|

|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Hukum
Program Studi S2 Hukum
|
Kode Dokumen
|
SEMESTER LEARNING PLAN
|
|
Course
|
KODE
|
Rumpun MataKuliah
|
Bobot Kredit
|
SEMESTER
|
Tanggal Penyusunan
|
|
Hukum Acara Peradilan Internasional dan Arbitrase
|
7410802073
|
|
T=2
|
P=0
|
ECTS=4.48
|
2
|
21 Juli 2026
|
|
OTORISASI
|
Pengembang S.P
|
Koordinator Rumpun matakuliah
|
Koordinator Program Studi
|
Dr. Budi Hermono, S.H., M.H.
|
.......................................
|
BUDI HERMONO
|
|
Model Pembelajaran
|
Project Based Learning
|
|
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah
|
|
PLO-2
|
Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan
|
|
PLO-3
|
Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
|
|
PLO-4
|
Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.
|
|
PLO-5
|
Mampu mengidentifikasi, mengkaji dan mengembangkan teori-teori hukum
|
|
PLO-6
|
Mengembangkan kemampuan mengkonstantir, mengkualifisir, mengkonstituir dan mengeksekutoir berlandaskan teori- teori hukum
|
Program Objectives (PO)
|
|
PO - 1
|
Mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan mengkonstantir, mengkualifisir, mengkonstituir dan mengeksekutoir permasalahan hukum dengan berlandaskan teori- teori hukum
|
|
PO - 2
|
Mahasiswa mampu menganalisis kasus kasus secara kreatif dan inovatif dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait
|
Matrik PLO-PO
|
| |
| PO | PLO-2 | PLO-3 | PLO-4 | PLO-5 | PLO-6 | | PO-1 | | | | | ✔ | | PO-2 | | | ✔ | | |
|
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)
|
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | | | | | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | | | | | | | | | | | | | | | | |
|
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah Hukum Acara Peradilan Internasional membahas tentang dasar-dasar hukum acara peradilan internasional, jenis-jenis peradilan internasional, subjek hukum dalam peradilan internasional, prosedur beracara dalam peradilan internasiona
|
|
Pustaka
|
Utama :
|
|
- Arie Siswanto, Yurisdiksi Materi Mahakamah kejahatan Internasional,Ghalia Indonesia,Bogor,2005
- Soedjono Dirdjosisworo,Pengadilan HAM Indonesia,Citra Aditya Bakti bandung,2002
- I Wayan Parthiana, Hukum Pidana Internasional,Yrama Widya,Bandung,2005
- I Wayan Parthiana, Hukum Laut Internasional dan Hukum Laut Indonesia, Yrama Widya,Bandung, 2015
- Peter Van Den Bossche, Daniar Natakusumah, Joseph Wira Koesnaidi, Pengantar Hukum WTO (World Trade Organization), Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2010
|
|
Pendukung :
|
|
- Eddy O.S. Hiariej,Pengantar Hukum Pidana Internasional,Erlangga Jakarta,2009
- Romli Atmasasmita, Pengantar Hukum Pidana Internasional,Refika Aditama,Bandung, 2000.
|
|
Dosen Pengampu
|
|
|
Minggu Ke-
|
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian
|
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu]
|
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ]
|
Bobot Penilaian (%)
|
|
Indikator
|
Kriteria & Bentuk
|
Luring (offline)
|
Daring (online)
|
|
(1)
|
(2)
|
(3)
|
(4)
|
(5)
|
(6)
|
(7)
|
(8)
|
|
1
Minggu ke 1
|
Mahasiswa mampu memahami dasar-dasar hukum acara peradilan internasional |
Dapat memahami dasar-dasar hukum acara peradilan internasional |
Kriteria:
Ketepatan memahami dasar-dasar hukum acara peradilan internasional Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Luring
|
|
Materi: Pengantar Pustaka: Arie Siswanto, Yurisdiksi Materi Mahakamah kejahatan Internasional,Ghalia Indonesia,Bogor,2005 Materi: Dasar-dasar hukum acara peradilan internasional Pustaka: Arie Siswanto, Yurisdiksi Materi Mahakamah kejahatan Internasional,Ghalia Indonesia,Bogor,2005 |
10% |
|
2
Minggu ke 2
|
Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian, peristilahan, dan tujuan mempelajari hukum acara peradilan internasional |
Dapat menjelaskan pengertian, peristilahan, dan tujuan mempelajari hukum acara peradilan internasional |
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan pengertian, peristilahan, dan tujuan mempelajari hukum acara peradilan internasional Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Luring
|
|
Materi: Pengertian, peristilahan, dan tujuan mempelajari hukum acara peradilan internasional Pustaka: Eddy O.S. Hiariej,Pengantar Hukum Pidana Internasional,Erlangga Jakarta,2009 |
10% |
|
3
Minggu ke 3
|
Mahasiswa mampu memahami perbedaan hukum internasional publik dan hukum internasional privat |
Dapat memahami perbedaan hukum internasional publik dan hukum internasional privat |
Kriteria:
Ketepatan memahami perbedaan hukum internasional publik dan hukum internasional privat Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Luring
|
|
Materi: Perbedaan hukum internasional publik dan hukum internasional privat Pustaka: Romli Atmasasmita, Pengantar Hukum Pidana Internasional,Refika Aditama,Bandung, 2000. |
10% |
|
4
Minggu ke 4
|
Mahasiwa mampu menjelaskan subjek hukum internasional, legal capacity, dan legal personality |
Dapat menjelaskan subjek hukum internasional, legal capacity, dan legal personality |
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan subjek hukum internasional, legal capacity, dan legal personality Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Luring
|
|
Materi: Subjek hukum internasional, legal capacity, dan legal personality Pustaka: I Wayan Parthiana, Hukum Pidana Internasional,Yrama Widya,Bandung,2005 |
10% |
|
5
Minggu ke 5
|
Mahasiwa mampu memahami organ-organ yang terdapat dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations) |
Dapat memahami organ-organ yang terdapat dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations) |
Kriteria:
Ketepatan memahami organ-organ yang terdapat dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations) Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Kuliah & Diskusi,
*Tugas-5: memahami organ-organ yang terdapat dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations)
|
|
|
0% |
|
6
Minggu ke 6
|
Mahasiswa mampu memahami kewenangan dan yurisdiksi International Court of Justice (ICJ) |
Dapat memahami kewenangan dan yurisdiksi International Court of Justice (ICJ) |
Kriteria:
Ketepatan memahami kewenangan dan yurisdiksi International Court of Justice (ICJ) Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Kuliah & Diskusi,
*Tugas-6: Presentasi secara berkelompok terkait kewenangan dan yurisdiksi International Court of Justice (ICJ)
|
|
Materi: Kewenangan dan yurisdiksi International Court of Justice (ICJ) Pustaka: Eddy O.S. Hiariej,Pengantar Hukum Pidana Internasional,Erlangga Jakarta,2009 |
0% |
|
7
Minggu ke 7
|
Mahasiswa mampu menjelaskan prosedur beracara di International Court of Justice (ICJ) |
Dapat menjelaskan prosedur beracara di International Court of Justice (ICJ) |
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan prosedur beracara di International Court of Justice (ICJ) |
Kuliah & Diskusi dalam kelompok kecil.
*Tugas-7: review materi
|
|
|
0% |
|
8
Minggu ke 8
|
Mahasiswa mampu memahami materi pertemuan 1-7 |
Mampu menjawab pertanyaan/soal UTS |
Kriteria:
Jawaban Mahasiswa Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Luring
|
|
Materi: Ujian Tengah Semester Pustaka: Eddy O.S. Hiariej,Pengantar Hukum Pidana Internasional,Erlangga Jakarta,2009 |
5% |
|
9
Minggu ke 9
|
Mahasiswa mampu menjelaskan contoh kasus di International Court of Justice (ICJ |
Dapat menjelaskan contoh kasus di International Court of Justice (ICJ) |
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan contoh kasus di International Court of Justice (ICJ) Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Luring
|
|
Materi: Contoh kasus di International Court of Justice (ICJ) Pustaka: I Wayan Parthiana, Hukum Pidana Internasional,Yrama Widya,Bandung,2005 |
5% |
|
10
Minggu ke 10
|
Mahasiswa mampu menjelaskan kewenangan dan yurisdiksi International Criminal Court (ICC) |
Dapat menjelaskan kewenangan dan yurisdiksi International Criminal Court (ICC) |
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan kewenangan dan yurisdiksi International Criminal Court (ICC) Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Luring
|
|
Materi: Kewenangan dan yurisdiksi International Criminal Court (ICC) Pustaka: Eddy O.S. Hiariej,Pengantar Hukum Pidana Internasional,Erlangga Jakarta,2009 |
10% |
|
11
Minggu ke 11
|
Mahasiswa mampu menjelaskan prosedur beracara serta studi kasus terkait dengan International Criminal Court (ICC) |
|
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan prosedur beracara serta studi kasus terkait dengan International Criminal Court (ICC) |
Kuliah & Diskusi dalam kelompok kecil.
*Tugas 10: Menganalisis prosedur beracara serta studi kasus terkait dengan International Criminal Court (ICC)
|
|
Materi: Prosedur beracara serta studi kasus terkait dengan International Criminal Court (ICC) Pustaka: Eddy O.S. Hiariej,Pengantar Hukum Pidana Internasional,Erlangga Jakarta,2009 |
10% |
|
12
Minggu ke 12
|
|
Dapat menjelaskan kewenangan dan yurisdiksi International Tribunal for the Law of the Sea (ITLOS) |
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan kewenangan dan yurisdiksi International Tribunal for the Law of the Sea (ITLOS) Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
*Kuliah & Diskusi dalam kelompok kecil.
*Tugas 11 : Presentasi tentang kewenangan dan yurisdiksi International Tribunal for the Law of the Sea (ITLOS)
|
|
|
10% |
|
13
Minggu ke 13
|
|
Dapat menjelaskan prosedur beracara dan studi kasus di International Tribunal for the Law of the Sea (ITLOS) |
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan prosedur beracara dan studi kasus di International Tribunal for the Law of the Sea (ITLOS) Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
*Kuliah & Diskusi dalam kelompok kecil.
*Tugas 12 : Presentasi terkait prosedur beracara dan studi kasus di International Tribunal for the Law of the Sea (ITLOS)
|
|
Materi: Mahasiswa mampu menjelaskan prosedur beracara dan studi kasus di International Tribunal for the Law of the Sea (ITLOS) Pustaka: I Wayan Parthiana, Hukum Laut Internasional dan Hukum Laut Indonesia, Yrama Widya,Bandung, 2015 |
10% |
|
14
Minggu ke 14
|
Mahasiswa mampu menjelaskan kewenangan World Trade Organization (WTO) dalam penyelesaian sengketa negara anggotanya |
Dapat menjelaskan kewenangan World Trade Organization (WTO) dalam penyelesaian sengketa negara anggotanya |
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan kewenangan World Trade Organization (WTO) dalam penyelesaian sengketa negara anggotanya |
*Kuliah & Diskusi dalam kelompok kecil.
*Tugas 13 :
Presentasi terkait menjelaskan kewenangan World Trade Organization (WTO) dalam penyelesaian sengketa negara anggotanya
|
|
Materi: Kewenangan World Trade Organization (WTO) dalam penyelesaian sengketa negara anggotanya) Pustaka: Peter Van Den Bossche, Daniar Natakusumah, Joseph Wira Koesnaidi, Pengantar Hukum WTO (World Trade Organization), Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2010 |
10% |
|
15
Minggu ke 15
|
Mahasiswa mampu menjelaskan prosedur beracara dan studi kasus dalam penyelesaian sengketa di World Trade Organization (WTO) |
Dapat menjelaskan prosedur beracara dan studi kasus dalam penyelesaian sengketa di World Trade Organization (WTO) |
Kriteria:
Ketepatan menjelaskan prosedur beracara dan studi kasus dalam penyelesaian sengketa di World Trade Organization (WTO) |
Kuliah & Diskusi dalam kelompok kecil.
*Tugas 14 : Studi kasus tentang penyelesaian sengketa di World Trade Organization (WTO)
|
|
Materi: Studi kasus tentang penyelesaian sengketa di World Trade Organization (WTO) Pustaka: Peter Van Den Bossche, Daniar Natakusumah, Joseph Wira Koesnaidi, Pengantar Hukum WTO (World Trade Organization), Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2010 |
10% |
|
16
Minggu ke 16
|
Mahasiswa Mampu memahami Materi Pertemuan 8-15 |
Mahasiswa mampu menjawab soal/pertanyaan UAS |
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Luring
|
|
Materi: Soal atau pertanyaan UAS Pustaka: Romli Atmasasmita, Pengantar Hukum Pidana Internasional,Refika Aditama,Bandung, 2000. |
10% |