Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Kedokteran
Program Studi S1 Keperawatan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Nutrisi olahraga

1420602019

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

4

30 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Ns. Risyda Zakiyah Hanim., M.Kep., Sp. Kep., M.B




Ns. Risyda Zakiyah Hanim., M.Kep., Sp. Kep., M.B




WIWIN SULISTYAWATI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Menguasai konsep teoritis, prinsip, teknik, prosedur ilmu keperawatan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan

PLO-7

Menguasai asuhan keperawatan yang berfokus pada keperawatan keolahragaan dengan pendekatan tren dan isu keilmuan keperawatan/kesehatan dengan pendekatan ilmiah

PLO-11

Mampu merencanakan dan mengaplikasikan strategi edukasi kesehatan dengan teknik komunikasi efektif sebagai bagian dari upaya pencegahan primer, sekunder dan tertier

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu menganalisis konsep dasar nutrisi olahraga, metabolisme energi, dan peran makronutrien dalam konteks fisiologi tubuh untuk mendukung performa atlet.

PO - 2

Mahasiswa mampu mengevaluasi kebutuhan mikronutrien, hidrasi, dan elektrolit dalam mendukung performa optimal dan pemulihan atlet.

PO - 3

Mahasiswa mampu merancang strategi pengaturan nutrisi berdasarkan fase latihan, jenis olahraga, dan melakukan asesmen status nutrisi atlet.

PO - 4

Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan mencegah masalah terkait doping, ergogenik, dan gangguan nutrisi pada atlet berbasis evidence-based practice.

PO - 5

Mahasiswa mampu menerapkan peran perawat dalam suplementasi, pemulihan cedera, dan penanganan populasi khusus dalam konteks nutrisi olahraga.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-2PLO-3PLO-5PLO-7PLO-11
PO-1    
PO-2    
PO-3    
PO-4    
PO-5    

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini mempelajari pengetahuan di bidang nutrisi olahraga meliputi dasar-dasar nutrisi dalam olahraga,pengaturan nutrisi dalam olahraga, pengukuran nutrisi dalam olahraga, peran perawat dalam doping dan ergogenik, peran perawat dalam pemenuhan nutrisi pada pemulihan cedera olahraga.

Pustaka

Utama :

  1. Jeukendrup, A., & Gleeson, M. (2019). Sport nutrition (3rd ed.). Human Kinetics Publishers.
  2. Karpinski, C., & Rosenbloom, C. A. (2020). Sports nutrition: A handbook for professionals (6th ed.). Academy of Nutrition and Dietetics.
  3. Lanham-New, S. A., Stear, S. J., Shirreffs, S. M., & Collins, A. L. (2020). Sport and exercise nutrition (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
  4. McArdle, W. D., Katch, F. I., & Katch, V. L. (2015). Sports and exercise nutrition (4th ed.). Wolters Kluwer Health/Lippincott Williams & Wilkins.
  5. Rosenbloom, C. A., & Coleman, E. J. (2022). Sports nutrition: A practice manual for professionals (6th ed.). Academy of Nutrition and Dietetics.

Pendukung :

  1. Areta, J. L., & Hopkins, W. G. (2018). Skeletal muscle glycogen content at rest and during endurance exercise in humans: A meta-analysis. Sports Medicine, 48(9), 2091-2102. https://doi.org/10.1007/s40279-018-0941-1
  2. Hargreaves, M., & Spriet, L. L. (2020). Skeletal muscle energy metabolism during exercise. Nature Metabolism, 2(9), 817-828. https://doi.org/10.1038/s42255-020-0251-4
  3. Hearris, M. A., Hammond, K. M., Fell, J. M., & Morton, J. P. (2018). Regulation of muscle glycogen metabolism during exercise: Implications for endurance performance and training adaptations. Nutrients, 10(3), 298. https://doi.org/10.3390/nu10030298
  4. Impey, S. G., Hearris, M. A., Hammond, K. M., Bartlett, J. D., Louis, J., Close, G. L., & Morton, J. P. (2018). Fuel for the work required: A theoretical framework for carbohydrate periodization and the glycogen threshold hypothesis. Sports Medicine, 48(5), 1031-1048. https://doi.org/10.1007/s40279-018-0867-7
  5. Burke, L. M., Ross, M. L., Garvican-Lewis, L. A., Welvaert, M., Heikura, I. A., Forbes, S. G., ... & Hawley, J. A. (2017). Low carbohydrate, high fat diet impairs exercise economy and negates the performance benefit from intensified training in elite race walkers. The Journal of Physiology, 595(9), 2785-2807. https://doi.org/10.1113/JP273230
  6. Burke, L. M., & Hawley, J. A. (2018). Swifter, higher, stronger: What's on the menu? Science, 362(6416), 781-787. https://doi.org/10.1126/science.aat2958
  7. Jäger, R., Kerksick, C. M., Campbell, B. I., Cribb, P. J., Wells, S. D., Skwiat, T. M., ... & Antonio, J. (2017). International Society of Sports Nutrition position stand: Protein and exercise. Journal of the International Society of Sports Nutrition, 14(1), 20. https://doi.org/10.1186/s12970-017-0177-8
  8. Morton, R. W., Murphy, K. T., McKellar, S. R., Schoenfeld, B. J., Henselmans, M., Helms, E., ... & Phillips, S. M. (2018). A systematic review, meta-analysis and meta-regression of the effect of protein supplementation on resistance training-induced gains in muscle mass and strength in healthy adults. British Journal of Sports Medicine, 52(6), 376-384. http://dx.doi.org/10.1136/bjsports-2017-097608
  9. Wardenaar, F. C., Ceelen, I. J., Van Dijk, J. W., Hangelbroek, R. W., Van Roy, L., Van der Pouw, B., ... & Mensink, M. (2017). Nutritional supplement use by Dutch elite and sub-elite athletes: Does receiving dietary counseling make a difference? International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism, 27(1), 32-42. https://doi.org/10.1123/ijsnem.2016-0157
  10. Australian Institute of Sport. (2021). AIS Sports Supplement Framework. Australian Sports Commission. https://www.ais.gov.au/nutrition/supplements
  11. World Anti-Doping Agency. (2024). World Anti-Doping Code 2021 (Updated). WADA. https://www.wada-ama.org/

Dosen Pengampu

Ns. Risyda Zakiyah Hanim, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.M.B.

Novianti Lailiah, S.Kep., Ns., M.Kep.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar nutrisi olahraga, ruang lingkup, dan peran perawat dalam nutrisi olahraga

  1. Definisi dan ruang lingkup nutrisi olahraga
  2. Perbedaan nutrisi umum dan nutrisi olahraga
  3. Peran perawat dalam tim kesehatan olahraga
  4. Tren terkini dalam nutrisi olahraga
  5. ketepatan dalam mengaplikasikan IPE dengan profesi ahlli gizi terkait nutrisi olahraga
  6. penerapan identifikasi pasien safety dalam nutrisi pada atlit
  7. integrasi poin SDG's dalam nutrisi olahraga pada atlit fokus SDG's 2 "zero hunger" dan SDG's 3 "Good Health and wellbeing"
Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
  2. AI detector

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Case study, Ceramah, Diskusi, tanya jawab, dan presentasi
50‘ x 2

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Jeukendrup, A., & Gleeson, M. (2019). Sport nutrition (3rd ed.). Human Kinetics Publishers.

Materi: pengantar nutrisi olahraga untuk profesional
Pustaka: Karpinski, C., & Rosenbloom, C. A. (2020). Sports nutrition: A handbook for professionals (6th ed.). Academy of Nutrition and Dietetics.
6%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menganalisis sistem energi (ATP-PC, glikolisis anaerob, sistem aerobik) dan aplikasinya pada berbagai jenis olahraga

  1. Sistem fosfagen (ATP-PC)
  2. Glikolisis anaerob dan laktat
  3. Sistem oksidatif/aerobik
  4. Kontribusi sistem energi pada berbagai intensitas latihan
  5. Fatigue dan recovery energi
Kriteria:

Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Case study, Ceramah, Diskusi, tanya jawab, dan presentasi
50‘ x 2

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Lanham-New, S. A., Stear, S. J., Shirreffs, S. M., & Collins, A. L. (2020). Sport and exercise nutrition (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Materi: konsep dasar dan metabolime energi
Pustaka: Areta, J. L., & Hopkins, W. G. (2018). Skeletal muscle glycogen content at rest and during endurance exercise in humans: A meta-analysis. Sports Medicine, 48(9), 2091-2102. https://doi.org/...
6%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu mengevaluasi peran karbohidrat sebagai sumber energi utama dan strategi periodisasi karbohidrat.

  1. Jenis dan fungsi karbohidrat dalam olahrag
  2. Glikogen otot dan hepar
  3. Carbohydrate loading dan periodization
  4. Indeks glikemik dan aplikasinya
  5. Rekomendasi asupan karbohidrat pre, during, post-exercise
Kriteria:

Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Case study, Ceramah, Diskusi, tanya jawab, dan presentasi
50‘ x 2

Materi: karbohidrat pada olahraga
Pustaka: Burke, L. M., Ross, M. L., Garvican-Lewis, L. A., Welvaert, M., Heikura, I. A., Forbes, S. G., ... & Hawley, J. A. (2017). Low carbohydrate, high fat diet impairs exercise economy and negates the performance benefit from intensified training in elite race walkers. The Journal of Physiology, 595(9), 2785-2807. https://doi.org/...

Materi: karbohidrat dalam olahraga
Pustaka: Burke, L. M., & Hawley, J. A. (2018). Swifter, higher, stronger: What's on the menu? Science, 362(6416), 781-787. https://doi.org/...
6%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu menentukan kebutuhan protein untuk sintesis otot, pemulihan, dan performa optimal.

  1. Fungsi protein dalam olahraga (sintesis, repair, energi)
  2. Kebutuhan protein atlet vs non-atlet
  3. Timing protein intake dan muscle protein synthesis
  4. Protein quality dan asam amino esensial
  5. Leucine threshold dan mTOR pathway
Kriteria:

Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Case study, Ceramah, Diskusi, tanya jawab, dan presentasi
50‘ x 2

Materi: protein dalam okaharaga
Pustaka: Jäger, R., Kerksick, C. M., Campbell, B. I., Cribb, P. J., Wells, S. D., Skwiat, T. M., ... & Antonio, J. (2017). International Society of Sports Nutrition position stand: Protein and exercise. Journal of the International Society of Sports Nutrition, 14(1), 20. https://doi.org/...

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Karpinski, C., & Rosenbloom, C. A. (2020). Sports nutrition: A handbook for professionals (6th ed.). Academy of Nutrition and Dietetics.
6%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu mengidentifikasi peran lemak sebagai sumber energi dan metabolisme lemak dalam olahraga.

  1. Metabolisme lemak dalam exercise
  2. Asam lemak esensial (omega-3, omega-6)
  3. Fat adaptation training
  4. High-fat vs low-fat diet untuk atlet
  5. Ketogenic diet dalam olahraga
Kriteria:

Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Case study, Ceramah, Diskusi, tanya jawab, dan presentasi
50‘ x 2

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Karpinski, C., & Rosenbloom, C. A. (2020). Sports nutrition: A handbook for professionals (6th ed.). Academy of Nutrition and Dietetics.
6%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu mengidentifikasi fungsi mikronutrien (vitamin dan mineral) dalam performa olahraga dan pencegahan defisiensi.

  1. Vitamin dan mineral untuk atlet (vitamin D, zat besi, kalsium, antioksidan)
  2. Defisiensi mikronutrien pada atlet
  3. Vitamin D dan performa muskuloskeletal
  4. Iron deficiency dan anemia pada atlet
  5. Antioksidan dan recovery
Kriteria:

Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case study, Ceramah, Diskusi, tanya jawab, dan presentasi
50‘ x 2

Materi: mikronutrien dalam olahraga
Pustaka: Morton, R. W., Murphy, K. T., McKellar, S. R., Schoenfeld, B. J., Henselmans, M., Helms, E., ... & Phillips, S. M. (2018). A systematic review, meta-analysis and meta-regression of the effect of protein supplementation on resistance training-induced gains in muscle mass and strength in healthy adults. British Journal of Sports Medicine, 52(6), 376-384. http://dx.doi.org/...

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Jeukendrup, A., & Gleeson, M. (2019). Sport nutrition (3rd ed.). Human Kinetics Publishers.
6%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu merancang strategi hidrasi yang tepat untuk mencegah dehidrasi dan menjaga keseimbangan elektrolit

  1. Fisiologi keseimbangan cairan dan elektrolit
  2. Dehidrasi dan dampaknya pada performa
  3. Sweat rate dan kehilangan elektrolit
  4. Strategi hidrasi (pre, during, post-exercise)
  5. Hyponatremia dan overhydration
  6. Minuman olahraga vs air putih
Kriteria:

Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case study, Ceramah, Diskusi, tanya jawab, dan presentasi
50‘ x 2

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Lanham-New, S. A., Stear, S. J., Shirreffs, S. M., & Collins, A. L. (2020). Sport and exercise nutrition (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
6%

8

Minggu ke 8

  1. Mahasiswa mampu menganalisis konsep dasar nutrisi olahraga, metabolisme energi, dan peran makronutrien dalam konteks fisiologi tubuh untuk mendukung performa atlet.
  2. Mahasiswa mampu mengevaluasi kebutuhan mikronutrien, hidrasi, dan elektrolit dalam mendukung performa optimal dan pemulihan atlet.
  1. konsep dasar nutrisi olahraga, metabolisme energi, dan peran makronutrien dalam konteks fisiologi tubuh untuk mendukung performa atlet.
  2. ebutuhan mikronutrien, hidrasi, dan elektrolit dalam mendukung performa optimal dan pemulihan atlet.
Kriteria:

Tes


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Ujian Tengah Semester
50‘ x 2

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Lanham-New, S. A., Stear, S. J., Shirreffs, S. M., & Collins, A. L. (2020). Sport and exercise nutrition (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Jeukendrup, A., & Gleeson, M. (2019). Sport nutrition (3rd ed.). Human Kinetics Publishers.
8%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menyusun pengaturan nutrisi pada fase persiapan, kompetisi, dan pemulihan.

  1. Periodisasi nutrisi (training, competition, recovery)
  2. Nutrisi pre, during, post exercise
  3. recovery window
  4. Tapering nutrition strategy
Kriteria:

Aktivitas partisipatif, penugasan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case study, Diskusi,tanya jawab, dan presentasi
2x50‘

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Morton, R. W., Murphy, K. T., McKellar, S. R., Schoenfeld, B. J., Henselmans, M., Helms, E., ... & Phillips, S. M. (2018). A systematic review, meta-analysis and meta-regression of the effect of protein supplementation on resistance training-induced gains in muscle mass and strength in healthy adults. British Journal of Sports Medicine, 52(6), 376-384. http://dx.doi.org/...

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: McArdle, W. D., Katch, F. I., & Katch, V. L. (2015). Sports and exercise nutrition (4th ed.). Wolters Kluwer Health/Lippincott Williams & Wilkins.
6%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu mengadaptasi strategi nutrisi untuk olahraga endurance, kekuatan, dan kategori berat badan.

  1. Nutrisi untuk olahraga endurance (marathon, cycling, triathlon)
  2. Nutrisi untuk olahraga kekuatan dan power (weightlifting, sprint)
  3. Nutrisi untuk olahraga tim (sepak bola, basket, voli)
  4. Weight management untuk olahraga kategori (tinju, gulat, judo)
  5. Rapid weight loss dan risikonya
Kriteria:

Aktivitas partisipatif, penugasan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case study, Diskusi,tanya jawab, dan presentasi
2x50‘

Materi: peran karbohidrat
Pustaka: Impey, S. G., Hearris, M. A., Hammond, K. M., Bartlett, J. D., Louis, J., Close, G. L., & Morton, J. P. (2018). Fuel for the work required: A theoretical framework for carbohydrate periodization and the glycogen threshold hypothesis. Sports Medicine, 48(5), 1031-1048. https://doi.org/...

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Lanham-New, S. A., Stear, S. J., Shirreffs, S. M., & Collins, A. L. (2020). Sport and exercise nutrition (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
6%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu melakukan asesmen status nutrisi atlet menggunakan berbagai metode pengukuran.

  1. Antropometri (BMI, body composition, skinfold)
  2. Dietary assessment (food recall, food record, FFQ)
  3. Biomarker nutrisi (hemoglobin, ferritin, vitamin D)
  4. Energy availability dan Relative Energy Deficiency in Sport (RED-S)
  5. Interpretasi hasil asesmen nutrisi
Kriteria:

Aktivitas partisipatif, penugasan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case study, Diskusi,tanya jawab, dan presentasi
2x50‘

Materi: nutrisi olaharaga
Pustaka: McArdle, W. D., Katch, F. I., & Katch, V. L. (2015). Sports and exercise nutrition (4th ed.). Wolters Kluwer Health/Lippincott Williams & Wilkins.
6%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu mengidentifikasi zat doping, efek samping, serta menerapkan peran perawat dalam edukasi dan pencegahan doping.

  1. Definisi doping dan regulasi WADA
  2. Klasifikasi zat terlarang (stimulan, anabolik, hormon, beta-blocker)
  3. Mekanisme kerja dan efek samping doping
  4. Peran perawat dalam edukasi anti-doping
  5. Zat ergogenik legal (kafein, kreatin, beta-alanine, nitrat)
  6. Evidence-based ergogenic aids
Kriteria:

Aktivitas partisipatif, penugasan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case study, Diskusi,tanya jawab, dan presentasi
2 x 50‘

Materi: doping
Pustaka: World Anti-Doping Agency. (2024). World Anti-Doping Code 2021 (Updated). WADA. https://www.wada-ama.org/...
6%

13

Minggu ke 13

: Mahasiswa mampu mendeteksi, mencegah, dan mengelola gangguan nutrisi serta gangguan makan pada atlet.

  1. Eating disorders pada atlet (anorexia athletica, bulimia nervosa)
  2. Female Athlete Triad dan RED-S
  3. Disordered eating vs eating disorder
  4. Screening tools (EAT-26, SCOFF)
  5. Peran perawat dalam deteksi dini dan rujukan
  6. Pendekatan multidisiplin dalam penanganan
  7. Body image dan tekanan sosial dalam olahraga
Kriteria:

Aktivitas partisipatif, penugasan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case study, Diskusi,tanya jawab, dan presentasi
2x50‘

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Lanham-New, S. A., Stear, S. J., Shirreffs, S. M., & Collins, A. L. (2020). Sport and exercise nutrition (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
6%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mengevaluasi evidence-based supplementation dan merancang intervensi nutrisi untuk pemulihan cedera.

  1. Klasifikasi suplemen (AIS framework: Group A, B, C, D)
  2. Suplemen berbasis bukti (kreatin, kafein, beta-alanine, nitrat, bikarbonat)
  3. Fisiologi penyembuhan cedera (inflamasi, proliferasi, remodeling
  4. Nutrisi untuk bone healing dan soft tissue repair
  5. Mencegah muscle atrophy selama immobilisasi
  6. Peran perawat dalam konseling suplementasi
Kriteria:

Aktivitas partisipatif, penugasan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case study, Diskusi,tanya jawab, dan presentasi
2x50‘

Materi: peran suplemen
Pustaka: Wardenaar, F. C., Ceelen, I. J., Van Dijk, J. W., Hangelbroek, R. W., Van Roy, L., Van der Pouw, B., ... & Mensink, M. (2017). Nutritional supplement use by Dutch elite and sub-elite athletes: Does receiving dietary counseling make a difference? International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism, 27(1), 32-42. https://doi.org/...

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Jeukendrup, A., & Gleeson, M. (2019). Sport nutrition (3rd ed.). Human Kinetics Publishers.

Materi: AIS framework
Pustaka: Australian Institute of Sport. (2021). AIS Sports Supplement Framework. Australian Sports Commission. https://www.ais.gov.au/...

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Jeukendrup, A., & Gleeson, M. (2019). Sport nutrition (3rd ed.). Human Kinetics Publishers.
6%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu mengintegrasikan pengetahuan nutrisi olahraga dalam penanganan populasi khusus dan peran perawat dalam tim multidisiplin.

  1. Nutrisi untuk atlet junior dan master
  2. Nutrisi untuk atlet dengan diabetes
  3. Nutrisi untuk atlet vegetarian/vegan
  4. Nutrisi untuk para-athlete
  5. Studi kasus dan problem-based learning
  6. Integrasi peran perawat dalam tim multidisiplin
Kriteria:

Aktivitas partisipatif, penugasan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case study, Diskusi,tanya jawab, dan presentasi
2x50‘

Materi: nutrisi atlet
Pustaka: Lanham-New, S. A., Stear, S. J., Shirreffs, S. M., & Collins, A. L. (2020). Sport and exercise nutrition (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
6%

16

Minggu ke 16

  1. Mahasiswa mampu merancang strategi pengaturan nutrisi berdasarkan fase latihan, jenis olahraga, dan melakukan asesmen status nutrisi atlet.
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan mencegah masalah terkait doping, ergogenik, dan gangguan nutrisi pada atlet berbasis evidence-based practice.
  3. Mahasiswa mampu menerapkan peran perawat dalam suplementasi, pemulihan cedera, dan penanganan populasi khusus dalam konteks nutrisi olahraga.
  1. pengaturan nutrisi berdasarkan fase latihan, jenis olahraga, dan melakukan asesmen status nutrisi atlet.
  2. mencegah masalah terkait doping, ergogenik, dan gangguan nutrisi pada atlet berbasis evidence-based practice
  3. peran perawat dalam suplementasi, pemulihan cedera, dan penanganan populasi khusus dalam konteks nutrisi olahraga.
Kriteria:

Tes Tulis


Bentuk Penilaian :
Tes
Tes Tulis
2x50‘

Materi: nutrisi olahraga
Pustaka: Jeukendrup, A., & Gleeson, M. (2019). Sport nutrition (3rd ed.). Human Kinetics Publishers.

Materi: AIS support
Pustaka: Australian Institute of Sport. (2021). AIS Sports Supplement Framework. Australian Sports Commission. https://www.ais.gov.au/...

Materi: doping
Pustaka: World Anti-Doping Agency. (2024). World Anti-Doping Code 2021 (Updated). WADA. https://www.wada-ama.org/...
8%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 73%
2. Penilaian Portofolio 15%
3. Tes 12%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.