Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Bahasa dan Seni
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

International English Language Tests

8820302352

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

4

28 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




PRIANKA RATU MASITHO




WIWIET EVA SAVITRI




HIMMAWAN ADI NUGROHO

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-6

Mendemonstrasikan kompetensi lisan dan tulis yang setara dengan level B2 CEFR.

PLO-7

Menunjukkan pemahaman yang baik tentang konsep pembelajaran bahasa Inggris dari perspektif nasional dan global.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menganalisis struktur, pola pertanyaan, dan kriteria penilaian pada berbagai komponen tes bahasa Inggris internasional (Mendengar, Membaca, Menulis, Berbicara). (C4)

PO - 2

Menerapkan strategi dan teknik yang tepat untuk menyelesaikan soal-soal dalam tes bahasa Inggris internasional (IELTS, TOEFL, TOEIC) sesuai dengan format dan tuntutan tes. (C3)

PO - 3

Mengevaluasi dan menyajikan tanggapan lisan dan tulisan berdasarkan rubrik penilaian resmi tes bahasa Inggris internasional dengan mengintegrasikan teknologi. (C5)

PO - 4

Menganalisis perkembangan kebijakan dan isu terkini tes bahasa Inggris internasional serta implikasinya terhadap pendidikan bahasa Inggris di konteks nasional dan global. (C4)

PO - 5

Menyajikan analisa terkait perkembangan kebijakan dan isu terkini tes bahasa Inggris internasional serta implikasinya terhadap pendidikan bahasa Inggris di konteks nasional dan global. (C5)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-6PLO-7
PO-1 
PO-2 
PO-3 
PO-4 
PO-5 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai berbagai tes bahasa Inggris internasional yang umum digunakan, seperti IELTS, TOEFL, dan TOEIC. Isi mata kuliah mencakup struktur, format, jenis soal, strategi pengerjaan, serta sistem penilaian dari masing-masing tes. Ruang lingkupnya meliputi pengenalan konsep pengujian bahasa, perbandingan antar tes, pengembangan keterampilan bahasa yang diujikan (mendengar, membaca, menulis, dan berbicara), serta keterampilan untuk menganalisis kebijakan dan isu terkini berkaitan dengan tes bahasa Inggris. Di akhir pembelajaran, mahasiswa diharapkan dapat memahami pengetahuan teoritis dan praktis agar mampu menganalisis, mempersiapkan, dan bahkan membimbing persiapan untuk tes-tes tersebut. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi kebijakan dan isu terkait tes bahasa Inggris dalam konteks nasional dan global.

Pustaka

Utama :

  1. 1. Fulcher, G. (2015). Re-examining language testing. Routledge.
  2. 2. Shohamy, E. (2014). The power of tests: A critical perspective on the uses of language tests. Routledge.
  3. 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).

Pendukung :

  1. Shohamy, E. (2022). Critical language testing, multilingualism and social justice. TESOL Quarterly, 56(4), 1445-1457. https://doi.org/10.1002/tesq.3185
  2. Yousef, H.A., Prastiwi, Y., & Hidayat, N. (2025). Curriculum, policy, and politics in English language teaching: Comparative perspectives from Indonesia, Nigeria, and Yemen. Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities.
  3. Cushing, S.T., Ren, H, & Tan Y. (2024). The use of TOEFL iBT® in admissions decisions: Stakeholder perceptions of policies and practices. ETS Research Report No. RR–24-01

Dosen Pengampu

Abdur Rosyid, S.Pd., M.TESOL.

Retno Wulan Dari, S.Pd., M.Pd.

Eva Rahmawati, S.Pd., M.Pd.

Sueb, S.Pd., M.Pd.

Prianka Ratu Masitho, S.Pd., M.TESOL.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menyebutkan tes bahasa Inggris internasional serta menjelaskan cakupan, tujuan, dan perannya dalam konteks akademik dan profesional, baik pada tingkat lokal maupun global.

  1. menyebutkan setidaknya tiga tes bahasa Inggris internasional secara tepat.
  2. menjelaskan cakupan, tujuan, dan peran tes dalam konteks akademik dan profesional lokal serta global.
Kriteria:
  1. Ketepatan penyebutan jenis tes
  2. Kejelasan dan kelengkapan penjelasan
  3. Relevansi konteks yang digunakan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Ceramah interaktif
2. Diskusi kelas
2x50
-
Materi: 1. Konsep tes bahasa Inggris internasional, 2. Jenis-jenis tes bahasa Inggris internasional, 3. Fungsi tes dalam konteks akademik dan profesional, 4. Tes bahasa dan mobilitas nasional dan global
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
2%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menjelaskan peran tes bahasa sebagai instrumen kebijakan pendidikan dalam konteks nasional dan global.

  1. menjelaskan peran tes bahasa sebagai instrumen kebijakan pendidikan.
  2. mengaitkan penggunaan tes dengan konteks nasional dan global.
Kriteria:
  1. Akurasi pemahaman konsep kebijakan
  2. Ketepatan contoh kebijakan
  3. Kejelasan alur penjelasan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Ceramah interaktif
2. Diskusi kelas
2x50
-
Materi: 1. Tes bahasa sebagai instrumen kebijakan pendidikan, 2. Hubungan tes bahasa, kekuasaan, dan akses pendidikan, 3. Perspektif nasional dan global dalam penggunaan tes bahasa
Pustaka: 2. Shohamy, E. (2014). The power of tests: A critical perspective on the uses of language tests. Routledge.

Materi: Analisa Kelompok Terkait Penggunaan English Tests
Pustaka: Cushing, S.T., Ren, H, & Tan Y. (2024). The use of TOEFL iBT® in admissions decisions: Stakeholder perceptions of policies and practices. ETS Research Report No. RR–24-01
3%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu membedakan struktur dan format umum tes bahasa Inggris internasional berdasarkan dokumen resmi penyelenggara tes.

  1. menganalisis struktur dan format umum tes bahasa Inggris internasional.
  2. merujuk analisis pada dokumen resmi penyelenggara tes.
Kriteria:
  1. Kelengkapan analisis struktur tes
  2. Ketepatan penggunaan sumber resmi
  3. Kejelasan penyajian hasil analisis

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Ceramah interaktif
2. Diskusi kelompok
3. Guided document analysis
2x50
-
Materi: 1. Struktur umum tes bahasa Inggris internasional, 2. Format tes dan komponen keterampilan bahasa, 3. Pengenalan dokumen resmi penyelenggara tes
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
5%

4

Minggu ke 4

mampu memahami cara pengerjaan soal keterampilan tata bahasa dan struktur dalam tes bahasa Inggris internasional.

mengidentifikasi strategi dan teknik menyelesaikan soal tata bahasa dan struktur dalam tes bahasa Inggris internasional.

Kriteria:
  1. Ketepatan identifikasi strategi dan teknik
  2. Relevansi contoh yang digunakan
  3. Kejelasan penjelasan analitis

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Diskusi kelompok berbasis studi kasus (jenis tes bahasa Inggris)
2. Presentasi singkat kelompok
3. Guided dokument analysis
2x50
-
Materi: 1. Peran tata bahasa dan struktur dalam tes bahasa Inggris, 2. Representasi kompetensi gramatikal dalam tes, 3. Contoh item dan task berbasis grammar dan structure
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu memahami cara pengerjaan soal keterampilan mendengarkan sesuai dengan jenis soal dalam tes bahasa Inggris internasional.

mengidentifikasi jenis soal serta strategi dan teknik mengerjakan soal mendengarkan dalam tes bahasa Inggris internasional.

Kriteria:
  1. Ketepatan identifikasi jenis soal mendengarkan
  2. Kesesuaian analisis strategi dan teknik dengan karakteristik tes
  3. Kejelasan pemaparan dengan contoh yang tepat

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Diskusi kelompok berbasis studi kasus (jenis tes bahasa Inggris)
2. Presentasi singkat kelompok
3. Guided dokument analysis
2x50
-
Materi: 1. Karakteristik tugas listening dalam tes bahasa Inggris internasional, 2. Jenis teks dan sumber audio, 3. Keterampilan menyimak yang diuji
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu mengidentifikasi cara untuk menyelesaikan keterampilan membaca dalam tes bahasa Inggris internasional.

mengidentifikasi jenis serta strategi dan teknik yang sesuai untuk menyelesaikan soal keterampilan membaca dalam tes bahasa Inggris internasional.

Kriteria:
  1. Ketepatan identifikasi jenis soal keterampilan membaca
  2. Kesesuaian jenis yang dianalisis dengan strategi dan teknik
  3. Perujukan dengan contoh soal dengan tepat

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Diskusi kelompok berbasis studi kasus (jenis tes bahasa Inggris)
2. Presentasi singkat kelompok
3. Guided dokument analysis
2x50
-
Materi: 1. Karakteristik tugas reading dalam tes bahasa Inggris internasional, 2. Jenis teks bacaan dan format soal, 3. Keterampilan membaca akademik yang diuji
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu mengidentifikasi cara menyelesaikan keterampilan menulis dalam tes bahasa Inggris internasional.

mengidentifikasi strategi dan teknik menyelesaikan keterampilan menulis sesuai dengan tes bahasa Inggris internasional.

Kriteria:
  1. Ketepatan identifikasi jenis dan tujuan tugas writing
  2. Kejelasan pemaparan analisis
  3. Relevansi contoh tugas dengan strategi dan teknik

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Diskusi kelompok berbasis studi kasus (jenis tes bahasa Inggris)
2. Presentasi singkat kelompok
3. Guided dokument analysis
2x50
-
Materi: 1. Jenis dan tujuan tugas writing dalam tes bahasa Inggris internasional, 2. Konstruksi tugas menulis akademik
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
5%

8

Minggu ke 8

  1. Mahasiswa mampu menilai performa menulis menggunakan sistem penilaian dan deskriptor band pada tes bahasa Inggris internasional.
  2. Mahasiswa mampu memberikan justifikasi skor menulis berdasarkan kriteria asesmen yang ditetapkan pada tes bahasa Inggris internasional.
  1. menilai performa menulis menggunakan sistem penilaian dan deskriptor band.
  2. memberikan justifikasi skor berdasarkan kriteria asesmen.
Kriteria:
  1. Ketepatan skor yang diberikan
  2. Kesesuaian justifikasi dengan deskriptor band
  3. Kejelasan argumentasi akademik (evidence-based)

Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
1. Guided scoring practice
2. Presentasi kelompok
3. Umpan balik dosen dan teman
2x50
-
Materi: 1. Sistem penilaian writing pada tes bahasa Inggris internasional, 2. Band descriptors dan kriteria asesmen writing, 3. Praktik penilaian performa writing
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
10%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu mengidentifikasi strategi dan teknik yang tepat untuk menyelesaikan keterampilan berbicara dalam tes bahasa Inggris internasional.

mengidentifikasi strategi dan teknik yang dibutuhkan untuk menyelesaikan keterampilan berbicara dalam tes bahasa Inggris internasional.

Kriteria:
  1. Ketepatan identifikasi keterampilan dengan strategi dan teknik
  2. Relevansi contoh

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Diskusi kelompok berbasis studi kasus (jenis tes bahasa Inggris)
2. Presentasi singkat kelompok
3. Guided dokument analysis
2x50
-
Materi: 1. Jenis dan format tugas speaking dalam tes bahasa Inggris internasional, 2. Konstruksi interaksi dan performa berbicara, 3. Keterampilan berbicara yang dinilai
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
5%

10

Minggu ke 10

  1. Mahasiswa mampu menilai performa berbicara menggunakan sistem penilaian dan deskriptor band pada tes bahasa Inggris internasional.
  2. Mahasiswa mampu memberikan justifikasi skor berbicara berdasarkan kriteria asesmen yang ditetapkan pada tes bahasa Inggris internasional.
  1. menilai performa berbicara menggunakan sistem penilaian dan deskriptor band.
  2. memberikan justifikasi skor secara lisan atau tertulis.
Kriteria:
  1. Ketepatan skor yang diberikan
  2. Kesesuaian justifikasi dengan kriteria asesmen
  3. Kejelasan dan koherensi argumentasi

Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
1. Guided scoring practice
2. Presentasi kelompok
3. Umpan balik dosen dan teman
2x50
-
Materi: 1. Sistem penilaian speaking pada tes bahasa Inggris internasional, 2. Band descriptors dan kriteria asesmen speaking, 3. Praktik penilaian performa speaking
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
10%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menyusun laporan tertulis evaluatif berdasarkan hasil analisis asesmen keterampilan menulis dan berbicara (di Minggu 8 dan 10).

  1. menyusun laporan tertulis evaluatif berdasarkan analisis asesmen ketrampilan menulis dan berbicara.
  2. mengintegrasikan hasil analisis dan teori asesmen bahasa dengan bantuan teknologi.
Kriteria:
  1. Kedalaman evaluasi
  2. Integrasi teori dan data asesmen
  3. Kualitas bahasa tulis akademik

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pengumpulan studi kasus 1 (penilaian sumatif)

Tugas: Laporan tertulis evaluatif (writing & speaking assessment)
2x50
-
Materi: Pengumpulan laporan studi kasus 1
Pustaka: 3. Official test guidebooks and score descriptors of international English language tests (IELTS, TOEFL, dan TOEIC).
12%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu mengevaluasi isu-isu seperti etika, keadilan, washback, dan aksesibilitas dalam pengajaran dan pelaksanaan tes bahasa berdampak tinggi (high-stakes language testing).

  1. mendefinisikan dan menyebutkan contoh isu etika, keadilan, washback, dan aksesibilitas dalam high-stakes language testing.
  2. mengevaluasi isu etika, keadilan, washback, dan aksesibilitas dalam high-stakes language testing dalam pendidikan bahasa Inggris konteks nasional dan global.
Kriteria:
  1. Kedalaman analisis kritis
  2. Relevansi argumen
  3. Kejelasan dan logika penalaran

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Ceramah interaktif
2. Diskusi kelas
2x50
-
Materi: 1. Etika dalam language testing, 2. Konsep keadilan, washback, dan aksesibilitas, 3. Isu-isu dalam high-stakes language testing
Pustaka: 2. Shohamy, E. (2014). The power of tests: A critical perspective on the uses of language tests. Routledge.
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu mengevaluasi kebijakan terkait penggunaan tes bahasa Inggris internasional di institusi pendidikan Indonesia dan internasional.

  1. menyebutkan contoh kebijakan penggunaan tes bahasa Inggris internasional di institusi pendidikan Indonesia dan internasional.
  2. mengevaluasi dampak kebijakan penggunaan tes bahasa Inggris internasional di institusi pendidikan Indonesia dan internasional.
Kriteria:
  1. Ketepatan pemahaman kebijakan
  2. Kualitas evaluasi kebijakan
  3. Perspektif nasional dan global yang seimbang

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Ceramah interaktif
2. Diskusi kelas
2x50
-
Materi: 1. Kebijakan penggunaan tes bahasa Inggris internasional, 2. Studi kasus kebijakan institusi pendidikan, 3. Perbandingan kebijakan nasional dan internasional
Pustaka: 1. Fulcher, G. (2015). Re-examining language testing. Routledge.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu melakukan curah gagasan (brainstorming) dan menganalisis studi kasus yang ditugaskan terkait isu atau kebijakan penggunaan tes bahasa Inggris internasional.

  1. memilih dan mengemukakan gagasan awal terkait studi kasus yang ditugaskan.
  2. mengidentifikasi isu atau kebijakan utama dalam kasus penggunaan tes.
Kriteria:
  1. Relevansi gagasan yang dikemukakan
  2. Ketepatan identifikasi isu atau kebijakan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Diskusi kelompok intensif
2. Case mapping individu

Tugas: Peta masalah (problem map) studi kasus
2x50
-
Materi: 1. Pendekatan analisis studi kasus dalam language testing, 2. Identifikasi isu untuk basis case study, 3. Teknik curah gagasan dan pemetaan masalah
Pustaka: 1. Shohamy, E. (2022). Critical language testing, multilingualism and social justice. TESOL Quarterly, 56(4), 1445-1457. https://doi.org/...
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu mengembangkan draf analisis berdasarkan hasil curah gagasan terhadap studi kasus yang ditugaskan terkait isu atau kebijakan penggunaan tes bahasa Inggris internasional.

menyusun argumen awal yang logis dan berbasis data dalam draft awal.

Kriteria:
  1. Koherensi draf analisis
  2. Relevansi data dan konteks
  3. Kejelasan fokus argumen

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Workshop penulisan
2. Konsultasi

Tugas: Draf analisis studi kasus (feedback formative)
2x50

Materi: 1. Pengembangan argumen analitis berbasis kasus, 2. Penyusunan draf analisis kebijakan/isu tes bahasa, 3. Umpan balik dan revisi analisis
Pustaka: 1. Shohamy, E. (2022). Critical language testing, multilingualism and social justice. TESOL Quarterly, 56(4), 1445-1457. https://doi.org/...
5%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu menyusun analisis dan evaluasi komprehensif final terhadap isu atau kebijakan penggunaan tes bahasa Inggris internasional berdasarkan studi kasus (dari minggu 14–15).

mengumpulkan analisis dan evaluasi komprehensif final berbasis studi kasus.

Kriteria:
  1. Kedalaman dan ketepatan analisis
  2. Kualitas evaluasi kebijakan/isu
  3. Kejelasan penyajian

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pengumpulan hasil studi kasus 2 (penilaian sumatif)

Tugas: Laporan tertulis analisis dan evaluasi komprehensif final
2x50

Materi: Pengumpulan laporan studi kasus 2
Pustaka: 2. Shohamy, E. (2014). The power of tests: A critical perspective on the uses of language tests. Routledge.
13%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 55%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 25%
3. Praktik / Unjuk Kerja 20%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.