Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Program Studi S3 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENELITIAN

8700108021

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=8

P=0

ECTS=20.16

3

8 Januari 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Prpf. Dr. Agus Suprijono, M.Si




Prof.Dr. Agus Suprijono, M.Si




NASUTION

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-9

Mampu menyusun penelitian interdisiplin, multidisiplin atau transdisiplin, termasuk kajian teoritis dan/atau eksperimen pada bidang keilmuan, teknologi, seni dan inovasi yang dituangkan dalam bentuk disertasi, dan makalah yang telah diterbitkan di jurnal internasional bereputasi

PLO-10

Menghasilkan teori/konsep baru ilmu pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai landasan ontologi, epistimologi, dan aksiologi pengembangan pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial melalui kepakaran riset interdisiplin, multidisiplin, dan transdisiplin

PLO-11

Memecahkan permasalahan masyarakat di bidang pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial melalui riset dengan pendekatan inter, multi, dan transdisipliner

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu mengkaji secara kritis teori, konsep, dan paradigma penelitian sosial yang mendasari pengembangan instrumen penelitian, serta mengintegrasikannya dalam konteks multidisiplin Pendidikan IPS.

PO - 2

Mahasiswa mampu merancang instrumen penelitian (kuantitatif, kualitatif, dan mixed methods) yang sesuai dengan tujuan penelitian, dengan memperhatikan pendekatan filosofis, etika penelitian, dan relevansi konteks sosial.

PO - 3

Mahasiswa mampu mengembangkan dan mengadaptasi instrumen penelitian, termasuk lintas budaya, dengan menggunakan teknik yang tepat (kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi), serta memperhatikan keabsahan dan keandalan instrumen.

PO - 4

Mahasiswa mampu mengevaluasi validitas, reliabilitas, dan keterterapan instrumen penelitian secara komprehensif dengan menggunakan pendekatan analitis, reflektif, dan inovatif dalam bidang Pendidikan IPS.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-9PLO-10PLO-11
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Pengembangan Instrumen Penelitian pada jenjang S3 Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi instrumen penelitian yang valid, reliabel, dan sesuai dengan paradigma penelitian ilmu sosial. Isi mata kuliah mencakup teori dan konsep pengukuran dalam penelitian sosial, jenis-jenis instrumen penelitian (kuantitatif, kualitatif, dan mixed methods), teknik pengembangan instrumen seperti kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis validitas dan reliabilitas instrumen. Ruang lingkup meliputi pendekatan filosofis dalam pengembangan instrumen, adaptasi instrumen lintas budaya, etika penelitian, dan aplikasi instrumen dalam konteks pendidikan IPS yang kompleks dan multidisiplin.

Pustaka

Utama :

  1. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
  2. Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2019). How to design and evaluate research in education (10th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
  3. Gall, M. D., Gall, J. P., & Borg, W. R. (2007). Educational research: An introduction (8th ed.). Boston, MA: Pearson Education.
  4. Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Boston, MA: Pearson.
  5. Crotty, M. (1998). The foundations of social research: Meaning and perspective in the research process. SAGE Publications.
  6. Smith, M. J. (2019). Philosophy and paradigms of social research. In P. Liamputtong (Ed.), Handbook of research methods in health social sciences (pp. 33–49). Springer.

Pendukung :

  1. DeVellis, R. F. (2017). Scale development: Theory and applications (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
  2. Tuckman, B. W., & Harper, B. E. (2012). Conducting educational research (6th ed.). Lanham, MD: Rowman & Littlefield Publishers.
  3. Fowler, F. J. (2014). Survey research methods (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Ketut Prasetyo, M.S.

Prof. Dr. Warsono, M.S.

Dr. Sugeng Harianto, M.Si.

Prof. Dr. Wisnu, M.Hum.

Prof. Drs. Nasution, M.Hum., M.Ed., Ph.D.

Prof. Dr. Agus Suprijono, M.Si.

Prof. Dr. Jun Surjanti, S.E., M.Si.

Prof. Dr. Wiwik Sri Utami, M.P.

Prof. Dr. Sarmini, M.Hum.

Dr. Harmanto, S.Pd., M.Pd.

Dr. Bambang Sigit Widodo, M.Pd.

Dr. M. Jacky, S.Sos., M.Si.

Prof. Dr. H. Muhammad Turhan Yani, M.A.

Prof. Dr. Sukma Perdana Prasetya, S.Pd., M.T.

Dr. Nuansa Bayu Segara, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu melakukan analisis kritis terhadap teori, konsep, dan paradigma penelitian sosial serta menghasilkan sintesis konseptual yang menjadi dasar dalam merumuskan desain instrumen penelitian yang relevan dengan karakter multidisiplin Pendidikan IPS.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan teori, konsep, serta paradigma penelitian sosial yang relevan dengan pengembangan instrumen penelitian.
  2. Mampu melakukan analisis kritis terhadap perbedaan, persamaan, serta keterbatasan teori dan paradigma penelitian sosial.
  3. Mampu menyusun sintesis konseptual sebagai landasan pengembangan instrumen penelitian dalam bidang Pendidikan IPS.
  4. Mampu mengintegrasikan hasil kajian teoritis dan sintesis konseptual ke dalam rancangan awal instrumen penelitian yang bersifat multidisiplin.
Kriteria:

Penilaian didasarkan pada kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi teori, konsep, dan paradigma penelitian sosial secara tepat; menganalisisnya secara kritis dengan menunjukkan kekuatan dan kelemahan; menyusun sintesis konseptual yang logis dan terstruktur; serta mengintegrasikan hasil kajian ke dalam rancangan instrumen penelitian yang relevan dengan konteks multidisiplin Pendidikan IPS.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Paradigma Penelitian Sosial
Pustaka: Smith, M. J. (2019). Philosophy and paradigms of social research. In P. Liamputtong (Ed.), Handbook of research methods in health social sciences (pp. 33–49). Springer.
4%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu melakukan analisis kritis terhadap teori, konsep, dan paradigma penelitian sosial serta menghasilkan sintesis konseptual yang menjadi dasar dalam merumuskan desain instrumen penelitian yang relevan dengan karakter multidisiplin Pendidikan IPS.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan teori, konsep, serta paradigma penelitian sosial yang relevan dengan pengembangan instrumen penelitian.
  2. Mampu melakukan analisis kritis terhadap perbedaan, persamaan, serta keterbatasan teori dan paradigma penelitian sosial.
  3. Mampu menyusun sintesis konseptual sebagai landasan pengembangan instrumen penelitian dalam bidang Pendidikan IPS.
  4. Mampu mengintegrasikan hasil kajian teoritis dan sintesis konseptual ke dalam rancangan awal instrumen penelitian yang bersifat multidisiplin.
Kriteria:

Penilaian didasarkan pada kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi teori, konsep, dan paradigma penelitian sosial secara tepat; menganalisisnya secara kritis dengan menunjukkan kekuatan dan kelemahan; menyusun sintesis konseptual yang logis dan terstruktur; serta mengintegrasikan hasil kajian ke dalam rancangan instrumen penelitian yang relevan dengan konteks multidisiplin Pendidikan IPS.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Paradigma Penelitian Sosial
Pustaka: Smith, M. J. (2019). Philosophy and paradigms of social research. In P. Liamputtong (Ed.), Handbook of research methods in health social sciences (pp. 33–49). Springer.
4%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu melakukan analisis kritis terhadap teori, konsep, dan paradigma penelitian sosial serta menghasilkan sintesis konseptual yang menjadi dasar dalam merumuskan desain instrumen penelitian yang relevan dengan karakter multidisiplin Pendidikan IPS.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan teori, konsep, serta paradigma penelitian sosial yang relevan dengan pengembangan instrumen penelitian.
  2. Mampu melakukan analisis kritis terhadap perbedaan, persamaan, serta keterbatasan teori dan paradigma penelitian sosial.
  3. Mampu menyusun sintesis konseptual sebagai landasan pengembangan instrumen penelitian dalam bidang Pendidikan IPS.
  4. Mampu mengintegrasikan hasil kajian teoritis dan sintesis konseptual ke dalam rancangan awal instrumen penelitian yang bersifat multidisiplin.
Kriteria:

Penilaian didasarkan pada kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi teori, konsep, dan paradigma penelitian sosial secara tepat; menganalisisnya secara kritis dengan menunjukkan kekuatan dan kelemahan; menyusun sintesis konseptual yang logis dan terstruktur; serta mengintegrasikan hasil kajian ke dalam rancangan instrumen penelitian yang relevan dengan konteks multidisiplin Pendidikan IPS.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Paradigma Penelitian Sosial
Pustaka: Smith, M. J. (2019). Philosophy and paradigms of social research. In P. Liamputtong (Ed.), Handbook of research methods in health social sciences (pp. 33–49). Springer.
4%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu melakukan analisis kritis terhadap teori, konsep, dan paradigma penelitian sosial serta menghasilkan sintesis konseptual yang menjadi dasar dalam merumuskan desain instrumen penelitian yang relevan dengan karakter multidisiplin Pendidikan IPS.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan teori, konsep, serta paradigma penelitian sosial yang relevan dengan pengembangan instrumen penelitian.
  2. Mampu melakukan analisis kritis terhadap perbedaan, persamaan, serta keterbatasan teori dan paradigma penelitian sosial.
  3. Mampu menyusun sintesis konseptual sebagai landasan pengembangan instrumen penelitian dalam bidang Pendidikan IPS.
  4. Mampu mengintegrasikan hasil kajian teoritis dan sintesis konseptual ke dalam rancangan awal instrumen penelitian yang bersifat multidisiplin.
Kriteria:

Penilaian didasarkan pada kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi teori, konsep, dan paradigma penelitian sosial secara tepat; menganalisisnya secara kritis dengan menunjukkan kekuatan dan kelemahan; menyusun sintesis konseptual yang logis dan terstruktur; serta mengintegrasikan hasil kajian ke dalam rancangan instrumen penelitian yang relevan dengan konteks multidisiplin Pendidikan IPS.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Paradigma Penelitian Sosial
Pustaka: Smith, M. J. (2019). Philosophy and paradigms of social research. In P. Liamputtong (Ed.), Handbook of research methods in health social sciences (pp. 33–49). Springer.
4%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu menghasilkan rancangan instrumen penelitian yang orisinal, valid, dan sesuai tujuan penelitian dengan mempertimbangkan landasan filosofis, prinsip etika, serta relevansi konteks sosial dalam bidang Pendidikan IPS.

  1. Mampu merumuskan tujuan penelitian yang jelas dan menjabarkannya ke dalam kebutuhan instrumen penelitian.
  2. Mampu mengembangkan desain instrumen penelitian kuantitatif, kualitatif, atau mixed methods yang sesuai dengan paradigma dan pendekatan yang dipilih.
  3. Mampu menelaah serta menerapkan prinsip etika dan landasan filosofis dalam perancangan instrumen penelitian.
  4. Mampu menyesuaikan rancangan instrumen penelitian dengan konteks sosial dan karakteristik bidang Pendidikan IPS yang multidisiplin.
Kriteria:

Penilaian menekankan pada kejelasan perumusan tujuan penelitian, ketepatan desain instrumen sesuai pendekatan yang dipilih, penerapan prinsip etika dan landasan filosofis, serta relevansi rancangan instrumen dengan konteks sosial dan multidisiplin Pendidikan IPS.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interatif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Penelitian kuntitatif, kualitatif, kombinasi
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
7%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu menghasilkan rancangan instrumen penelitian yang orisinal, valid, dan sesuai tujuan penelitian dengan mempertimbangkan landasan filosofis, prinsip etika, serta relevansi konteks sosial dalam bidang Pendidikan IPS.

  1. Mampu merumuskan tujuan penelitian yang jelas dan menjabarkannya ke dalam kebutuhan instrumen penelitian.
  2. Mampu mengembangkan desain instrumen penelitian kuantitatif, kualitatif, atau mixed methods yang sesuai dengan paradigma dan pendekatan yang dipilih.
  3. Mampu menelaah serta menerapkan prinsip etika dan landasan filosofis dalam perancangan instrumen penelitian.
  4. Mampu menyesuaikan rancangan instrumen penelitian dengan konteks sosial dan karakteristik bidang Pendidikan IPS yang multidisiplin.
Kriteria:

Penilaian menekankan pada kejelasan perumusan tujuan penelitian, ketepatan desain instrumen sesuai pendekatan yang dipilih, penerapan prinsip etika dan landasan filosofis, serta relevansi rancangan instrumen dengan konteks sosial dan multidisiplin Pendidikan IPS.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interatif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Penelitian kuntitatif, kualitatif, kombinasi
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
7%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu menghasilkan rancangan instrumen penelitian yang orisinal, valid, dan sesuai tujuan penelitian dengan mempertimbangkan landasan filosofis, prinsip etika, serta relevansi konteks sosial dalam bidang Pendidikan IPS.

  1. Mampu merumuskan tujuan penelitian yang jelas dan menjabarkannya ke dalam kebutuhan instrumen penelitian.
  2. Mampu mengembangkan desain instrumen penelitian kuantitatif, kualitatif, atau mixed methods yang sesuai dengan paradigma dan pendekatan yang dipilih.
  3. Mampu menelaah serta menerapkan prinsip etika dan landasan filosofis dalam perancangan instrumen penelitian.
  4. Mampu menyesuaikan rancangan instrumen penelitian dengan konteks sosial dan karakteristik bidang Pendidikan IPS yang multidisiplin.
Kriteria:

Penilaian menekankan pada kejelasan perumusan tujuan penelitian, ketepatan desain instrumen sesuai pendekatan yang dipilih, penerapan prinsip etika dan landasan filosofis, serta relevansi rancangan instrumen dengan konteks sosial dan multidisiplin Pendidikan IPS.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interatif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Penelitian kuntitatif, kualitatif, kombinasi
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
7%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu menghasilkan rancangan instrumen penelitian yang orisinal, valid, dan sesuai tujuan penelitian dengan mempertimbangkan landasan filosofis, prinsip etika, serta relevansi konteks sosial dalam bidang Pendidikan IPS.

  1. Mampu merumuskan tujuan penelitian yang jelas dan menjabarkannya ke dalam kebutuhan instrumen penelitian.
  2. Mampu mengembangkan desain instrumen penelitian kuantitatif, kualitatif, atau mixed methods yang sesuai dengan paradigma dan pendekatan yang dipilih.
  3. Mampu menelaah serta menerapkan prinsip etika dan landasan filosofis dalam perancangan instrumen penelitian.
  4. Mampu menyesuaikan rancangan instrumen penelitian dengan konteks sosial dan karakteristik bidang Pendidikan IPS yang multidisiplin.
Kriteria:

Penilaian menekankan pada kejelasan perumusan tujuan penelitian, ketepatan desain instrumen sesuai pendekatan yang dipilih, penerapan prinsip etika dan landasan filosofis, serta relevansi rancangan instrumen dengan konteks sosial dan multidisiplin Pendidikan IPS.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interatif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Penelitian kuntitatif, kualitatif, kombinasi
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
7%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menghasilkan instrumen penelitian yang dikembangkan dan diadaptasi secara tepat, lintas budaya, serta terbukti sahih dan andal melalui penerapan teknik pengumpulan data yang sesuai dengan tujuan penelitian.

  1. Mampu memilih dan menggunakan teknik pengembangan instrumen penelitian (kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi) yang sesuai dengan tujuan penelitian.
  2. Mampu mengadaptasi instrumen penelitian agar relevan dalam konteks lintas budaya atau sosial yang beragam.
  3. Mampu menguji keabsahan (validitas) instrumen penelitian dengan prosedur yang tepat.
  4. Mampu menilai dan memastikan keandalan (reliabilitas) instrumen penelitian melalui analisis yang sistematis.
Kriteria:

Penilaian menekankan kemampuan mahasiswa dalam memilih dan menggunakan teknik pengembangan instrumen penelitian secara tepat, mengadaptasi instrumen agar relevan dalam konteks lintas budaya, serta memastikan instrumen yang dikembangkan sahih melalui pengujian validitas dan andal melalui analisis reliabilitas secara sistematis.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Instrumen penelitian mixed
Pustaka: Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Boston, MA: Pearson.
7%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menghasilkan instrumen penelitian yang dikembangkan dan diadaptasi secara tepat, lintas budaya, serta terbukti sahih dan andal melalui penerapan teknik pengumpulan data yang sesuai dengan tujuan penelitian.

  1. Mampu memilih dan menggunakan teknik pengembangan instrumen penelitian (kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi) yang sesuai dengan tujuan penelitian.
  2. Mampu mengadaptasi instrumen penelitian agar relevan dalam konteks lintas budaya atau sosial yang beragam.
  3. Mampu menguji keabsahan (validitas) instrumen penelitian dengan prosedur yang tepat.
  4. Mampu menilai dan memastikan keandalan (reliabilitas) instrumen penelitian melalui analisis yang sistematis.
Kriteria:

Penilaian menekankan kemampuan mahasiswa dalam memilih dan menggunakan teknik pengembangan instrumen penelitian secara tepat, mengadaptasi instrumen agar relevan dalam konteks lintas budaya, serta memastikan instrumen yang dikembangkan sahih melalui pengujian validitas dan andal melalui analisis reliabilitas secara sistematis.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Instrumen penelitian mixed
Pustaka: Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Boston, MA: Pearson.
7%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menghasilkan instrumen penelitian yang dikembangkan dan diadaptasi secara tepat, lintas budaya, serta terbukti sahih dan andal melalui penerapan teknik pengumpulan data yang sesuai dengan tujuan penelitian.

  1. Mampu memilih dan menggunakan teknik pengembangan instrumen penelitian (kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi) yang sesuai dengan tujuan penelitian.
  2. Mampu mengadaptasi instrumen penelitian agar relevan dalam konteks lintas budaya atau sosial yang beragam.
  3. Mampu menguji keabsahan (validitas) instrumen penelitian dengan prosedur yang tepat.
  4. Mampu menilai dan memastikan keandalan (reliabilitas) instrumen penelitian melalui analisis yang sistematis.
Kriteria:

Penilaian menekankan kemampuan mahasiswa dalam memilih dan menggunakan teknik pengembangan instrumen penelitian secara tepat, mengadaptasi instrumen agar relevan dalam konteks lintas budaya, serta memastikan instrumen yang dikembangkan sahih melalui pengujian validitas dan andal melalui analisis reliabilitas secara sistematis.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Instrumen penelitian mixed
Pustaka: Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Boston, MA: Pearson.
7%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu menghasilkan instrumen penelitian yang dikembangkan dan diadaptasi secara tepat, lintas budaya, serta terbukti sahih dan andal melalui penerapan teknik pengumpulan data yang sesuai dengan tujuan penelitian.

  1. Mampu memilih dan menggunakan teknik pengembangan instrumen penelitian (kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi) yang sesuai dengan tujuan penelitian.
  2. Mampu mengadaptasi instrumen penelitian agar relevan dalam konteks lintas budaya atau sosial yang beragam.
  3. Mampu menguji keabsahan (validitas) instrumen penelitian dengan prosedur yang tepat.
  4. Mampu menilai dan memastikan keandalan (reliabilitas) instrumen penelitian melalui analisis yang sistematis.
Kriteria:

Penilaian menekankan kemampuan mahasiswa dalam memilih dan menggunakan teknik pengembangan instrumen penelitian secara tepat, mengadaptasi instrumen agar relevan dalam konteks lintas budaya, serta memastikan instrumen yang dikembangkan sahih melalui pengujian validitas dan andal melalui analisis reliabilitas secara sistematis.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Diskusi interaktif dan penugasan
8x50
Materi: Instrumen penelitian mixed
Pustaka: Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Boston, MA: Pearson.
7%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu mengevaluasi instrumen penelitian Pendidikan IPS secara kritis dan komprehensif, memastikan validitas, reliabilitas, dan keterterapannya untuk digunakan dalam penelitian ilmiah.”

  1. Mahasiswa mampu menganalisis dan menilai tingkat validitas instrumen penelitian, termasuk validitas isi, konstruk, dan kriteria, dengan menggunakan pendekatan analitis.
  2. Mahasiswa mampu menghitung dan menilai konsistensi instrumen melalui metode reliabilitas yang sesuai, serta menginterpretasikan hasilnya secara tepat.
  3. Mahasiswa mampu menilai keterterapan instrumen penelitian dalam konteks Pendidikan IPS, termasuk kesesuaian dengan tujuan penelitian, karakteristik peserta didik, dan konteks sosial.
  4. Mahasiswa mampu memberikan rekomendasi perbaikan atau modifikasi instrumen secara kreatif dan inovatif berdasarkan hasil evaluasi, serta merefleksikan kekuatan dan kelemahan instrumen tersebut.
Kriteria:

Instrumen penelitian dinilai berhasil jika validitas dan reliabilitasnya dianalisis secara tepat, keterterapannya sesuai dengan konteks penelitian, serta terdapat rekomendasi perbaikan yang reflektif dan inovatif. Penilaian fokus pada ketepatan analisis, kedalaman refleksi, kemampuan interpretasi data, dan kreativitas dalam merekomendasikan modifikasi instrumen.”


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif
dan penugasan
8x50
Diskusi interatif dan penugasan
8x50
Materi: Instrumen penelitian dan pengembangan
Pustaka: Tuckman, B. W., & Harper, B. E. (2012). Conducting educational research (6th ed.). Lanham, MD: Rowman & Littlefield Publishers.

Materi: Instrumen penelitian dan pengembangan
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
7%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mengevaluasi instrumen penelitian Pendidikan IPS secara kritis dan komprehensif, memastikan validitas, reliabilitas, dan keterterapannya untuk digunakan dalam penelitian ilmiah.”

  1. Mahasiswa mampu menganalisis dan menilai tingkat validitas instrumen penelitian, termasuk validitas isi, konstruk, dan kriteria, dengan menggunakan pendekatan analitis.
  2. Mahasiswa mampu menghitung dan menilai konsistensi instrumen melalui metode reliabilitas yang sesuai, serta menginterpretasikan hasilnya secara tepat.
  3. Mahasiswa mampu menilai keterterapan instrumen penelitian dalam konteks Pendidikan IPS, termasuk kesesuaian dengan tujuan penelitian, karakteristik peserta didik, dan konteks sosial.
  4. Mahasiswa mampu memberikan rekomendasi perbaikan atau modifikasi instrumen secara kreatif dan inovatif berdasarkan hasil evaluasi, serta merefleksikan kekuatan dan kelemahan instrumen tersebut.
Kriteria:

Instrumen penelitian dinilai berhasil jika validitas dan reliabilitasnya dianalisis secara tepat, keterterapannya sesuai dengan konteks penelitian, serta terdapat rekomendasi perbaikan yang reflektif dan inovatif. Penilaian fokus pada ketepatan analisis, kedalaman refleksi, kemampuan interpretasi data, dan kreativitas dalam merekomendasikan modifikasi instrumen.”


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif
dan penugasan
8x50
Diskusi interatif dan penugasan
8x50
Materi: Instrumen penelitian dan pengembangan
Pustaka: Tuckman, B. W., & Harper, B. E. (2012). Conducting educational research (6th ed.). Lanham, MD: Rowman & Littlefield Publishers.

Materi: Instrumen penelitian dan pengembangan
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
7%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu mengevaluasi instrumen penelitian Pendidikan IPS secara kritis dan komprehensif, memastikan validitas, reliabilitas, dan keterterapannya untuk digunakan dalam penelitian ilmiah.”

  1. Mahasiswa mampu menganalisis dan menilai tingkat validitas instrumen penelitian, termasuk validitas isi, konstruk, dan kriteria, dengan menggunakan pendekatan analitis.
  2. Mahasiswa mampu menghitung dan menilai konsistensi instrumen melalui metode reliabilitas yang sesuai, serta menginterpretasikan hasilnya secara tepat.
  3. Mahasiswa mampu menilai keterterapan instrumen penelitian dalam konteks Pendidikan IPS, termasuk kesesuaian dengan tujuan penelitian, karakteristik peserta didik, dan konteks sosial.
  4. Mahasiswa mampu memberikan rekomendasi perbaikan atau modifikasi instrumen secara kreatif dan inovatif berdasarkan hasil evaluasi, serta merefleksikan kekuatan dan kelemahan instrumen tersebut.
Kriteria:

Instrumen penelitian dinilai berhasil jika validitas dan reliabilitasnya dianalisis secara tepat, keterterapannya sesuai dengan konteks penelitian, serta terdapat rekomendasi perbaikan yang reflektif dan inovatif. Penilaian fokus pada ketepatan analisis, kedalaman refleksi, kemampuan interpretasi data, dan kreativitas dalam merekomendasikan modifikasi instrumen.”


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif
dan penugasan
8x50
Diskusi interatif dan penugasan
8x50
Materi: Instrumen penelitian dan pengembangan
Pustaka: Tuckman, B. W., & Harper, B. E. (2012). Conducting educational research (6th ed.). Lanham, MD: Rowman & Littlefield Publishers.

Materi: Instrumen penelitian dan pengembangan
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
7%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu mengevaluasi instrumen penelitian Pendidikan IPS secara kritis dan komprehensif, memastikan validitas, reliabilitas, dan keterterapannya untuk digunakan dalam penelitian ilmiah.”

  1. Mahasiswa mampu menganalisis dan menilai tingkat validitas instrumen penelitian, termasuk validitas isi, konstruk, dan kriteria, dengan menggunakan pendekatan analitis.
  2. Mahasiswa mampu menghitung dan menilai konsistensi instrumen melalui metode reliabilitas yang sesuai, serta menginterpretasikan hasilnya secara tepat.
  3. Mahasiswa mampu menilai keterterapan instrumen penelitian dalam konteks Pendidikan IPS, termasuk kesesuaian dengan tujuan penelitian, karakteristik peserta didik, dan konteks sosial.
  4. Mahasiswa mampu memberikan rekomendasi perbaikan atau modifikasi instrumen secara kreatif dan inovatif berdasarkan hasil evaluasi, serta merefleksikan kekuatan dan kelemahan instrumen tersebut.
Kriteria:

Instrumen penelitian dinilai berhasil jika validitas dan reliabilitasnya dianalisis secara tepat, keterterapannya sesuai dengan konteks penelitian, serta terdapat rekomendasi perbaikan yang reflektif dan inovatif. Penilaian fokus pada ketepatan analisis, kedalaman refleksi, kemampuan interpretasi data, dan kreativitas dalam merekomendasikan modifikasi instrumen.”


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi interaktif
dan penugasan
8x50
Diskusi interatif dan penugasan
8x50
Materi: Instrumen penelitian dan pengembangan
Pustaka: Tuckman, B. W., & Harper, B. E. (2012). Conducting educational research (6th ed.). Lanham, MD: Rowman & Littlefield Publishers.

Materi: Instrumen penelitian dan pengembangan
Pustaka: Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
7%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 100%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.