Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Kedokteran
Program Studi S1 Fisioterapi

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Terapi Latihan II

1120202027

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=1

P=1

ECTS=3.18

4

19 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Resti Nurpratiwi, S.Ft., M.Fis.




Resti Nurpratiwi, S.Ft., M.Fis.




FIRDAUSI KAHFI MAULANA

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-6

Menguasai pelaksanaan manajemen yang spesifik di bidang keahlainnya sesuai standar kompetensi secara mandiri dan atau berkelompok

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menunjukan sikap tanggung jawab dalam penatalaksanaan terapi latihan di bidang fisioterapi

PO - 2

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan terapi latihan di bidang fisioterapi

PO - 3

Mampu menguasai pelaksanaan dan tatalaksana terapi latihan sesuai dengan standar kompetensi fisioterapi

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-3PLO-6
PO-1  
PO-2  
PO-3  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas tentang pemahaman dan penerapan terapi latihan fisioterapi lanjutan dari mata kuliah terapi latihan I yang berbasis penalaran klinis untuk meningkatkan fungsi gerak pasien.

Pustaka

Utama :

  1. Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.1, A. Sudarsono & W. Budhyanti).ECG. (2013)
  2. Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.2, W. Budhyanti & D. Widiarti). ECG.(2013)
  3. Kisner, C., & Colby, L. A. (2019). Intisari terapi latihan: Buku praktik klinik(N. S. A. Manurung) Jakarta: ECG
  4. Aningsih, Z.L. (2019). Sinopsis fisioterapi untuk terappi latihan. Yogjakarta: Nuha Medika

Pendukung :

  1. Maulana, F. K., Nurhayati, Y. T., Bowo, E. A., Kurniawan, B. B., & Mukti, M. B. (2022). KOMBINASI MODALITAS ULTRASOUND DIATHERMY DAN STRENGTHENING EXERCISE PADA FROZEN SHOULDER DAPAT MENINGKATKAN LINGKUP GERAK SENDI. Journal of Health Care, 3(1)

Dosen Pengampu

Resti Nurpratiwi, S.Ft., M.Fis.

Susi Susanti, S.Kes., M.Biomed.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan starting position, transfer dasar dan tilt table

  1. Konsep, Indikasi dan kontraindikasi starting position, transfer dasar dan tilt table
  2. Teknik starting position, transfer dasar dan tilt table
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Starting position dan transfer dasar
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.1, A. Sudarsono & W. Budhyanti).ECG. (2013)
2%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan crawling exercise

  1. Konsep, Indikasi dan kontraindikasi crawling exercise
  2. Teknik crawling exercise
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Crawling exercise
Pustaka: Aningsih, Z.L. (2019). Sinopsis fisioterapi untuk terappi latihan. Yogjakarta: Nuha Medika
3%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan task oriented dan Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT)

  1. Konsep task oriented dan Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT)
  2. Teknik task oriented dan Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT)
  3. Indikasi dan kontraindikasi task oriented dan Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT)
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Task oriented dan Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT)
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2019). Intisari terapi latihan: Buku praktik klinik(N. S. A. Manurung) Jakarta: ECG
3%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan parkinson exercise

  1. Konsep parkinson exercise
  2. Teknik parkinson exercise
  3. Indikasi dan kontraindikasi parkinson exercise
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Parkinson exercise
Pustaka: Aningsih, Z.L. (2019). Sinopsis fisioterapi untuk terappi latihan. Yogjakarta: Nuha Medika
3%

5

Minggu ke 5

Mampu memahami dan mempraktikan bobath exercise

  1. Konsep bobath exercise
  2. Teknik bobath exercise
  3. Indikasi dan kontraindikasi bobath exercise
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Bobath dan Brunnstrom exercise
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2019). Intisari terapi latihan: Buku praktik klinik(N. S. A. Manurung) Jakarta: ECG
3%

6

Minggu ke 6

Mampu memahami dan mempraktikan brunnstrom exercise

  1. Konsep brunnstrom exercise
  2. Teknik brunnstrom exercise
  3. Indikasi dan kontraindikasi brunnstrom exercise
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Bobath dan Brunnstrom exercise
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2019). Intisari terapi latihan: Buku praktik klinik(N. S. A. Manurung) Jakarta: ECG
3%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan bugnet dan margaret jhonson exercise

  1. Konsep bugnet dan margaret jhonson exercise
  2. Teknik bugnet dan margaret jhonson exercise
  3. Indikasi dan kontraindikasi bugnet dan margaret jhonson exercise
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Bugnet dan margaret jhonson exercise
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2019). Intisari terapi latihan: Buku praktik klinik(N. S. A. Manurung) Jakarta: ECG
3%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan ambulasi pada pasien

  1. Konsep ambulasi pada pasien
  2. Teknik ambulasi pada pasien
  3. Indikasi dan kontraindikasi ambulasi pada pasien
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Ambulasi pada pasien
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.1, A. Sudarsono & W. Budhyanti).ECG. (2013)
5%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan alat bantu jalan

  1. Konsep alat bantu jalan
  2. Penggunaan alat bantu jalan dengan penerapan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  3. Indikasi dan kontraindikasi alat bantu jalan
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Alat bantu jalan
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.1, A. Sudarsono & W. Budhyanti).ECG. (2013)
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada kasus di regio neck

  1. Konsep terapi latihan pada kasus di regio neck dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  2. Teknik terapi latihan pada kasus di regio neck
  3. Indikasi dan kontraindikasi terapi latihan pada kasus di regio neck
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Terapi latihan pada regio neck
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.2, W. Budhyanti & D. Widiarti). ECG.(2013)
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada regio shoulder

  1. Konsep terapi latihan pada kasus di regio shoulder dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  2. Teknik terapi latihan pada kasus di regio shoulder
  3. Indikasi dan kontraindikasi terapi latihan pada kasus di regio shoulder
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Terapi latihan pada regio shoulder
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.2, W. Budhyanti & D. Widiarti). ECG.(2013)

Materi: Terapi latihan pada regio shoulder
Pustaka: Maulana, F. K., Nurhayati, Y. T., Bowo, E. A., Kurniawan, B. B., & Mukti, M. B. (2022). KOMBINASI MODALITAS ULTRASOUND DIATHERMY DAN STRENGTHENING EXERCISE PADA FROZEN SHOULDER DAPAT MENINGKATKAN LINGKUP GERAK SENDI. Journal of Health Care, 3(1)
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada regio elbow and hand

  1. Konsep terapi latihan pada kasus di regio elbow and hand dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  2. Teknik terapi latihan pada kasus di regio elbow and hand
  3. Indikasi dan kontraindikasi terapi latihan pada kasus di regio elbow and hand
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Terapi latihan pada regio elbow and hand
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.2, W. Budhyanti & D. Widiarti). ECG.(2013)

Materi: Strengthening regio Shoulder
Pustaka: Maulana, F. K., Nurhayati, Y. T., Bowo, E. A., Kurniawan, B. B., & Mukti, M. B. (2022). KOMBINASI MODALITAS ULTRASOUND DIATHERMY DAN STRENGTHENING EXERCISE PADA FROZEN SHOULDER DAPAT MENINGKATKAN LINGKUP GERAK SENDI. Journal of Health Care, 3(1)
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada regio back

  1. Konsep terapi latihan pada kasus di regio back dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  2. Teknik terapi latihan pada kasus di regio back
  3. Indikasi dan kontraindikasi terapi latihan pada kasus di regio back
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Terapi latihan pada regio back
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.2, W. Budhyanti & D. Widiarti). ECG.(2013)
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada regio HIP

  1. Konsep terapi latihan pada kasus di regio HIP dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  2. Teknik terapi latihan pada kasus di regio HIP
  3. Indikasi dan kontraindikasi terapi latihan pada kasus di regio HIP
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Terapi latihan pada regio HIP
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.2, W. Budhyanti & D. Widiarti). ECG.(2013)
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada regio knee and ankle

  1. Konsep terapi latihan pada kasus di regio knee and ankle dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  2. Teknik terapi latihan pada kasus di regio knee and ankle
  3. Indikasi dan kontraindikasi terapi latihan pada kasus di regio knee and ankle
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Ceramah, tanya jawab, diskusi
50 menit 170 menit

Materi: Terapi latihan pada regio knee and ankle
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.2, W. Budhyanti & D. Widiarti). ECG.(2013)
5%

16

Minggu ke 16

Ujian sumatif

  1. Mampu memahami dan mempraktikan alat bantu jalan dengan penerapan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  2. Mahasiswa mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada kasus di regio neck dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  3. Mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada kasus di regio shoulder dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  4. Mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada kasus di regio elbow and hand dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  5. Mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada kasus di regio back dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi Interprofessional Education (IPE)
  6. Mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada kasus di regio HIP dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi nterprofessional Education (IPE)
  7. Mampu memahami dan mempraktikan terapi latihan pada kasus di regio knee and ankle dengan prinsip keselamatan dan kolaborasi nterprofessional Education (IPE)
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum, Tes
Luring
90 menit

Materi: Terapi latihan
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.1, A. Sudarsono & W. Budhyanti).ECG. (2013)

Materi: Terapi latihan
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2017). Terapi latihan: Dasar dan teknik (Edisi ke-6, Vol.2, W. Budhyanti & D. Widiarti). ECG.(2013)

Materi: Terapi latihan
Pustaka: Kisner, C., & Colby, L. A. (2019). Intisari terapi latihan: Buku praktik klinik(N. S. A. Manurung) Jakarta: ECG

Materi: Terapi latihan
Pustaka: Aningsih, Z.L. (2019). Sinopsis fisioterapi untuk terappi latihan. Yogjakarta: Nuha Medika

Materi: Terapi latihan
Pustaka: Maulana, F. K., Nurhayati, Y. T., Bowo, E. A., Kurniawan, B. B., & Mukti, M. B. (2022). KOMBINASI MODALITAS ULTRASOUND DIATHERMY DAN STRENGTHENING EXERCISE PADA FROZEN SHOULDER DAPAT MENINGKATKAN LINGKUP GERAK SENDI. Journal of Health Care, 3(1)
40%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 50%
2. Penilaian Praktikum 30%
3. Tes 20%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.