Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Program Studi S1 Pendidikan IPS

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Kajian Sejarah Lokal

8420703117

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=0

P=0

ECTS=0

4

4 Februari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Asnimawati, M.Pd.




Dr. Asnimawati, M.Pd. Dr. Niswatin, M.Pd.




NUANSA BAYU SEGARA

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-5

Menguasai struktur keilmuan, konsep dan teori disiplin ilmu-ilmu sosial sebagai landasan dalam mengorganisasikan konten-konten pembelajaran IPS yang bermuatan kearifan lokal.

PLO-8

Memiliki kecakapan multiliterasi dengan optimalisasi teknologi informasi yang berkelanjutan untuk menunjang bidang keahliannya agar kompetitif di tataran lokal dan global.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu menganalisis konsep, ruang lingkup, dan signifikansi sejarah lokal dalam pengembangan pendidikan IPS

PO - 2

Mahasiswa mampu menerapkan metode penelitian sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi) pada objek kajian sejarah lokal dan kearifan lokal

PO - 3

Mahasiswa mampu merancang dan memproduksi sumber belajar digital berbasis sejarah lokal dengan memanfaatkan teknologi informasi

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-5PLO-8
PO-1  
PO-2  
PO-3  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini mengkaji konsep dasar sejarah lokal, metodologi penelitian sejarah lokal, dan relevansinya dengan pendidikan IPS. Fokus utama perkuliahan adalah melatih mahasiswa melakukan riset sejarah pada komunitas lokal (desa/kota) dan mentransformasikan hasil riset tersebut menjadi konten pembelajaran IPS yang kreatif dan berbasis digital (video dokumenter, e-booklet, atau aplikasi sederhana) guna memperkuat karakter dan literasi budaya siswa.

Pustaka

Utama :

  1. Abdullah, Taufik. (2010). Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran IPS. Jakarta: Kemendikbudristek.
  2. Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
  3. Nordholt, H.S. (2008). Perspektif Baru Penulisan Sejarah Indonesia. Jakarta: YOI.

Pendukung :

  1. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran IPS. Jakarta: Kemendikbudristek.
  2. Suprapto, H. M. B. (2002). Ensiklopedi Ulama Nusantara. Gelegar Media Indonesia, 286–289.

Dosen Pengampu

Dr. Niswatin, S.Pd., M.Pd.

Agung Stiawan, S.Pd.,M.Pd.

Dr. Asnimawati, M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menjelaskan kuliah pengantar dan ruang lingkup perkuliahan

  1. Pengertian konsep sejarah lokal
  2. Pendekatan dan teori kajian sejarah lokal Lingkup geografis sejarah lokal
  3. Perbedaan kajian sejarah lokal dan etnografi
Kriteria:

Aktifitas Partisipasif


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Tanya jawab, Small Group Discussion
3x50
-
Materi: Konsep sejarah Lokal
Pustaka: Abdullah, Taufik. (2010). Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran IPS. Jakarta: Kemendikbudristek.
5%

2

Minggu ke 2

Mampu menganalisi runglingkup kajian sejarah lokal

  1. Mejelaskan Batasan kajian sejarah lokal
  2. Menjelaskan Jenis-jenis tema kajian sejarah lokal

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
tanya jawab dan diskusi
3x50
-
Materi: Ruang lingkup/batasan kajian sejarah lokal
Pustaka: Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
5%

3

Minggu ke 3

Mampu menganalisi runglingkup kajian sejarah lokal

  1. Mejelaskan Batasan kajian sejarah lokal
  2. Menjelaskan Jenis-jenis tema kajian sejarah lokal

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
tanya jawab dan diskusi
3x50
-
Materi: Aspek geografis sejarah lokal
Pustaka: Abdullah, Taufik. (2010). Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran IPS. Jakarta: Kemendikbudristek.
5%

4

Minggu ke 4

Arti Penting Kajian Sejarah lokal

Mampu menjelaskan arti penting sejarah lokal

Kriteria:

Presentasi dan diskusi


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk


Materi: Sri Margana dan Widya Fitrianingsih (Editor). 2010. Sejarah Indonesia: Perspektif Lokal dan Global. Yogyakarta: Ombak
Pustaka:
5%

5

Minggu ke 5

Menganalisis Hubungan Sejarah Lokal dan Sejarah Nasional l

Mampu membedakan antara sejarah lokal dan sejarah nasional


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
2 x 50
Luring
0%

6

Minggu ke 6

Membedakan antara sejarah lokal dan sejarah Regional dan Sejarah Tematis

Mampu membedakan antara sejarah lokal dan sejarah Regional dan Serah Tematis

Kriteria:

Presentasi dan diskusi


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
2x 50

5%

7

Minggu ke 7

Menjelaskan Tipe Sejarah Lokal

Mampu menjelaskan berbagai tipe sejarah lokal

Kriteria:

Project


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
2 x 50

0%

8

Minggu ke 8

Ujian Tengan Semester

UTS

Kriteria:

Tes


Bentuk Penilaian :
Tes
2 x 50

10%

9

Minggu ke 9

Menelusuri Sumber- sumber Sejarah Loakal

Mampu menentukan sumber sejarah lokal sesuai kebutuhan

Kriteria:

Presentasi dan diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
2 x 50

0%

10

Minggu ke 10

Corak Penulisan Sejarah Lokal dan Historiografi Tradisional

Mampu menjelaskan corak penulisan sejarah lokal dan historiografi tradisional

Kriteria:

Project


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
2 x 50

0%

11

Minggu ke 11

Menganalisis arti penting sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah

Mamapu memilih materi sejarah lokal dalam pembelajaran


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
2 x 50

0%

12

Minggu ke 12

Menganalisis arti penting sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah

Mamapu memilih materi sejarah lokal dalam pembelajaran


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
2 x 50

0%

13

Minggu ke 13

Mampu menjelaskan arti penting sejarah lokal dalam kerangka penulisan sejarah nasional

Mampu menjelaskan arti penting sejarah lokal dalam kerangka penulisan sejarah nasional


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
2 x 50

0%

14

Minggu ke 14



0%

15

Minggu ke 15



0%

16

Minggu ke 16



0%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 15%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 10%
3. Tes 10%
35%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.