
|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara
|
Kode Dokumen |
SEMESTER LEARNING PLAN |
Course |
KODE |
Rumpun MataKuliah |
Bobot Kredit |
SEMESTER |
Tanggal Penyusunan |
Advokasi dan Komunikasi Kebijakan |
6320103665 |
Mata Kuliah Wajib Program Studi |
T=3 |
P=0 |
ECTS=4.77 |
4 |
1 Januari 2026 |
OTORISASI |
Pengembang S.P |
Koordinator Rumpun matakuliah |
Koordinator Program Studi |
Ahmad Nizar Hilmi, S.AP., MPA.
|
Ahmad Nizar Hilmi, S.AP., MPA.
|
EVA HANY FANIDA |
Model Pembelajaran |
Project Based Learning |
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah |
PLO-10 |
Mampu mengolah informasi sebagai pendukung penyusunan rekomendasi kebijakan. |
PLO-11 |
Mampu menyusun analisis kebijakan dalam ruang lingkup dan kompleksitas tertentu. |
PLO-13 |
Mampu mengorganisasikan kegiatan pelayanan publik dan pembangunan, baik organisasi pemerintah, swasta, nirlaba, atau badan usaha milik pemerintah yang memenuhi kepentingan publik yang berintegritas. |
Program Objectives (PO) |
PO - 1 |
Mampu mendekonstruksi struktur komunikasi kebijakan dengan menganalisis peta aktor, relasi kuasa, dan ekonomi-politik media yang mempengaruhi agenda publik.
|
PO - 2 |
Mampu menganalisis berbagai isu kebijakan publik dalam konteks teori dan praktik administrasi publik
|
PO - 3 |
Mampu memproduksi konten komunikasi strategis dan narasi alternatif (counter-narrative) yang persuasif menggunakan media digital untuk memobilisasi dukungan publik.
|
PO - 4 |
Mampu mengorganisasikan jejaring masyarakat sipil (coalition building) dalam kerangka gerakan sosial untuk mendorong akuntabilitas publik.
|
Matrik PLO-PO |
| |
| PO | PLO-10 | PLO-11 | PLO-13 | | PO-1 | ✔ | | | | PO-2 | | ✔ | | | PO-3 | | | ✔ | | PO-4 | | | ✔ |
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO) |
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | PO-3 | | | | | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | PO-4 | | | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ |
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah ini menelaah komunikasi kebijakan publik melampaui fungsi humas pemerintah, mendudukkannya sebagai arena kontestasi diskursus antara negara, pasar, dan masyarakat sipil. Mahasiswa akan diajak membedah bagaimana narasi kebijakan diproduksi, didistribusikan, dan seringkali dimanipulasi dalam ekosistem demokrasi digital yang rentan terhadap distorsi informasi (buzzers & post-truth). Fokus pembelajaran mencakup strategi advokasi berbasis bukti (evidence-based advocacy) dan teknik mobilisasi sumber daya sosial. Mahasiswa tidak hanya belajar menyusun strategi komunikasi, tetapi juga menganalisis struktur kesempatan politik (political opportunity structure) untuk merancang gerakan sosial baru dan kampanye digital yang efektif. Tujuannya adalah mencetak komunikator publik yang mampu mengorganisir aspirasi publik menjadi kekuatan penekan yang sah untuk mengoreksi ketimpangan kebijakan. |
Pustaka
|
Utama : |
|
- Deddy Mulyana, “ Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar ”. Bandung: Rosda
- Julia T. Wood. “ Communications Mosaics ”. Boston: Wadsworth.
- EM Griffin. “ A First Look at Communication Theory (8th edition) . Boston: Mc Graw Hill.
- Richard W dan Lynn Turner. “ Introducing Communication Theory: Analysis and application .” Bab 1. Mc Graw Hill
- Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press
- Jo Hann Tan & Roem Topatimasang. (2011). Mengorganisasi Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSIST Press
- Robison, Richard. 2008. Indonesia: The rise capital. Equinox Publishing
- Robison, Richard & Vedi Hadiz. Reorganising Power in Indonesia
- Winters, Jeffrey A. (2011). Oligarki. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
- Alinsky, Saul. (1971). Rules for Radicals: A Practical Primer for Realistic Radicals. New York: Vintage Books.
- Tapsell, R. (2018). Kuasa Media di Indonesia: Kaum Oligarki, Warga, dan Revolusi Digital. Tangerang:: Marjin Kiri
- Li, Tania Murray (2021). The Will To Improve: Perencanaan, Kekuasaan, dan Pembangunan di Indonesia. Tangerang: Marjin Kiri.
|
Pendukung : |
|
- Romli, Khomsarial. 2017. Komunikasi Massa. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
- Saleh, Akh. Muwafik. 2016. Komunikasi Dalam Kepemimpinan Organisasi. Malang: Universitas Brawijaya Press
- Liliweri, Alo. 2017. Komunikasi Antar-Personal. Jakarta: Prenada Media
- Ginting, Desmon. 2017. Komunikasi Cerdas: Panduan Komunikasi di Dunia Kerja. Jakarta: Elex Media Komputindo
- Film Dokumenter: Nyanyian Akar Rumput (2018)
- Watchdoc Documentary. (2019). Sexy Killers [Video]. YouTube.
- Project Multatuli. (Series). Arsip Laporan Investigasi Lingkungan & HAM.
- Tarrow, S. (2011). Power in Movement: Social Movements and Contentious Politics. Cambridge University Press.
|
Dosen Pengampu
|
Tauran, S.Sos., M.Soc.Sc. Dr. Suci Megawati, S.IP., M.Si. Wilda Sumarsyah, M.A.P. Melda Fadiyah Hidayat, M.P.A. Lili Nur Indah Sari, S.Sos., M.Sc. Ahmad Nizar Hilmi, S.AP., MPA. |
Minggu Ke- |
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian |
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ] |
Bobot Penilaian (%) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk |
Luring (offline) |
Daring (online) |
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
(6) |
(7) |
(8) |
1
Minggu ke 1 |
Mampu membedah ekonomi-politik media dan distorsi informasi dalam komunikasi kebijakan publik. |
- Ketajaman analisis relasi antara pemilik media dan agenda kebijakan.
- Kemampuan mengidentifikasi narasi buzzer vs organik.
- Keaktifan debat.
|
Kriteria:
- Kehadiran
- Tingkat partisipasi
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Mahasiswa melacak kepemilikan media massa besar dan afiliasi politiknya 3 X 50 |
Mahasiswa melacak kepemilikan media massa besar dan afiliasi politiknya 3 X 50 |
Materi: Pengertian komunikasi dari beberapa sarjana komunikasi. Pustaka: Deddy Mulyana, “ Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar ”. Bandung: Rosda Materi: Pengerian advokasi Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press Materi: Kuasa Media di Indonesia Pustaka: Tapsell, R. (2018). Kuasa Media di Indonesia: Kaum Oligarki, Warga, dan Revolusi Digital. Tangerang:: Marjin Kiri |
5% |
2
Minggu ke 2 |
Mampu membedah ekonomi-politik media dan distorsi informasi dalam komunikasi kebijakan publik. |
- Ketajaman analisis relasi antara pemilik media dan agenda kebijakan.
- Kemampuan mengidentifikasi narasi buzzer vs organik.
- Keaktifan debat.
|
Kriteria:
- Kehadiran
- Tingkat partisipasi
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Mahasiswa melacak kepemilikan media massa besar dan afiliasi politiknya 3 X 50 |
Mahasiswa melacak kepemilikan media massa besar dan afiliasi politiknya 3 X 50 |
Materi: Pengertian komunikasi dari beberapa sarjana komunikasi. Pustaka: Deddy Mulyana, “ Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar ”. Bandung: Rosda Materi: Pengerian advokasi Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press |
5% |
3
Minggu ke 3 |
Mampu memetakan aktor kebijakan (actor network) dan relasi kuasa informal di balik isu publik lokal. |
- Menemukan aktor bayangan (shadow actors) di luar struktur resmi
- Peta jaringan mudah dipahami
- Isu yang dipilih berdampak luas pada publik
|
Kriteria:
- Penilaian Hasil Project (Poster Infografis Peta Aktor)
- Kemampuan analisis
Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Mahasiswa turun lapangan/riset dokumen untuk membuat peta jaringan aktor pada isu pilihan 3 X 50 |
Mahasiswa turun lapangan/riset dokumen untuk membuat peta jaringan aktor pada isu pilihan 3 X 50 |
Materi: Menjelaskan nilai-nilai penting dan fungsi komunikasi. Pustaka: EM Griffin. “ A First Look at Communication Theory (8th edition) . Boston: Mc Graw Hill. |
7% |
4
Minggu ke 4 |
Mampu memetakan aktor kebijakan (actor network) dan relasi kuasa informal di balik isu publik lokal. |
- Menemukan aktor bayangan (shadow actors) di luar struktur resmi
- Peta jaringan mudah dipahami
- Isu yang dipilih berdampak luas pada publik
|
Kriteria:
- Penilaian Hasil Project (Poster Infografis Peta Aktor)
- Kemampuan analisis
Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Mahasiswa turun lapangan/riset dokumen untuk membuat peta jaringan aktor pada isu pilihan 3 X 50 |
Mahasiswa turun lapangan/riset dokumen untuk membuat peta jaringan aktor pada isu pilihan 3 X 50 |
Materi: Menjelaskan nilai-nilai penting dan fungsi komunikasi. Pustaka: EM Griffin. “ A First Look at Communication Theory (8th edition) . Boston: Mc Graw Hill. |
7% |
5
Minggu ke 5 |
Mampu mengevaluasi sejarah gerakan sosial dan strategi advokasi di Indonesia (Refleksi keberhasilan/kegagalan) |
- Kemampuan kritik terhadap elitisme gerakan mahasiswa
- Analisis kesalahan strategi masa lalu
- Kerjasama tim
|
Kriteria:
- Kuis Analisis Kasus
- Esai Pendek
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Collaborative Learning, Bedah kasus 1998, Kendeng, atau Reformasi Dikorupsi. Mengapa gerakan sering gembos? 3 X 50 |
Collaborative Learning, Bedah kasus 1998, Kendeng, atau Reformasi Dikorupsi. Mengapa gerakan sering gembos? 3 X 50 |
Materi: keterampilan komunikasi dan keterampilan mendengarkan Pustaka: Deddy Mulyana, “ Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar ”. Bandung: Rosda Materi: keterampilan komunikasi dan keterampilan mendengarkan Pustaka: EM Griffin. “ A First Look at Communication Theory (8th edition) . Boston: Mc Graw Hill. Materi: keterampilan komunikasi dan keterampilan mendengarkan Pustaka: Richard W dan Lynn Turner. “ Introducing Communication Theory: Analysis and application .” Bab 1. Mc Graw Hill |
5% |
6
Minggu ke 6 |
Mampu mengevaluasi sejarah gerakan sosial dan strategi advokasi di Indonesia (Refleksi keberhasilan/kegagalan) |
- Kemampuan kritik terhadap elitisme gerakan mahasiswa
- Analisis kesalahan strategi masa lalu
- Kerjasama tim
|
Kriteria:
- Kuis Analisis Kasus
- Esai Pendek
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Collaborative Learning, Bedah kasus 1998, Kendeng, atau Reformasi Dikorupsi. Mengapa gerakan sering gembos? 3 X 50 |
Collaborative Learning, Bedah kasus 1998, Kendeng, atau Reformasi Dikorupsi. Mengapa gerakan sering gembos? 3 X 50 |
Materi: keterampilan komunikasi dan keterampilan mendengarkan Pustaka: Deddy Mulyana, “ Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar ”. Bandung: Rosda Materi: keterampilan komunikasi dan keterampilan mendengarkan Pustaka: EM Griffin. “ A First Look at Communication Theory (8th edition) . Boston: Mc Graw Hill. Materi: keterampilan komunikasi dan keterampilan mendengarkan Pustaka: Richard W dan Lynn Turner. “ Introducing Communication Theory: Analysis and application .” Bab 1. Mc Graw Hill |
5% |
7
Minggu ke 7 |
Mampu merumuskan Theory of Change (ToC) dan Desain Strategi Advokasi yang terukur |
- Logika ToC: Hubungan sebab-akibat strategi masuk akal
- Inklusivitas: Strategi melibatkan warga biasa
|
Kriteria:
Dokumen Proposal Kampanye Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Kelompok menyusun Proposal Kampanye: Siapa targetnya? Apa tekanannya? 3 X 50 |
Kelompok menyusun Proposal Kampanye: Siapa targetnya? Apa tekanannya? 3 X 50 |
Materi: keterampilan komunikasi dan keterampilan mendengarkan Pustaka: Deddy Mulyana, “ Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar ”. Bandung: Rosda Materi: keterampilan komunikasi dan keterampilan mendengarkan Pustaka: EM Griffin. “ A First Look at Communication Theory (8th edition) . Boston: Mc Graw Hill. Materi: keterampilan komunikasi dan keterampilan mendengarkan Pustaka: Richard W dan Lynn Turner. “ Introducing Communication Theory: Analysis and application .” Bab 1. Mc Graw Hill |
5% |
8
Minggu ke 8 |
Memahami materi pertemuan 1-7 |
Ketepatan, kelengkapan, kejelasan serta kedalaman uraian dan analisis jawaban soal ujian tengah semester |
Kriteria:
Jawaban diuraikan dengan tepat, lengkap, jelas dan mendalam Bentuk Penilaian : Tes |
Tes Tulis 2 X 50 |
|
Materi: Materi 1-8 Pustaka: Ginting, Desmon. 2017. Komunikasi Cerdas: Panduan Komunikasi di Dunia Kerja. Jakarta: Elex Media Komputindo |
10% |
9
Minggu ke 9 |
Mampu menyusun Policy Brief dan Press Release tandingan yang berbasis bukti (evidence-based) |
- Penggunaan data lapangan (wawancara/foto) untuk membantah klaim status quo
- Bahasa tidak birokratis/bertele-tele
- Tawaran kebijakan pro-publik
|
Kriteria:
Naskah Policy Brief Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Menulis dokumen kebijakan yang tajam, ringkas, dan mampu menandingi argumen status quo 3 X 50 |
Menulis dokumen kebijakan yang tajam, ringkas, dan mampu menandingi argumen status quo 3 X 50 |
Materi: Kerja-Kerja Advokasi Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press Materi: Metode-metode mengorganisasi masyarakat Pustaka: Jo Hann Tan & Roem Topatimasang. (2011). Mengorganisasi Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSIST Press |
5% |
10
Minggu ke 10 |
Mampu menyusun Policy Brief dan Press Release tandingan yang berbasis bukti (evidence-based) |
- Penggunaan data lapangan (wawancara/foto) untuk membantah klaim status quo
- Bahasa tidak birokratis/bertele-tele
- Tawaran kebijakan pro-publik
|
Kriteria:
Naskah Policy Brief Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Menulis dokumen kebijakan yang tajam, ringkas, dan mampu menandingi argumen status quo 3 X 50 |
Menulis dokumen kebijakan yang tajam, ringkas, dan mampu menandingi argumen status quo 3 X 50 |
Materi: Kerja-Kerja Advokasi Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press Materi: Metode-metode mengorganisasi masyarakat Pustaka: Jo Hann Tan & Roem Topatimasang. (2011). Mengorganisasi Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSIST Press |
7% |
11
Minggu ke 11 |
Memahami proses implementasi dan evaluasi advokasi kebijakan |
- Konten menarik perhatian dalam 3 detik pertama
- Pesan politik tersampaikan
- Penggunaan algoritma/tren yang tepat
|
Kriteria:
- Video/Konten Grafis
- Partisipasi dalam diskusi
Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Produksi video TikTok, Instagram Carousel, atau Thread Twitter (X) 3 X 50 |
Produksi video TikTok, Instagram Carousel, atau Thread Twitter (X) 3 X 50 |
Materi: Proses advokasi dan implementasi kebijakan Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press Materi: Studi kasus pengorganisasian advokasi Pustaka: Jo Hann Tan & Roem Topatimasang. (2011). Mengorganisasi Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSIST Press |
7% |
12
Minggu ke 12 |
Memahami proses implementasi dan evaluasi advokasi kebijakan |
- Konten menarik perhatian dalam 3 detik pertama
- Pesan politik tersampaikan
- Penggunaan algoritma/tren yang tepat
|
Kriteria:
Video/Konten Grafis Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Produksi video TikTok, Instagram Carousel, atau Thread Twitter (X) 3 X 50 |
Produksi video TikTok, Instagram Carousel, atau Thread Twitter (X) 3 X 50 |
Materi: Proses advokasi dan implementasi kebijakan Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press Materi: Studi kasus pengorganisasian advokasi Pustaka: Jo Hann Tan & Roem Topatimasang. (2011). Mengorganisasi Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSIST Press |
7% |
13
Minggu ke 13 |
Mampu mengorganisir kampanye publik (simulasi atau nyata) dan merespons dinamika kontra-narasi |
- Engagement Riil: Jumlah dukungan (tanda tangan petisi/share) dan like
- Resiliensi: Kemampuan menjawab serangan balik (counter) dari pihak kontra
- Konsistensi: Sinergi narasi antar platform
|
Kriteria:
- Eksekusi Kampanye
- Partisipasi dalam diskusi
Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Publikasi konten, penggalangan petisi online, dan debat publik melawan "buzzer" 3 X 50 |
Publikasi konten, penggalangan petisi online, dan debat publik melawan "buzzer" 3 X 50 |
Materi: Proses advokasi dan implementasi kebijakan Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press Materi: Studi kasus pengorganisasian advokasi Pustaka: Jo Hann Tan & Roem Topatimasang. (2011). Mengorganisasi Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSIST Press |
5% |
14
Minggu ke 14 |
Mampu mengorganisir kampanye publik (simulasi atau nyata) dan merespons dinamika kontra-narasi |
- Engagement Riil: Jumlah dukungan (tanda tangan petisi/share) dan like
- Resiliensi: Kemampuan menjawab serangan balik (counter) dari pihak kontra
- Konsistensi: Sinergi narasi antar platform
|
Kriteria:
- Eksekusi Kampanye
- Partisipasi dalam diskusi
Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Publikasi konten, penggalangan petisi online, dan debat publik melawan "buzzer" 3 X 50 |
Publikasi konten, penggalangan petisi online, dan debat publik melawan "buzzer" 3 X 50 |
Materi: Proses advokasi dan implementasi kebijakan Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press Materi: Studi kasus pengorganisasian advokasi Pustaka: Jo Hann Tan & Roem Topatimasang. (2011). Mengorganisasi Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSIST Press |
5% |
15
Minggu ke 15 |
Mampu mengevaluasi efektivitas strategi advokasi dan merefleksikan dinamika gerakan |
- Kejujuran Intelektual: Mengakui kegagalan strategi (jika ada)
- Analisis Kritis: Menghubungkan praktik dengan teori
|
Kriteria:
- Laporan Akhir
- Kemampuan refleksi
Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Presentasi Laporan Akhir: Apa yang berhasil? Apa yang gagal? Mengapa? 3 X 50 |
Presentasi Laporan Akhir: Apa yang berhasil? Apa yang gagal? Mengapa? 3 X 50 |
Materi: Memahami bentuk-bentuk komunikasi, komunikasi intrapersonal, dan komunikasi interpersonal Pustaka: Romli, Khomsarial. 2017. Komunikasi Massa. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia. Materi: Memahami bentuk-bentuk komunikasi, komunikasi intrapersonal, dan komunikasi interpersonal Pustaka: Liliweri, Alo. 2017. Komunikasi Antar-Personal. Jakarta: Prenada Media Materi: Studi kasus advokasi kebijakan Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press Materi: Studi kasus advokasi kebijakan Pustaka: Jo Hann Tan & Roem Topatimasang. (2011). Mengorganisasi Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSIST Press |
5% |
16
Minggu ke 16 |
Memahami materi pertemuan 1-15 |
Ketepatan, kejelasan, kelengkapan dan kedalaman uraian jawaban soal ujian akhir semester |
Kriteria:
Jawaban diuraikan dengan tepat, jelas, lengkap dan mendalam Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes |
Tes tulis 2 X 50 |
|
Materi: Studi kasus advokasi Pustaka: Sapei, dkk. (2010) Memecah Ketakutan Menjadi Kekuatan: Kisah-kisah Advokasi di Indonesia. INSIST Press Materi: Studi kasus advokasi Pustaka: Jo Hann Tan & Roem Topatimasang. (2011). Mengorganisasi Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSIST Press Materi: Konsep komunikasi Pustaka: Richard W dan Lynn Turner. “ Introducing Communication Theory: Analysis and application .” Bab 1. Mc Graw Hill Materi: Komunikasi efektif Pustaka: Ginting, Desmon. 2017. Komunikasi Cerdas: Panduan Komunikasi di Dunia Kerja. Jakarta: Elex Media Komputindo Materi: Komunikasi antar personal Pustaka: Liliweri, Alo. 2017. Komunikasi Antar-Personal. Jakarta: Prenada Media |
10% |