Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Vokasi
Program Studi D4 Administrasi Negara

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

TATA KELOLA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

6330102079

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

7

19 Agustus 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Muhammad Khairul Anwar, S.AP., M.AP.; Dr. Prasetyo Isbandono, S.Sos., M.Si.; Dr. Agus Prastyawan, S.Sos., M.Si.; Dr. Haryo Kunto Wibisono, S.AP., M.AP.




.......................................




WENI ROSDIANA

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-5

Mampu menguasai konsep kebijakan, tata kelola kepegawaian dan implementasi regulasi serta melakukan pengawasan dan pengendalian pembangunan sektor publik.

PLO-9

Mampu menyusun berbagai alternatif solusi di bidang kebijakan , tata kelola kepegawaian dan pembangunan sektor publik dan mengembangkan etika pelayanan publik.

PLO-10

Mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan dapat berinteraksi secara profesional dengan setiap individu, masyarakat, maupun para pemangku kepentingan lainnya.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mampu mengaktualisasikan pengembangan diri dan kerjasama tim

PO - 2

Mampu menggunakan konsep kebijakan, tata kelola kepegawaian dan implementasi regulasi serta melakukan pengawasan dan pengendalian pembangunan sektor publik.

PO - 3

Mampu merekomendasikan alternatif solusi di bidang kebijakan , tata kelola kepegawaian dan pembangunan sektor publik dan mengembangkan etika pelayanan publik

PO - 4

Mampu menunjukkan pelayanan publik yang berkualitas dan dapat berinteraksi secara profesional dengan setiap individu, masyarakat, maupun para pemangku kepentingan lainnya.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-4PLO-5PLO-9PLO-10
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Pustaka

Utama :

Pendukung :

Dosen Pengampu

Dr. Prasetyo Isbandono, S.Sos., M.Si.

Dr. Agus Prastyawan, S.Sos., M.Si.

Dr. Haryo Kunto Wibisono, S.AP., M.AP.

Muhammad Khairul Anwar, S.AP., M.AP.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa memahami kontrak perkuliahan dan orientasi dasar tata kelola pembangunan berkelanjutan.

Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Penjelasan RPS, Kontrak Kuliah, dan Pengantar Sustainable Development.
Pustaka:
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menganalisis evolusi paradigma keberlanjutan global serta urgensi transisi Agenda Pasca-2030

Menganalisis evolusi paradigma keberlanjutan global serta urgensi transisi Agenda Pasca-2030.

Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Evolusi paradigma: Dari MDGs ke SDGs, Batasan Planeter (Planetary Boundaries).
Pustaka:

Materi: Menganalisis evolusi paradigma keberlanjutan global serta urgensi transisi Agenda Pasca-2030.
Pustaka:
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu menguraikan 17 Goals SDGs dalam 4 pilar pembangunan.

  1. Memahami orientasi akademik mata kuliah dan urgensi tata kelola pembangunan berkelanjutan di era disrupsi global.
  2. Mahasiswa mampu menguraikan 17 Goals SDGs dalam 4 pilar pembangunan.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
kuliah mimbar dan diskusi
3 x 50

Materi: Arsitektur SDGs: Pilar Sosial, Ekonomi, Lingkungan, dan Hukum/Tata Kelola.
Pustaka:
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu mengidentifikasi tantangan harmonisasi kebijakan global ke tingkat daerah.

  1. Mahasiswa mampu menguraikan 17 Goals SDGs dalam 4 pilar pembangunan.
  2. Mahasiswa mampu menyusun strategi tata kelola kolaboratif dan standar etika pelayanan publik hijau.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Mahasiswa mampu mengidentifikasi tantangan harmonisasi kebijakan global ke tingkat daerah.
Pustaka:
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu melakukan pemetaan pemangku kepentingan berbasis Pentahelix.

  1. Memahami orientasi akademik mata kuliah dan urgensi tata kelola pembangunan berkelanjutan di era disrupsi global.
  2. Menganalisis evolusi paradigma keberlanjutan global serta urgensi transisi Agenda Pasca-2030.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50
Kuliah mimbar dan diskusi
Materi: Tata kelola multi-aktor, Peran aktor (Pemerintah, Swasta, Masyarakat, Akademisi, Media).
Pustaka:
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu menelaah mekanisme green economy di sektor publik.

  1. Memahami orientasi akademik mata kuliah dan urgensi tata kelola pembangunan berkelanjutan di era disrupsi global.
  2. Mahasiswa mampu menguraikan 17 Goals SDGs dalam 4 pilar pembangunan.
  3. Menganalisis evolusi paradigma keberlanjutan global serta urgensi transisi Agenda Pasca-2030.
  4. Mahasiswa mampu menelaah mekanisme green economy di sektor publik.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Green Budgeting, Pendanaan inovatif (Sukuk Hijau, CSR, Dana Desa untuk SDGs).
Pustaka:
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu mengidentifikasi regulasi dan mekanisme pengadaan barang berkelanjutan.

  1. Mahasiswa mampu menguraikan 17 Goals SDGs dalam 4 pilar pembangunan.
  2. Menganalisis evolusi paradigma keberlanjutan global serta urgensi transisi Agenda Pasca-2030.
  3. Mahasiswa mampu menelaah mekanisme green economy di sektor publik.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Sustainable Public Procurement (SPP) dalam administrasi publik.
Pustaka:
5%

8

Minggu ke 8

UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)

  1. Mahasiswa mampu menguraikan 17 Goals SDGs dalam 4 pilar pembangunan.
  2. Memahami orientasi akademik mata kuliah dan urgensi tata kelola pembangunan berkelanjutan di era disrupsi global.
  3. Menganalisis evolusi paradigma keberlanjutan global serta urgensi transisi Agenda Pasca-2030.
  4. Mahasiswa mampu mengidentifikasi tantangan harmonisasi kebijakan global ke tingkat daerah.
Kriteria:

Tes


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio, Tes
Tes
2 x 50

10%

9

Minggu ke 9

Mengoperasikan basis data dan indikator makro pembangunan keberlanjutan daerah.

  1. Keterampilan menjelaskan pemanfaatan basis data sekunder resmi pemerintah.
  2. Ketepatan validasi data makro untuk dasar perumusan kebijakan.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Manajemen Publik: Pemanfaatan Metadata Perencanaan dan Validasi Intervensi Kebijakan Berbasis Data.
Pustaka:
5%

10

Minggu ke 10

Merancang kerangka instrumen monitoring dan evaluasi program pembangunan berkelanjutan.

  1. Kesesuaian menguraikan prinsip penyusunan indikator kinerja logframe Monev.
  2. Logika konseptual keterkaitan input, output, dan outcome program.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Akuntabilitas Publik: Teknik Perancangan Matriks Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Capaian Program Kerja
Pustaka:
5%

11

Minggu ke 11

Manajemen Publik: Pemanfaatan Metadata Perencanaan dan Validasi Intervensi Kebijakan Berbasis Data.

  1. Ketajaman mengidentifikasi potensi mal-administrasi melalui dokumen pencegahan dampak lingkungan.
  2. Kejelasan analisis teoritis kelayakan proyek publik daerah.
Kriteria:

Rubrik Telaah Kritis Kebijakan (Ketajaman evaluasi dokumen pencegahan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Instrumen Mitigasi Risiko Administrasi: Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
Pustaka:
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu merumuskan alternatif solusi tata kelola terhadap problematika nyata pembangunan daerah lokus Case Study.

  1. Memahami orientasi akademik mata kuliah dan urgensi tata kelola pembangunan berkelanjutan di era disrupsi global.
  2. Mahasiswa mampu menguraikan 17 Goals SDGs dalam 4 pilar pembangunan.
  3. Menganalisis evolusi paradigma keberlanjutan global serta urgensi transisi Agenda Pasca-2030.
  4. Mahasiswa mampu mengidentifikasi tantangan harmonisasi kebijakan global ke tingkat daerah.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Formulasi Kebijakan Publik Terapan: Penyusunan Alternatif Pemecahan Masalah Pembangunan Berkelanjutan di Sektor Publik Konkret.
Pustaka:
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menyusun strategi tata kelola kolaboratif dan standar etika pelayanan publik hijau.

  1. Menganalisis evolusi paradigma keberlanjutan global serta urgensi transisi Agenda Pasca-2030.
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi tantangan harmonisasi kebijakan global ke tingkat daerah.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Etika Administrasi Negara & Eco-Ethics: Penerapan Nilai Pelayanan Publik Ramah Lingkungan dan Inklusif.
Pustaka:
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu menyusun strategi tata kelola kolaboratif dan standar etika pelayanan publik hijau.

  1. Ketepatan menerapkan naskah dinas perencanaan publik konseptual.
  2. Kelayakan dan implementabilitas teoretis dari rekomendasi aksi yang diajukan.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Teknik Penyusunan Dokumen Perencanaan Publik dan Rekomendasi Kebijakan
Pustaka:
10%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu mempresentasikan dokumen solusi tata kelola pembangunan berkelanjutan di depan dewan panelis secara profesional.

  1. Ketepatan menerapkan naskah dinas perencanaan publik konseptual.
  2. Kelayakan dan implementabilitas teoretis dari rekomendasi aksi yang diajukan.
Kriteria:

Aktif dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Kuliah mimbar dan diskusi
2 x 50

Materi: Teknik Penyusunan Dokumen Perencanaan Publik dan Rekomendasi Kebijakan
Pustaka:
10%

16

Minggu ke 16

UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)

Ujian

Kriteria:

Tes


Bentuk Penilaian :
Tes


10%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 70%
2. Penilaian Portofolio 5%
3. Penilaian Praktikum 10%
4. Tes 15%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.