Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Program Studi S3 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

TUGAS AKHIR DISERTASI

8700120024

T=20

P=0

ECTS=50.4

6

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




NASUTION

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-9

Mampu menyusun penelitian interdisiplin, multidisiplin atau transdisiplin, termasuk kajian teoritis dan/atau eksperimen pada bidang keilmuan, teknologi, seni dan inovasi yang dituangkan dalam bentuk disertasi, dan makalah yang telah diterbitkan di jurnal internasional bereputasi

PLO-10

Menghasilkan teori/konsep baru ilmu pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai landasan ontologi, epistimologi, dan aksiologi pengembangan pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial melalui kepakaran riset interdisiplin, multidisiplin, dan transdisiplin

PLO-11

Memecahkan permasalahan masyarakat di bidang pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial melalui riset dengan pendekatan inter, multi, dan transdisipliner

PLO-12

Mampu mengelola, memimpin, mengembangkan, dan mengimplementasikan hasil penelitian bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia, serta mendapatkan pengakuan nasional dan internasional

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu mengembangkan peta jalan penelitian (research roadmap) disertasi yang komprehensif dengan memetakan isu-isu pokok, urgensi penelitian, posisi keilmuan, serta keterkaitan antar disiplin untuk menghasilkan arah penelitian yang integratif, berorientasi solusi, dan relevan dengan perkembangan ilmiah mutakhir.

PO - 2

Mahasiswa mampu merancang dan melaksanakan penelitian interdisiplin, multidisiplin, atau transdisiplin menggunakan desain metodologis yang ketat, valid, reliabel, dan inovatif, sehingga menghasilkan temuan ilmiah yang dapat dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi dan memenuhi standar disertasi

PO - 3

Mahasiswa mampu menghasilkan teori, konsep, atau model baru dalam bidang Pendidikan IPS melalui kajian ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang mendalam, serta mampu memposisikan temuan teoritis tersebut dalam peta pengembangan keilmuan IPS di tingkat nasional maupun global.

PO - 4

Mahasiswa mampu memimpin proses penelitian, mengelola tim atau kolaborasi ilmiah, mengimplementasikan hasil penelitian untuk memecahkan masalah nyata dalam masyarakat di bidang pendidikan dan IPS, serta mampu mendiseminasikan hasil penelitian pada forum nasional dan internasional untuk mendapatkan pengakuan akademik dan sosial.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-9PLO-10PLO-11PLO-12
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Tugas Akhir Disertasi merupakan puncak dari program studi S3 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian orisinal dan mendalam di bidang pendidikan IPS. Mata kuliah ini mencakup penyusunan proposal disertasi, pelaksanaan penelitian empiris, analisis data, dan penulisan naskah disertasi yang memenuhi standar akademik tertinggi. Tujuannya adalah menghasilkan karya ilmiah yang berkontribusi signifikan terhadap pengembangan teori dan praktik pendidikan IPS, serta mempersiapkan mahasiswa menjadi peneliti dan akademisi profesional yang mampu memecahkan masalah kompleks dalam bidang pendidikan sosial. Ruang lingkupnya meliputi perumusan masalah penelitian, kajian literatur yang komprehensif, pengembangan kerangka teoritis, metodologi penelitian yang tepat, analisis kritis terhadap temuan, dan penyajian hasil penelitian dalam format disertasi yang siap diuji dan dipublikasikan.

Pustaka

Utama :

  1. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
  2. Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.
  3. Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.
  4. Repko, A. F., Szostak, R., & Buchberger, M. P. (2017). Introduction to interdisciplinary studies (3rd ed.). SAGE Publications.
  5. Tashakkori, A., & Teddlie, C. (2010). SAGE handbook of mixed methods in social & behavioral research (2nd ed.). SAGE Publications.
  6. Given, L. M. (Ed.). (2008). The SAGE encyclopedia of qualitative research methods. SAGE Publications.
  7. Johnson, R. B., & Onwuegbuzie, A. J. (2004). Mixed methods research: A research paradigm whose time has come. Educational Researcher, 33(7), 14–26. https://doi.org/10.3102/0013189X033007014
  8. Flyvbjerg, B. (2023). How big things get done: The surprising factors that determine the fate of every project—from home renovations to space exploration and everything in between. Currency. (Relevan untuk leadership riset, roadmap, dan manajemen proyek disertasi)
  9. Klein, J. T. (2017). Typologies of interdisciplinarity: The boundary work of definition. Issues in Interdisciplinary Studies, 35(1), 23–42.
  10. Punch, K. F., & Oancea, A. (2014). Introduction to research methods in education (2nd ed.). SAGE Publications.

Pendukung :

Dosen Pengampu

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Mahasiswa mampu menganalisis secara kritis perbedaan paradigma inter-, multi-, dan transdisipliner sebagai dasar filosofis penyusunan peta jalan penelitian disertasi.
  2. Mahasiswa mampu menyusun argumentasi tingkat lanjut untuk menentukan paradigma riset paling tepat dalam memecahkan masalah kompleks bidang Pendidikan IPS.

1) Ketepatan analisis paradigma. 2) Kekuatan argumentasi filosofis. 3) Integrasi paradigma dalam peta jalan penelitian.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20x50 SKS

Materi: Filosofi dan Paradigma Penelitian Inter-, Multi-, dan Transdisipliner
Pustaka: Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Filosofi dan Paradigma Penelitian Inter-, Multi-, dan Transdisipliner
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Filosofi dan Paradigma Penelitian Inter-, Multi-, dan Transdisipliner
Pustaka: Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.

Materi: Filosofi dan Paradigma Penelitian Inter-, Multi-, dan Transdisipliner
Pustaka: Repko, A. F., Szostak, R., & Buchberger, M. P. (2017). Introduction to interdisciplinary studies (3rd ed.). SAGE Publications.
5%

2

Minggu ke 2

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi secara mendalam literatur global untuk mengidentifikasi isu keilmuan kritis dan kesenjangan penelitian terkait topik disertasi.
  2. Mahasiswa mampu merumuskan state-of-the-art riset dan memetakan urgensi penelitian berdasarkan bukti ilmiah yang kuat dan mutakhir.

1) Ketajaman identifikasi gap. 2) Relevansi sumber ilmiah. 3) Kekuatan argumentasi urgensi riset.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20x50 SKS

Materi: Identifikasi Masalah Keilmuan dan Analisis Kesenjangan Penelitian (Research Gap Analysis)
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Identifikasi Masalah Keilmuan dan Analisis Kesenjangan Penelitian (Research Gap Analysis)
Pustaka: Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.

Materi: Identifikasi Masalah Keilmuan dan Analisis Kesenjangan Penelitian (Research Gap Analysis)
Pustaka: Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Identifikasi Masalah Keilmuan dan Analisis Kesenjangan Penelitian (Research Gap Analysis)
Pustaka: Repko, A. F., Szostak, R., & Buchberger, M. P. (2017). Introduction to interdisciplinary studies (3rd ed.). SAGE Publications.
5%

3

Minggu ke 3

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi hubungan antara konteks masalah, teori, dan fenomena ilmiah untuk merumuskan fokus penelitian yang presisi.
  2. Mahasiswa mampu menyusun tujuan penelitian dan pertanyaan ilmiah tingkat lanjut yang koheren dengan peta jalan penelitian dan kontribusi keilmuan.

1) Kejelasan masalah. 2) Konsistensi tujuan. 3) Ketepatan rumusan pertanyaan penelitian.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20x50 SKS

Materi: Perumusan Masalah, Tujuan, Fokus, dan Pertanyaan Penelitian Disertasi
Pustaka: Repko, A. F., Szostak, R., & Buchberger, M. P. (2017). Introduction to interdisciplinary studies (3rd ed.). SAGE Publications.

Materi: Perumusan Masalah, Tujuan, Fokus, dan Pertanyaan Penelitian Disertasi
Pustaka: Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Perumusan Masalah, Tujuan, Fokus, dan Pertanyaan Penelitian Disertasi
Pustaka: Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.

Materi: Perumusan Masalah, Tujuan, Fokus, dan Pertanyaan Penelitian Disertasi
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
5%

4

Minggu ke 4

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi keterkaitan isu-isu penelitian lintas disiplin secara kritis untuk merumuskan struktur peta jalan penelitian yang komprehensif.
  2. Mahasiswa mampu menyusun peta jalan penelitian jangka panjang yang integratif, logis, dan berorientasi kontribusi ilmiah bagi pengembangan Pendidikan IPS.

1) Kelengkapan roadmap. 2) Keterpaduan logis. 3) Integrasi antar disiplin.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20x50 SKS

Materi: Penyusunan Peta Jalan Penelitian (Research Roadmap) Disertasi S3
Pustaka: Tashakkori, A., & Teddlie, C. (2010). SAGE handbook of mixed methods in social & behavioral research (2nd ed.). SAGE Publications.

Materi: Penyusunan Peta Jalan Penelitian (Research Roadmap) Disertasi S3
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Penyusunan Peta Jalan Penelitian (Research Roadmap) Disertasi S3
Pustaka: Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.

Materi: Penyusunan Peta Jalan Penelitian (Research Roadmap) Disertasi S3
Pustaka: Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.
5%

5

Minggu ke 5

  1. Mahasiswa mampu menganalisis hubungan antara ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam konstruksi teori pendidikan dan ilmu sosial secara komprehensif.
  2. Mahasiswa mampu merumuskan landasan filosofis baru bagi model atau teori pendidikan IPS berdasarkan sintesis kritis dari ketiga aspek tersebut.

1) Kedalaman analisis filsafat ilmu. 2) Konsistensi argumentasi. 3) Relevansi terhadap pengembangan teori.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas


20X50 SKS

Materi: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Pendidikan dan Ilmu Sosial
Pustaka: Punch, K. F., & Oancea, A. (2014). Introduction to research methods in education (2nd ed.). SAGE Publications.

Materi: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Pendidikan dan Ilmu Sosial
Pustaka: Tashakkori, A., & Teddlie, C. (2010). SAGE handbook of mixed methods in social & behavioral research (2nd ed.). SAGE Publications.

Materi: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Pendidikan dan Ilmu Sosial
Pustaka: Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.

Materi: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Pendidikan dan Ilmu Sosial
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
5%

6

Minggu ke 6

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi literatur global secara kritis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan posisi teori dalam bidang Pendidikan IPS.
  2. Mahasiswa mampu menyusun peta teori komprehensif sebagai dasar formulasi konsep atau model baru yang berkontribusi pada pengembangan keilmuan IPS.

1) Ketepatan pemetaan teori. 2) Kejelasan sintesis literatur. 3) Relevansi terhadap model baru.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20X50 SKS

Materi: Studi Literatur Lanjutan & Mapping Teori untuk Pengembangan Konsep/Model Baru
Pustaka: Flyvbjerg, B. (2023). How big things get done: The surprising factors that determine the fate of every project—from home renovations to space exploration and everything in between. Currency. (Relevan untuk leadership riset, roadmap, dan manajemen proyek disertasi)

Materi: Studi Literatur Lanjutan & Mapping Teori untuk Pengembangan Konsep/Model Baru
Pustaka: Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.

Materi: Studi Literatur Lanjutan & Mapping Teori untuk Pengembangan Konsep/Model Baru
Pustaka: Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Studi Literatur Lanjutan & Mapping Teori untuk Pengembangan Konsep/Model Baru
Pustaka: Repko, A. F., Szostak, R., & Buchberger, M. P. (2017). Introduction to interdisciplinary studies (3rd ed.). SAGE Publications.
5%

7

Minggu ke 7

  1. Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan teori, konsep, dan variabel penelitian secara kritis untuk membangun kerangka teoretis yang kuat.
  2. Mahasiswa mampu menyusun kerangka konseptual baru yang menjelaskan hubungan logis antar elemen penelitian untuk menghasilkan model penelitian inovatif.

1) Koherensi kerangka teori. 2) Kejelasan hubungan konsep. 3) Inovasi kerangka konseptual.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20x50 SKS

Materi: Pengembangan Kerangka Teoretis dan Kerangka Konseptual Penelitian Disertasi
Pustaka: Repko, A. F., Szostak, R., & Buchberger, M. P. (2017). Introduction to interdisciplinary studies (3rd ed.). SAGE Publications.

Materi: Pengembangan Kerangka Teoretis dan Kerangka Konseptual Penelitian Disertasi
Pustaka: Johnson, R. B., & Onwuegbuzie, A. J. (2004). Mixed methods research: A research paradigm whose time has come. Educational Researcher, 33(7), 14–26. https://doi.org/...

Materi: Pengembangan Kerangka Teoretis dan Kerangka Konseptual Penelitian Disertasi
Pustaka: Flyvbjerg, B. (2023). How big things get done: The surprising factors that determine the fate of every project—from home renovations to space exploration and everything in between. Currency. (Relevan untuk leadership riset, roadmap, dan manajemen proyek disertasi)

Materi: Pengembangan Kerangka Teoretis dan Kerangka Konseptual Penelitian Disertasi
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
5%

8

Minggu ke 8

UTS

UTS

Kriteria:

UTS


Bentuk Penilaian :
Tes
Offline
20x50 SKS

15%

9

Minggu ke 9

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi kelebihan dan keterbatasan berbagai desain penelitian inter-, multi-, dan transdisiplin untuk menentukan pendekatan terbaik.
  2. Mahasiswa mampu merancang metodologi penelitian kompleks yang mengintegrasikan berbagai pendekatan untuk menghasilkan temuan ilmiah yang sahih dan inovatif.

1) Ketepatan desain. 2) Konsistensi metodologis. 3) Inovasi integrasi pendekatan.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20X50 SKS

Materi: Perancangan Metode Penelitian Inter-, Multi-, dan Transdisipliner
Pustaka: Punch, K. F., & Oancea, A. (2014). Introduction to research methods in education (2nd ed.). SAGE Publications.

Materi: Perancangan Metode Penelitian Inter-, Multi-, dan Transdisipliner
Pustaka: Flyvbjerg, B. (2023). How big things get done: The surprising factors that determine the fate of every project—from home renovations to space exploration and everything in between. Currency. (Relevan untuk leadership riset, roadmap, dan manajemen proyek disertasi)

Materi: Perancangan Metode Penelitian Inter-, Multi-, dan Transdisipliner
Pustaka: Repko, A. F., Szostak, R., & Buchberger, M. P. (2017). Introduction to interdisciplinary studies (3rd ed.). SAGE Publications.

Materi: Perancangan Metode Penelitian Inter-, Multi-, dan Transdisipliner
Pustaka: Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.
5%

10

Minggu ke 10

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi kelayakan dan kualitas instrumen penelitian menggunakan validitas, reliabilitas, dan triangulasi secara kritis.
  2. Mahasiswa mampu merancang instrumen penelitian inovatif yang sesuai standar ilmiah dan mampu menangkap kompleksitas fenomena pendidikan IPS.

1) Validitas instrumen. 2) Reliabilitas. 3) Ketepatan triangulasi.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20x50 SKS

Materi: Pengembangan Instrumen Penelitian Tingkat Lanjut
Pustaka: Punch, K. F., & Oancea, A. (2014). Introduction to research methods in education (2nd ed.). SAGE Publications.

Materi: Pengembangan Instrumen Penelitian Tingkat Lanjut
Pustaka: Klein, J. T. (2017). Typologies of interdisciplinarity: The boundary work of definition. Issues in Interdisciplinary Studies, 35(1), 23–42.

Materi: Pengembangan Instrumen Penelitian Tingkat Lanjut
Pustaka: Flyvbjerg, B. (2023). How big things get done: The surprising factors that determine the fate of every project—from home renovations to space exploration and everything in between. Currency. (Relevan untuk leadership riset, roadmap, dan manajemen proyek disertasi)

Materi: Pengembangan Instrumen Penelitian Tingkat Lanjut
Pustaka: Johnson, R. B., & Onwuegbuzie, A. J. (2004). Mixed methods research: A research paradigm whose time has come. Educational Researcher, 33(7), 14–26. https://doi.org/...
5%

11

Minggu ke 11

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi berbagai teknik pengumpulan data kompleks dan menentukan strategi paling tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian.
  2. Mahasiswa mampu menyusun rancangan pengumpulan data yang mengintegrasikan pendekatan mixed, multilevel, dan partisipatif secara ilmiah dan relevan.

1) Ketepatan teknik. 2) Kesesuaian strategi. 3) Integrasi pendekatan.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20x50 SKS

Materi: Teknik Pengumpulan Data Kompleks: Mixed Methods, Multilevel, Participatory
Pustaka: Punch, K. F., & Oancea, A. (2014). Introduction to research methods in education (2nd ed.). SAGE Publications.

Materi: Teknik Pengumpulan Data Kompleks: Mixed Methods, Multilevel, Participatory
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Teknik Pengumpulan Data Kompleks: Mixed Methods, Multilevel, Participatory
Pustaka: Klein, J. T. (2017). Typologies of interdisciplinarity: The boundary work of definition. Issues in Interdisciplinary Studies, 35(1), 23–42.

Materi: Teknik Pengumpulan Data Kompleks: Mixed Methods, Multilevel, Participatory
Pustaka: Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.
5%

12

Minggu ke 12

  1. Mahasiswa mampu menganalisis secara kritis berbagai teknik analisis data dan menilai kesesuaiannya dengan desain penelitian.
  2. Mahasiswa mampu menyusun strategi integrasi analisis data multi-metode secara ilmiah untuk menghasilkan temuan riset yang sahih dan mendalam.

1) Ketepatan analisis. 2) Kedalaman interpretasi. 3) Integrasi data.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20x50 SKS

Materi: Analisis Data Lanjut: Kualitatif, Kuantitatif, Integratif
Pustaka: Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Analisis Data Lanjut: Kualitatif, Kuantitatif, Integratif
Pustaka: Flyvbjerg, B. (2023). How big things get done: The surprising factors that determine the fate of every project—from home renovations to space exploration and everything in between. Currency. (Relevan untuk leadership riset, roadmap, dan manajemen proyek disertasi)

Materi: Analisis Data Lanjut: Kualitatif, Kuantitatif, Integratif
Pustaka: Repko, A. F., Szostak, R., & Buchberger, M. P. (2017). Introduction to interdisciplinary studies (3rd ed.). SAGE Publications.

Materi: Analisis Data Lanjut: Kualitatif, Kuantitatif, Integratif
Pustaka: Johnson, R. B., & Onwuegbuzie, A. J. (2004). Mixed methods research: A research paradigm whose time has come. Educational Researcher, 33(7), 14–26. https://doi.org/...
5%

13

Minggu ke 13

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi temuan penelitian secara kritis untuk mengidentifikasi pola, teori potensial, dan kontribusi ilmiah.
  2. Mahasiswa mampu menyusun teori atau model baru berdasarkan sintesis logis dari temuan penelitian dan dasar filosofis pendidikan IPS.

1) Kejelasan sintesis. 2) Keaslian teori. 3) Relevansi kontribusi.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20X50 SKS

Materi: Formulasi Temuan dan Penyusunan Teori/Model Baru Pendidikan IPS
Pustaka: Repko, A. F., Szostak, R., & Buchberger, M. P. (2017). Introduction to interdisciplinary studies (3rd ed.). SAGE Publications.

Materi: Formulasi Temuan dan Penyusunan Teori/Model Baru Pendidikan IPS
Pustaka: Punch, K. F., & Oancea, A. (2014). Introduction to research methods in education (2nd ed.). SAGE Publications.

Materi: Formulasi Temuan dan Penyusunan Teori/Model Baru Pendidikan IPS
Pustaka: Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Formulasi Temuan dan Penyusunan Teori/Model Baru Pendidikan IPS
Pustaka: Klein, J. T. (2017). Typologies of interdisciplinarity: The boundary work of definition. Issues in Interdisciplinary Studies, 35(1), 23–42.
5%

14

Minggu ke 14

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi kualitas struktur dan argumentasi disertasi berdasarkan standar ilmiah dan etika akademik tingkat internasional.
  2. Mahasiswa mampu menyusun draf disertasi yang konsisten, argumentatif, dan mencerminkan kontribusi keilmuan serta kepemimpinan ilmiah.

1) Konsistensi penulisan. 2) Kepatuhan etika akademik. 3) Kekuatan argumentasi.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20x50 SKS

Materi: Penulisan Disertasi: Struktur, Argumentasi, Konsistensi, Etika Akademik
Pustaka: Greene, J. C. (2007). Mixed methods in social inquiry. Jossey-Bass.

Materi: Penulisan Disertasi: Struktur, Argumentasi, Konsistensi, Etika Akademik
Pustaka: Given, L. M. (Ed.). (2008). The SAGE encyclopedia of qualitative research methods. SAGE Publications.

Materi: Penulisan Disertasi: Struktur, Argumentasi, Konsistensi, Etika Akademik
Pustaka: Flyvbjerg, B. (2023). How big things get done: The surprising factors that determine the fate of every project—from home renovations to space exploration and everything in between. Currency. (Relevan untuk leadership riset, roadmap, dan manajemen proyek disertasi)

Materi: Penulisan Disertasi: Struktur, Argumentasi, Konsistensi, Etika Akademik
Pustaka: Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.
5%

15

Minggu ke 15

  1. Mahasiswa mampu menganalisis strategi publikasi internasional dan diseminasi ilmiah untuk meningkatkan kontribusi dan visibilitas riset.
  2. Mahasiswa mampu merancang strategi diseminasi dan kepemimpinan riset yang efektif untuk memperoleh pengakuan nasional dan internasional.

1) Ketepatan strategi publikasi. 2) Relevansi target diseminasi. 3) Potensi dampak ilmiah.

Kriteria:

Partisipasi dan Tugas

Offline
20X50 SKS

Materi: Diseminasi Ilmiah: Publikasi Internasional, Konferensi, Kepemimpinan Riset
Pustaka: Johnson, R. B., & Onwuegbuzie, A. J. (2004). Mixed methods research: A research paradigm whose time has come. Educational Researcher, 33(7), 14–26. https://doi.org/...

Materi: Diseminasi Ilmiah: Publikasi Internasional, Konferensi, Kepemimpinan Riset
Pustaka: Given, L. M. (Ed.). (2008). The SAGE encyclopedia of qualitative research methods. SAGE Publications.

Materi: Diseminasi Ilmiah: Publikasi Internasional, Konferensi, Kepemimpinan Riset
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Materi: Diseminasi Ilmiah: Publikasi Internasional, Konferensi, Kepemimpinan Riset
Pustaka: Mertens, D. M. (2020). Research and evaluation in education and psychology: Integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods (5th ed.). SAGE Publications.
5%

16

Minggu ke 16

UAS

UAS

Kriteria:

UAS


Bentuk Penilaian :
Tes
Offline
20X50 SKS

15%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Tes 30%
30%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.