (firewall, VPN, segmentasi), dan mengevaluasi sistem deteksi intrusi (termasuk pendekatan berbasis machine learning) berdasarkan metrik kinerja.

  1. Ketajaman analisis ancaman.
  2. Ketepatan mekanisme pertahanan.
  3. Kualitas evaluasi IDS berbasis metrik.
Kriteria:

Dokumen rancangan keamanan dan laporan evaluasi IDS proyek memperoleh skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum
Pembahasan lanskap ancaman jaringan (DoS/DDoS, spoofing, phishing), mekanisme pertahanan (firewall, VPN, ACL, segmentasi), dan konsep intrusion detection/prevention system serta evaluasinya; telaah dua hasil riset dosen: implementasi shallow neural network untuk intrusion detection system dan klasifikasi deteksi tautan phishing berbasis SVM sebagai studi kasus deteksi berbasis ML; praktikum konfigurasi firewall dan/atau evaluasi IDS pada dataset trafik; kelompok menyusun rancangan keamanan proyeknya.
3 x 50

Materi: Security in Computer Networks: ancaman dan mekanisme keamanan.
Pustaka: J. F. Kurose and K. W. Ross, Computer Networking: A Top-Down Approach, 8th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2021.

Materi: IDS berbasis neural network.
Pustaka: R. E. Putra, I. M. Suartana, and P. Nerisafitra,

Materi: Deteksi ancaman berbasis ML.
Pustaka: M. Vebriani and W. Yustanti,
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menerapkan manajemen jaringan (model FCAPS, SNMP, network management system), menerapkan Quality of Service (QoS), serta memantau dan mengoptimalkan kinerja jaringan berdasarkan metrik terukur.

  1. Ketepatan penerapan manajemen dan monitoring.
  2. Kesesuaian kebijakan QoS.
  3. Besaran perbaikan kinerja hasil optimasi yang terukur.
Kriteria:

Laporan monitoring, QoS, dan optimasi kinerja proyek memperoleh skor rubrik minimal 70 dengan bukti pengukuran.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum
Pembahasan model manajemen FCAPS, protokol SNMP dan network management system (mis. Zabbix/Prometheus-Grafana), mekanisme QoS (klasifikasi, antrian, shaping), serta strategi optimasi kinerja termasuk load balancing; telaah hasil riset dosen tentang peningkatan skalabilitas server menggunakan HAProxy dengan algoritma load balancing round-robin sebagai studi kasus optimasi; praktikum memasang monitoring dan menerapkan QoS/optimasi pada topologi proyek.
3 x 50

Materi: QoE/QoS dan manajemen: manajemen jaringan dan QoS.
Pustaka: W. Stallings, Foundations of Modern Networking: SDN, NFV, QoE, IoT, and Cloud. Indianapolis, IN, USA: Pearson, 2016.

Materi: Optimasi kinerja server melalui load balancing.
Pustaka: D. P. Yuwono, A. I. Agung, I. G. P. A. Buditjahjanto, and L. Anifah,
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mengimplementasikan dan mengintegrasikan solusi jaringan end-to-end - menggabungkan rancangan, konfigurasi, layanan, keamanan, dan manajemen - menjadi sistem jaringan yang berfungsi dan dapat didemonstrasikan.

  1. Keberhasilan integrasi seluruh komponen jaringan.
  2. Keberfungsian layanan end-to-end.
  3. Kualitas dokumentasi implementasi.
Kriteria:

Solusi jaringan terintegrasi berjalan dan dapat didemonstrasikan dengan skor rubrik minimal 70.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum
Sprint implementasi: setiap kelompok mengintegrasikan seluruh komponen (topologi, routing/switching, layanan cloud/aplikasi, keamanan, monitoring) pada emulator/testbed menjadi solusi jaringan utuh; pembahasan integrasi layanan aplikasi di atas jaringan dengan rujukan hasil riset dosen tentang pengembangan portal berbasis microservices (API-first) sebagai contoh layanan yang berjalan di atas infrastruktur; uji coba silang fungsi jaringan antar kelompok dan pengumpulan umpan balik.
3 x 50

Materi: Testing, Optimizing, and Documenting: implementasi dan integrasi rancangan jaringan.
Pustaka: P. Oppenheimer, Top-Down Network Design, 3rd ed. Indianapolis, IN, USA: Cisco Press, 2011.

Materi: Layanan aplikasi di atas infrastruktur jaringan.
Pustaka: M. Y. Ardiansyah and R. E. Putra,
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menguji dan menganalisis kinerja solusi jaringan secara menyeluruh (throughput, latency, jitter, packet loss) terhadap sasaran awal dan kebutuhan pengguna, serta menyusun laporan ilmiah proyek beserta rekomendasi.

  1. Kelengkapan pengujian dan analisis kinerja berbasis metrik.
  2. Kesesuaian solusi dengan sasaran dan kebutuhan pengguna.
  3. Sistematika draf laporan akhir.
Kriteria:

Draf laporan akhir dan hasil analisis kinerja menyeluruh memperoleh skor rubrik minimal 70 dan dinyatakan siap uji.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Kelompok menjalankan pengujian kinerja menyeluruh (benchmarking throughput/latency/jitter/packet loss, uji beban, uji failover) dan membandingkan hasil terhadap sasaran awal; evaluasi kesesuaian solusi dengan kebutuhan pengguna, termasuk telaah hasil riset dosen tentang analisis kepuasan pengguna aplikasi dengan model UTAUT 2 sebagai rujukan penilaian penerimaan pengguna; peer review draf laporan akhir antar kelompok dan gladi presentasi Ujian Sumatif.
3 x 50

Materi: Testing dan optimizing: pengujian dan analisis kinerja jaringan.
Pustaka: P. Oppenheimer, Top-Down Network Design, 3rd ed. Indianapolis, IN, USA: Cisco Press, 2011.

Materi: Evaluasi penerimaan pengguna.
Pustaka: R. Bisma, M. P. Arbaningrum, R. E. Putra, and I. M. Suartana,
5%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu mempertanggungjawabkan solusi jaringan end-to-end - dari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, manajemen dan keamanan, hingga analisis kinerja - melalui presentasi ilmiah, demonstrasi, dan tanya jawab komprehensif.

  1. Kualitas laporan akhir dan solusi jaringan final.
  2. Efektivitas presentasi dan demonstrasi.
  3. Penguasaan individu dalam tanya jawab komprehensif.
Kriteria:
  1. Skor gabungan laporan, solusi, presentasi, dan tanya jawab minimal 70.
  2. Seluruh deliverables terkumpul lengkap.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja, Tes
Ujian Sumatif: setiap kelompok mempresentasikan laporan akhir proyek (analisis kebutuhan, rancangan topologi, implementasi dan konfigurasi, manajemen-keamanan, serta hasil analisis kinerja) dan mendemonstrasikan solusi jaringan yang berjalan pada emulator/testbed; tanya jawab komprehensif individu mencakup materi pertemuan 1-15; pengumpulan laporan akhir, berkas konfigurasi, dan seluruh deliverables proyek.
3 x 50

Materi: Materi-materi dari minggu ke-1 s.d. ke-15.
Pustaka: J. F. Kurose and K. W. Ross, Computer Networking: A Top-Down Approach, 8th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2021.

Materi: Materi-materi dari minggu ke-1 s.d. ke-15.
Pustaka: P. Oppenheimer, Top-Down Network Design, 3rd ed. Indianapolis, IN, USA: Cisco Press, 2011.

Materi: Materi-materi dari minggu ke-1 s.d. ke-15.
Pustaka: P. Goransson, C. Black, and T. Culver, Software Defined Networks: A Comprehensive Approach, 2nd ed. Cambridge, MA, USA: Morgan Kaufmann, 2017.

Materi: Materi-materi dari minggu ke-1 s.d. ke-15.
Pustaka: W. Stallings, Foundations of Modern Networking: SDN, NFV, QoE, IoT, and Cloud. Indianapolis, IN, USA: Pearson, 2016.
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 19.17%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 49.17%
3. Penilaian Portofolio 2.5%
4. Penilaian Praktikum 11.67%
5. Praktik / Unjuk Kerja 5%
6. Tes 12.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.